cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,823 Documents
Pengaruh Net Profit Margin, Earning Per Share, Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Harga Saham Perbankan Syariah Ayu Dwi Lestari; Sriwardany; Yuni Shara; Indra Fauzi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin (NPM), Earning Per Share (EPS), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap harga saham Perbankan Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022–2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 3 perusahaan dengan total 36 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan software EViews versi 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Net Profit Margin (NPM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sementara itu, Earning Per Share (EPS) memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap harga saham. Dan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, variabel NPM, EPS, dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham perbankan syariah
Analisis Penerapan Sales Force Automation Untuk Meningkatkan Efektivitas Aktivitas Penjualan Pada Pt Salam Jaya Lestari Golan Hasan; Siau Phe; Rosdiana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sales Force Automation (SFA) yang digunakan dalam mendukung aktivitas penjualan pada PT Salam Jaya Lestari. Perusahaan saat ini sudah menggunakan sistem ERP dalam pengelolaan data pelanggan dan riwayat penjualan, namun di beberapa aktivitas penjualan seperti follow up pelanggan, pencatatan kunjungan pelanggan, serta koordinasi antar bagian masih dilakukan secara manual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dan observasi untuk memahami proses bisnis yang berjalan di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sebenarnya sudah menerapkan beberapa fungsi CRM dan SFA melalui penggunaan sistem ERP Sofi, tetapi untuk integrasi aktivitas penjualan kelihatannya masih belum berjalan sepenuhnya dengan baik. Selain itu, masih ada beberapa proses kerja masih ada yang bergantung pada spreadsheet, WhatsApp, dan Gmail. Oleh karena itu, penerapan Sales Force Automation yang lebih terintegrasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas dan aktivitas penjualan serta mempermudah koordinasi kerja antar bagian perusahaan PT Salam Jaya Lestari Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sales Force Automation (SFA) yang digunakan dalam mendukung aktivitas penjualan pada PT Salam Jaya Lestari. Perusahaan saat ini sudah menggunakan sistem ERP dalam pengelolaan data pelanggan dan riwayat penjualan, namun di beberapa aktivitas penjualan seperti follow up pelanggan, pencatatan kunjungan pelanggan, serta koordinasi antar bagian masih dilakukan secara manual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara dan observasi untuk memahami proses bisnis yang berjalan di perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan sebenarnya sudah menerapkan beberapa fungsi CRM dan SFA melalui penggunaan sistem ERP Sofi, tetapi untuk integrasi aktivitas penjualan kelihatannya masih belum berjalan sepenuhnya dengan baik. Selain itu, masih ada beberapa proses kerja masih ada yang bergantung pada spreadsheet, WhatsApp, dan Gmail. Oleh karena itu, penerapan Sales Force Automation yang lebih terintegrasi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas dan aktivitas penjualan serta mempermudah koordinasi kerja antar bagian perusahaan PT Salam Jaya Lestari.
Dimensi Makrokosmos Dan Mikrokosmos Dalam Tafsir Al-Misbah Dan Tafsir Al-Azhar: Kajian Komparatif Pada Surah Fussilat Ayat 53 Ante Zal Kurniawan; Komarudin Sassi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7491

Abstract

Penelitian ini mengkaji dimensi makrokosmos (afaq) dan mikrokosmos (anfus) dalam penafsiran Surah Fussilat ayat 53 menurut dua karya tafsir monumental Indonesia, yaitu Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Ayat ini menegaskan bahwa Allah akan memperlihatkan tanda-tanda kebesaran-Nya di segenap penjuru alam (afaq) dan pada diri manusia itu sendiri (anfus), hingga jelaslah kebenaran Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-komparatif dengan pendekatan tafsir maudhu'i (tematik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir Al-Misbah cenderung mengintegrasikan perspektif saintifik-empiris dalam menafsirkan tanda-tanda kosmologis dan antropologis, sementara Tafsir Al-Azhar lebih menekankan dimensi spiritual dan kesadaran ketuhanan. Keduanya sepakat bahwa konsep makrokosmos dan mikrokosmos dalam ayat ini merupakan bukti nyata keesaan Allah yang dapat diobservasi, namun berbeda dalam pendekatan metodologisnya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian tafsir komparatif Indonesia dan pemahaman saintifik atas wahyu Al-Qur'an.
Pemenuhan Hak Nafkah Wajib Dan Madhiyah Melalui Mediasi Non-Litigasi Sebagai Upaya Perlindungan Anak Dan Istri Pasca Perceraian khodijah Khodijahmy; Mhd Yadhi Harahap; Abd Mukhsin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7494

