cover
Contact Name
Nurita Apridiana Lestari
Contact Email
nuritalestari@unesa.ac.id
Phone
+62895429851500
Journal Mail Official
jipp.mep@gmail.com
Editorial Address
PT Mitra Edukasi dan Publikasi Griya Taman Asri AB/26 Tawangsari, Taman, Sidoarjo 61257, Indonesia
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 29623464     EISSN : 29626579     DOI : https://doi.org/10.58706/jipp
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran (JIPP) menerima artikel hasil penelitian di bidang Pendidikan dan Pembelajaran. Adapun ruang lingkup dari jurnal ini meliputi: 1. Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran 2. Asesmen dan Evaluasi 3. Media Pembelajaran 4. Konsep dan Miskonsepsi 5. Filosofi Pendidikan 6. Kurikulum 7. Psikologi Pendidikan 8. Penelitian Tindakan Kelas 9. Teknologi Pendidikan 10. Manajemen Pendidikan 11. Pengembangan Kurikulum 12. Pengembangan Pendidikan 13. Penelitian Pengembangan
Articles 41 Documents
Analysis of Psychomotor Domain Objectives from the Perspective of Educational Theorists Nasrudin, Ega; Anwar, Saepul; Roslan Abdur Rahman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p13-25

Abstract

Achieving a number of skills is the goal of education in the 21st century. To achieve these skills, an understanding of the psychomotor aspects is required. Understanding the psychomotor aspects can help teachers or instructors to measure the extent to which individuals have achieved the desired skills. This research aims to explore the concept of psychomotor taxonomy from various educational figures. The method used in this research is the literature study method. Primary data was obtained from various scopus-indexed journal literature. While secondary data sources are obtained from other relevant journals, the data is then analyzed according to the content analysis stage. The conclusion of this research found that psychomotor taxonomy has an important role in learning, especially in developing and measuring aspects of skills. Each educational figure offers different views and stages, ranging from imitation to creation (Dave), specific response to rule use (Buttler), and reflex movement to non-discursive communication (Mardapi). Overall, this study provides insights into the contributions of each figure in formulating the psychomotor taxonomy, which is important for understanding how motor skills can be measured and evaluated objectively in the current educational context. Teachers as educators and other experts can use the views of the figures in this article as guidelines in conducting learning evaluations in the psychomotor field to measure students' skills.
Penerapan Media Pembelajaran Monopoli Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS dan Keterampilan Sosial Siswa SMP Isnaini, Miladiyati; Nurirrohmah, Miftahul Fithri; Muslim, Moh. Khoirul; Anam, Mokhamad Misbakhul; Bashiruddin, Muhammad; Setyawan, Katon Galih; Sukarti, Sukarti
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n2.p1-12

Abstract

Kurangnya antusias siswa pada pembelajaran IPS di salah satu SMP di Surabaya membuat suasana kelas membosankan. Metode ceramah yang masih mendominasi berdampak pada rendahnya hasil belajar serta kurang berkembangnya keterampilan sosial siswa. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran menarik untuk mencapai tujuan pembelajaran. Media edukatif Monopoli dirancang sebagai strategi interaktif dan menyenangkan yang dapat meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan media pembelajaran Monopoli dalam meningkatkan hasil belajar IPS dan keterampilan sosial siswa SMP. Metode penelitian menggunakan PTK yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Data dihimpun  melalui observasi, wawancara, dan tes kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji N-Gain dan secara kualitatif melalui analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran Monopoli mampu meningkatkan hasil belajar dan keterampilan sosial siswa. Persentase ketuntasan klasikal siswa semula 75% di siklus I meningkat menjadi 92,86% di siklus II. Selain itu, keterampilan sosial siswa, yang mencakup kemampuan bekerja sama, komunikasi, dan pemecahan masalah, juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dengan demikian, media pembelajaran berbasis permainan seperti Monopoli dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan efektif dalam mencapai tujuan pembelajaran serta mengembangkan aspek sosial siswa.
Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Susilo, Jimat; Aldava, Farent
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p26-33

