cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 4,116 Documents
Penerapan Quizlet dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Pengabdian Tabuni, Demmy; Kaipman, Paskalis; Rumawak, Selmina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6018

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat (Pengabdian kepada Masyarakat/PkM) ini, sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, bertujuan untuk mempromosikan integrasi aplikasi digital dalam pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah Islam RA Yaa Bunayya, Distrik Heram, Jayapura, Papua. Peserta kegiatan ini adalah 15 siswa Generasi Z, berusia 13–15 tahun, yang secara rutin menggunakan smartphone untuk hiburan dan media sosial. Untuk menghubungkan keterlibatan digital mereka untuk tujuan pendidikan, tim PkM menerapkan pembelajaran bahasa dengan bantuan smartphone menggunakan aplikasi Quizlet untuk meningkatkan penguasaan kosakata dan motivasi belajar siswa. Melalui fitur interaktif seperti flashcard, permainan, dan kuis, siswa secara aktif berpartisipasi dalam latihan kosakata. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi Quizlet dalam pengajaran ahasa Inggris secara efektif mendukung pengembangan kosakata dan mendorong penggunaan teknologi digital yang lebih bermakna untuk belajar.
Peningkatan Motivasi Belajar Anak Sekolah Minggu Melalui Kegiatan Bimbingan Belajar di HKBP Glugur Ressort Medan Utara Bangun; Mechristi Adisti Zebua; Amelia Kristian Delora Sinaga; Rina M Lubis; Hosianna Manik
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6024

Abstract

Low learning motivation among school-aged children is a problem found among Sunday School children at the HKBP Glugur Resort Church in North Medan, characterized by difficulty understanding lessons, boredom with learning, and minimal parental guidance. This community service activity aims to increase the learning motivation of Sunday School children through tutoring with a creative and fun approach. The activity was carried out for three weeks (February 4–March 2, 2026) targeting 60 children divided into three age groups. The method used was a participatory approach through the preparation, implementation, and evaluation stages. Tutoring was held every Tuesday and Saturday with materials on Mathematics, Indonesian, English, and Civics using learning-by-play methods, interactive media (learning videos, Kahoot applications, flashcards), and educational games. The culminating activity was a Happy Sunday with educational competitions between groups. The results of the activity showed an increase in learning motivation as indicated by regular attendance (25-30 children per meeting), active questioning and answering, and enthusiasm in participating in activities. Children understood the subject matter better and found it easier to complete school assignments. Supporting factors included church support, solid teamwork, and the availability of infrastructure. Thus, tutoring with a creative approach effectively increases Sunday school students' learning motivation.
Pelatihan Pembuatan Infused water Sebagai Alternatif Minuman Sehat di Ponorogo: Pengabdian Putri Naswa, Auxilya; Novi Dian Arfiani; R. Azizah; Claradea Rizkiana; Tantra Dipta Prawira
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.4832

Abstract

Konsumsi minuman tinggi gula atau sugar weetened beverages (SSB) merupakan salah satu perilaku yang berkontribusi dalam peningkatan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes, resistensi insulin, dan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Salah satu alternatif yang digunakan untuk mengganti minuman manis adalah infused water. Namun, masyarakat masih banyak yang belum mengenal infused water. Sehingga dilakukan pelatihan infused water di Kelurahan Kertosari, Ponorogo. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi, dan memperkenalkan infused water sebagai pengganti minuman manis dan berkafein, pada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakn pada Januari 2025 dan dihadri oleh 34 peserta yang terdiri dari masyarakat dan kader kesehatan setempat. Metode pelaknsanaan kegiatan meliputi tahapan persiapan, perencananaan, pelaksanaan berupa edukasi tanya jawab, dan praktik pembuatan, serta evaluasi melalui diskusi. Kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan menapatkan respon positif dari peserta. 6 dari 34 masyarakat aktif bertanya ketika sesi tanya jawab dengan tujuan memperdalam pengetahuan terkait infused water serta 2 peserta aktif terlibat dalam sesi praktik pembuatan infused water. Kegiatan pelatihan ini dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang aplikatif sehingga dapat mendorong masyarakat untuk memilih alternatif minuman sehat dan mengubah pola hidup sehingga dapat mengurangi konsumsi minuman tinggi gula.
Pendampingan Literasi Digital Bertanggung Jawab bagi Siswa Sekolah Dasar : Pengabdian Lingga, Leny Julia; Dafit, Febrina; Wijaya, Purba Andy; Putra, Elpri Darta; Rahmi, Laili; Primanda, Egi; Maharani, Tika Annisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.4862