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemenuhan hak nafkah wajib dan madhiyah melalui mekanisme mediasi non-litigasi sebagai upaya perlindungan anak dan istri pasca perceraian dalam perspektif hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan kasus (case approach), penelitian ini menganalisis Kasus Mediasi Nomor 045/MED-NL/PN.JKT-SEL/2024 yang mempertemukan mantan pasangan suami istri dalam sengketa nafkah iddah, mut'ah, dan hadhanah pasca perceraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, nafkah wajib dan madhiyah memiliki landasan normatif yang kuat baik dalam Al-Qur'an, hadits, dan kitab-kitab fiqh lintas mazhab, maupun dalam UU Perkawinan, KHI, dan UU Perlindungan Anak; kedua, mekanisme mediasi non-litigasi yang mengedepankan prinsip voluntariness, confidentiality, dan self-determination terbukti mampu menghasilkan kesepakatan yang lebih realistis dan tingkat kepatuhan lebih tinggi dibandingkan jalur litigasi; ketiga, implementasi mediasi dalam kasus konkret berhasil menyelesaikan sengketa nafkah senilai Rp 13.320.000,- (nafkah iddah), Rp 30.000.000,- (mut'ah), dan Rp 5.500.000,-/bulan (nafkah anak) melalui empat sesi mediasi yang dialogis dan berbasis kepentingan para pihak. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan mediasi non-litigasi selaras dengan prinsip ishlah dalam Islam dan maqashid al-syariah, khususnya dalam melindungi kemaslahatan perempuan dan anak sebagai pihak paling rentan pasca perceraian.
Analisis Perbandingan Penyelesaian Sengketa Alternatif melalui Mediasi di Pengadilan dan Luar Pengadilan di Indonesia Rizky Maulana Prasetyo; Heza Oga Mahendra; Yulia Kusuma Wardani; Rohaini
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7499

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk memberikan pemahaman mengenai perbandingan proses penyelesaian sengketa melalui mediasi di dalam pengadilan dan di luar pengadilan di Indonesia, serta menilai efektivitas mediasi pada kedua jalur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam proses penyelesaian sengketa melalui mediasi di pengadilan dan di luar pengadilan, di mana mediasi di pengadilan cenderung bersifat lebih formal serta memiliki kekuatan hukum yang lebih kuat melalui akta perdamaian. Sementara itu, mediasi di luar pengadilan umumnya berlangsung lebih cepat dan bersifat sukarela. Selain itu, mediasi memiliki keunggulan dari segi biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan litigasi, waktu penyelesaian yang relatif lebih singkat, serta mampu menjaga hubungan baik antara para pihak yang bersengketa.
Analisis Struktur Kebahasaan Artikel Ilmiah Biologi Berbahasa Indonesia : Kajian Literatur Septi Triana Harefa; Tasya Putri Mulana Sianturi; Nurhafni; Osyandra Yumnaries; Nurul Azizah; Rizky Agassy Sihombing
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7504

