cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 148 Documents
Eskalasi Pengetahuan Perkandangan Sapi Perah di Kelompok Ternak Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya Christi, Raden Febrianto; Suryanah, Sari; Salimah, Aldena Bina; Suharwanto, Dwi; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65618

Abstract

Tujuan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan kepada peternak sapi perah tentang perkandangannya. Kegiatan pengabdian ini telah melalui serangkaian kegiatan di lokasi dan diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Evaluasi awal kegiatan tentang materi yang diberikan 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) evaluasi akhir kegiatan terhadap materi yang sudah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan perkandangan pada peserta setelah diberikan kegiatan pematerian. Jenis tipe kandang yang digunakan di kelompok adalah kandang koloni dewasa dan kandang pedet. Fungsi peran kandang untuk melindungi ternak dari luar serta memberikan kenyamanan terhadap ternak. Ukuran kandang koloni dengan menunjang pada kebutuhan individu ternak. Suhu dan kelembapan yang harus ideal agar menghasilkan performa yang optimal. Perbedaan peternakan skala rakyat dan modern yang dilihat dari kepemilikan lahan yang berpengaruh terhadap jumlah ternak yang dipelihara serta bahan penyusun kandang.  Oleh karena itu, perlu pendampingan terhadap penerapan kajian materi yang telah diberikan dalam manajemen pemeliharaan sapi perah di kelompok tersebut.
Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Kawasan Pesisir Pangandaran Menuju Generasi Indonesia Merdeka Stunting dan Mandiri Finansial Akbarsyah, Nora; Thirafi, Luthfi; Khoirunnisa, Khoirunnisa
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64386

Abstract

Stunting  causes various problems for children, such as suboptimal intelligence, susceptibility to disease, and low productivity. One area still experiencing these problems is Pangandaran Regency, with a stunting  prevalence rate reaching 20% by 2023. This program aims to increase awareness among housewives regarding the importance of fulfilling children's nutrition and good financial management to prevent stunting . The activity was carried out in Kondangjajar Village using a survei and knowledge transfer method. The survei was conducted by interviewing 20 respondents consisting of representatives of cadres from all integrated health posts (Posyandu) in Kondangjajar Village. The activity was divided into several stages: presentations on nutrition and financial literacy, demonstrations of making fish nuggets, and the distribution of cooking equipment to support PMT (Food and Nutritional Supplement) preparations. The survei results showed that most respondents were aged 31-40 years, with the majority of household incomes ranging from Rp. 500,000 to Rp. 1,500,000. Initial results from this activity indicate increased awareness among mothers and integrated health post (Posyandu) cadres regarding the importance of financial literacy in reducing stunting . Furthermore, participants were able to successfully replicate the process of making fish nuggets. Overall, the initial results of this activity indicate a positive reception from participants, as evidenced by the high level of enthusiasm and numerous questions. However, this activity needs to be complemented by ongoing mentoring regarding financial behavior and the provision of assertive communication materials between mothers and children to support daily eating patterns.
Pengolahan Sampah Dapur di Lapas Narkotika Kelas II A Nusakambangan Menjadi Pupuk Organik Cair Untuk Mendukung Keberlanjutan Pangan Prasetyo, Prasetyo; Rahayu, Sri; Setyaningrum, Agustinah; Widiyastuti, Titin; Tugiyanti, Elly
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.64226

Abstract

Lingkungan di sekitar lapas perlu dijaga kebersihannya terutama dalam pengelolaan sampah dapur agar dapat meningkatkan status kesehatan warga binaanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan warga binaan dalam mengelola sampah dapur. Sasaran pengabdian ini adalah warga binaan sejumlah 20 orang. Sampah dapur dapat diubah menjadi pupuk organik cair (POC), yang kemudian dapat digunakan untuk memupuk tanaman di sekitar lapas seperti sayuran, kacang-kacangan dan aneka tanaman untuk mendukung program keberlanjutan pangan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah identifikasi masalah, sosialisasi, praktik demonstrasi dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa informasi tentang POC 65% pernah di dengar oleh peserta sebelumnya. Manfaat POC hanya diketahui oleh 50% peserta. Sebanyak 55% peserta mengetahui cara aplikasi POC pada tanaman, namun hanya 20% peserta yang mengetahui cara membuat POC. Setelah dilakukan pengabdian sebanyak 100% peserta mengaku tertarik dan sebanyak 90% peserta dapat membuat POC. Disimpulkan bahwa warga lapas Narkotika Nusakambangan tertarik membuat POC dan sebagian besar dapat membuatnya setelah dilakukan pengabdian dengan kualitas POC yang baik.
Prevent Stunting by Cultivating Native Chickens in Banyusidi Village Rasminati, Nur; S.Pt.,M.Pt., IPP., ir. Ajat Sudrajat; Utomo, Setyo; Purwani, Tyastuti; Pusparatri, Allycia Ayu; Ismail, Fazhana
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65701

