cover
Contact Name
Muhammad Nur
Contact Email
jkp.balitbangda@kalselprov.go.id
Phone
+6281251712813
Journal Mail Official
admin@jkpjournal.com
Editorial Address
Jalan Dharma Praja I, Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Pembangunan
ISSN : 20856091     EISSN : 27156656     DOI : 10.47441/JKP
Core Subject : Education,
The scope of JKP is as follows: Government empowerment (government capability, regional finance, government facilities and infrastructure). Community empowerment (population and employment, community welfare, social conditions, politics and culture) Regional development (public facilities, regional economy, physical condition, environment and natural resources). Development in the fields of health, education and economy.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
Analisis Air Minum Anak Stunting di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2023 Indriyati, Liestiana; Naim, Wardiansyah
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 19 No 2 (2024): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.19 NO.2 DESEMBER 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v19i2.392

Abstract

Air minum yang tidak memenuhi syarat merupakan salah satu faktor utama dalam risiko kejadian stunting di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan sumber air dan pengolahan air terhadap hasil pemeriksaan air minum anak stunting di Kabupaten Tanah Bumbu. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel air minum sebanyak 209 dari air minum anak stunting yang dilakukan di 12 kecamatan Kabupaten Tanah Bumbu dan pemeriksaan parameter bakteriologis dan kimia sampel air. Penentuan anak stunting ditentukan secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner dan lembar observasi yang dicatat setelah hasil pengamatan keluar. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh air minum yang tidak layak konsumsi sebesar 82.9% dengan status cemaran mikrobiologi air minum yaitu sebesar 80.86% dan cemaran kimia sebesar 3.35%, serta hasil uji pearson chi-square diperoleh hasil bahwa tidak ada hubungan antara sumber air minum anak stunting (p = 0.333) dan pengolahan air minum (p = 0.393) dengan pemeriksaan air minum anak stunting. Perlu dilakukan sosialisasi dan edukasi pengolahan air serta perlu adanya pengawasan terhadap air minum isi ulang masyarakat.
Analisis Kebijakan Transportasi dalam Mengatasi Kemacetan di Kota Palembang Putri, Hesti Intan; Arenawati; Nugroho, Kandung Sapto
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 19 No 2 (2024): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.19 NO.2 DESEMBER 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v19i2.393

Abstract

Kemacetan adalah salah satu isu strategis pembangunan di Kota Palembang, hal ini disebabkan oleh perkembangan jumlah kendaraan pribadi yang tidak disertai dengan perluasan ruas jalan. Pemerintah kota Palembang telah melaksanakan berbagai upaya untuk mengatasi kemacetan di berbagai titik di Kota Palembang, seperti membangun flyover dan underpass, serta menyediakan transportasi publik non jalan raya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palembang dan meninjau sejauh mana keberhasilan kebijakan tersebut dalam mengatasi kemacetan di Kota Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah studi literatur review. Sumber data diambil dari empat artikel ilmiah di Google Scholar yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditegakkan, laporan lembaga terkait, dan situs berita online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu flyover dan underpass efektif dalam mengatasi kemacetan, sedangkan LRT terus mengalami kenaikan jumlah penumpang namun belum diikuti dengan penurunan jumlah kendaraan pribadi.
Studi Kasus Disparitas Sarana dan Prasarana SMAN dan MAN di Kabupaten Barito Kuala Sasmita, Fauzia Dwi; Rahman, Rafa’na; Fernandita , Yulia; Masripah
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 19 No 2 (2024): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.19 NO.2 DESEMBER 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v19i2.396

