cover
Contact Name
Rani Darmayanti
Contact Email
ranidarmayanti1990@gmail.com
Phone
+6282245549135
Journal Mail Official
editorjurnal@assyfa.com
Editorial Address
-
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30252334     EISSN : 30252334     DOI : https://doi.org/10.61650/jip-dimas
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (JIP-DIMAS), dengan ISSN 3025-2334 adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh CV. Bimbingan Belajar Assyfa Pasuruan, Jawa Timur Indonesia. Publikasi jurnal JIP-DIMAS bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian masyarakat. JIP-DIMAS berisi tentang berbagai aktivitas Guru, Dosen, Mahasiswa, Praktisi dan Peneliti dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian disusun menjadi suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Articles 63 Documents
Program Parenting di PAUD Avicena dan RA Nurul Iman Negeri Katon Dea, Leli Fertiliana; Yusuf, Muhammad; Choirudin, Choirudin
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v3i1.745

Abstract

This community service program aimed to enhance parental involvement in early childhood education through a Participatory Parenting approach implemented at PAUD Avicena and RA Nurul Iman Negeri Katon. The study employed the Participatory Action Research (PAR) method, which involved teachers, parents, and lecturers in all stages of planning, implementation, observation, and reflection. The activities included training on effective communication, Islamic-based parenting, and parent–child play sessions. The results showed an increase in parental awareness and competence in applying positive parenting at home, as well as improved communication and collaboration between teachers and families. Children demonstrated more independent, cheerful, and cooperative behavior, while teachers gained valuable experience in supporting families and strengthening their roles as facilitators of family-based learning. The program proved that a participatory approach effectively strengthened the synergy between educational institutions and parents, contributing to the moral and character development of young children. The outcomes were expected to serve as a model for sustainable parenting programs that were contextual, collaborative, and grounded in Islamic educational values.
Pendampingan Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah PAUD bagi Pendidik Himpaudi Sawit Boyolali Syafe’i, Muhammad; Sholihah, Mar’atus; Maharani, Maharani; Mufidah, Ni'mah; Roudhotul Jannah, Siti
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v3i1.742

Abstract

Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) merupakan langkah strategis dalam menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka di lembaga PAUD. Namun demikian, masih banyak pendidik di wilayah Himpaudi Kecamatan Sawit, Boyolali, yang belum memiliki pemahaman maupun kemampuan dalam menyusun KOSP secara mandiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis penyusunan KOSP kepada para pendidik PAUD anggota Himpaudi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep KOSP, pelatihan teknis penyusunan, serta praktik langsung dan evaluasi hasil penyusunan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para pendidik memperoleh peningkatan pemahaman dan keterampilan menyusun KOSP yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta dan menghasilkan draf KOSP dari masing-masing lembaga. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala sebagai bentuk peningkatan kapasitas guru PAUD di masa mendatang.
Pemberdayaan Fatayat NU Ranting Sukajadi Melalui Pembuatan Bunga Kawat Bulu Rina Mida Hayati; Wiwied Pratiwi; Rizky Hidayatullah; Suci Cahyati; Risa Azizah; Lilis Haryati; Ressi Susanti
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (December)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v3i2.674

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan anggota Fatayat NU Ranting Sukajadi melalui pelatihan pembuatan bunga dari kawat bulu sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan muda Nahdliyin. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung dengan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan pemanfaatan potensi lokal dan partisipasi aktif masyarakat sebagai aset utama dalam proses pemberdayaan. Pelaksanaan kegiatan meliputi dua tahap utama, yaitu pelatihan pembuatan bunga kawat bulu dan pelatihan pemasaran digital melalui media sosial serta platform e-commerce. Melalui pelatihan ini, peserta dibimbing untuk mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan produk kerajinan tangan yang bernilai jual dan mempelajari strategi pemasaran daring agar mampu bersaing di era ekonomi digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan, kreativitas, dan motivasi berwirausaha anggota Fatayat. Peserta mampu menghasilkan produk bunga kawat bulu yang menarik, memahami konsep penjualan digital, serta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengembangkan usaha mandiri. Program ini juga berdampak positif terhadap penguatan solidaritas sosial dan keaktifan organisasi. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil mendorong pemberdayaan perempuan berbasis komunitas melalui integrasi antara keterampilan kreatif dan literasi digital. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan peran strategis perempuan dalam pembangunan masyarakat.
Pendampingan Instalasi Tenda Dome dan Manajemen Sanitasi Perkemahan Berbasis Analisis Variabel Topografi Kawasan di Area Bumi Perkemahan Bedengan untuk Mahasiswa PJKR Dyas Andry Prasetyo; Feri Weldani; Masodi Masodi; Mohammad Hasan Basri
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v4i1.675

