cover
Contact Name
Evi Lutfiani
Contact Email
cendikia@kolibi.org
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
cendikia@kolibi.org
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
ISSN : -     EISSN : 30251206     DOI : -
Core Subject : Education,
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran adalah jurnal penelitian peer-reviewed open access yang diterbitkan oleh Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi). Cendikia menyediakan wadah bagi para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, dan mahasiswa untuk menyampaikan dan berbagi pengetahuan dalam bentuk makalah penelitian empiris dan teoritis, studi kasus, tinjauan pustaka dan ulasan buku tentang pendidikan dan pengajaran.
Articles 810 Documents
STUDI LITERATUR PENGARUH MEDIA VIDIO PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA cahya, Novita; duwi s , Oktavia; fazriyah, Rahma
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1074

Abstract

Melalui tinjauan pustaka, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi bagaimana media video pembelajaran mempengaruhi motivasi belajar siswa. Video khususnya telah menjadi komponen penting dalam lingkungan pendidikan kontemporer. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan konten video dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih banyak. Temuan studi literatur menunjukkan bahwa video pembelajaran dapat memberikan efek menguntungkan pada motivasi belajar siswa. Kombinasi elemen visual dan aural dalam video dapat membuat konten pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami siswa. Motivasi siswa juga sangat dipengaruhi oleh perubahan desain video, penggunaan animasi, dan penyajian informasi yang inovatif. Studi ini lebih menyoroti kemungkinan penggunaan materi video instruksional untuk meningkatkan kemauan belajar siswa. Penelitian di masa depan dapat membangun metodologi pembelajaran yang lebih efisien dan berfokus pada siswa mengenai implikasi dari temuan ini.
PENGARUH KREATIVITAS GURU SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM TERHADAP PENINGKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL DI MTs DARUL ULUM WARU SIDOARJO Luluk Fitriyah; Yuliastutik
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1075

Abstract

Di zaman perkembangan teknologi yang cukup canggih, kreativitas guru menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan suatu pembelajaran, oleh sebab itu guru yang kreatif dapat memilih dan mengembangkan pembelajaran sesuai dengan kemampuan dan karakteristik mata pelajaran. Kemampuan ini memberikan kontribusi yang besar dalam kegiatan belajar mengajar khususnya pada 1) Untuk mengetahui kreativitas guru sejarah kebudayaan islam di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. 2) Untuk mengetahui peningkatan pembelajaran berbasis digital di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. 3) Untuk mengetahui pengaruh kreativitas guru sejarah kebudayaan islami terhadap peningkatan pembelajaran berbasis digital di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. Investigasi ini dilakukan secara kuantitatif. Jenis penelitiannya menggunakan penelitian korelasi product moment. Teknik analisis datanya menggunakan rumus statistika yaitu P=F/N X 100% dan korelasi product moment. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kreativitas guru sejarah kebudayaan islam di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo berada pada kategori baik sekali. Hal ini dibuktikan dari presentase yang diperoleh dari hasil 92,4%. 2) Peningkatan pembelajaran berbasis digital di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo berada pada kategori baik sekali. Hal ini dibuktikan dari presentase yang diperoleh dari hasil 93,3%. 3) Kreativitas guru sejarah kebudayaan islam berpengaruh terhadap peningkatan pembelajaran berbasis digital di MTs Darul Ulum Waru Sidoarjo. Hal ini berdasarkan perhitungan product moment yang memperoleh nilai rxy= 0,782 nilai perhitungan tersebut berada pada interval 0,600- 0,799 yang menunjukkan ada pengaruh positif yang tinggi.
PERAN MAHASISWA KAMPUS MENGAJAR DALAM MENINGKATKAN LITERASI DAN MOTIVASI DI SDN 101 BENGKULU UTARA Astuti, Hilda Rahmah Rahayu; Lubis , Elfahmi; Yudha, Romadhona Kusuma; Hidayat, Tomi
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1103