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting sebagai media komunikasi ilmiah dalam publikasi akademik, termasuk pada artikel ilmiah biologi. Namun, peningkatan jumlah publikasi ilmiah di Indonesia belum sepenuhnya diikuti oleh kualitas kebahasaan yang memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur kebahasaan artikel ilmiah biologi berbahasa Indonesia melalui pendekatan kajian literatur (literature review). Fokus penelitian diarahkan pada penggunaan kalimat efektif, istilah ilmiah, nomenklatur Latin, istilah serapan, serta kesesuaian penulisan dengan kaidah bahasa Indonesia baku. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif analitis dengan teknik analisis isi (content analysis) melalui tahapan pengumpulan literatur, pembacaan intensif, identifikasi unsur kebahasaan, pengategorian data, dan penarikan simpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa artikel ilmiah biologi berbahasa Indonesia memiliki karakteristik kebahasaan yang khas, meliputi dominasi istilah ilmiah, frasa nominal kompleks, kalimat pasif, dan nomenklatur Latin sebagai penanda objektivitas ilmiah. Selain itu, masih ditemukan penyimpangan kebahasaan pada aspek ejaan, efektivitas kalimat, dan penggunaan istilah asing. Struktur kebahasaan terbukti berperan penting dalam meningkatkan kualitas, keterbacaan, dan kredibilitas artikel ilmiah biologi.
Perlindungan Hukum Penguasaan Lahan: Analisis Maladministrasi Dan Penyalahgunaan Wewenang Dalam Sengketa Tumpang Tindih Iup Sulawesi Tengah Amir Mahmud Faid Abdillah; Dedi Guyup Prasojo; Dimas Ari Saputra; Muhammad Rafif Alauddin; Rizqi Agung Gilang Rhomadon; Kuswan Hadji
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7507

Abstract

Sektor pertambangan mineral dan batubara memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun tata kelola perizinannya masih menghadapi persoalan tumpang tindih wilayah izin usaha pertambangan (IUP) yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan konflik kepentingan. Penelitian ini mengkaji perlindungan hukum terhadap pemegang hak penguasaan lahan sektoral dalam sengketa tumpang tindih IUP di Provinsi Sulawesi Tengah yang melibatkan PT Ahliyunanda Jaya Mineral, PT Watu Balaesang Perdana, dan PT Qeenan Nexavia Global. Permasalahan berawal dari penerbitan IUP Eksplorasi kepada dua perusahaan baru pada wilayah yang telah tercakup dalam IUP Operasi Produksi PT Ahliyunanda Jaya Mineral, sementara permohonan perpanjangan izin perusahaan tersebut belum memperoleh keputusan tertulis dari pemerintah daerah. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan sifat deskriptif-analitis melalui pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Data sekunder dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis isi untuk menilai adanya maladministrasi dan penyalahgunaan wewenang berdasarkan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan izin baru tanpa penyelesaian formal atas permohonan perpanjangan sebelumnya mencerminkan maladministrasi berupa pengabaian prosedur administrasi yang bertentangan dengan asas kepastian hukum dan asas kecermatan. Selain itu, terdapat indikasi penyalahgunaan wewenang apabila kebijakan perizinan tersebut ditujukan untuk menguntungkan pihak tertentu. Perlindungan hukum dapat ditempuh melalui mekanisme administratif maupun gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Sengketa ini berimplikasi pada kemungkinan pembatalan izin, pemulihan kerugian, serta potensi pertanggungjawaban pidana apabila ditemukan unsur koruptif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan verifikasi spasial, transparansi data perizinan, penerapan prinsip kehati-hatian, dan koordinasi antarsektor guna mencegah sengketa serupa.
Analisis Spasial Alih Fungsi Lahan Pertanian Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2 Di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun 2012-2021 Ni Made Intan Jelita; I Gede Yudi Wisnawa; I Wayan Treman
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng selama periode 2012–2021. Fenomena alih fungsi lahan yang semakin meningkat dipicu oleh pertumbuhan penduduk, perkembangan sektor pariwisata, serta pembangunan infrastruktur yang berdampak pada berkurangnya luas lahan pertanian produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif berbasis analisis spasial dengan memanfaatkan citra satelit Sentinel-2 serta Sistem Informasi Geografis (SIG).Metode yang digunakan meliputi pengolahan citra melalui tahapan pre-processing, klasifikasi tutupan lahan menggunakan algoritma Random Forest, serta analisis perubahan menggunakan teknik overlay (change detection). Uji akurasi dilakukan menggunakan confusion matrix dengan metode stratified random sampling untuk memastikan keandalan hasil klasifikasi. Data yang digunakan terdiri dari citra satelit tahun 2012, 2017, dan 2021, serta data pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan luas lahan pertanian secara signifikan yang diikuti dengan peningkatan lahan non-pertanian, terutama untuk permukiman, fasilitas pariwisata, dan infrastruktur. Secara spasial, alih fungsi lahan cenderung terjadi di wilayah yang memiliki aksesibilitas tinggi dan dekat dengan pusat aktivitas ekonomi. Fragmentasi lahan pertanian juga semakin meningkat dari tahun ke tahun, yang berdampak pada menurunnya efisiensi pengelolaan lahan dan potensi gangguan terhadap ketahanan pangan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penyediaan data spasial yang akurat sebagai dasar perencanaan tata ruang dan pengambilan kebijakan terkait perlindungan lahan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Banjar.
Pengembangan Quality Tourism Berbasis Social Capital: Di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur Syafira Aulia Putri; Mochmmad Rozikin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7512

