cover
Contact Name
Kiki Kristiandi
Contact Email
kikikristiandi@pakisjournal.com
Phone
-
Journal Mail Official
miki@pakisjournal.com
Editorial Address
Jl. Tabrani, Saing Rambi, Sambas, 79462 Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia
ISSN : 29875404     EISSN : 29874009     DOI : https://doi.org/10.58184/miki
Core Subject : Health,
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia (MIKI) is a peer-reviewed and open-access triannually (January, Mei, and September) published by the PAKIS JOURNAL INSTITUTE. The aim of MIKI is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in nutrition, public health, midwifery, and nursing. Processes submitted original scripts related to scope nutrition, public health, midwifery, and nursing and not being published by other publishers. This journal gives readers the state of the art of the theory and its applications in all aspects of nutrition, public health, midwifery, and nursing.
Articles 44 Documents
HUBUNGAN POLA MAKAN, DURASI TIDUR DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES DALAM MENGERJAKAN TUGAS AKHIR DIKALANGAN MAHASISWA UNIVERSITAS TEUKU UMAR TAHUN 2024 Seventia, Ade Irma; Jihad, Fikri Faidul; Farisni, Teungku Nih; Rahma, Cukri
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i1.566

Abstract

Stres merupakan masalah umum yang dialami oleh mahasiswa yang sedang menyelesaikan tugas akhir. Faktor kebiasaan hidup seperti pola makan, lamanya waktu tidur dan kegiatan fisik. Berperan penting dalam memengaruhi tingkat stres, namun penelitian yang mengintegrasikan ketiga faktor ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara kebiasaan makan, durasi tidur, serta aktivitas fisik terhadap level stres mahasiswa selama proses pengerjaan tugas akhir. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 95 mahasiswa Universitas Teuku Umar. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup pola makan, durasi tidur, aktivitas fisik, dan tingkat stres, kemudian dianalisis menggunakan uji Likelihood Ratio (G-Test). Hasil studi mengungkapkan bahwa kebiasaan makan tidak sehat dan durasi tidur kurang dari 6 jam setiap malam. Memiliki hubungan signifikan dengan tingkat stres tinggi (p<0.000). Selain itu, aktivitas fisik teratur ditemukan sebagai faktor pelindung terhadap stres. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola konsumsi makanan bergizi, durasi istirahat yang memadai dan olahraga yang rutin dapat mengurangi risiko kecemasan pada mahasiswa yang tengah menyelesaikan skripsi. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi mahasiswa dan institusi pendidikan untuk memperhatikan faktor gaya hidup sebagai bagian dari strategi manajemen stres.
Gambaran Status Gizi Pada Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Yunawati, Irma; Salma, Wa Ode; Jufri, Nurnashriana; Mutmaina, Iin; Namrin, Najwa; Ramadhan, Dela; Revalina, Revalina; Rahmadani, Sri; Zamzam, Zamzam; Ahmad, Nurzahrah
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i1.570

Abstract

Informasi status gizi penting diketahui sejak dini agar perkembangan setiap individu bisa berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status gizi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT). Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara acak sebanyak 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 19 tahun (58%) dan berjenis kelamin perempuan (92%). Dari segi status gizi, 42% mahasiswa berada dalam kategori normal, sementara 36% tergolong underweight, 2% overweight, dan 10% obesitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa lebih dari separuh mahasiswa (48%) tidak memiliki status gizi yang ideal, baik berupa kekurangan maupun kelebihan gizi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan dan produktivitas mereka. Mahasiswa dengan status gizi underweight berisiko mengalami gangguan kesehatan, seperti penurunan daya tahan tubuh dan kemampuan kognitif, sedangkan mereka yang overweight atau obesitas berisiko tinggi terhadap penyakit tidak menular, seperti diabetes dan hipertensi. Ketidakseimbangan status gizi ini dapat dipengaruhi oleh pola makan yang tidak teratur, pemilihan makanan yang kurang sehat, serta rendahnya pengetahuan tentang kebutuhan nutrisi. Oleh karena itu, diperlukan program diet yang terencana untuk meningkatkan asupan nutrisi dan memperbaiki status gizi mahasiswa. Program ini harus mencakup edukasi gizi agar mahasiswa memahami pentingnya pola makan sehat dan dapat mengadopsi kebiasaan makan yang baik. Dengan demikian, diharapkan mahasiswa dapat mencapai status gizi yang optimal dan mendukung kesehatan serta performa akademik mahasiswa.
PENGARUH METODE GYMBALL TERHADAP INTENSITAS NYERI KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI TPMB WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGKAWANG TENGAH KOTA SINGKAWANG TAHUN 2024 Akbarini, Oon Fatonah; Nur’izzati, Hetty; Dianna, Dianna
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i1.582