Abstract

Program kampus mengajar merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan kegiatan MBKM (Merdeka Belajar). Program ini diperuntukan mahasiswa dari seluruh program studi di perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan dasar terutama di daerah 3T. Adapun kegiatan kampus mengajar ini meliputi: kegiatan literasi dan numerasi, adaptasi teknologi dan administrasi sekolah. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah melihat perkembangan keterampilan literasi numerasi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bengkulu Utara yang terdapat hambatan dan tantangan tersendiri dalam proses meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti bertindak sebagai observer. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa sangat tertarik dengan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran dan metode pembelajaran yang dilakukan secara berkelompok membuat pembelajaran sangat efektif sehingga perkembangan keterampilan dan numerasi terdapat peningkatan pada kelompok siswa belum fasih membaca dan semakin baik pada kelompok siswa yang sudah fasih membaca.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MALALUI KEGIATAN MELUKIS DENGAN JARI Deti Kurniati; Indra Zultiar; Elnawati
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran serta hasil pembelajaran dalam meningkatakan kemampuan motorik halus anak melalui melukis dengan jari di SPS Melati V11 Kalapa Satangkal Kecamatan Ciracap. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Partisipan dalam penelitan yaitu siswa PAUD Kelas B Melati VII Kalapa Satangkal Ciracap sukabumi tahun pelajaran 2023/2024 berjumlah 19 orang. Permasalahan penelitian ini yaitu mengenai perkembangan motorik halus, Alat pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Hasil penelitian diduga bahwa latihan finger painting dapat menghasilkan gerakan yang terkoordinasi dengan baik pada anak dan juga dari hasil analisis data kuantitatif menunjukan bahwa dari pertemuan utama pada siklus I ke pertemuan selanjutnya dan pada siklus II terjadi peningkatan, dengan skor tertinggi 34 (77%) pada siswa kelompok B SPS Melati VII Kalapa Satangkal.
IMPLEMENTASI METODE JIBRIL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SANTRI DI PONDOK PESANTREN JABAL NOER GELURAN TAMAN SIDOARJO Moh Robbil Aziiz; Siti Kholidatur Rodiyah
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1107

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih banyak santri baru yang tidak memiliki basic baca Al-Qur’an yang baik, entah dari segi tajwidnya, makhrojnya, fashohahnya, sehingga sangat mempengaruhi perkembangan baca Al-Qur’annya saat masuk ke pesantren Jabal Noer Geluran Taman Sidoarjo yang dapat diatasi pihak pondok pesantren dengan implementasi metode Jibril. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui implementasi Metode Jibril dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri dan untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi Metode Jibril dipondok pesantren Jabal Noer Geluran Taman Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu pengasuh, ustadz/ustadzah, santri Pondok Pesantren Jabal Noer Geluran Taman Sidoarjo. Domain Mayor dalam penelitian ini yaitu implementasi metode Jibril sedangkan domain minornya yaitu kemampuan membaca Al-Qur’an santri. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu proses Metode Jibril dalam implementasinya terbagi menjadi tiga bagian utama yang mencakup: tahap perencanaan pembelajaran, tahap proses pembelajaran, dan tahap evaluasi atau penilaian. Faktor pendukung implementasi metode jibril dalam menigkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri dipondok pesantren Jabal Noer Geluran Taman Sidoarjo yaitu Dari Guru atau Ustadz seperti banyaknya guru yang berkualitas, dan bersungguh- sungguh saat mengajar, bisa juga dari murid atau santri yang memiliki semangat serta rasa ingin bisa yang sangat tinggi, sehinga dengan adanya semangat serta rasa ingin bisa yang tinggi itu dapat membuat santri tersebut cepat menangkap apa saja yang telah disampaikan oleh gurunya. Sedangkan Faktor Penghambatnya yaitu bisa dari guru seperti seorang guru tersebut tidak serius saat mengajar, bisa juga dari santri seperti adanya beberapa santri yang memiliki latar belakang yang kurang baik, dan malas dalam mengikuti proses implementasi Metode Jibril. Senhingga tidak bisa menerima pembelajaran dengan maksimal.
PENGEMBANGAN ARTICULATE STORYLINE FOR ALTERNATIVE PHYSICS (ASAP) DALAM BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SUHU DAN KALOR Putri Diana Effendi; Rudi Haryadi; Andri Suherman
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1112

