cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
jerkin.org@gmail.com
Phone
+6281267157303
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan
ISSN : 29619890     EISSN : 29619890     DOI : https://doi.org/10.31004/jerkin.v1i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is a journal on Faculty of Education. Jurnal JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is under the auspices of the Faculty of Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. The journal is registered with E-ISSN: 2961-9890. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan is published four times a year in September, December, March and June. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan receives 50 articles per issue. The journal publishes articles in mathematics education including teaching and learning, instruction, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments, from many kinds of research such as survey, research and development, experimental research, classroom action research, etc.
Articles 2,799 Documents
Rekonstruksi Pemikiran Islam: Telaah Terhadap Gagasan Pembaruan Tokoh-tokoh Muslim: Penelitian Rustaman, Ridham; Nuzhan, Muhamad; Nurcahyati, Helma; Chaniago, Amril; Setyaningsih, Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1025

Abstract

This article discusses the reconstruction of Islamic thought through an examination of reformist ideas developed by several modern and contemporary Muslim figures, such as Jamaluddin al-Afghani, Muhammad Abduh, Fazlur Rahman, and Nurcholish Madjid. The main focus of this study is how their thoughts respond to the challenges of the times, both in religious, social, and educational fields. Using a qualitative approach through library research, this article explores the fundamental principles of reform that they proposed, such as the rationalization of Islamic teachings, contextual ijtihad, and the reform of Islamic educational institutions. Based on the explanation and analysis of the thoughts of these reformist figures, it can be concluded that the reconstruction of Islamic thought is an urgent necessity in responding to the challenges of the modern era. These thinkers, with their diverse social backgrounds and approaches, share a common thread in their efforts to revive critical reasoning, liberate the Muslim community from the shackles of blind imitation (taqlid), and reform the educational system to align with dynamic and contextual Islamic values. The rationalization of religious teachings, the reopening of ijtihad, the strengthening of integrative education, and the rejection of formalism and dogmatism are strategic proposals they put forward to make Islam a religion capable of addressing contemporary issues without losing its spiritual identity. Their ideas also reflect a spirit of bridging tradition and modernity, revelation and reason, as well as textual authority and the lived experience of the Muslim community.
Pemikiran Tokoh Tokoh Pembaharu Islam di India dan Pakistan: Penelitian Halimatussaddiyah, Halimatussaddiyah; Sakdiah, Sakdiah; Ramadan, Siti; Habibi, Tri Dwi; Setyaningsih, Rina
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1026

Abstract

This article examines the thoughts of Islamic reformist figures in the Indian and Pakistani region, such as Shah Waliullah al-Dihlawi, Muhammad Iqbal, Abul A‘la Maududi, and Fazlur Rahman. Each of these figures made significant contributions to shaping Islamic reform discourse that responded to the challenges of colonialism, modernity, and the internal crises of the Muslim ummah. This study employs a qualitative approach through a literature review to analyze their main ideas, including reinterpretation of religious texts, the concept of an Islamic state, the role of reason in understanding revelation, as well as the importance of education and social ethics in community development. Based on the results and discussion of the reformist thoughts of these Muslim thinkers, it can be concluded that Islamic reform in this region emerged from a complex intellectual struggle between tradition, the demands of modernity, and the socio-political conditions of the post-colonial Muslim society. Although these figures had different approaches and focuses—from rationalizing Islamic teachings, reviving ijtihad, reforming educational institutions, to reconstructing the Islamic political system—they were united by a grand vision of positioning Islam as a moral, social, and civilizational force capable of responding to the dynamics of the times. Shah Waliullah emphasized the reconciliation between sharia and Sufism in the context of holistic community development; Iqbal proposed spiritual and philosophical renewal as a basis for progress; Maududi offered the concept of theodemocracy in response to secularism; while Fazlur Rahman developed a methodological approach based on contextual ijtihad and the social ethics of the Qur’an. These thinkers collectively emphasized the importance of rereading Islamic texts by considering historical context and contemporary needs, as well as the necessity of synthesizing revelation and reason as the foundation of reform.
Penerapan Model Game Based Learning Berbantuan Media Board Game Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ekonomi Kelas XI.10 di SMA N 1 Baturetno : Penelitian Adhinda Mutiara Janah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1027