Abstract

Di era modern yang menuntut kemandirian aktivitas luar ruang, keterampilan teknis dalam instalasi hunian sementara dan manajemen sanitasi menjadi kompetensi krusial bagi praktisi olahraga rekreasi yang sering kali terabaikan oleh ketergantungan pada fasilitas instan. Masalah riil yang dihadapi mahasiswa PJKR sebagai mitra adalah rendahnya literasi topografi yang menyebabkan kesalahan fatal dalam pemilihan titik tenda dan pengabaian prosedur sanitasi, di mana 90% peserta sebelumnya hanya menganggap perkemahan sebagai rekreasi tanpa pemahaman risiko lingkungan. Pengabdian ini penting dilakukan untuk mentransformasi aspek kognitif dan motorik mitra melalui pendekatan saintifik yang lebih rigid dibanding pelatihan konvensional. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan akurasi instalasi tenda dome dan efektivitas manajemen sanitasi berbasis analisis variabel topografi kawasan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi hilirisasi riset, pelatihan teknis plotting koordinat, serta pendampingan praktik lapangan yang melibatkan lebih dari 100 mahasiswa PJKR dengan instrumen evaluasi berupa Integrated Logbook. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi deviasi lokasi tenda hingga toleransi ±3 meter dan kepatuhan total terhadap protokol sanitasi meskipun terdapat hambatan berupa kendala anggaran tak terduga dan area blank spot. Kesimpulan program ini menunjukkan keberlanjutan melalui standarisasi logbook sebagai SOP wajib dan pendaftaran HAKI untuk melindungi orisinalitas prosedur lapangan.
Pendampingan Navigasi Darat dan Orientasi Medan dalam Pengembangan Kapasitas Profesionalisme Mahasiswa PJKR di Area Bumi Perkemahan Bedengan Feri Weldani; Dyas Andry Prasetyo; Mohammad Hasan Basri; Mas'odi Mas'odi
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (December)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v3i2.743

Abstract

Kurangnya keterampilan teknis dalam bernavigasi di alam terbuka seringkali menjadi hambatan bagi mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) dalam mengelola kegiatan luar kelas secara aman dan profesional. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesionalisme mahasiswa PJKR melalui penguasaan teknik navigasi darat dan orientasi medan. Metode yang digunakan adalah pendampingan intensif yang meliputi pemberian materi teoretis (pemahaman peta topografi dan kompas), praktik lapangan (resection, intersection, dan ploting koordinat), serta simulasi orientasi medan di area terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif dan psikomotorik peserta, di mana mahasiswa mampu menentukan posisi koordinat dengan akurat dan merancang jalur pergerakan yang efisien. Selain itu, tingkat kepercayaan diri mahasiswa dalam memimpin kelompok di alam terbuka meningkat drastis. Kesimpulannya, pendampingan navigasi darat ini efektif dalam membekali mahasiswa PJKR dengan kompetensi teknis yang krusial bagi karier mereka sebagai pendidik atau praktisi olahraga rekreasi, serta memastikan standar keselamatan yang lebih tinggi dalam aktivitas luar ruangan.
Strengthening AI-Based Content Management System (CMS) Competencies for Indonesian Vocational Students and EEIEF Maria Nazare Viena as Provisions for Facing the Global Digital Work World Muhlis Fajar Wicaksana; Dewi Kusumaningsih; Pardyatmoko Pardyatmoko; Citra Trihandayani; Wahyu Setiawati; Paulo Vitor da Silva Santiago
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (December)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v3i2.580

Abstract

In the current rapid global digital era, mastering AI-assisted digital branding and automated technical orchestration is an urgent requirement for vocational students, which can be strategically upgraded through project-based AI-Content Management System (CMS) training. Public and vocational institutions face a critical gap where students lack structured skills in managing digital platforms regularly and systematically, making traditional theoretical IT approaches ineffective for global workforce readiness. This international community service aims to resolve this issue by strengthening AI-based CMS competencies among Indonesian vocational students and EEIEF Maria Nazare Viena. The implementation method included socialization, digital literacy workshops, practical AI-tool application (action), intensive mentoring, and rubrics-based evaluations of student participants using pre-test and post-test instruments. The results revealed an 85% increase in students' cognitive, practical, and systematic platform management skills, supported by high student enthusiasm, cross-institutional academic networks, and institutional facility access, although slightly hindered by initial technical adjustments and budget management. Ultimately, the sustainability of this initiative is secured through the establishment of an online creative community forum and school-adopted digital manuals.
Training in Pesantren Manuscript Editing for Mahasantri in Lampung Province Through the Khastara Digital Portal of the National Library of Indonesia M. Agus Mushodiq; Ikhwan Aziz Q; Adi Wijaya; Azzalya Itmi Nurekta; Hanafi Umar
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v4i1.1133