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan peserta didik, membawa dampak ganda sebagai sarana belajar sekaligus sumber tekanan mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mental peserta didik SMP dalam menggunakan media sosial berdasarkan teori resiliensi Ann Masten, serta mengidentifikasi upaya mempersiapkan mental mereka. Metode penelitian kualitatif fenomenologi diterapkan melalui wawancara mendalam dengan dua siswa untuk menggali pengalaman subjektif mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan mental peserta didik ditandai oleh kemampuan mengelola emosi, dukungan sosial, dan kompetensi adaptif dalam menghadapi adversitas seperti cyberbullying dan distraksi. Siswa yang resilien cenderung memilih konten positif, memiliki strategi koping, dan memanfaatkan media sosial secara produktif. Berdasarkan temuan, penelitian ini merekomendasikan tiga strategi utama: (1) penguatan literasi digital kritis, (2) pelatihan regulasi emosi, dan (3) pembangunan lingkungan pendukung melalui kolaborasi sekolah dan keluarga. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan holistik untuk membentuk resiliensi digital peserta didik dalam era teknologi yang terus berkembang.
Analisis Kebijakan Pendidikan Program Alazka Islamic Character Building pada Salah Satu SD Islam di Surabaya Kurnia, Zuanita Shofia Ade; Roesminingsih, Erny; Murtadlo, Murtadlo; Hazin, Mufarrihul; Khumaidi, Amrozi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p34-48

Abstract

Era digital menuntut lembaga pendidikan dasar tidak hanya unggul dalam aspek teknologi, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai karakter Islami yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pendidikan Program Alazka Islamic Character Building (A-ICB) pada salah satu SD Islam di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis kebijakan publik berdasarkan model William N. Dunn, Edward III, serta Howlett & Ramesh, yang mencakup enam dimensi utama: konten, agenda setting, formulasi, aktor, implementasi, dan evaluasi kebijakan. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan A-ICB ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah dan mengintegrasikan nilai Rabbaniyah, Ilmiyah, Insaniyah, dan Alamiyah ke dalam pembelajaran, pembiasaan, dan berbagai kegiatan sekolah. Pelaksanaan kebijakan didukung oleh aktor internal dan eksternal dengan struktur organisasi serta panduan teknis yang jelas. Namun demikian, ditemukan kesenjangan pemahaman di antara pelaksana serta kurang optimalnya pengukuran capaian karakter secara objektif. Disimpulkan bahwa A-ICB merupakan strategi kebijakan yang relevan dan adaptif dalam membangun karakter Islami peserta didik di tengah tantangan digitalisasi. Penelitian ini memberikan dampak positif berupa model implementasi pendidikan karakter Islami yang kontekstual dan aplikatif, yang dapat direplikasi oleh lembaga pendidikan dasar Islam lainnya. Selain itu, hasil penelitian ini mendorong pentingnya penguatan pelatihan guru, evaluasi berbasis data, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem pendidikan karakter yang berkelanjutan dan responsif terhadap perkembangan zaman.
Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Berbasis Inkuiri Untuk Melatih Keterampilan Sosial Putri, Okta Rika Aisya; Amriyah, Chairul; Saregar, Antomi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p49-62

Abstract

Pendidikan dasar menjadi fondasi penting dalam perkembangan pada anak terutama dalam aspek keterampilan sosial, namun masih rendahnya keterampilan sosial siswa dengan lingkungan sekitar dan masih kurangnya media pembelajaran yang dapat membantu melatih keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book berbasis inkuiri untuk melatih keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metodologi Research and Development (R&D), dan mengadopsi model Borg and Gall yang dibatasi 7 langkah dari 10 langkah, yang melibatkan validasi ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi serta penilaian kepraktisan. Sampel terdiri dari 44 anak dari salah satu sekolah dasar di kabupaten, Lampung Barat provinsi lampung, dengan instument berupa lembar wawancara, observasi, dan kuesioner skala likert. Hasil validasi penelitian menunjukkan validitas yang tinggi dengan skor 90% ahli media, 93%, ahli bahasa dan 96% ahli materi, sementara penilaian kepraktisan menghasilkan skor mencapai 95% dari guru, sedangkan uji coba peserta didik menunjukkan skor 95 (kelompok kecil) dan 90 (kelompok besar), yang mengkategorikan media pop-up book tersebut sangat praktis, dengan tampilan visual yang menarik, kemudahan penggunaan, materi kontekstual sesuai dan potensi untuk menumbuhkan keterampilan sosial di antara para siswa, dengan demikian disimpulkan media pop-up book mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, dengan adanya media pop-up book ini dapat menjadi solusi permasalah tersebut. Penelitian ini berkontribusi dalam pendidikan dengan mengembangkan media pop-up book berbasis inkuiri yang ditujukan untuk menumbuhkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar yang menggarisbawahi alat pembelajaran interaktif dalam menumbuhkan keterampilan sosial, namun penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menguji efektifitas media pop-up book secara lebih luas pada jenjang atau mata pembelajaran berbeda.
Learning Design for Ethnophysics-Integrated Physics: A Study on Parabolic Motion Through Gatrik Game Liliawati, Winny; Yetia, Yeyet; Suyana, Iyon; Maharani, Ghia Syifa; Danawan, Agus; Zakwandi, Rizki
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p63-72

