cover
Contact Name
Hasan Syahrizal
Contact Email
jurnalalzayn@gmail.com
Phone
+6282352818690
Journal Mail Official
jurnalalzayn@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sederhana Lorong Lambang Sari No.959, RT 001 RW. 006, Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, Indonesia
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum
ISSN : 30262925     EISSN : 30262917     DOI : https://doi.org/10.61104/alz.v1i2
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dengan e-ISSN 3026-2917 p-ISSN 3026-2925 Prefix DOI 10.61104. adalah jurnal akses terbuka peer-reviewed dan mengikuti kebijakan single-blind review. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum merupakan hasil penelitian orisinal, ide konseptual, dan kajian terkini dalam ruang lingkup Ilmu Sosial & Hukum, yakni; Ilmu Sosial, Ilmu Ekonomi, Pendidikan, Manajemen, Filsafat, Hukum, Politik, dan penelitian yang relevan. Artikel ilmiah pada Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum dapat ditulis perorangan maupun ditulis secara tim dengan maksimal 5 (lima) orang penulis pada satu artikel ilmiah yang akan dipublikasikan, baik berafiliasi pada lembaga di lingkungan yang sama, maupun kolaborasi dari beberapa lembaga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum adalah jurnal akses terbuka dan akses gratis, penulis dapat mendaftar di website dan tidak dipungut biaya apapun dari proses pendaftaran. Para penulis dari universitas atau yang diteliti dapat mengutip referensi dari jurnal ini dan memberikan manfaat bagi organisasi terkait. Jurnal ini memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan mendetail dari akademisi dan praktisi terkait dengan masalah ilmu sosial & Hukum. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan bulan Desember oleh Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran. setiap artikel yang diterima akan direview oleh editor jurnal dan reviewer yang berkompeten di bidang masing-masing. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum akan menerbitkan artikel terpilih di bawah Creative Commons Attribution ShareAlike 4.0 International License
Articles 3,823 Documents
Pengaruh Brand Experience dan Brand Trust Terhadap Loyalitas Pelanggan Mi Instan Indomie : (Studi Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha) I Putu Wira Adi Guna; Komang Endrawan Sumadi Putra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji serta menganalisis pengaruh brand experience dan brand trust terhadap loyalitas pelanggan Indomie pada mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini menyoroti fenomena perilaku risk-averse di kalangan mahasiswa yang memiliki kecenderungan menghindari risiko salah beli demi menjaga efisiensi anggaran mereka di tengah ketatnya persaingan industri makanan instan yang dinamis. Selain itu, penelitian ini didasari oleh adanya ketidakkonsistenan hasil pada penelitian-penelitian terdahulu mengenai pengaruh kepercayaan merek terhadap loyalitas pelanggan, di mana terdapat perbedaan temuan antara pengaruh langsung yang signifikan dengan temuan yang menyatakan perlunya variabel mediasi untuk memperkuat hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal dengan populasi mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang mengonsumsi produk Indomie. Sampel penelitian sebanyak 110 responden ditentukan melalui teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 26.0, setelah melalui serangkaian uji instrumen dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, brand experience berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan yang didorong oleh kuatnya dimensi sensoris dan afektif. Begitu pula dengan brand trust yang terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, di mana kepercayaan mahasiswa terhadap integritas merek berfungsi sebagai mekanisme utama dalam pengurangan risiko. Secara simultan, brand experience dan brand trust berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan kontribusi sebesar 55,2%, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Sinergi antara pengalaman emosional dan keyakinan rasional terbukti menciptakan keterikatan yang kokoh dalam benak konsumen mahasiswa.
Pengaruh Brand Ambassador dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Ulang Produk Lip Cream Hanasui : (Studi pada Kecamatan Buleleng) Luh Putu Evita Rini; Komang Endrawan Sumadi Putra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand ambassador dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian ulang produk lip cream Hanasui pada remaja perempuan di Kecamatan Buleleng. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi penelitian adalah remaja perempuan pengguna lip cream Hanasui, dengan sampel sebanyak 130 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang. Secara parsial, brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang, yang menunjukkan bahwa kredibilitas, daya tarik, serta kemampuan figur publik dalam merepresentasikan produk mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian ulang, yang mengindikasikan bahwa kualitas produk yang baik dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi strategi pemasaran melalui brand ambassador yang tepat dan peningkatan kualitas produk menjadi faktor penting dalam mendorong keputusan pembelian ulang.
Benturan Kewenangan Kompetensi Absolut PTUN dan Pengadilan Negeri dalam Menangani Sengketa Tanah Aulia Aufa Rafiqi; Immanuel Rodo Anugerah Sitorus; Regina Ratri Azizah Pratiwi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7432