Abstract

This study aims to analyze the implementation and impact of a training program on pesantren manuscript editing for mahasantri (university students from Islamic boarding schools) in Lampung Province through the Khastara digital portal of the National Library of Indonesia. This community service program employed a service-learning approach involving four stages: investigation, preparation, action, and reflection. Participants included 16 mahasantri from 10 pesantren in Lampung Province. Training was conducted through an intensive workshop at the Computer Laboratory of Universitas Ma'arif Lampung, utilizing the digital manuscript Kitab Safinatun Najah accessed via the Khastara portal. Results: reveal significant improvements in participants' philological and digital literacy competencies: 100% of participants successfully accessed and inventoried digital manuscripts through Khastara, 90% mastered standard Arabic-Latin transliteration, and the majority demonstrated proficiency in manuscript description, translation, and basic textual criticism. The program also established productive collaboration between universities, pesantren, and national institutions for preserving Indonesia's Islamic intellectual heritage. The service-learning-based manuscript editing training effectively enhances mahasantri's philological competencies while fostering academic responsibility and cultural preservation awareness. This integrated model offers a sustainable framework for digital philology education that can be adapted by other Islamic higher education institutions.
Pemanfaatan Limbah Klobot Jagung Menjadi Produk Ekonomi Kreatif: Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Simbar Waringin, Lampung Ika Trisnawati Alawiyah; Agus Setiawan; Miftahunnisa’ Igiriza; M. Alwi; Intan Saravina
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agricultural waste, such as corn husks, often presents an environmental problem and remains underutilized. This community service initiative aimed to empower community organizations in Simbar Waringin Village, Central Lampung, by transforming corn husk waste into creative economy products. The activity employed the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, encompassing stages of preparation, asset identification, program design, workshop implementation, and evaluation. The results indicated that the community successfully processed corn husks into various handicraft products, including ornamental flowers, woven bags, and souvenirs. This activity not only enhanced the skills and creativity of the participants but also strengthened solidarity among village organizations (PKK, Karang Taruna, and Farmers' Groups) and opened alternative economic opportunities. This waste utilization aligns with the principles of a circular and green economy, where environmental problems are converted into economic opportunities. Although marketing remains a challenge, the potential for product development and access to digital markets is wide open for the program's sustainability. In conclusion, community empowerment based on local potential is proven effective as a sustainable development strategy that integrates social, economic, and environmental aspects.
Penguatan Ketahanan Generasi Muda terhadap Ancaman Judi Online dan Pinjaman Online melalui Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor 13 Tahun 2024 Marisa Kurnianingsih; Fahmi Fairuzzaman; Andria Luhur Prakoso; Kuswardhani Kuswardhani
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v4i1.1215

Abstract

The rapid advancement of digital technology has provided numerous benefits to society while simultaneously increasing the risk of online gambling and illegal online lending, particularly among young people. Limited legal literacy, digital literacy, and financial literacy have become significant factors contributing to the vulnerability of youth to these forms of digital crime. This community service program aimed to strengthen the resilience of young people against the threats of online gambling and illegal online lending through the dissemination of Sukoharjo Regency Regional Regulation Number 13 of 2024 concerning Youth Development and Empowerment. The program employed a participatory legal education approach consisting of lectures, interactive discussions, and question-and-answer sessions. The program was evaluated qualitatively through observations of participants' engagement, discussion dynamics, and feedback during the activities without utilizing pre-test or post-test instruments. The results indicate that the legal education program enhanced participants' understanding of the legal, social, and economic impacts of online gambling and illegal online lending while fostering greater awareness of the importance of legal literacy, digital literacy, financial literacy, and access to legal aid as preventive measures. Furthermore, the dissemination of Sukoharjo Regency Regional Regulation Number 13 of 2024 strengthened participants' understanding of the importance of character development and youth resilience in addressing challenges in the digital era. Overall, the findings demonstrate that legal education serves as an effective strategy for promoting legal awareness and strengthening youth resilience through collaboration among higher education institutions, local government, and the community.
Environment-Based Learning Media Innovation Training for Elementary School Teachers to Support Education for Sustainable Development Nurratri Kurnia Sari; Muhlis Fajar Wicaksana
Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Inovasi dan Pengembangan Hasil Pengabdian Masyarakat (December)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jip-dimas.v1i2.1200

Abstract

Conventional lecture-based instruction in elementary schools often reduces student engagement, highlighting the need for teachers to creatively utilize local environmental resources to deliver contextual learning that aligns with Sustainable Development Goals (SDG 4 and SDG 12). This community service initiative aimed to enhance elementary school teachers' professional capacity and creativity in designing and developing environment-based learning media. The program was implemented at SD Negeri Mulur 01, Bendosari District, involving 10 elementary teachers through a participatory Science, Technology, and Society (IbM) training framework, which comprised material inventorying, creative ideation, media development, final assembly, and collaborative evaluation. The evaluation revealed that the produced environmental learning media achieved a "very good" rating across all key aspects, including material ease (average score 82.5), curriculum relevance (85), user-friendliness (95), and simplicity (87.5). Teacher engagement during practical workshops and presentations reached average scores of 86.25 and 85, respectively, accompanied by highly positive responses. In conclusion, environment-based media training effectively improves primary school teachers' pedagogical competencies and creativity in converting local resources into contextual learning tools, thereby contributing to quality and sustainable education.