cover
Contact Name
Susi Herawati
Contact Email
susiherawati@uinmybatusangkar.ac.id
Phone
+6282284357342
Journal Mail Official
at-tarbiyah@uinmynatusangkar.ac.id
Editorial Address
Jalan Sudirman Nomor 137 Lima Kaum
Location
Kab. tanah datar,
Sumatera barat
INDONESIA
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27757099     EISSN : 27757498     DOI : http://dx.doi.org/10.31958/atjpi
Core Subject : Religion, Education,
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam is a forum for educators, academicians, researchers, and practitioners to share ideas for practical approaches to improving quality in islamic educational issues. The Journal accepts Indonesian and English articles and published periodically, twice a year (Mei and November) by Islamic Education Departement (PAI) of of UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia.
Articles 90 Documents
Implementasi Kurikulum Pondok Pesantren Modern Al-Murozza Depok dalam Membentuk Santri Berjiwa Religius Rosyida, Fatia Ainur; Hanifah, Khusnul; Marno, Marno
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13169

Abstract

Sekarang ini masih banyak orang-orang yang menganggap pesantren sebagai pendidikan yang tidak tertata. Faktanya, menajemen kurikulum sampai pada hari ini masih tergolong menerapkan sistem manajemen ÔÇ£dadakanÔÇØ. Pondok Pesantren Modern Al-Murozza menjawab tantangan tersebut dengan menerapkan manajemen kurikulum berlandaskan pada teori POAC secara berkesinambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap manajemen kurikulum di Pondok Pesantren Modern Al-Murozza untuk membentuk santri berjiwa religius. Penelitian ini mengaplikasikan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data berdasarkan kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini menerapkan tiga proses kegiatan yaitu kondensasi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa tahapan manajemen kurikulum diantaranya: (1) Perencanaan: menyusun tujuan dan program, menyusun jadwal kegiatan, (2) Pengorganisasian: membagi struktur organisasi pesantren, membagi struktur organisasi kurikulum, (3) Pelaksanaan: pendidikan formal, pendidikan diniyah, pengajaran al-QurÔÇÖan, (4) Pengawasan: secara langsung (mengamati proses pembelajaran didalam kelas, mengamati kinerja para ustadz/ustadzah) dan tidak langsung (mengamati statistik hasil belajar para santri melalui aplikasi SIPond).
Punishment dalam Konsep Pendidikan Islam (Analisis Hadis-Hadis Tarbawi) Shiddiq, Fajar; Saefullah, Agus Susilo
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13469

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep punishment dalam perspektif hadis tarbawi, khususnya metode penerapan sanksi oleh Rasulullah SAW untuk mendidik sahabat. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, data primer berupa hadis-hadis tarbawi dan data sekunder dari literatur terkait diolah menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, penyajian naratif, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Rasulullah SAW menerapkan punishment dengan prinsip kasih sayang dan keadilan, menyesuaikan tingkat sanksi dengan kesalahan yang dilakukan, serta bertujuan mendidik dan membentuk kesadaran moral. Dampak penelitian ini bagi pendidikan modern adalah sebagai inspirasi bagi pendidik dalam menegakkan disiplin yang tetap mengedepankan nilai-nilai pedagogis, sehingga dapat menciptakan individu berakhlak mulia dan disiplin tanpa melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan. Kata Kunci: hadis-hadis tarbawi, pendidikan Islam, punishment
Eksplikasi Pendidikan Islam terhadap Konsep Merdeka Belajar Basri, Hasan; Ramli, Syahrur; In'ami, Moh; bahri, syamsul; Mustafa, Mustafa
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13505

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan kritis perspektif pendidikan Islam terhadap konsep merdeka belajar. Pendekatan yang digunakan adalah kulitatif dengan menggunakan library reseach guna menemukan litertur dari buku terutama artikel di jurnal yang diterbitkan dalam kurun tahun 2020 ÔÇôdimana wacana merdeka belajar sudah digulirkan, sampai 2024. Literatur yang terkumpul diklasifikasi dan dirangkum intinya sesuai topik pembahasan dengan menggunakan content analysis secara fleksibel, lalu dibangun kesimpulan dengan menggunakan analytical construct. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep merdeka belajar yang terambil dari konsep filsafat progresivisme menghendaki kebebasan dan kemajuan dalam pendidikan. Dalam pendidikan Islam, konsep merdeka belajar terwujud dalam bentuk kebebasan peserta didik untuk memilih menekuni suatu bidang ilmu sesuai minatnya pada kategori sains dan ß╣íaq─üfah Islam. Adapun terkait pendidikan pada aspek pembentukan kepribadian Islam, tidak diberlakukan kebebasan dalam arti bahwa setiap peserta didik tidak memilih untuk memiliki kepribadian Islam atau tidak, melainkan mereka mesti memiliki kepribadian Islami, yakni memiliki pola pikir, pola sikap dan perilaku berdasarkan ajaran Islam.┬áKata Kunci: Merdeka belajar, eksplikasi, pendidikan Islam, progresivisme.┬á
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Model Project Based Learning dalam Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum PAI di STAIN Mandailing Natal Khairurrijal, Khairurrijal; Pratami, Fuji; Pohan, Ali Jusri; Lubis, Willy Akmansyah
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13619

