cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 30257999     EISSN : 30257980     DOI : https://doi.org/10.57235
JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary dengan nomor ISSN terdaftar 3025-7999 (Cetak) dan 3025-7980 (Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup bidang pendidikan, agama, multidfisiplin. JERUMI: Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 546 Documents
Making Ecoenzyme Products From Fruit And Vegetable Waste in Rt 007 Rw 02 Meruya Selatan Dian Meliantari; Achmad Tarmizi; Siti Annisa Wahdiniawati
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8674

Abstract

In this community service, the selected partner is the PKK community RT 007 RW 02 South Meruya Village, Kembangan District, West Jakarta. Which is named the Pomegranate Gardening Class which consists of PKK women who use the narrow land in the RT 007 area to create food independence by planting several types of vegetable crops, raising chickens and cultivating catfish. Because the land is narrow, some vegetables are planted hydroponically using chemical fertilizers commonly called AB Mix as well as chemical pesticides that are ready to be purchased. Of course, this requires additional costs to buy these fertilizers. Growing hydroponically means that the vegetables are not organic because they use chemical fertilizers and chemical pesticides. To produce healthier organic vegetables, the Undira PKM team wants to share knowledge so that Partners can produce healthy organic vegetables by making ecoenzymes as an organic fertilizer to replace AB Mix from residual household organic waste.
Peran Hukum Dalam Transaksi Bisnis Internasional di Era Perdagangan Bebas Odi Alfazen Harahap; Gunardi Lie
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8675

Abstract

Perkembangan perdagangan bebas telah mendorong meningkatnya transaksi bisnis lintas negara yang tidak hanya menghadirkan peluang, tetapi juga berbagai tantangan, terutama terkait perbedaan sistem hukum dan kepentingan antarnegara. Kondisi ini menuntut peran hukum yang kuat untuk menjaga ketertiban, memberikan kepastian, serta melindungi para pihak dalam setiap transaksi. Kemajuan teknologi turut memperumit bentuk transaksi sehingga membutuhkan penyesuaian aturan yang lebih adaptif. Hukum menjadi elemen penting yang tidak hanya mengatur, tetapi juga memastikan keamanan dan keadilan dalam kegiatan bisnis internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif yang memanfaatkan bahan hukum sekunder, seperti peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan penelitian terdahulu. Hasil dari penelitian ini yakni Hukum berperan penting dalam mengatur dan memberikan kepastian dalam transaksi bisnis internasional, meskipun kebebasan berkontrak tetap dibatasi oleh prinsip keadilan dan ketentuan hukum yang berlaku. Sengketa yang muncul akibat perbedaan sistem hukum dapat diselesaikan melalui litigasi maupun non-litigasi, dengan arbitrase, mediasi, dan negosiasi sebagai cara yang lebih efektif, sehingga hukum juga berfungsi menjamin keadilan dan kepastian bagi para pihak.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Moral Generasi Z Aliyah Nazwa; Muhamad Januar Fabiyano; Fatihah Azizah; Alifah Khairunnisa; Abdul Fadhil
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8676

Abstract

Generasi Z sebagai generasi yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012 menghadapi tantangan moral yang cukup kompleks akibat derasnya arus digitalisasi dan globalisasi di dunia ini. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk moral dan karakter generasi ini agar sesuai dengan nilai-nilai Islam dan norma sosial yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran PAI dalam pembentukan moral Generasi Z melalui kajian literatur komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI berperan dalam tiga dimensi utama: (1) pembentukan akidah sebagai pondasi moral; (2) internalisasi nilai akhlak melalui pembelajaran aktif dan keteladanan; dan (3) pembiasaan ibadah yang membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab. Efektivitas peran PAI sangat dipengaruhi oleh kualitas guru, metode pembelajaran yang relevan dengan dunia digital, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pembaruan pendekatan PAI yang adaptif terhadap karakteristik dan kebutuhan Generasi Z.
Peran Program Home Human Initiative Dalam Meningkatkan Minat Belajar Anak di Deli Serdang Sumatera Utara Muhammad Farid Anbar; Hairani Siregar; Berlianti
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8677