Abstract

Nyeri dapat disebabkan karena tindakan yang tidak sesuai dengan keputusan dan pemberian treatment pada pasien. Banyak metode yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit tersebut, salah satunya dengan berolahraga. Jenis terapi ini diklasifikasikan sebagai non-farmakologis. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode gymball berdampak pada intensitas nyeri kala I fase aktif ibu bersalin di TPMB di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Tengah, Kota Singkawang. Studi ini menggunakan desain quasy dengan rancangan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Tiga puluh ibu bersalin dipilih secara tidak sengaja untuk sampel, dan pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan setelah intervensi. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk digunakan untuk menganalisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa data memiliki distribusi normal (p <0,05). Selain itu, menunjukkan penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah intervensi metode gymball, dengan p-value 0,000 (p < 0,05). Penurunan nyeri ini diindikasikan oleh perubahan pada level nyeri dari skala sedang menjadi ringan. Sehingga hasil dari penelitian yang dilakukan metode gymball dapat dikatakan efektif dalam membantu relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, serta mempercepat proses pembukaan serviks. Dengan demikian, metode gymball dapat untuk menjadi rekomendasi sebagai metode dalam menurunkan rasa tingkat nyeri tanpa menggunakan farmakologis, hal lain yang dapat menjadi rekomendasi pada penelitian ini adalah mudah dan praktis untuk dilakukan khususnya pada kala I fase aktif persalinan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pelayanan kebidanan, terutama dalam mendukung asuhan sayang ibu selama persalinan. Hasilnya juga dapat menjadi referensi bagi penelitian lanjutan mengenai terapi kebidanan komplementer lainnya.
DAMPAK BREASTFEEDING FATHER DENGAN PERSIAPAN IBU MEMBERIKAN ASI Andriani, Yessi; Satria, Okti; Meiriza, Wira
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i1.588

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) diberikan secara ekslusif kepada bayi tanpa ada tambahan, kecuali obat-obatan. Meskipun ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi baru lahir, masih banyak ibu yang menghadapi masalah dalam menyusui, salah satunya adalah kurangnya dukungan dari suami mereka. Peran suami adalah faktor penting dalam mendukung keberhasilan menyusui eksklusif. Adapun tujuan penelitian ini adalah agar dapat mengetahui dampak breastfeeding father dengan persiapan ibu dalam memberikan ASI pada bayi baru lahir. Desain penelitian berupa quasi-eksperimen dengan one group pre-test and post-test. Sampel sejumlah 15 ibu hamil usia kehamilan di atas 37 minggu. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa rerata persiapan ibu dalam memberikan ASI sebelum penerapan breastfeeding father adalah 54,53 dan setelah penerapan menjadi 78,13. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa rerata sebelum dan sesudah penerapan breastfeeding father adalah 23,6, nilai p = 0,01 (p <0,05). Jadi ada dampak dari breastfeeding father dengan kesiapan ibu memberikan ASI atau untuk persiapan menyusui. Penting untuk mengevaluasi kesiapan menghadapi periode laktasi saat hamil agar pencegahan dapat dilakukan sejak awal periode laktasi.
IDENTIFIKASI TENTANG UJI PROTEIN PADA NUGGET PISANG Wahyuni, Sri; Astuti, Luvi; Tari, Berlian Art
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.537

Abstract

Uji kadar abu merupakan metode analisis penting pada ilmu pangan yang digunakan untuk menentukan jumlah mineral yang tersisa dalam suatu sampel setelah pembakaran pada suhu tinggi. Penelitian ini mengevaluasi kadar abu pada nuget pisang sebagai inovasi kuliner yang menggabungkan pisang dengan tekstur nuget. Sampel diuji menggunakan metode gravimetri, dengan pembakaran pada suhu 550–600 °C. Hasil menunjukkan bahwa sampel D1 memiliki kadar abu sebesar 0,0097%, sedangkan D2 sebesar 0,0066%. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa komposisi bahan dan proses pengolahan memengaruhi kandungan mineral produk. Mineral berperan penting pada nilai gizi dan kualitas nuget pisang. Penelitian ini mengidentifikasi potensi nuget pisang sebagai makanan bernutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan diet masyarakat. Kadar abu yang lebih tinggi pada sampel D1 menunjukkan kandungan mineral yang lebih banyak, berkontribusi pada manfaat kesehatan, seperti pembentukan tulang dan fungsi metabolisme. Proses pengolahan, seperti pemanggangan dan penggorengan, juga berpengaruh terhadap hasil kadar abu. Informasi ini dapat membantu produsen mengoptimalkan formulasi produk untuk meningkatkan kualitas gizi dan memenuhi standar industri. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan produk pangan berbasis pisang yang lebih beragam dan berkualitas. Nugget pisang diharapkan menjadi alternatif makanan sehat dan praktis yang sesuai dengan selera masyarakat, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi produk pisang dan peningkatan nilai tambah komoditas lokal.
RELATIONSHIP BETWEEN PHYSICAL ACTIVITY, JOGGING REGULARLY, AND THE DEGREE OF DYSMENORRHEA IN STUDENTS OF THE NURSING DEPARTMENT, MADURA STATE POLYTECHNIC Nugrahani, Cantika Iva; Iszakiyah, Nur; Kuzzairi, Kuzzairi; Ervina, Ervina
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.574