Abstract

Kualitas sumber daya manusia suatu negara sangat dipengaruhi oleh keberhasilan pendidikan. Guru dituntut menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar siswa tidak cepat bosan. Dalam hal ini, guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mengembangkan wawasan secara mandiri. Untuk mengatasi rendahnya keaktifan belajar siswa, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Salah satu solusi efektif adalah melalui pendekatan berbasis permainan. Melalui pendekatan ini, siswa secara tidak langsung dapat mengeksplorasi pengetahuan dan memperluas wawasannya secara mandiri. Pendekatan ini juga mendorong interaksi dua arah, baik antara siswa dengan guru maupun antar siswa, sehingga keaktifan siswa dalam proses pembelajaran pun meningkat. Dengan demikian, suasana belajar di kelas menjadi lebih hidup dan menarik. Teknik pengumpulan data pada penelitian tindakan kelas ini dengan cara observasi di lapangan dilanutkan dengan wawancara dan studi dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan teknik triangulasi, khususnya triangulasi sumber. Hasil observasi pada siklus I menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning dengan media Board Game mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik. Pada pra penelitian, hanya 1 dari 36 peserta didik (2,78%) yang aktif, sedangkan pada siklus I meningkat menjadi 3 peserta didik (8,33%). Meskipun terdapat peningkatan, hasil tersebut belum mencapai indikator keberhasilan sehingga diperlukan perbaikan untuk siklus II. Hasil observasi pada siklus II menunjukkan bahwa keaktifan belajar peserta didik meningkat dengan capaian keberhasilan sebesar 77,77%, menandakan target pembelajaran telah tercapai. Perbaikan dari refleksi siklus I, yang dilakukan bersama antara peneliti dan guru, membuat proses pembelajaran di siklus II berjalan lebih efektif. Dengan demikian penerapan model Game Based Learning berbantuan media Board Game dipercaya mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
Implementasi Model Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Kelas Rendah Sekolah Dasar : Penelitian Dini Pepilina; Miranda Yustikasari; Sri Desi Natalia Sari; Septi Eka Farika; Wiwin Maryani; Surmala Dewi; Sri Rohwani; Erlinawati; Intan Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada siswa kelas rendah sekolah dasar melalui implementasi model pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan di kelas III SDIT Al-Ikhlas (Pseudonim). Intervensi CTL dirancang untuk mengaitkan konsep IPA dengan kehidupan nyata siswa, mendorong keterlibatan aktif, dan memfasilitasi konstruksi pengetahuan yang bermakna. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar IPA siswa, baik dari segi nilai rata-rata maupun persentase ketuntasan klasikal, dari kondisi awal, melalui Siklus I, hingga Siklus II. Selain itu, terjadi peningkatan substansial dalam keterlibatan siswa dan kemampuan berpikir kritis. Temuan ini menegaskan bahwa model pembelajaran CTL merupakan pendekatan pedagogis yang efektif untuk meningkatkan pembelajaran IPA yang bermakna di kelas rendah sekolah dasar, dengan potensi untuk mengembangkan pemahaman konseptual yang lebih dalam dan keterampilan proses sains
Peran Evaluasi Pemmbelajaran Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran: Penelitian A. Rahmaeni M; Putriwanti; Kasmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Evaluasi pembelajaran merupakan proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan informasi mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi pembelajaran berperan penting dalam mengukur pemahaman peserta didik, mengidentifikasi kelemahan dalam proses pembelajaran, serta memberikan umpan balik untuk perbaikan. Selain itu, metode evaluasi yang paling efektif menurut responden adalah diskusi dan tanya jawab, yang memungkinkan interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik. Namun, kendala seperti soal yang terlalu sulit, waktu pengajaran yang terbatas, serta kurangnya umpan balik dari pendidik turut mempengaruhi efektivitas evaluasi pembelajaran. Rekomendasi yang diberikan meliputi pengembangan metode evaluasi yang lebih bervariasi, penyediaan umpan balik konstruktif, pelatihan bagi pendidik dalam menyusun evaluasi, serta penyesuaian evaluasi dengan kebutuhan peserta didik. Dengan optimalis.
Peran Keterampilan Kepemimpinan Kepala Dan Wali Keasramaan Dalam Pencegahan Bullying Di Boarding School TBZ : Penelitian Sugiyantoro; Teuku Zuhdi Zahir; Irnie Victorynie
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1032

Abstract

Penelitian ini dilakukan di salah satu sekolahan yang berbasis boarding school yang berada di Cikarang. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran seorang kepemimpinan kepala keasramaan dan wali asrama dalam mencegah bullying di lingkungan Boarding School TBZ yang berada di Cikarang. Penulis menggunakan metode kualitatif. Tujuannya adalah untuk mempelajari lebih jauh tentang fenomena tersebut dengan cara melihat makna, persepsi, pengalaman, dan tujuan dari orang-orang yang diteliti. Teknik deskriptif digunakan untuk membicarakan tentang peristiwa atau kejadian tanpa menghalangi tujuan penelitian. Hasil peneletiannya menunjukkan bahwa kepala asrama dan wali asrama dapat membantu menghentikan dan mengendalikan Bullying. Di asrama boarding school, mereka mengikuti berbagai acara kemahasiswaan dan mengawasi perilaku keseharian para siswa sambil juga mengajar dan memimpin mereka. Simpulannya kepala asrama memiliki tujuh tugas yaitu pendidik, manajer, administrator, supervisor, pemimpin, dan orang-orang yang memunculkan ide-ide baru. Penjaga asrama memiliki rencana untuk menghentikan Bullying yang mencakup sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk menghentikan dan menangani Bullying di asrama
Net Profit Margin, Inflasi, Terdahap Harga Saham pada Perusahaan Lq-45 yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 – 2023: Penelitian Dodi Prastuti; Pristina Hermastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Net Profit Margin (NPM) dan inflasi terhadap harga saham pada perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2018 hingga 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang masuk dalam indeks LQ-45 selama periode penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria pemilihan sampel. Data yang digunakan merupakan data sekunder dan Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Net Profit Margin (NPM) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham, yang berarti kinerja profitabilitas perusahaan secara internal tidak selalu mencerminkan pergerakan harga saham di pasar. Sebaliknya, inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga saham, yang mengindikasikan bahwa kondisi makroekonomi, khususnya tingkat inflasi, memiliki peranan penting dalam memengaruhi persepsi investor dan nilai pasar saham perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor eksternal seperti inflasi dapat menjadi indikator penting dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Moderat dalam Kitab Risalatul Mu’awanah Karya Abdullah Al-Haddad: Penelitian Indana Zulfa; Hani’atul Khoiroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1034