Abstract

Dalam perubahan teknologi, kemampuan berpikir kritis dan penyelesaian masalah harus diprioritaskan. Namun, pembelajaran sains saat ini belum mencapai kemajuan dalam Pendidikan di Indonesia. Kesulitan siswa dalam memahami materi fisika dikarenakan pada proses pembelajaran masih banyak yang kurang, berawal dari siswa yang pasif dan kurang memperhatikan guru pada saat menyampaikan materi khususnya materi suhu dan kalor. Berdasarkan data observasi yang dilakukan di MAN 1 Serang melalui hasil wawancara guru fisika dengan pembelajaran konvensional dan bahan ajar yang digunakan dalam bentuk buku cetak saja. Sehingga ketercapaian siswa dalam kegiatan proses belajar fisika dalam materi suhu dan kalor di MAN 1 bisa dikatakan kurang. Berdasarkan permasalahan diatas, maka dibutuhkannya media berbasis ASAP yang membantu siswa dalam proses pembelajaran yang memanfaatkan perkembangan teknologi agar pembelajaran tidak monoton. Model penelitian yang digunakan ADDIE yaitu analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Kemudian diujikan kepada 32 siswa XI IPA MAN 1 Serang. Dengan hasil produk media berbasis ASAP dalam pembelajaran fisika sangat menarik bagi siswa dan membantu memahami visualisasi pada pemahamannya. Sehubungan dengan hasil respon penggunaan siswa terhadap media berbasis ASAP mencapai rata-rata 89%. Dengn Tingkat kelayakan berdasarkan analisis ahli sebesar 90% “sangat layak”.
PENERAPAN MODEL SCRAMBLE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KREATIF PUISI SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 KEPULAUAN TANIMBAR TAHUN AJARAN 2021-2022 Rumkedy, Anthoni
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v1i1.1114

Abstract

Keterampilan menulis merupakan sebuah keterampilan yang produktif, untuk menguasainya harus melalui tahap latihan dan praktik dengan aktif dan tersistematis. Pada kenyataannya banyak siswa yang beranggapan beranggapan bahwa kegiatan menulis adalah sebuah hal yang mudah dan tanpa harus melalui latihan yang teratur. Akan tetapi, masih banyak siswa yang tidak menguasai kompetensi dalam menulis terutama dalam hal menulis kreatif puisi. Berdasarkan observasi yang dilakukan kemampuan menulis kreatif puisi siswa kelas X SMK Negeri 3 Kepulauan Tanimbar masih rendah. Rendahnya kemampuan menulis kreatif puisi siswa dikarenakan oleh banyak faktor diantaranya siswa kurang begitu serius mengikuti mata pelajaran bahasa Indonesia, guru kurang tepat dalam memilih model, metode atau strategi pembelajaran yang mendukung kemampuansiswa da,lam menulis kreatif puisi. Pada data hasil penelitian baik data tes maupun data nontes materi menulis puisi menunjukan ada peningkatan menulis kreatif puisi siswa dari siklus I ke siklus II. Dari data tes siklus I diketahui peningkatan menulis kreatif puisi dengan menggunakan model scramble dari 22 siswa terdapat 9 siswa yang sudah mencapai KKM dengan pencapaian 40,9%, sedangkan terdapat 13 siswa yang belum mencapai KKM dengan pencapaian 59,0%, dan data hasil tes siklus II dari 22 siswa terdapat 18 siswa yang sudah mencapai KKM dengan pencapaian 81,8%, sedangkan terdapat 4 siswa yang belum mencapai dengan pencapaian 18,1%. Dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. Berdasarkan data hasil nontes dari observasi, wawancara, dan dokumentasi foto yang diambil saat kegiatan pembelajaran berlangsung terlihat adanya perubahan perilaku memperhatikan guru yang menjelaskan materi pembelajaran, tidak mengganggu teman sekelompok, dan serius dalam mengerjakan puisi perubahan ini 2ea ra 2ea rah positif.
DIE ANALYSE DER SYMBOLE VON DER BATAK ANGKOLA-HOCHZEIT Annisa Majid Siregar; Rina Evianty
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1116