Abstract

Dayugo Hamlet is one of the hamlets in Banyusidi village which is included in the area of District, Magelang Regency. The number of couples of childbearing age is 70 people with the number of children under five years old (Toddlers) is 23 people. of that number, 5 children under five will experience stunting in 2024. The purpose of this activity is to overcome stunting by improving parenting and increasing understanding of the importance of nutrition for through the consumption of chicken eggs. Therefore, the solution offered is awareness for couples of childbearing age about the importance of nutrition for the growth and development of children in the womb until the age of 5 years.  Empowerment of through consumption patterns and deversification of daily menus. Before the activity, a survey will be conducted about the level of awareness of about parenting and the importance of nutrition. The output targets to be achieved are the emergence of awareness to change consumption patterns and parenting patterns (80%), no more stunting toddlers (0%), there is menu deversification  and toddlers made from free-range chicken eggs.  The activity began with awareness through AMT (Achievment Motivation Training) for pregnant women and mothers with toddlers with indications of stunting. Then training on optimizing the maintenance of free-range chickens, egg processing training and toddlers. The results of the evaluation of the activities carried out through the questionnaire showed that 90% of the participants understood and realized the need for regular consumption of eggs and vegetables and toddlers, and 80% of participants actively participated in the use of yards for vegetable plants and 100% were present in making processed eggs and vegetables and toddlers. The number of stunted toddlers in Dayugo hamlet, which at the beginning of the activity amounted to 5 children, was successfully reduced to 0 children, meaning that the activities carried out were able to provide benefits and could reduce the number of stunted toddlers. 
Assistance In Optimizing Fishery Processing Technology And Protection Of Intellectual Property Rights For Pokdakan Sakato Farm In Supporting The Creative Economy WULANDARI, RATIH AGUSTIN; Ermawati, Eka; Suryana, Febriyanno; Efendi, Raimon
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65748

Abstract

in rural areas. Pokdakan Sakato Farm, a catfish farming group in Dharmasraya Regency, faces various challenges, including price fluctuations, inconsistent fish sizes at harvest, limited processing technology, lack of product legality, and underutilized digital marketing. This community service program aims to enhance the added value of aquaculture products through the optimization of processing technology, digital marketing strategies, and legal assistance for product certification. The program was implemented through several stages, including observation, training, technology application, and evaluation. The outcomes indicate improved technical skills among members, product diversification such as smoked catfish and seasoned catfish, increased production efficiency, the development of digital marketing systems, and the initiation of product legalization processes. The program also fostered institutional awareness for professional and sustainable business management. Further actions include continuous mentoring, follow-up training, and strategic collaboration with government agencies to ensure sustainability and competitiveness of Pokdakan Sakato Farm's business
Pendampingan Pengembangan Peternakan Domba Berbasis Analisis Kesesuaian Lahan: Kestabilan Pondasi, Potensi Erosi, dan Mitigasi Bencana di Desa Bangunjaya Ismiraj, Muhammad Rifqi; Wulansari, Asri; Millah, Riza Saepul; Fadlina, Siti; Agung, Witanto
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.62111

Abstract

Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran dalam mendirikan peternakan domba yang terencana dan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan melalui analisis kesesuaian lahan yang mencakup tiga aspek utama: kestabilan pondasi, potensi bencana alam, dan potensi erosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas wilayah 1.449,84 Ha, sebagian besar (1.428,70 Ha) memiliki kestabilan pondasi sedang, sedangkan sebagian kecil lainnya (21,13 Ha) memiliki kestabilan pondasi rendah sehingga memerlukan perencanaan konstruksi khusus. Seluruh area desa termasuk dalam kategori risiko bencana alam sedang, terutama terkait ancaman gerakan tanah dan aktivitas seismik, yang mengharuskan integrasi strategi mitigasi bencana dalam perencanaan pembangunan kandang domba. Selain itu, wilayah Desa Bangunjaya juga memiliki dominasi potensi erosi sedang (1.428,71 Ha) dengan sebagian kecil area memiliki potensi erosi tinggi (21,13 Ha), terutama disebabkan oleh kondisi topografi perbukitan hingga pegunungan dengan kemiringan yang curam. Oleh karena itu, direkomendasikan penerapan metode konservasi tanah baik secara vegetatif maupun mekanis. Secara keseluruhan, pendampingan ini menegaskan perlunya integrasi mitigasi bencana dan konservasi lahan dalam upaya mendukung peternakan domba yang aman, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Pelatihan Kecukupan Kebutuhan Nutrisi Sapi Perah Periode Laktasi dan Kering Kandang Di Kelompok Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya Christi, Raden Febrianto; Suharwanto, Dwi; Suryanah, Sari; Salimah, Aldena Bina; Sudrajat, Ajat
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65041