Abstract

Salah satu karakter pendidikan yang berkualitas ialah sarana dan prasarana sekolah yang lengkap untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran. Namun, pada pelaksanaannya, terdapat perbedaan tingkat persediaan sarana dan prasarana antar sekolah sehingga perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kelengkapan sarana dan prasarana pada SMAN dan MAN, serta pengaruhnya terhadap proses pembelajaran. Penelitian studi kasus ini dilakukan di SMA Negeri 1 Marabahan dan MA Negeri 2 Barito Kuala. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Responden berjumlah enam orang, terdiri atas guru dan siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, data display, verifikasi dan triangulasi. Hasil penelitian, ditemukan adanya disparitas sarana dan prasarana antara SMA Negeri 1 Marabahan dan MA Negeri Barito Kuala. SMA Negeri 1 Marabahan memiliki sarana dan prasarana yang lebih lengkap dibandingkan MA Negeri 2 Barito Kuala, yang berdampak pada perbedaan jumlah siswa yang terdaftar, minat belajar, kesiapan belajar, dan prestasi peserta didik. Rendahnya jumlah peserta didik yang bersekolah di MA Negeri mengakibatkan berkurangnya anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di MA Negeri sehingga operasional rumah tangga di MA Negeri menjadi terhambat. MA Negeri tidak dapat melakukan pengadaan sarana dan prasarana, sedangkan sarana dan prasarana yang sudah ada di MA Negeri sebelumnya tidak dapat beroperasi secara optimal. Rekomendasi peneliti ialah melalui kolaborasi antara pihak sekolah dan pengawas madrasah dalam mendorong peningkatan daya saing MA Negeri melalui beragam strategi. Intervensi oleh pengambil kebijakan juga diperlukan untuk membangun citra madrasah, seperti dengan meningkatkan branding ataupun promosi. Diharapkan dengan skema ini minat masyarakat bertambah sehingga besaran pembiayaan sarana dan prasarana juga meningkat.
Identifikasi Greenwashing atau Greenwishing pada Perusahaan Retail di Indonesia: Evaluasi Laporan Keberlanjutan Aptasari, Fety Widianti; Aryawati, Ni Putu Ari; Falah, Muhammad Helmi
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 19 No 2 (2024): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.19 NO.2 DESEMBER 2024
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v19i2.397

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pengungkapan kebijakan pengurangan plastik sekali pakai oleh perusahaan retail di Indonesia serta mengidentifikasi praktik greenwashing dan greenwishing dalam laporan keberlanjutan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis laporan keberlanjutan dari tiga perusahaan retail yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI): PT Matahari Department Store Tbk, PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk, dan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk, yang dipilih karena secara konsisten menerbitkan laporan keberlanjutan dari 2020 hingga 2023 serta memiliki pengaruh signifikan di industri retail Indonesia. Data diambil dari laporan keberlanjutan perusahaan, yang mencakup kebijakan lingkungan dan sosial, serta inisiatif tanggung jawab sosial. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tema terkait klaim keberlanjutan, seperti pengurangan emisi karbon dan pengelolaan lingkungan, serta mengevaluasi apakah klaim tersebut didukung bukti nyata atau hanya bersifat superficial greenwashing/greenwishing. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun pelaporan keberlanjutan menjadi bagian penting dari strategi bisnis, tantangan transparansi dan akurasi masih ada. Praktik greenwashing terdeteksi, di mana perusahaan mempromosikan inisiatif lingkungan kecil namun mengabaikan dampak negatif yang lebih besar. Sementara itu, greenwishing ditandai dengan ambisi keberlanjutan yang tidak didukung rencana konkret. Studi ini menekankan pentingnya standar pelaporan yang lebih transparan dan audit independen untuk memastikan komitmen nyata terhadap keberlanjutan. Rekomendasi mencakup peningkatan transparansi, akuntabilitas dalam pelaporan, serta peran akuntansi dalam mendeteksi greenwashing dan greenwishing, guna memastikan perusahaan benar-benar menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.
Association Between Migration, Education, and Re-employment During the Covid-19 Pandemic in Kalimantan Selatan Province Maulana, Arif
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.398

Abstract

The Covid-19 pandemic has spread in Indonesia and caused an increase in unemployment, including in the Kalimantan Selatan Province. This research aims to analyze the relationship between migration, education, and the re-employment status of workers affected by layoffs in the early part of the Covid-19 pandemic using Sakernas August 2021 data. The analysis used was a multinomial logit model. The findings are that the labor force's migration and education status significantly impacted re-employment. High-education natives are more likely to be re-employed in formal employment than high-education migrants. On the other hand, low-education natives are more likely to be unemployed or less likely to be re-employed in formal employment than high-education migrants. In addition, low-education natives are more likely to be re-employed in informal employment than high-education migrants. These findings show that education is essential in increasing the chances of the native labor force getting better labor market outcomes.
Analisis Pengaruh Faktor Geografis dan Demografis Terhadap Fluktuasi Harga Bahan Pokok di Kabupaten Brebes Febrayanto, Catur Raharjo; Susiyanti, Fitri; Dumadi; Handayani, Siti
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.401

