cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 566 Documents
Optimalisasi Pengetahuan dan Tindakan Preventif Overweight–Obesitas pada Remaja Komunitas Karang Taruna Faradisa, Elok Faradisa; Kusumawati, Mira Wahyu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9470

Abstract

Obesitas pada remaja mengalami peningkatan yang signifikan dan telah menjadi masalah kesehatan global yang serius, termasuk di Indonesia. Gaya hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, serta kurangnya aktivitas fisik, merupakan faktor utama yang memicu obesitas di kalangan remaja. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penampilan fisik, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular sejak usia muda. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan upaya pencegahan overweight dan obesitas pada remaja di lingkungan komunitas karang taruna melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan mengenai strategi pencegahan overweight dan obesitas pada remaja di lingkungan komunitas karang taruna. Hasil pengukuran antropometri menunjukkan nilai rata-rata BMI remaja sebesar 22,6, dengan rentang 19,9 hingga 28,1, mengindikasikan sebagian besar responden berada dalam kategori normal hingga overweight ringan. Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan pasca-intervensi. Sebelum sosialisasi, 30% responden memiliki pengetahuan tinggi, 45% sedang, dan 25% rendah. Setelah sosialisasi, proporsi pengetahuan tinggi meningkat drastis menjadi 72,5%, pengetahuan sedang 27,5%, dan tidak ditemukan responden dengan pengetahuan rendah. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan suasana interaktif selama kegiatan. Peningkatan pengetahuan yang signifikan ini menegaskan efektivitas intervensi edukatif berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait pencegahan obesitas. Pendekatan partisipatif dan edukasi yang kontekstual terbukti mampu membentuk kesadaran dan pemahaman akan pentingnya gaya hidup sehat.
Penguatan Penyusunan Modul Ajar bagi Guru Sekolah Dasar Sayekti, Ika Candra; Hazima, Atika Azzahro; Safitri, Sylviana Ika; Setiadi, Arif
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9472

Abstract

Tujuan program pelatihan ini adalah untuk: 1) meningkatkan pengetahuan guru tentang pembuatan modul ajar; 2) meningkatkan kemampuan guru dalam pembuatan modul ajar inovatif.  Pelatihan diberikan melalui berbagai metode, seperti sosialisasi dan workshop secara luring di sebuah sekolah negeri di Kabupaten Semarang dan sekolah swasta di Kabupaten Boyolai dengan total 23 sasaran. Adapun rincian kegiatan adalah sebagai berikut: 1) sosialisasi tujuan pembelajaran, ATP, dan modul ajar; 2) workshop untuk mendesain modul ajar; dan 3) workshop untuk memodifikasi modul ajar yang sudah tersedia. Program pengabidan ini dilaskanakan pada Juni 2022 dan Juli 2023. Data dikumpulkan melalui angket yang dibagikan kepada peserta untuk mengukur kepuasan dan pengetahuan guru sedangkan keterampilan dilihat melalui dokumentasi modul ajar yang disusun oleh guru yang dikuatkan dengan wawancara tidak terstruktur.  Untuk menganalisis data, teknik interaktif digunakan untuk mengumpulkan, mereduksi, menampilkan, dan menarik kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa: 1) 48% pengetahuan peserta meningkat menjadi sangat baik dan 52% sisanya menyampaikan pengetahuan menjadi baik. Adapun di ranah keterampilan, menunjukkan 52% keterampilan peserta meningkat sangat baik, dan 48% meningkat dengan kategori baik.
Penguatan Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Kimia melalui Program Magang di Laboratorium PTAM Giri Menang Maharani, Gesti; Sofia, Baiq Fara Dwirani; Muti'ah, Muti'ah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9558

Abstract

Kegiatan magang di Laboratorium PTAM Giri Menang merupakan bagian dari implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Mataram. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam berbagai aktivitas laboratorium, seperti pengambilan sampel air, pengujian kimia fisik, dan mikrobiologi, serta kalibrasi dan sterilisasi alat. Mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam proses kerja laboratorium, yang memperkuat keterampilan teknis, pemahaman konseptual, dan sikap profesional. Selain itu, kegiatan magang ini juga mendukung pengembangan soft skills seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan berpikir kritis. Hasil dari kegiatan ini merefleksikan pentingnya pengalaman lapangan berbasis experiential learning dalam membangun kompetensi holistik mahasiswa, yang mencakup kemampuan akademik, teknis, dan non-teknis. Dengan demikian, magang menjadi salah satu strategi efektif dalam menyiapkan calon pendidik dan praktisi kimia yang adaptif dan kompeten.
Sosialisasi Smart Farming sebagai Strategi untuk Pertanian Keberlanjutan di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata Pamsi, Maria Delviana Y.; Labu, Febrina Kristiani; Molan, Kristianus Simon H.; Welin, Elisabeth D. M.
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9432