Abstract

Ethnophysics is an innovation in physics learning that connects local culture, traditions, and community practices into learning by analyzing physics concepts that occur. One form of application is through the traditional game Gatrik, which contains the principles of motion, especially parabolic motion. This study aims to design and implement an ethnophysics-integrated physics learning design on parabolic motion material through the Gatrik game. This research uses qualitative method with participatory action research design on the implemented learning process. This research focuses on observing learning with a lesson study approach, which consists of three stages namely plan, do, and see which focus on strengthening and assisting high school physics teachers in developing ethnophysics-based teaching tools. At the plan stage, learning tools were prepared in the form of lesson plans and LKPD; at the do and see stages, open lessons were conducted to observe the implementation of learning. The data in this study were collected using a learning observation sheet, especially at the see stage of a series of lesson study activities. The results of the plan stage are in the form of lesson plans and LKPD that have been adapted to ethnophysics integrated physics learning. Furthermore, the results of observations at the do and see stages show that physics learning that integrates Gatrik games as a representation of ethnophysics can increase student learning activities. Learning combined with traditional games can significantly increase students' enthusiasm for physics material. In general, the integration of ethnophysics in learning can contribute to the preservation of local wisdom and increase students' interest and motivation to learn in Physics.
Penyusunan Instrumen Berbasis Computerized Adaptive Test (CAT) untuk Mengukur Perkembangan Kognitif Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn: Sebuah Kajian Literatur Raudhatunnur, Raudhatunnur; Shaleh, Shaleh
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p73-82

Abstract

Penilaian dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat Sekolah Dasar harus mampu mencerminkan perkembangan kognitif siswa secara akurat dan adaptif. Namun, instrumen asesmen yang digunakan saat ini masih bersifat statis dan kurang responsif terhadap variasi kemampuan siswa, sehingga guru kesulitan memperoleh informasi yang mendalam tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menyusun rancangan instrumen berbasis Computerized Adaptive Testing (CAT) untuk mengukur perkembangan kognitif siswa SD dalam mata pelajaran PPKn melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian sistematis terhadap teori-teori terkait CAT, prinsip Item Response Theory (IRT), dan pendekatan asesmen kognitif dalam konteks pendidikan dasar. Literatur dianalisis dari berbagai sumber terpercaya, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa instrumen CAT berbasis IRT dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi asesmen, terutama melalui penyesuaian tingkat kesulitan soal dengan kemampuan siswa. Namun, penerapan CAT di sekolah dasar menghadapi tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan pemahaman guru mengenai asesmen adaptif. Keterlibatan guru dalam penyusunan butir soal dan penyesuaian konteks lokal menjadi faktor penting dalam validitas instrumen. Penelitian ini memberikan dasar konseptual bagi pengembangan instrumen adaptif PPKn dan dapat dijadikan pijakan untuk validasi empiris pada tahap berikutnya. Kontribusi penelitian ini mendukung peningkatan mutu asesmen PPKn serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di tingkat Sekolah Dasar. Kataikunci : Computerized Adaptive Testing (CAT), perkembangan kognitif, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sekolah Dasar, Item Response Theory (IRT).
Institutional Evaluation in Improving Student Literacy Through the Implementation of the Merdeka Curriculum Sheptian, Riky; Soeprijanto, Soeprijanto; Riyadi, Riyadi; Badrujaman, Aip
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p95-101