Abstract

Sapi perah adalah ternak yang dapat menghasilkan produksi susu dan bagian dari sumber gizi Masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Produksi susu yang dihasilkan dari seekor sapi perah sangat tergantung kepada aspek lingkungan salah satunya manajemen pakan. Periode yang diperhatikan adalah laktasi dan kering kandang. Tujuan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam mengetahui serta mengevaluasi kebutuhan nutrisi sapi perah periode laktasi dan kering kandang. Kegiatan ini diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Pengisian pre-test yang wajib dikerjakan oleh setiap individu tentang materi yang akan diberikan tentang pengetahuan dan evaluasi kebutuhan kecukupan ransum sapi perah periode laktasi dan kering kandang. 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) Pengisian post-test terhadap peserta individu untuk mengetahui sejauhmana pemahaman materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pre test mengenai kecukupan nutrien pakan sapi menghasilkan persentase nilai  sedikit sehingga setelah kegiatan pematerian selesai nilai post test meningkat. Kegiatan pelatihan evaluasi kecukupan nutrien pakan sapi perah periode laktasi dan kering kandang mampu memberikan respon positif serta meningkatkan pengetahuan di tingkat peternak.
Membangun Ketahanan Pangan Dengan Kreasi Rasa: Edukasi dan Praktik Bercocok Tanam di Desa Cikeruh Mayasari, Ph.D, Novi; Firmansyah, Indra; Lathifa, Aghisna Dwi; Ismiraj, Muhammad Rifqi; Wulansari, Asri
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.61848

Abstract

Ketahanan pangan merupakan elemen fundamental dalam mencapai kesejahteraan masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya konsumsi makanan bergizi dan ketergantungan pada pangan olahan masih menjadi isu utama di Desa Cikeruh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang ketahanan pangan melalui edukasi teori dan praktik bercocok tanam. Program ini dilaksanakan di SDN Cikeruh 2 dengan melibatkan siswa kelas 6. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, penanaman tomat dan tauge, serta games interaktif untuk evaluasi. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya diversifikasi pangan sebesar 80%. Program ini memberikan dampak signifikan pada sikap siswa terhadap konsumsi makanan bergizi dan pemanfaatan lahan kecil. Temuan ini menunjukkan potensi besar untuk mengintegrasikan edukasi ketahanan pangan ke dalam kurikulum sekolah.
Initiating Hypertension Prevention Based on the Health Belief Model among Coastal Fishing Communities in Pangandaran Maziyya, Nur; Febrianto, Firman; Sri Wijayanti, Lady Ayu
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65844

Abstract

Fishermen are a population at high risk for hypertension due to heavy physical activity, high sodium dietary patterns, and limited access to healthcare services. Bojongsalawe is a coastal hamlet located in Parigi, Pangandaran, where the majority of the residents work as fishermen. This community service activity aimed to conduct blood pressure screening and provide health education about hypertension risk of fishermen in Bojongsalawe Hamlet. The methods used included direct blood pressure measurement and health counseling following the screening. A total of 20 fishermen participated in the activity. The screening results showed that one person had hypertension, while the other 19 had normal blood pressure. The participants showed great enthusiasm throughout the activity. The education provided covered understanding of risk factors, signs and symptoms, hypertension complications, and prevention strategies. Subjective evaluation results indicated that this activity was effective in increasing early awareness of hypertension and the importance of early detection among fishermen. Simple screening activities accompanied by health education can serve as promotive and preventive efforts that are beneficial in controlling hypertension in coastal communities, particularly among fishermen.
Assistance with a Zero Waste-Based Integrated Farming System to Address Waste Problems and Support Food Security in the Dharmasraya Fish Farming Group Purnomo, Wulan Andang; Ferdinal, Alex; Sari, Mistia; Efendi, Raimon
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65858

Abstract

Dharmasraya Regency has great potential in the freshwater fisheries sector but still faces challenges in waste management and business efficiency. This community service program aims to enhance the productivity and sustainability of fish farming through the application of a Zero Waste-based Integrated Farming System. Activities were carried out through a participatory approach involving socialization, training, and mentoring for the Rangkiang Farm Fish Farmers Group. The proposed solutions include processing organic waste into maggot feed, utilizing compost produced from maggot cultivation, and adopting Internet of Things (IoT) technology and digital marketing. The results show increased production efficiency, with up to 50% of fish feed sourced from organic waste, and improvements in managerial skills and digital marketing capabilities. Waste banks and recycling programs were also established, reflecting growing environmental awareness within the community. The findings conclude that the circular economy approach can be effectively implemented at the community level. Follow-up actions include model replication, institutional strengthening, and collaboration with local government and the private sector to ensure program sustainability.