Abstract

Fluktuasi harga bahan pokok di Kabupaten Brebes merupakan permasalahan krusial yang memengaruhi stabilitas ekonomi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakpastian harga bahan pokok seperti beras, bawang merah, dan cabai merah yang berdampak pada daya beli masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak faktor geografis dan demografis terhadap harga bahan pokok dengan menggunakan metode kuantitatif seperti uji korelasi, regresi, one-way ANOVA, dan Duncan’s Multiple Range Test. Data yang digunakan meliputi data harga bahan pokok dari delapan pasar pantauan di Kabupaten Brebes, data kepadatan penduduk, dan jarak ke Kota Brebes. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi harga yang signifikan di delapan pasar pantauan, dengan harga terendah di Pasar Belakang Kodim dan harga tertinggi di Pasar Jatibarang serta Winduaji. Analisis korelasi menunjukkan hubungan erat antara kepadatan penduduk dengan harga beras medium, sementara variasi jarak ke Kota Brebes berkorelasi dengan pola harga beras, bawang merah, dan cabai merah. Hasil uji Duncan’s Multiple Range Test menunjukkan bahwa Pasar Belakang Kodim memiliki rata-rata harga beras, bawang merah, dan cabai merah terendah, sedangkan Pasar Jatibarang dan Pasar Winduaji memiliki harga yang relatif tinggi. Uji regresi menunjukkan bahwa kepadatan penduduk dan jarak ke Kota Brebes berpengaruh terhadap harga beras medium dan cabai merah, sedangkan jarak secara parsial memengaruhi harga beras premium dan bawang merah. Temuan ini menunjukkan bahwa lokasi geografis dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap harga bahan pokok di Kabupaten Brebes. Oleh karena itu, faktor-faktor tersebut perlu dipertimbangkan dalam perumusan kebijakan harga yang bertujuan menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Analisis Resiliensi Ekonomi Lokal dalam Menghadapi Perubahan Iklim: Sebuah Tinjauan Literatur Daud Duli
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.404

Abstract

Perubahan iklim membawa dampak signifikan pada berbagai sektor termasuk ekonomi. Negara-negara berkembang dan berpenghasilan rendah lebih rentan dan kurang tangguh dalam menghadapi perubahan iklim. Membangun resiliensi ekonomi lokal terkendala pada sumber daya terbatas, minimnya kebijakan, serta rendahnya kesadaran masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengekplorasi cara meningkatkan resiliensi ekonomi lokal dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, upaya meningkatkan resiliensi ekonomi lokal dapat dilakukan melalui integrasi regional antara pemangku kepentingan sektor swasta, LSM, universitas, dan masyarakat. Pelaksanaan resiliensi ekonomi lokal setidaknya mencakup beberapa aspek, antara lain memasukkan indikator perubahan iklim sebagai komponen dalam peningkatan resiliensi ekonomi lokal, serta dukungan kebijakan dari pemerintah dalam mitigasi perubahan iklim. Selain itu, diperlukan kerangka regulasi yang mengatur perubahan iklim dalam perilaku konsumsi rumah tangga agar lebih bertanggung jawab, didukung dengan peraturan perundang-undangan mengenai Carbon Pricing, pendanaan iklim, serta asuransi ramah lingkungan. Selain itu, diperlukan pemberian sanksi yang tegas bagi perusahaan yang tidak menerapkan kebijakan mitigasi perubahan iklim guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas kebijakan tersebut.
Strategi Meningkatkan Retensi Guru di Sekolah Terpencil di Kabupaten Sorong Nursalim; Marzuki, Ismail; Likewati, Wa Ode; Witdianti, Yeni; Rokhima, Nur; Maran, Yohanes Laba
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.410