Abstract

Literacy is essential for academic success, social engagement, and long-term career prospects. This study analyzes literacy improvements under the Independent Curriculum from 2023 to 2025 using the Education Report Card. The analysis evaluates the curriculum's impact on literacy, readiness for high school, and the role of literacy in social engagement. The study used a longitudinal approach, collecting education reports, teacher and student interviews, and annual surveys. This provided a comprehensive view of literacy development. Results showed significant improvement during the study. By 2025, all students will have achieved minimum literacy competencies, and 73.68% exceeded the standards. The findings highlight the value of collaborative projects, such as fake news analysis and gender equality campaigns, in strengthening text evaluation and critical thinking. However, challenges remain, including limited funding for technology and achievement disparities. The study emphasizes the need for coordination between curriculum policies, teacher training, and inclusive learning environments to maintain literacy gains. The findings should help policymakers and educators design effective and sustainable literacy strategies to meet future educational demands.
Personalizing Learning Using Deep Learning: Innovation in Digital Education Saputra, Muhammad Akhyar Aji; Crismono, Prima Cristi; Hudi, Saman
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p83-94

Abstract

In the last decade, the development of artificial intelligence, particularly in the field of Deep Learning, has rapidly advanced and driven innovations in natural language processing, computer vision, and intelligent systems. However, despite its transformative potential, the integration of Deep Learning into education remains limited and not yet systematically structured. The purpose of this research is to explore the role and impact of Deep Learning technology in education and learning, as well as to formulate optimal strategies for its integration in modern learning contexts. As artificial intelligence advances, Deep Learning emerges as a promising approach to enhance the quality of teaching and learning. This study employs a systematic literature review by analyzing recent scientific articles from Scopus-indexed journals and other academic databases. Thematic analysis was conducted to identify patterns of application, benefits, and challenges of Deep Learning implementation across different levels and forms of learning. The findings reveal that Deep Learning, through methods such as RNN and CNN, has significant potential to support personalized learning, automated assessment, and emotion detection in online education, as well as to enable interactive media based on voice and images. However, key challenges remain, including infrastructure limitations, insufficient training data, and limited educator readiness. This study contributes by proposing a conceptual framework for integrating Deep Learning into adaptive education systems tailored to individual needs. The results are expected to provide valuable insights for policymakers, educators, and technology developers in building a more responsive and inclusive learning ecosystem in the digital era.
Analisis Kualitas Butir Soal Asesmen Sumatif Geografi pada Materi Peta, Penginderaan Jauh, dan Sistem Informasi Geografis Rivaldi, Hadar Rafliansyah; Wahyudi, Adip; Sari, Ratna Arum Nur Indah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Oktober 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/jipp.v4n1.p102-113

Abstract

Asesmen sumatif berfungsi untuk mengukur capaian siswa setelah menyelesaikan suatu materi pembelajaran. Diperlukan analisis butir soal untuk memastikan instrumen berkualitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kualitas butir soal pada asesmen sumatif materi peta, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografis. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif deskriptif yang dipilih dengan teknik purposive sampling pada 34 siswa kelas X di salah satu SMA Negeri di Malang. Data diperoleh melalui studi dokumentasi instrumen asesmen dan jawaban siswa, teknik analisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, daya beda, dan efektivitas distraktor. Hasil menunjukkan 84% butir soal valid dan reliabilitas 0,76 (reliabel). Tingkat kesukaran soal didominasi kategori sedang 88%. Daya beda butir soal optimal sebesar 88% item, sedangkan efektivitas distraktor berfungsi pada 68%. Profil pemahaman siswa menunjukkan bahwa materi peta memiliki rata-rata dan nilai tertinggi dibandingkan penginderaan jauh dan SIG. Secara keseluruhan, asesmen sumatif geografi telah memenuhi standar kualitas instrumen meskipun diperlukan revisi pada butir soal yang bermasalah untuk meningkatkan akurasi penilaian dimasa mendatang. Penelitian ini memberikan kerangka kuantitatif yang dapat diadopsi oleh guru untuk meninjau dan merevisi butir soal, serta mendorong penerapan analisis butir soal secara rutin guna meningkatkan efektivitas penilaian pembelajaran geografi.