Abstract

Dysmenorrhea is a condition of pain and cramps experienced by women before they experience menstruation or when menstruation occurs. Physical activity can be done in the form of sports such as jogging. This study aimed to determine the relationship between physical activity, jogging, and the degree of dysmenorrhea in 3rd year female students majoring in Nursing at the Madura State Polytechnic. This study used an analytical correlation method using the Analytic Correctional-Cross Sectional. The population was 25 people, and the sample in this study was 3rd-year female students majoring in Nursing at the Madura State Polytechnic who experienced dysmenorrhea and did physical jogging activities routinely and regularly. Data collection by providing a closed-ended questionnaire for physical jogging activities and a Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire for the degree of dysmenorrhea, and analysis using the Spearman Rank test statistical analysis method with α = <0.05. The results obtained a significant value of 0.006, meaning <0.05 means that physical jogging activities are related to the degree of dysmenorrhea, where most female students who experience mild dysmenorrhea do physical jogging activities routinely. The limitations of this study are the relatively small number of samples taken and other factors that can affect the degree of dysmenorrhea, such as stress levels, nutritional status, lifestyle, and family history. Based on the results of the research that has been conducted, it can be concluded that the degree of dysmenorrhea can be reduced if someone routinely does physical activity, in this case by jogging.
UJI KANDUNGAN SIKLAMAT DAN KADAR GULA DENGAN METODE PENGENDAPAN PADA PRODUK MINUMAN DI KABUPATEN SAMBAS Nuraini, Nuraini; Syafitri, Aas; Rini, Rini; Jasika, Jasika; Partiwi, Partiwi; Khasanah, Uswatun
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.627

Abstract

Siklamat adalah bahan pangan yang memberikan rasa manis pada produk olahan pangan dan sering kali disebut sebagai pemanis buatan, selain itu pula siklamat tidak dapat digunakan secara berlebih karena dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji kandungan siklamat dan kadar gula pada produk minuman. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan kadar gula dengan menggunakan brix, sedangkan siklamat pengujian siklamat dan kadar gula ialah pengendapan dengan larutan HCl 10%, BaCI 10%, aquades, dan NaNO2 10%. Jumlah sampel yang uji pada penelitian ini sebanyak 10 sampel dan semuanya termasuk dalam bentuk minuman cair. Pengambilan sampel tersebut dilakukan secara random. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan bahwa hasil kadar gula tertinggi berada pada Kode sampel B, dimana sampel ini termasuk dalam kelompok minuman sirop (29,0 brix), sedangkan untuk minuman terendahnya pada kode sampel C, yaitu minuman berkarbonasi (4,5 brix). Untuk pengujian siklamat tidak ditemukan adanya penambahan pemanis buatan dalam 10 sampel yang dilakukan atau negatif (-). Siklamat adalah salah satu jenis pemanis buatan yang sering digunakan sebagai alternatif pengganti gula dalam berbagai produk makanan dan minuman. Pengujian ini memberikan informasi penting mengenai kadar gula dan keberadaan siklamat dalam produk minuman kemasan yang beredar.
UJI KANDUNGAN FORMALIN PADA PRODUK PANGAN DI KABUPATEN SAMBAS DENGAN LARUTAN KALIUM PERMANGANAT (KMnO4) DAN EKSTRAKSI KULIT BUAH NAGA Khasanah, Uswatun; Syafitri, Aas; Nuraini, Nuraini; Jasika, Jasika; Partiwi, Partiwi; Rini, Rini
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.628