Abstract

Sengketa tanah merupakan salah satu persoalan hukum yang paling sering menimbulkan ketidakpastian karena adanya tumpang tindih kewenangan antara Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pengadilan Negeri. Perbedaan karakteristik perkara antara tindakan administratif negara dan sengketa perdata sering kali tidak diikuti dengan pembagian kompetensi absolut yang tegas, sehingga menimbulkan benturan yurisdiksi dan forum shopping. Forum shopping merupakan praktik litigasi dimana pihak bersengketa memilih pengadilan, yurisdiksi atau forum hukum yang paling sesuai dengan kepentingan mereka untuk mendapatkan keuntungan strategis, seperti undang-undang yang lebih fleksibel, hakim yang lebih memahami, atau proses yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembagian kewenangan absolut antara PTUN dan Pengadilan Negeri, serta mengidentifikasi faktor penyebab ketumpangtindihan kewenangan dalam penyelesaian sengketa tanah. Metode yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakharmonisan regulasi, khususnya antara Undang-Undang PTUN dan hukum perdata, menjadi penyebab utama benturan kewenangan. Selain itu, banyak kasus sengketa tanah mengandung unsur ganda, sehingga memunculkan perbedaan interpretasi antar lembaga peradilan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya rekonstruksi regulasi dan pedoman yang lebih tegas untuk membatasi kompetensi absolut masing-masing pengadilan guna menciptakan kepastian hukum dan mencegah tumpang tindih penanganan perkara.
Peran Mahkamah Konstitusi dalam Penyelesaian Sengketa Pilkada dan Implikasi terhadap Legitimasi Pemerintah Daerah: (Studi Kasus Pilkada Walikota Bekasi 2024) Saskya Widiastuti; Eka Izzatul Muna; Salsabila Alifa Kinanti; Niken Ayu Sekar Sari; Alsa Amitha Nuraeni
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7437

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Mahkamah Konstitusi dalam menyelesaikan penyelesaian Pemilihan Walikota Bekasi 2024, serta memperkuatnya terhadap legitimasi pemerintah kota terpilih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji landasan hukum Mahkamah Konstitusi dalam menyelesaikan penyelenggaraan pemilu tersebut, serta dampak putusannya terhadap kepercayaan masyarakat. Analisis Putusan No. 222/PHPU.WAKO-XXIII/2025 menggunakan metode hukum normatif yang didasarkan pada pendekatan legislatif serta pendekatan berbasis kasus. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi berupaya mencapai keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan materiil dengan menelaah argumen dan bukti yang diajukan oleh pihak. Permohonan permohonan ditolak karena tidak memenuhi standar hukum dan tidak terdapat bukti pelanggaran yang berdampak signifikan terhadap hasil pemilu. Putusan tersebut memberikan kepastian hukum atas hasil pemilu daerah sekaligus memperkuat legitimasi formal pemerintah daerah terpilih. Namun tingkat kepercayaan masyarakat tetap ditentukan oleh penilaian masyarakat terhadap integritas proses pemilihan daerah dan kualitas keputusan yang dihasilkan.  
Efektivitas Pengeluaran Pemerintah pada Sektor Pendidikan di Indonesia: Analisis Keberhasilan Pendidikan dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat Putri Kirani Cahyaningrum; Eva Hany Fanida; Galih Wahyu Pradana
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7438