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa akan buku ajar mata kuliah pengembangan kurikulum PAI yang singkron dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), karena belum adanya buku ajar berbasis project based learning yang dikembangkan untuk mata kuliah pengembangan kurikulum PAI. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk menggambarkan tentang pelaksanaan perkuliahan pengembangan kurikulum PAI sebelum dan sesudah ada buku ajar berbasis project based learning , untuk mengetahui validitas dan praktikalitas buku ajar. Metode penelitian yang digunakan adalah Reaserc And Developman (RnD) dengan model ADDIE yang menggunakan 5 tahapan yaitu Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate. Penelitian ini dilakukan sampai pada tahap praktikalitas. Sumber data yang digunakan adalah validitas, praktikalitas, wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data pada penelitian ini adalah dengan melakukan analisis kebutuhan, analisis validasi, dan praktikalitas.  Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses perkuliahan pengembangan kurikulum PAI mahasiswa membutuhkan buku ajar yang singkron dengan RPS. Setelah adanya buku ajar mahasiswa dapat terbantu memahami materi dan dosen terbantu dalam menarik minat belajar mahasiswa untuk belajar mandiri . Hasil validasi RPS Mata Kuliah Pengembangan Kurikulum PAI tergolong sangat valid dengan persentase 92,22 %. Hasil validasi Buku Ajar Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Proyek tergolong sangat valid dengan persentase 88,85 %. Berdasarkan pengisian angket respon 2 orang dosen adalah sangat praktis dengan perolehan skor rata-rata 87 %. Hasil pengisian angket respon dari 53 orang  mahasasiswa semester V Prodi Pendidikan Agama Islam terhadap kepraktisan produk buku ajar Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Proyek yang digunakan adalah sangat praktis dengan perolehan skor rata-rata 85,17 %. Kata Kunci: Buku Ajar, Project Based Learning, Kurikulum, PAI
Filsafat Pendidikan Dan Teori Pendidikan Perspektif Ali Ahmad Madkur Nurhakim, Haditsa Qur'ani; Musthafa, Izzudin
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13650

Abstract

Penelitian ini menelaah pemikiran Ali Ahmad Madkur dalam kitab Manhaj Al-Tarbiyah Fii Al-Tashawwur Al-Islami berkenaan dengan Filsafat Pendidikan dan Teori Pendidikan. Dalam kajian ini, kami mendalami analisis mendalam atas tulisan dan pemikirannya, dengan fokus pada konsep-konsep filosofis yang dianggapnya kontroversial. Sikap Madkur yang tampaknya antipati terhadap filsafat pendidikan Islam diuraikan, dengan menekankan potensi penyimpangan nilai-nilai Islam murni melalui penerapan konsep-konsep filosofis. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif, menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan teknik studi dokumentasi. Artikel ini menggunakan metode analisis kritis untuk menjelaskan pandangan Ali Ahmad Madkur tentang filsafat pendidikan dan teori pendidikan Islam. Metode penelitian meliputi telaah pustaka dan analisis teks-teks utama Madkur. Kami juga mempertimbangkan konsekuensi praktis dari pandangan Madkur tentang penerapan pendidikan Islam. Hasil dari penelitian ini menyediakan ruang untuk memahami berbagai perspektif dan mendorong pertimbangan mendalam mengenai integrasi nilai-nilai Islam dalam pendapat Ali Ahmad Madkur dengan kebutuhan pendidikan kontemporer yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Kata Kunci: Filsafat Pendidikan, Teori Pendidikan, Kitab, Islam, Syariat.
Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Modul Ajar (Analisis Didaktis terhadap Model Pembelajaran di MTsN 6 Tanah Datar) Herawati, Susi; Faizah, Nur; Gustina, Gustina; Maimori, Romi; Ramli, Syahrur; Akbar, Muhammad Ravi
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13674

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan hasil analisis terhadap modul ajar kurikulum merdeka. Ditemukan berbagai problematika didaktis dalam menyusun TP, ATP, KKTP, dalam modul berbasis PBL, PjBL dan DBL. Guru belum memahami teknik menyusun modul ajar secara optimal. Pembelajaran yang kurang terencana akibat ketidaksiapan modul ajar mengakibatkan pembelajaran belum optimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data penelitian adalah guru PAI di MTsN 6 Tanah Datar, Kepala Madrasah, dan wakil kurikulum. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi, pemaparan (display data) dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini adalah guru memahami kewajiban untuk menyusun modul ajar berbasis kurikulum merdeka, namun mengalami beberapa kendala. Pertama, untuk merumuskan (TP) guru mesti menganalisis TP kognitif (konseptual dan factual), TP psikomotorik (prosedural), TP afektif (meta kognitif). Kedua, untuk merumuskan ATP dilandasi analisis kebutuhan peserta didik. Ketiga, untuk menyusun KKTP dan rubric harus disesuaikan dengan TP. Keempat, untuk menyusun modul PBL dan PjBL guru membutuhkan pedoman dan pelatihan dalam MGMP.
Strategi Meningkatkan Kompetensi Pendidik Islam dalam Penguasaan Teknologi Digital Susrizal, Silvia; Maryati, Azizul; Syahfitri, Dini
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13711