Abstract

Perkembangan teknologi digital memengaruhi pola belajar dan perilaku siswa SD, sehingga perlu penguatan literasi digital yang tidak hanya teknis, tetapi juga berbasis nilai karakter dan keislaman. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital bertanggung jawab pada siswa SDIT Bunayya Pekanbaru melalui pelatihan terstruktur dan partisipatif dengan pendekatan deskriptif-partisipatif pada siswa kelas IV–VI. Kegiatan dilaksanakan 27 Mei 2025 melalui sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan-evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan. Materi meliputi privasi dan keamanan data, etika komunikasi digital, kemampuan membedakan hoaks dan fakta, serta integrasi nilai karakter dan keislaman. Data diperoleh dari pre-test dan post-test, observasi, refleksi siswa, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan pada seluruh aspek: privasi (42%→78%), etika (45%→80%), literasi hoaks (40%→76%), dan integrasi nilai (48%→82%), seluruhnya melampaui target minimal 70%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis pengalaman langsung, media interaktif, dan nilai keislaman efektif meningkatkan pemahaman, sikap, dan kesadaran siswa dalam menggunakan media digital secara aman dan bertanggung jawab.
Implementasi Implementasi Model PBL SETS dalam Peningkatan HOTS Mahasiswa PGSD Aisyah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5742

Abstract

Pembelajaran abad 21 yang relevan dengan tantangan era society 5.0 menuntut pengembangan kemampuan HOTS, namun berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian HOTS siswa Indonesia masih tergolong rendah di berbagai jenjang pendidikan. Model PBL memiliki potensi untuk meningkatkan HOTS karena menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pemecahan masalah autentik, terlebih diintegrasikan dengan pendekatan SETS yang menekan keterkaitan konsep sains dengan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model PBL-SETS dalam meningkatkan kemampuan HOTS mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group pretest posttest design. Subjek penelitian terdiri 72 mahasiswa PGSD dari perguruan tinggi swasta di Sukabumi, 36 mahasiswa kelas eksperimen dan 36 mahasiswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes berbentuk soal uraian yang memuat kemampuan HOTS menurut Bloom yang telah direvisi oleh Anderson dan Krathwohl yang sudah dinyatakan valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan independent sampel t test dan uji N-Gain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model PBL-SETS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan HOTS mahasiswa PGSD. Uji statistic menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, serta hasil uji t dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Peningkatan HOTS pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol berdasarkan uji N-Gain. Berdasarkan data tersebut, PBL-SETS terbukti cukup efektif dan layak untuk diterapkan.
Penguatan Literasi Pendidikan Anti Korupsi bagi Komunitas SSQ Holistik Internasional melalui Kegiatan Webinar Pengabdian Masyarakat : Pengabdian Sudarmanto, Eko; Ningsih, Nikem Kurnia; Zakiyah, Zakiyah; Barus, Irwan Irawadi; Herdiansyah, Hendi; Suhendar, Asep; Soemadi, Rr Anggraini; Yusuf, Sitti Rabiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5795

Abstract

Corruption is a serious issue that affects various aspects of social life, economic development, and institutional governance, thus requiring preventive efforts that are not only repressive but also educational in nature. This community service activity aims to strengthen anti-corruption education literacy among members of the SSQ Holistic International (SSQ-HI) community through a webinar-based learning approach. The implementation method employed an educative–interactive approach, including material presentations, reflective discussions, and evaluations of participants’ understanding. The activity involved SSQ-HI community members and participants from the general public with diverse educational backgrounds. The results indicate an improvement in participants’ understanding of anti-corruption education literacy as the capacity to comprehend, analyze, and make decisions based on the values of integrity, honesty, and responsibility. The novelty of this activity lies in the integration of literacy concepts with anti-corruption education through a collaborative and interdisciplinary non-formal community education approach. This approach proved effective in fostering critical awareness and strengthening the internalization of anti-corruption values in everyday life. The activity implies that strengthening anti-corruption education literacy through community-based initiatives can serve as a sustainable preventive education model for fostering a culture of integrity in society.
Penguatan Edukasi dan Literasi Anti Korupsi dalam Perspektif Hukum melalui Kegiatan Webinar Pengabdian kepada Masyarakat: Pengabdian Djuhrijjani, Djuhrijjani; Rohaya, Nizla; Herawati , Tiwuk; Inayah , Iin; Ahmad, Ahmad; Ariyadi , Franky; Sudarmanto , Eko
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5799

Abstract

Corruption is categorized as an extraordinary crime as it generates extensive and systemic impacts on legal stability, social order, and national development. Therefore, corruption prevention strategies cannot rely solely on repressive measures through law enforcement, but must be supported by the strengthening of legal education and public legal literacy. This Community Service Program (PkM) aims to enhance public understanding and legal awareness of anti-corruption values through the implementation of an educational webinar. The method employed an educative–participatory approach utilizing online media, delivering materials on the legal basis of corruption offenses, principles of integrity, and the active role of society in corruption prevention efforts. The implementation of the program indicated an improvement in participants’ understanding of the concepts and forms of corruption, the governing legal regulations, and the urgency of internalizing a culture of integrity in everyday life. These findings emphasize that webinars serve as an effective, flexible, and adaptive medium for sustainably expanding the reach of anti-corruption legal literacy within the community.
Peningkatan Literasi Antikorupsi Berbasis Ekonomi Islam bagi Komunitas SSQ Holistik Internasional melalui Webinar Pengabdian Masyarakat: Pengabdian Zunarti, Rita; Akeda , Rahmawati; Taupik , Opik; Rijadi , Puti Khairani; Ahalik, Ahalik; Mubarok , Ahmad Zaki; Rahman , Kristanti; Kaswoto , Junet; Rusmiyati , Kurnia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5812