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini, menggunakan metode penelitian semiotika Charles Sanders Peirce, bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis simbol-simbol serta maknanya dalam upacara pernikahan masyarakat Angkola Batak. Studi ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Negeri Medan dan di desa Huraba, Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan. Sumber data meliputi foto, buku, majalah, video, dan simbol-simbol pernikahan Angkola Batak, dengan wawancara dan buku "Adat Budaya Adat Angkola" sebagai sumber utama. Isu utama dari penelitian ini berkisar pada pertanyaan tentang simbol-simbol apa yang hadir dalam pernikahan Angkola Batak dan makna yang terkandung di dalamnya. Tujuan penelitian melibatkan deskripsi rinci tentang simbol-simbol ini dan analisis maknanya dalam konteks pernikahan tradisional Angkola Batak.Temuan penelitian ini mengungkap beberapa simbol yang digunakan dalam pernikahan Batak Toba, yang meliputi: (1) ulos, (2) Telur Rebus, (3) garam/sira, (4) Ikan mas, (5) kepala kambing/kerbau, (6) Ayam, (7) Aek nalan/Air Putih, (8) Sontang/Daun gambir, (9) Timbako/Tembakau, (10) Pining/pinang (11) Soda, (12) Amak Lappisan/Tikar, (13) Anduri/Tampi (14) Burangir/Daun sirih (15) Buung Ujung/Daun Pisang (16) Bulang (17) Ampu (18) Haronduk (19) Iandahah Tukkus. Simbol-simbol ini memainkan peran penting dalam kaya budaya pernikahan Angkola Batak. Mahasiswa aktif berpartisipasi dalam studi ini, tidak hanya mendapatkan wawasan budaya tetapi juga memperluas cakrawala akademis dan sosial mereka. Pentingnya mempelajari budaya Batak-Angkola meluas di luar pemerolehan pengetahuan baru; hal ini secara positif memengaruhi perkembangan pribadi mahasiswa dan berkontribusi pada pelestarian keragaman budaya dalam masyarakat.
PENERAPAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TARL) DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATAKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK MATA PELAJARAN IPAS KELAS V SDN 1 PLIKEN, BANYUMAS Agung Wahyu Nugroho; Vinda Praba Puspita; Wildan Nurul Fajar
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1121

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi dan prestasi belajar peserta didik kelas V SD Negeri 1 Pliken. Pembelajaran yang dilakukan guru belum memenuhi kebutuhan dan memotivasi peserta didik menyebabkan prestasi belajar peserta didik rendah. Pembelajaran menggunakan Teaching at the Right Level (TaRL) dengan model problem based learning (PBL) yang tidak mengacu pada tingkat kelas dapat memfasilitasi berbagai karakteristik dan memotivasi peserta didik dalam belajar. Penelitian yang dilakukan dalam 2 siklus ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS, BAB 1 Cahaya dan Bunyi. Data motivasi belajar dikumpulkan melalui lembar angket dan data prestasi belajar melalui tes tulis dengan keduanya dianalisis secara kuantitatif. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitupersentase minat belajar peserta didik termasuk dalam kriteria “baik” dan peserta didik memperoleh nilai minimal 80 pada tes hasil belajar dengan persentase ketuntasan >30%. Hasil penelitian ini menunjukan rerata persentase motivasi belajar pada siklus I adalah 70,95% (baik) menjadi 77,9% (sangat baik) pada siklus II. Pada aspek prestasi belajar ditunjukkan dengan adanya peningkatan persentase rata-rata ketuntasan sebesar 80,63 pada siklus I dan menjadi 86,9 pada siklus II.
STRATEGI GURU PAI DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 PAITON DAN SMP NURUL HASYIMI RANDUTATAH PAITON PROBOLINGGO Sugiono; Moh. Saiful Ghazi HR.
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1128

Abstract

Penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P-5), khususnya pada dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia belum sepenuhnya optimal dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Dan penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar Pancasila bagi guru termasuk di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sangatlah penting dilakukan, karena anak-anak saat ini hidup pada zaman digitalisasi dan bahkan jika kita sudah semakin banyak terjadi degradasi nilai-nilai karakter peserta didik. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah: (1)Memahami dan menganalisis strategi guru PAI dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Beriman Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada Kelas VII di SMPN 1 Paiton dan SMP Nurul Hasyimi Randutatah (2) Memahami dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Beriman Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada Kelas VII di SMPN 1 Paiton dan SMP Nurul Hasyimi Randutatah Paiton Probolinggo. Hasil penelitian ini bahwa Strategi Guru PAI dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Beriman Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia pada Kelas VII di SMPN 1 Paiton dan SMP Nurul Hasyimi Randutatah Paiton Probolinggo antara lain : 1)Pelatihan dan Peningkatan Pemahaman Guru PAI yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran PAI Kab. Probolinggo; 2)Pembentukan Tim Kerja; 3)Melaksanakan kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Sedangkan faktor pendukungnya, yakni: 1)Penyediaan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal; 2) Adanya evaluasi dan perbaikan secara terus-menerus; 3)Tersedianya aplikasi atau website Platform Merdeka Mengajar (PMM). Dan Faktor Penghambatnya, diantaranya : 1)Kurangnya pemahaman dan dukungan dari para guru; 2)Belum adanya sarana dan prasarana yang memadai.; 3)Manajemen waktu.