Abstract

Rendahnya minat belajar anak dan tingginya angka putus sekolah di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara menjadi permasalahan sosial yang memerlukan penanganan berbasis masyarakat. Tercatat sekitar 7.600 anak putus sekolah pada jenjang SD dan SMP periode 2023–2024 akibat keterbatasan ekonomi keluarga, minimnya pendampingan belajar, dan terbatasnya akses pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Program HOME (Hug, Opportunity, Mentality, Education) oleh Human Initiative dalam meningkatkan minat belajar anak di Deli Serdang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi langsung terhadap fasilitator program, anak peserta, dan orang tua peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program HOME berperan signifikan melalui empat fungsi AGIL Talcott Parsons, yaitu adaptasi metode pembelajaran sesuai kebutuhan anak, pencapaian tujuan berupa perilaku belajar yang lebih aktif dan antusias, integrasi sosial antara anak, fasilitator, dan orang tua, serta pemeliharaan pola belajar yang membentuk motivasi internal berkelanjutan. Peningkatan minat belajar tercermin pada aspek kognitif berupa meningkatnya kemampuan dan pemahaman belajar, aspek afektif berupa munculnya rasa senang dan semangat belajar tanpa paksaan, serta aspek sosial berupa interaksi positif dengan teman sebaya dan fasilitator. Kesimpulannya, Program HOME Human Initiative berperan nyata dalam meningkatkan minat belajar anak dari keluarga prasejahtera di Deli Serdang melalui pendidikan nonformal yang adaptif, terstruktur, dan berorientasi pada perkembangan anak secara menyeluruh.
Perlindungan Data Pribadi dalam Transaksi E-Commerce: Tinjauan Hukum Siber Indonesia Anastasya Fricilla Sinaga; Parlaungan Gabriel Siahaan; Dewi Pika Lbn Batu; Marchello Benedictus Pinem; Muhammad Rifky
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8678

Abstract

Maraknya pemanfaatan e-commerce di Indonesia memunculkan masalah serius terkait perlindungan informasi pribadi pengguna, terutama karena proses transaksi digital memerlukan pengungkapan beragam data sensitif yang dapat disalahgunakan, bocor, atau diakses tanpa izin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa baik perlindungan data pribadi dalam transaksi e-commerce diatur dan dijamin dalam kerangka hukum siber di Indonesia, serta untuk mengidentifikasi relevansi serta efektivitas pengaturannya. Fokus studi ini adalah menganalisis bentuk perlindungan hukum atas data pribadi dalam transaksi e-commerce, hubungan antara hak pemilik data dan tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik, serta hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan regulasi dan pendekatan konseptual. Metode ini dipilih karena penelitian ini lebih menekankan analisis norma hukum yang ada, bukan pengumpulan data di lapangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perlindungan data pribadi dalam transaksi e-commerce di Indonesia sudah memiliki landasan hukum yang lebih solid melalui Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, Undang-Undang ITE, Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Peraturan Menteri Kominfo tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik. Secara normatif, perlindungan ini mencakup aspek pencegahan dan penegakan hukum, namun efektivitasnya masih tergantung pada kepatuhan para pelaku usaha digital dan konsistensi dalam penerapan aturan. Penelitian menyimpulkan bahwa perlindungan data pribadi kini merupakan bagian fundamental dari hukum siber Indonesia, dan bukan sekadar pelengkap. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menerapkan pendekatan empiris atau komparatif guna mengukur efektivitas pelaksanaannya dalam praktik e-commerce.
Urgensi Pengaturan Deepfake dalam Perlindungan Data Pribadi dan Reputasi Digital di Indonesia Raysa Diva Zalianti; Monica Tiur Simamora; Marco Vito Naibaho; Marcel Zefanta Tarigan; Dewi Pika Lumban Batu; Parlaungan Gabriel Siahaan
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8682

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah menghadirkan teknologi deepfake yang mampu menghasilkan manipulasi gambar, suara, dan video secara realistis sehingga menimbulkan permasalahan hukum baru, khususnya terhadap perlindungan data pribadi dan reputasi digital di Indonesia. Permasalahan penelitian ini berfokus pada belum adanya pengaturan khusus mengenai penyalahgunaan deepfake yang menyebabkan ketidakpastian perlindungan hukum terhadap individu sebagai pemilik data dan korban manipulasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pengaturan deepfake dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji keterkaitannya dengan perlindungan data pribadi dan reputasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual karena penelitian ini berfokus pada analisis norma hukum, regulasi, serta konsep hukum yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum Indonesia saat ini belum secara spesifik mengatur deepfake, sehingga perlindungan terhadap korban masih bergantung pada interpretasi terhadap regulasi yang telah ada. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pembentukan regulasi khusus yang mengintegrasikan perlindungan data pribadi dan reputasi digital dalam menghadapi penyalahgunaan deepfake. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan empiris untuk mengkaji praktik penegakan hukum dan perlindungan korban deepfake.