Abstract

Pengeluaran pemerintah pada sektor pendidikan memiliki peran yang cukup penting dalam mendorong pembangunan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendidikan yang berkualitas dapat memperkuat sumber daya manusia, meningkatkan produktivitas dan mendukung pembangunan sosial ekonomi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis pengaruh anggaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pada sektor pendidikan terhadap keberhasilan pembangunan pendidikan serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder periode 2021-2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan berbagai publikasi ilmiah yang sesuai dengan topik penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel untuk melihat hubungan langsung dan tidak langsung antara anggaran yang telah dikeluarkan untuk sektor pendidikan, pembangunan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat yang kemudian diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan memiliki pengaruh yang cukup positif dan signifikan terhadap keberhasilan pembangunan pendidikan. Semakin besar anggaran pendidikan yang digunakan secara tepat, semakin besar pula peluang untuk memperluas akses belajar, meningkatkan kualitas guru, serta memperbaiki fasilitas dan infrastruktur pendidikan. Keberhasilan pembangunan pendidikan juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas dan pendapatan. Selain itu, pengeluaran pendidikan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan pendidikan sebagai variabel mediasi. Dengan demikian, efektivitas pengelolaan anggaran pendidikan yang transparan, akuntabel dan efisien menjadi faktor yang cukup penting dalam upaya meningkatkan pembangunan manusia dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia
VR Sebagai Inovasi Kebijakan Pembelajaran Sekolah Menengah Atas (SMA) di Jakarta dalam Mendukung Pencapaian SDGS 4: Pendidikan Berkualitas Aulia Variza Hidayat; Rifda Hasaanah; Firre An Suprapto; Indah Prabawati
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas dan tantangan implementasi teknologi Virtual Reality (VR) sebagai inovasi media pembelajaran di SMA Provinsi DKI Jakarta. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji fenomena penerapan VR di SMAN 113, SMAN 71, dan SMA Santa Ursula melalui lensa teori implementasi kebijakan George C. Edwards III yang mencakup empat faktor utama: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan VR memberikan dampak positif signifikan terhadap motivasi, pemahaman spasial, dan daya tarik belajar siswa. Namun, secara struktural, implementasi masih bersifat insidental dan sporadis akibat inisiatif mandiri sekolah tanpa dukungan kebijakan formal dari pemerintah daerah. Hambatan utama yang ditemukan meliputi ketiadaan jalur komunikasi resmi, keterbatasan kompetensi digital guru (sumber daya manusia), belum adanya alokasi anggaran khusus dalam APBD, serta ketiadaan SOP dan mekanisme koordinasi birokrasi yang jelas. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera memformalkan kebijakan digitalisasi berbasis VR, menyediakan pelatihan guru berkelanjutan, dan membangun struktur birokrasi yang mendukung integrasi teknologi dalam Kurikulum Merdeka guna mencegah kesenjangan kualitas pendidikan.
Prosedur Perencanaan, Pengelolaan dan Pengalokasian Anggaran Biaya Pendidikan di Indonesia Hamdi Abdul Karim; Chika Falda Pasaribu
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7442

Abstract

Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu komponen penting dalam pelaksanaan pendidikan berkualitas. Efektivitas pencapaian tujuan pendidikan sangat dipengaruhi oleh proses perencanaan, pengelolaan, dan alokasi anggaran yang dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terarah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur perencanaan, pengelolaan, dan alokasi anggaran pendidikan di Indonesia berdasarkan peraturan dan studi ilmiah yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan meneliti berbagai sumber berupa undang-undang dan peraturan, buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran pendidikan dilakukan melalui penyusunan RKAS yang berorientasi pada kebutuhan satuan pendidikan dan hasil evaluasi Laporan Prestasi Kumulatif Pendidikan (BPK). Pengelolaan anggaran dilakukan melalui sistem ARKAS yang mendukung transparansi dan akuntabilitas keuangan sekolah. Sementara itu, alokasi dana pendidikan diarahkan pada program prioritas yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi perencanaan berbasis data dengan sistem manajemen keuangan digital merupakan strategi penting dalam meningkatkan efektivitas pembiayaan pendidikan di Indonesia.
Problematika Bank Tanah dalam Reforma Agraria: Antara Penyediaan Tanah dan Risiko Konsentrasi Penguasaan Lahan Haedar Ibnu Roif; Sri Wahyu Handayani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7450