Abstract

Sosialisasi smart farming dilakukan pada kelompok tani Bao Dei di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Meskipun pertanian tradisional masih dominan di desa tersebut, sebagian petani telah menggunakan teknologi namun belum memahami manfaatnya secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani tentang pentingnya adopsi teknologi pertanian untuk mengoptimalkan hasil panen dan efisiensi sumber daya. Pelaksanaan sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif dan metode interaktif. Setelah kegiatan, pemahaman petani terhadap tujuan dan manfaat penggunaan teknologi dalam pengelolaan pertanian meningkat. Hasilnya diharapkan dapat mendorong penerapan smart farming yang berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman kelompok tani tentang pentingnya penerapan teknologi digital dan inovasi pertanian guna mewujudkan sistem pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pendidikan Dampak Napza terhadap Kesehatan dan Keberlangsungan Hidup Anak: Indonesia Syafruddin, Syafruddin; ZM, Hamidsyukrie; Aryati, Risma Ade
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9471

Abstract

Pendidikan mengenai bahaya NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) sangat penting diberikan sejak dini karena penggunaan zat ini berdampak merugikan pada kesehatan fisik dan mental anak yang masih berkembang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada remaja dan orang tua untuk meningkatkan kesadaran akan risiko NAPZA. Metode yang digunakan berupa penyuluhan langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan skor posttest mencapai 100% pada semua pertanyaan. Kesimpulannya, pendidikan pencegahan penyalahgunaan NAPZA efektif dalam menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup anak. Peran serta keluarga dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung anak agar terhindar dari pengaruh NAPZA.
Penguatan Pemahaman Lintas Budaya dan Mekanika Dasar melalui Permainan Tradisional Malaysia pada Siswa SD Muhammadiyah 9 Malang Riyanto, Obaja Eden Sentosa; Permatasari, Meirna Puspita; Ani, Adi Izhar Che; Abdullah, Mohd Firdaus; Aji, Bagas Dwi Purnama; Tsamroh, Dewi 'Izzatus; Andrianto, Sis Nanda Kus
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9589

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep mekanika dasar melalui permainan tradisional Malaysia sebagai sarana pembelajaran lintas budaya bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Malang dan melibatkan 56 siswa kelas 3 sebagai peserta, Dosen dan Mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM), mahasiswa dan dosen dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Penang dan Shah Alam sebagai fasilitator dalam program Vocational Inter-Cultural Camp (VICC). Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, dengan skema pelaksanaan berupa pengenalan, praktik permainan di enam pos secara bergiliran, dan sesi refleksi dan evaluasi bersama. Permainan yang dikenalkan seperti Ting-ting, Pick Up Stick, dan Congkak tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga mengandung unsur fisika dan mekanika dasar seperti gaya, keseimbangan, dan percepatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Interaksi antara siswa dan mahasiswa Malaysia juga memunculkan minat spontan terhadap bahasa dan budaya Melayu. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan membangun pemahaman awal tentang mekanika dasar serta nilai-nilai toleransi lintas budaya dan memiliki kesan yang positif bagi pihak yang terlibat dalam pengabdian ini.
Pelatihan Pembuatan Ecobrick dalam Mendukung Program Kampung Iklim di Desa Tanjung Kesuma Kecamatan Purbolinggo Sari, Novia Ambar; Novita, Novita; Ivan's, Eny; Mandala, Wintari; Indaryati, Sri
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9611

Abstract

Pengolahan sampah merupakan merubah bentuk sampah berdasarkan karakteristik, komposisi, dan jumlah sampah. Pengolahan sampah plastik tidak hanya sebagai salah satu kegiatan untuk mengurangi jumlah sampah namun sebagai salah satu upaya untuk mengurangi risiko dan adaptasi dampak perubahan iklim. Desa Tanjung Kesuma merupakan salah satu desa yang termasuk dalam Proklim. Desa Tanjung Kesuma terpilih menjadi salah satu desa penyangga karena terletak disekitar Taman Nasional Way Kambas. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Timur sebagai penanggung jawab Proklim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah dan FGD yang diikuti sebanyak 30 peserta dengan metode ceramah. Kegitan dilakukan melalui 3 tahap, yaitu evaluasi awal, pelaksanaan dan evaluasi akhir. Metode pengolahan sampah plastik menjadi ecobrik diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani sampah plastik karena ecobrick dapat dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai guna dan nilai jual.
Pembuatan Modul Digital dan Desain Moodboard Kreatif untuk Instruktur dan Lembaga Pelatihan Kusuma, Ajeng Atma; Sunandar, Agus; Rahayu, Sri Eko Puji; Ahsan, Rizka Sarah Heydarina Fathima; Andrianto, Sis Nanda Kus; Prastika, Juwita Hevi; Mulyawan, Nindiera Rizhia
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9736