Abstract

Kebijakan quality tourism Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Prioritas (DPSP) nasional telah menghasilkan lonjakan kunjungan wisatawan 149% pada 2023 (423.847 kunjungan, melampaui target 63%). Namun pertumbuhan kuantitatif ini diiringi paradoks: economic leakage mencapai 40–60%, tekanan ekologis TN Komodo melampaui carrying capacity 37%, dan erosi social capital masyarakat lokal yang ditunjukkan oleh gentrifikasi, marginalisasi komunitas adat Manggarai, dan fragmentasi kearifan lokal. Artikel ini bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan quality tourism Labuan Bajo dari perspektif social capital dengan mengintegrasikan tiga dimensi: ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan. Menggunakan pendekatan studi evaluasi kebijakan publik berbasis data sekunder, analisis menggabungkan kerangka Dunn (2018), teori social capital Putnam–Coleman–Bourdieu, dan Tourism Area Life Cycle Butler (1980). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kebijakan saat ini efektif secara kuantitatif, namun lemah pada dimensi pemerataan dan kecukupan ekologis Studi merekomendasikan Skenario Hybrid berbasis Social Capital dengan lima paket aksi: regulasi carrying capacity TNK berbasis kearifan lokal, program linkage UMKM-hotel, reformasi tata kelola BPOLBF yang inklusif, diversifikasi Koridor Flores berbasis CBT, dan penguatan SDM lokal dengan target economic leakage di bawah 30% dan ALOS 5 malam pada 2030.
Anonimitas sebagai Faktor Pemicu Konflik Digital dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental di Media Sosial Arin Nurhidayah; Rijal Faturohman; Ahmad Luhi Sanusi Wijaya; Eka; Ratna Sari Dewi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7513

Abstract

Pertumbuhan media sosial membawa manfaat dalam hal komunikasi, tetapi fitur anonim yang ada pada platform digital dapat memicu masalah seperti perundungan siber. Anonimitas memberikan kesempatan bagi pengguna untuk berinteraksi tanpa mengungkapkan identitas asli mereka, memungkinkan orang untuk bertindak tanpa rasa takut akan konsekuensi. Hal ini menyebabkan berkurangnya empati dan tanggung jawab sosial, yang pada gilirannya memicu perilaku agresif dan pelecehan online. Individu yang menjadi korban dalam konflik digital sering mengalami tekanan mental, termasuk stres, kecemasan, sampai kondisi depresi dan bahkan munculnya pikiran untuk bunuh diri. Penelitian ini memanfaatkan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah literatur yang berkaitan dengan anonimitas, konflik digital, serta kesehatan mental di media sosial. Temuan dari tinjauan menunjukkan bahwa anonimitas secara signifikan mengarah pada peningkatan perilaku agresif (Cyberbullying) serta memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental para korban seperti kecemasan dan depresi. Implikasi praktis dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital, kebijakan anti-perundungan online, dan dukungan dari orang tua atau pendidik untuk mencegah penyalahgunaan anonimitas dan melindungi kesehatan mental pengguna muda.