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islam dalam menguasai teknologi digital dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode library research (dengan pendekatan studi Pustaka). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa ada setidaknya 7 strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi digital untuk pembelajaran. 1) Meningkatkan kegiatan Pelatihan keterampilan penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, 2) Meningkatkan kelengkapan fasilitas sarana dan prasarana, 3) Meningkatkan kebijakan dari sekolah mengenai kompetensi Pendidik Islam, 4) Meningkatkan minat baca Pendidik Islam, 5) Melanjutkan studi, 6) Membiasakan Pendidik Islamdengan penggunaan digital dalam pembelajaran, 7) Memperkuat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi Pendidik Islam. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat membantu meningkatkan kompetensi Pendidik Islamdalam menguasai teknologi untuk pembelajaran dengan mengikuti strategi-strategi yang dipaparkan.Kata Kunci: Strategi, Kompetensi, Pendidik Islam, Teknologi, Pembelajaran
Analisis Efektifitas Media Pembelajaran PAI Terhadap Kreativitas Siswa di SMAN 1 Lintau Depri, Hude; Fitriani, Wahidah; Akbar, M Ravi
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v5i2.13760

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah menganalisis efektifitas media pembelajaran terhadap kreativitas siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah (SMA). Media dirancang pada setiap elemen pembelajaran PAI. Namun tidak semua media relevan dengan pembelajaran. Oleh karena itu, guru mesti melakukan analisis kebutuhan dalam memilih dan menggunakan media yang relevan. Meskipun media audio visual melalui cap cut, You Tube dan video animasi terlihat menarik, namun siswa sering tidak dapat menemukan fungsi media terhadap pembelajaran. Hal ini disebabkan karena belum terdapat penugasan yang ideal setelah menggunakan media. Bahkan media hanya sekedar pelengkap saja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan sasaran sampel sebanyak 100 siswa di SMAN 1 Lintau. Komparasi dilakukan terhadap media audiovisual yang dirancang pada setiap elemen PAI kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas media terhadap kreatifitas siswa tertinggi pada media elemen SKI sebesar 45%. Sedangkan media pada elemen Al-QurÔÇÖan Hadis hanya meningkatkan 21% kreatifitas siswa.┬áKata kunci: ┬áKreativitas, Media Pembelajaran
Efektivitas Penggunaan Media Bamboozle dalam Meningkatkan Pembelajaran Siswa di SDIT BPMAA Pekanbaru Mulya, Tri Tri Mulya; Mahnun, Nunu Nunu Mahnun
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif Baamboozle dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan hasil belajar siswa di SDIT BPMAA Pekanbaru. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle secara signifikan mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, serta hasil belajar mereka. Penelitian juga mengungkap bahwa gamifikasi dalam pembelajaran dapat menciptakan suasana yang lebih interaktif dan menyenangkan. Hal ini menjadi solusi inovatif terhadap tantangan rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah. Selain itu, media ini menunjukkan relevansi dan adaptabilitasnya dalam konteks pendidikan berbasis Islam terpadu, seperti di SDIT BPMAA. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dalam mengintegrasikan teknologi pembelajaran interaktif untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Pesan Eskatologis dalam Juz 'Amma: Kajian Hadis Tarbawi atas Refleksi Surat Al-Qari'ah dalam Pembentukan Karakter Muslim di Era Digital Apriyani, Hikma; zulkifli, Zulkifli; Gani, Ainul; Akmansyah, Muhammad; Abas, Erjati
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i1.14911

Abstract

Eschatological studies in Juz 'Amma, particularly reflections on Surah Al-Qari'ah, have profound relevance to the formation of Muslim character in the current digital era. This research aims to explore the eschatological messages contained in Surah Al-Qari'ah using the tarbawi hadith approach, in order to identify Islamic educational values that can shape the character of Muslims with noble morals amidst the rapid development of technology. The method used in this research is a literature study with a qualitative-descriptive approach. Data were obtained from primary sources, namely the Qur'an and Hadith, as well as secondary literature related to Islamic education and Muslim character. The research results show that the eschatological message in Surah Al-Qari'ah contains strong moral values, such as awareness of the afterlife, moral responsibility, and balance between this world and the hereafter. These values can be internalized in the character formation of Muslims in the digital era through the approach of tarbawi hadith, which emphasizes education based on morality and spirituality. By understanding the eschatological message in Surah Al-Qari'ah, Muslims in the digital era can be wiser in utilizing technology and maintaining moral integrity in their daily lives.