Abstract

Transformasi digital dalam industri kreatif menuntut pembaruan metode pembelajaran, termasuk di lembaga pelatihan non-formal bidang fesyen. Studi ini bertujuan mengembangkan e-modul interaktif bertema Moodboard Digital for Fashion Design untuk meningkatkan literasi digital instruktur dan efektivitas pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui lima tahap: identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan e-modul, pelatihan dan pendampingan instruktur, implementasi di kelas, serta evaluasi dan penyempurnaan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, validasi ahli, pelatihan langsung, dan penyebaran kuesioner. Hasil identifikasi menunjukkan masih dominannya metode konvensional, keterbatasan penggunaan aplikasi desain digital oleh instruktur, serta tingginya minat peserta terhadap pendekatan digital. E-modul dikembangkan dalam format flipbook interaktif menggunakan Heyzine.com, mencakup teori, panduan teknis, studi kasus, serta tutorial aplikasi Canva, IbisPaint, ChatGPT, dan Coolor.co. Validasi ahli menyatakan modul sangat layak digunakan dalam pembelajaran digital fesyen. Pelatihan instruktur menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan digital dan pemahaman pedagogi visual. Pada tahap implementasi, lebih dari 80% dari 25 peserta berhasil menyusun moodboard digital dengan baik, menunjukkan peningkatan kreativitas dan efisiensi belajar. Evaluasi menyatakan modul mudah dipahami, menarik, dan sesuai kebutuhan pelatihan vokasi. Penyempurnaan dilakukan melalui penambahan contoh, penyederhanaan istilah teknis, dan integrasi media interaktif. Hasilnya, e-modul ini terbukti efektif sebagai solusi inovatif pembelajaran kreatif dan relevan untuk diadopsi secara luas di berbagai lembaga pelatihan fashion.
Mewujudkan Pendidikan Inklusif: Implementasi Shadow Teacher di Sekolah Abata Lombok II untuk Anak Berkebutuhan Khusus Melinda, Ananda Cyntia; Nurfaizah, Silmi; Arisanti, Ivon
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9762

Abstract

Sekolah inklusi merupakan sekolah yang mengakomodasikan semua murid, termasuk murid dengan kebutuhan khusus dalam satu lingkungan belajar yang sama. Anak yang memiliki gangguan neurologi memiliki beberapa keterbatasan, antara lain kemampuan kognitif, motorik dan sensorik. Adapun tujuan dari pengimplementasian shadow teacher yaitu untuk membantu anak dengan gangguan neurologi berlajar dan beraktifitas seperti murid–murid yang lain. Program ini dijalankan dalam empat tahapan utama: identifikasi kebutuhan ABK, penyusunan Rencana Pembelajaran Individual (RPI), pelaksanaan pendampingan oleh shadow teacher, dan evaluasi berkala. Kehadiran shadow teacher tidak hanya mendukung aspek akademik, tetapi juga membantu ABK dalam pengembangan sosial, emosional, dan spiritual melalui berbagai aktivitas sekolah. Kolaborasi antara guru, terapis, psikolog, dan orang tua menjadi pilar utama dalam keberhasilan program ini. Melalui shadow teacher menjadi jembatan bagi anak berkebutuhan khusus guna membangun kemampuan bersosialisasi dengan murid yang lain, mampu menjelaskan materi yang sulit dipahami oleh anak, menerapkan kebiasaan baik dan mandiri Hasilnya, siswa dengan kebutuhan khusus mampu beradaptasi dan berkembang lebih optimal di lingkungan kelas reguler. Program ini menjadi contoh nyata bahwa dengan pendekatan yang tepat dan dukungan yang menyeluruh, pendidikan inklusif dapat diwujudkan secara efektif dan memiliki makna sehingga berdampak besar bagi Anak berkebutuhan khusus.
Psikoedukasi Pubertas sebagai Upaya Penguatan Pemahaman Diri dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Awal di Yayasan Peduli Anak Mardafila, Jelita; Patonah, Nurul; Al-Jannah, Mudia Nurullah; Arisanti, Ivon
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i3.9764

Abstract

Pubertas merupakan fase penting dalan perkembangan remaja awal yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional dan sosial. Namun, banyak remaja awal yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai perubahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman diri dan kesadaran Kesehatan reproduksi melalui program psikoedukasi di Yayasan Peduli Anak. Program ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi 1 kali dalam seminggu kepada 24 anak Perempuan usia sekolah dasar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi kelompok dan simulasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman peserta mengenai perubahan tubuh saat pubertas dan pentingnya menjaga Kesehatan organ reproduksi. Anak menjadi lebih terbuka untuk berdiskusi tentang tubuh dan perasaannya, serta mampu memahami batasan individu dan menjaga privasi. Psikoedukasi ini juga berdampak pada aspek psikologis, seperti meningkatnya rasa percaya diri dan penerimaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi pubertas efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi masa pubertas secara sehat dan positif. Program ini dapat diadaptasi dan direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di lingkungan Pendidikan dasar dan menegah, khususnya bagi anak-anak yang kurang mendapatkan akses informasi memadai terkait pubertas dan kesehatan reproduksi. Dengan demikian, remaja dapat memahami dan percaya diri dalam menghadapi perubahan yang terjadi selama masa pubertas pada remaja awal.