Abstract

Corruption constitutes a form of behavioral deviation that not only violates positive law and social norms but also fundamentally contradicts the core values of Islamic economics. Within the framework of Islamic economic thought, corruption is understood as a breach of amanah (trust), which results in the erosion of justice, the loss of material and spiritual blessing (barakah), and the disruption of public welfare. This condition underscores the necessity of sustained educational efforts to instill anti-corruption values from an early stage. This Community Service Program (PkM) was implemented in collaboration with SSQ Holistik Internasional as a partner institution, aiming to enhance anti-corruption literacy and awareness through an Islamic economics approach that emphasizes the internalization of Islamic values. The program was conducted in the form of a webinar, encompassing the delivery of conceptual materials, interactive discussions, and collective value reflection among participants. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the concepts of amanah, justice, and economic responsibility within the Islamic perspective, as well as increased awareness that corruption entails not only legal consequences but also moral, social, and economic implications. Accordingly, this activity contributes to strengthening spiritually grounded anti-corruption literacy and Islamic economic ethics as a sustainable strategy for corruption prevention.
Edukasi dan Literasi Anti-Korupsi Perspektif Ekonomi bagi Komunitas SSQ Holistik Internasional melalui Webinar Pengabdian kepada Masyarakat: Pengabdian Sudarmanto, Eko; Wulandjani , Harimurti; Febrina , Ilza; Aulia , Triana Zuhrotun; Fitriani , Heny; Soepriadi , Dewi Nidia; Wardhana , M. Adhitya; Wangsih , Ingkak Chintya
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5813

Abstract

Corruption is a multidimensional problem that has significant impacts on economic performance, social welfare, and sustainable development. Efforts to prevent corruption require not only law enforcement but also the strengthening of public awareness and literacy through systematic educational approaches. This community service program aims to enhance anti-corruption understanding and literacy based on an economic perspective among members of the SSQ Holistik Internasional community through a webinar-based initiative. The program was implemented using an online participatory education approach, which included material presentations, interactive discussions, and evaluations of participants’ understanding. The educational content emphasized the relationship between corrupt practices and their impacts on economic efficiency, welfare distribution, and sustainable development. The results indicate an improvement in participants’ understanding of the fundamental concepts of corruption, the economic costs it generates, and the importance of individual and community roles in corruption prevention efforts. Overall, the webinar program proved to be an effective model of community engagement in strengthening anti-corruption literacy from an economic perspective, particularly within non-academic communities.
Transformasi Layanan Pemerintahan Digital Melalui unit SSGS Divisi Enterprise di PT.Telkom Indonesia (persero) tbk telda bengkulu: Penelitian Herika Riyani; Eva Yuliyanti; Hesti Apriliani; Hafri Yuliani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5856

Abstract

Transformasi layanan pemerintahan digital yang dilaksanakan melalui unit SSGS (Smart, Solution, Government, Services) Divisi Enterprise di PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk Telda Bengkulu. Di era digitalisasi yang semakin berkembang pesat, pemerintah daerah dituntut untuk menghadirkan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan terintegrasi. PT. Telkom Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang telekomunikasi dan informasi memiliki peran strategis dalam mendukung transformasi digital instansi pemerintahan, khususnya di wilayah Bengkulu.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran unit SSGS Divisi Enterprise PT. Telkom Indonesia Telda Bengkulu dalam mendukung transformasi layanan pemerintahan digital, mengidentifikasi solusi dan produk layanan yang ditawarkan kepada sektor pemerintah, serta menganalisis tantangan dan peluang yang dihadapi dalam proses implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentai.Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit SSGS Divisi Enterprise PT. Telkom Indonesia Telda Bengkulu berperan aktif dalam menghadirkan berbagai solusi digital bagi instansi pemerintah daerah, meliputi layanan konektivitas, platform e-Government, sistem informasi manajemen, serta layanan cloud dan keamanan siber. Transformasi yang dilakukan tidak hanya berdampak pada peningkatan efisiensi operasional pemerintahan, tetapi juga pada peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat di Provinsi Bengkulu. Meski demikian, terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi, antara lain keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil, kesiapan sumber daya manusia, serta anggaran digitalisasi pemerintah daerah yang masih terbatas.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026 Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 - Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 3 (Januari 202 Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 2 (October 202 Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakata dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 4 April-Juni 2 Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 2 Oktober-Dese Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 3 Januari-Mare Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 1 Nomor 2 Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan More Issue