Abstract

Artikel ini membahas problematika Bank Tanah dalam reforma agraria, khususnya dalam hubungan antara penyediaan tanah untuk kepentingan umum dan risiko konsentrasi penguasaan lahan. Kehadiran Bank Tanah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 64 Tahun 2021 pada dasarnya dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan tanah bagi pembangunan, kepentingan sosial, pemerataan ekonomi, konsolidasi lahan, dan reforma agraria. Akan tetapi, kewenangan Bank Tanah dalam memperoleh, mengelola, memanfaatkan, dan mendistribusikan tanah melalui skema Hak Pengelolaan menimbulkan persoalan hukum agraria. Tanah yang dihimpun negara dapat diberikan hak turunan kepada pihak lain, seperti HGU, HGB, atau Hak Pakai, sehingga membuka ruang bagi penguasaan lahan oleh aktor tertentu. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bank Tanah memiliki kedudukan sebagai instrumen pelaksanaan hak menguasai negara, sepanjang pengelolaannya diarahkan untuk kemakmuran rakyat dan keadilan agraria. Meski demikian, Bank Tanah berisiko bergeser menjadi mekanisme legal konsentrasi penguasaan lahan apabila orientasi pemanfaatannya lebih dominan pada investasi dan proyek ekonomi dibanding redistribusi tanah kepada masyarakat. Karena itu, pengelolaan Bank Tanah harus dikendalikan melalui prinsip fungsi sosial tanah, transparansi, partisipasi masyarakat, serta keberpihakan kepada subjek reforma agraria.
Peran Organisasi Masyarakat Sipil dalam Tata Kelola Kota Bogor: Studi Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif dalam Mendorong Partisipasi Publik Cipta Damai Arya Cudu; Gendis Dewantari; Siti Afra Aafiyah; Aniqotul Ummah; Teddy Chrisprimanata Putra
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7458

Abstract

Minimnya penerapan meaningful participation dalam pembangunan dan tata kelola ruang perkotaan pada akhirnya menimbulkan berbagai permasalahan, terutama terkait dengan keterlibatan warga dalam pengambilan keputusan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan Jaringan Kerja Pemetaan Partisipatif (JKPP) dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat di Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif melalui wawancara dan pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JKPP berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi publik melalui praktik pemetaan partisipatif, di mana masyarakat dilibatkan dalam proses identifikasi area, pengumpulan data geografis, pendokumentasian pengetahuan lokal, dan peningkatan kesadaran bersama tentang hak atas ruang hidup. Aktivitas ini memperkuat posisi masyarakat dalam pengelolaan kota dan membuka jalur komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Namun, hasil dari gerakan pemetaan partisipatif di Kota Bogor masih terbatas pada peta indikatif untuk wilayah kelola rakyat serta basis data spasial komunitas, dan belum menghasilkan produk hukum yang jelas seperti peraturan daerah, keputusan wali kota, atau bentuk pengakuan resmi lainnya. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemetaan partisipatif memiliki potensi untuk memperkuat demokrasi lokal dan mendorong pengelolaan kota yang lebih inklusif. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada adanya pengakuan hukum yang sesuai terhadap data dan peta yang dihasilkan oleh masyarakat.
Analisis Kesadaran Generasi Z terhadap Pentingnya Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Persatuan dan Identitas Nasional: Kajian Literatur Diva Febrina Samosir; Nazuwa Salsabila; Rika Anggraini; Putri Jessica Sihombing; Suryani Nainggolan; Nurul Azizah; Rizky Agassy Sihombing
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.7459

Abstract

Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas nasional menghadapi berbagai tantangan di era digital, terutama akibat meningkatnya pengaruh globalisasi dan intensitas penggunaan media sosial di kalangan Generasi Z. Fenomena tersebut mendorong berkembangnya penggunaan bahasa gaul, singkatan, serta campuran bahasa asing yang semakin dominan dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kemampuan berbahasa sesuai kaidah serta melemahkan pemaknaan Bahasa Indonesia sebagai simbol persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesadaran Generasi Z terhadap pentingnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan identitas nasional melalui pendekatan kajian literatur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan, termasuk artikel, jurnal, dan publikasi akademik terkait penggunaan bahasa, identitas nasional, serta perilaku komunikasi Generasi Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun penggunaan bahasa gaul dan campuran bahasa asing semakin berkembang dalam ruang digital, Generasi Z pada umumnya masih memahami dan mengakui peran strategis Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi dalam pendidikan, pemerintahan, serta kehidupan sosial masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa diperlukan upaya sistematis dari institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat untuk memperkuat kesadaran berbahasa agar eksistensi Bahasa Indonesia tetap terjaga sebagai simbol persatuan dan identitas nasional di tengah arus globalisasi.