Abstract

Produk pangan merupakan hasil dari berbagai proses yang dirancang untuk mengolah bahan mentah menjadi makanan atau minuman yang siap untuk dikonsumsi. Pengujian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada produk pangan yang beredar di Kabupaten Sambas. Beberapa jenis produk pangan yang diuji dalam pengujian ini meliputi ikan asin tapah, gabus, gulama, baung, lais, nako, bakso ikan tenggiri, lemak sapi, dan ikan pari asap. Metode pengujian formalin yang digunakan adalah metode larutan KMnO4 dan larutan kulit buah naga karena kedua metode tersebut melibatkan pereaksi tertentu yang mendeteksi adanya formalin melalui perubahan warna. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa semua jenis ikan asin yang diuji (tapah, gabus, gulama, baung, lais, nako) dan bakso ikan tenggiri terdeteksi mengandung formalin. Ikan pari asap juga teridentifikasi mengandung formalin namun, hasil pengujian terhadap lemak sapi menunjukkan perbedaan tergantung pada metode yang digunakan dalam pengujian dengan larutan KMnO4, lemak sapi tidak teridentifikasi mengandung formalin, sedangkan dalam pengujian dengan kulit buah naga, lemak sapi teridentifikasi mengandung formalin. Pengujian ini menunjukkan bahwa sebagian besar produk ikan asin dan ikan pari asap yang beredar di Kabupaten Sambas mengandung formalin, yang merupakan zat berbahaya bagi kesehatan. Pengawasan terhadap penggunaan formalin dalam produk pangan sangat penting diterapkan guna melindungi konsumen.
P PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA BALITA DIPENGARUHI OLEH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SELF-EFFICACY Pasang, Melani; Rakinaung, Natalia Elisa; Wetik, Syenshie Virgini
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.635

Abstract

Salah satu masalah kesehatan bagi balita yang insidennya terus meningkat dan menjadi ancaman adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Ibu yang memiliki anak balita memegang peran penting dalam upaya pencegahan penyakit tersebut. Level pengetahuan yang baik serta self-efficacy yang tinggi dapat memengaruhi perilaku ibu dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan. Tanpa keyakinan diri dan motivasi yang cukup, ibu mungkin mengalami kesulitan dalam menjalankan perilaku pencegahan yang efektif. Oleh karena itu, pengetahuan dan self-efficacy ibu menjadi faktor utama dalam menurunkan risiko kejadian DBD pada balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara level pengetahuan dan self-efficacy ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada balita di Desa Sidey Baru, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di Desa Sidey Baru, Kabupaten Manokwari = 85 orang sehingga sampel (n) berjumlah 85 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang perilaku pencegahan DBD, pengetahuan dan self-efficacy. Berdasarkan hasil uji korelasi non-parametrik Spearman, diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada balita (p = 0,016), serta antara self-efficacy ibu dengan perilaku pencegahan DBD (p = 0,000). Kedua nilai p tersebut lebih kecil dari batas signifikansi (p ≤ 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa baik pengetahuan maupun self-efficacy ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan DBD pada balita. Hasil ini berkontribusi bagi instansi terkait untuk meningkatkan edukasi dan pemberdayaan ibu untuk mendukung perilaku pencegahan DBD pada balita.
ANTOSIANIN BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA L.) SEBAGAI ANTI DIABETES: SEBUAH TINJAUAN Yunianto, Andi Eka; Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i3.350

Abstract

Bunga telang (Clitoria ternatea L.) diketahui sebagai sumber antosianin yang memiliki warna biru alami yang tumbuh liar di kawasan Asia termasuk Indonesia. Bunga telang memiliki warna biru yang memiliki kandungan kaya antosianin. Bunga telang diketahui sebagai sumber antosianin, dan berpotensi sebagai pewarna biru alami yang tumbuh liar di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Senyawa utama berupa glukosida delphinidin merupakan antosianin yang bertanggung jawab atas warna biru bunga telang biru. Antosianin adalah pigmen yang larut dalam air, termasuk dalam flavonoid, dan terdapat di hampir semua buah-buahan, dan sayuran pada konsentrasi yang bervariasi. Terdapat 635 antosianin dibedakan berdasarkan posisi serta jumlah gugus metoksil dan hidroksil dalam struktur dasar antosianin. Studi ini bertujuan untuk membahas antosianin berasal dari bunga telang dapat menurunkan status glukosa darah penderita diabetes melitus. Salah satu manfaat biologis antosianin adalah sebagai antidiabetes. Ekstrak tumbuhan kaya antosianin dapat memperbaiki konsekuensi terkait diabetes dengan mengurangi penyerapan glukosa, stres oksidatif, sekresi insulin, sensitivitas insulin, toleransi glukosa, penyerapan glukosa, konsumsi glukosa, aktivitas antioksidan. Oleh karena itu, kandungan antosianin bunga telang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia dalam upaya pencegahan dan sebagai terapi antidibetik bagi penderita diabetes melitus. Diperlukan pengembangan produk baru bunga telang dengan tidak mengurangi sifat fungsionalnya agar manfaat kesehatan bagi yang mengonsumsinya tetap terjaga.