Abstract

Keberadaan guru di wilayah terpencil masih menjadi masalah pendidikan yang berakibat pada terkendalanya pembelajaran di wilayah Kabupaten Sorong Papua Barat Daya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan strategi meningkatkan retensi guru di daerah terpencil di Kabupaten Sorong. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa data bahasa (kutipan yang bersumber dari hasil wawancara, dan dokumentasi) yang merepresentasikan keberadaan guru di daerah terpencil. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah terpencil, Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Anggota DPR, Pengawas dan dokumen kebijakan pemerataan guru. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi meningkatkan retensi guru di daerah terpencil di Kabupaten Sorong yaitu dengan meningkatkan infrastruktur dan fasilitas sekolah, mengoptimalisasi pemanfaatan guru local termasuk pemberian insentif khusus, menguatkan peran pimpinan di sekolah dan menguatkan system monitoring dan evaluasi kerja. Strategi pemerataan guru di daerah terpencil perlu ditinjau kembali agar berdampak positif untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Sorong.
Analisis Permintaan Beras di Kalimantan Selatan Menggunakan Model Quadratic Almost Ideal Demand System Murjani, Ahmadi; Rifani, Akhmad; Ramadhan, Muhammad Febrian Rizky
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui elastisitas permintaan beras Medium, Premium, dan Premium Plus menggunakan model Quadratic Almost Ideal Demand System (QUAIDS) untuk mengoptimalkan kebijakan pengendalian harga. Analisis ini didasarkan pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2023, dengan fokus pada berbagai jenis beras yang diklasifikasikan pada penelitian ini, yaitu beras medium, premium, dan premium plus serta komoditas sumber karbohidrat lainnya. Lokus penelitian merupakan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelompokkan menjadi 3 klaster, yaitu klaster Banjarbakula, Banua Anam dan Saijaan-Bersujud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras medium dan premium dikategorikan sebagai barang normal, sementara beras premium plus dianggap sebagai barang mewah. Selain itu, permintaan terhadap beras menunjukkan sensitivitas harga yang signifikan, terutama pada beras premium plus, khususnya di klaster Saijaan-Bersujud. Hasil elastisitas harga silang juga mengungkapkan pola substitusi antar jenis beras. Temuan ini menekankan pentingnya upaya stabilisasi harga yang disesuaikan dengan kategori beras dan wilayah untuk memastikan ketahanan pangan dan pengelolaan inflasi yang efektif di Provinsi Kalimantan Selatan.
Pengaruh Variabel Inovasi dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Kendaraan Bermotor dengan Relaksasi sebagai Mediator Putriana, Astia; Alfikri, Rahmatullah; Nadiar, Rahmi
Jurnal Kebijakan Pembangunan Vol 20 No 1 (2025): JURNAL KEBIJAKAN PEMBANGUNAN VOL.20 NO.1 JUNI 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47441/jkp.v20i1.425

Abstract

Ketidakpatuhan WP dalam membayar PKB merupakan persoalan utama dalam penerimaan PKB, hal ini dapat dilihat dari Penerimaan PKB di UPPD Banjarmasin 1 dan 2 tahun 2017-2023 berfluktuasi dan adanya ketidakcapaian target serta pertumbuhan penerimaan yang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh inovasi dan kualitas pelayanan terhadap Kepatuhan dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor di UPPD Banjarmasin 1 dan 2 dengan relaksasi sebagai mediasi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain kausal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan ketetapan jumlah sampel menggunakan rumus (Ferdinand, 2014) dengan ketentuan indikator variabel dikali 10. Jumlah sampel penelitian ini ada 150 WP (15 indikator) menggunakan skala likert dan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer berupa kuesioner. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling dengan analisis jalur Partial Least Squares menggunakan SmartPLS yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh antar konstruk variabel. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa inovasi pelayanan, kualitas pelayanan, dan relaksasi pelayanan berpengaruh terhadap Kepatuhan dalam membayar PKB. Selain itu, penelitian ini menemukan juga bahwa relaksasi mampu memediasi pengaruh inovasi pelayanan dan kualitas pelayanan terhadap Kepatuhan dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Rekomendasi penelitian seperti pengembangan sistem pembayaran digital, meningkatkan kuantitas pelaksanaan survey kepuasan masyarakat, kebijakan diskon pajak, serta penghargaan kepada WP yang taat membayar PKB.