Abstract

Pendidikan Islam memegang peranan vital dalam membentuk pandangan dunia serta perilaku individu dalam berbagai aspek kehidupan, baik secara personal, sosial, maupun kebangsaan. Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, dunia pendidikan menghadapi tantangan baru berupa meningkatnya paham radikalisme dan ekstremisme, khususnya di kalangan generasi muda. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan telah menjadi salah satu sasaran utama penyebaran ideologi ekstrem. Oleh karena itu, urgensi penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam pendidikan Islam semakin tinggi. Kementerian Agama Republik Indonesia sejak 2019 telah menggulirkan program Moderasi Beragama sebagai upaya strategis untuk menangkal intoleransi, radikalisme, dan kekerasan berbasis agama. Dalam konteks ini, kitab klasik Risalatul Mu’awanah karya Abdullah Al-Haddad menjadi relevan untuk dikaji ulang sebagai sumber otoritatif dalam memperkuat moderasi pendidikan Islam. Kitab ini berisi ajaran moral dan nilai-nilai keagamaan yang menyeluruh, mencakup aspek akidah, ibadah, dan muamalah yang disampaikan dengan pendekatan tasawuf dan syariat yang seimbang. Abdullah Al-Haddad dikenal sebagai ulama yang berpemikiran moderat, dan karya-karyanya menekankan pentingnya pengembangan karakter yang luhur, toleransi, keseimbangan spiritual, serta hubungan sosial yang harmonis. Nilai-nilai utama yang terkandung dalam Risalatul Mu’awanah seperti ta’awun (tolong-menolong), tawazun (keseimbangan), tasamuh (toleransi), ta’adul (keadilan), dan ta’aruf (saling mengenal) merupakan pilar penting dalam membentuk kepribadian Muslim yang moderat, adil, dan mampu hidup berdampingan dalam masyarakat multikultural. Studi ini menyoroti pentingnya merelevansikan pemikiran klasik Abdullah Al-Haddad dengan kebutuhan pendidikan modern, khususnya dalam pembentukan karakter, penguatan akhlak, pendidikan tauhid, serta penanaman nilai-nilai toleransi antarumat beragama. Pendidikan Islam yang berlandaskan prinsip wasathiyah (moderat) menjadi instrumen kunci dalam melawan disintegrasi sosial dan ideologi kekerasan. Selain itu, nilai-nilai ilahiyah (spiritual) dan insaniyah (kemanusiaan) dalam kitab ini sangat aplikatif dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cinta kepada Allah, menerima takdir, menjaga kebersihan, berbakti kepada orang tua, hingga menghormati perbedaan dan menjaga silaturahmi. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam pendidikan Islam melalui pengkajian kitab klasik seperti Risalatul Mu’awanah, diharapkan terbentuk generasi muda yang memiliki ketahanan moral, akhlak yang mulia, serta kesadaran sosial yang tinggi dalam merespons kompleksitas tantangan zaman. Penelitian ini juga menjembatani kekayaan intelektual Islam klasik dengan kebutuhan sistem pendidikan yang lebih adaptif dan humanis di era modern.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley pada Mahasiswa Rekayasa Sistem Komputer Universitas Muhammadiyah Buton: Penelitian Juflyn Alim; Muh. Dimas Saputro; Imelda Artinayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan penggunaan Mendeley sebagai perangkat lunak manajemen referensi semakin relevan dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Artikel ini membahas implementasi pelatihan Mendeley pada mahasiswa program sarjana dalam rangka meningkatkan keterampilan pengelolaan sitasi dan daftar pustaka. Metode yang digunakan dalam pelatihan yaitu 1) Observasi, 2) Ceramah, 3) Praktik dan Pendampingan, dan 4) Evaluasi. Adapun yang ingin diperkenakan 1) Menginstal aplikasi mendeley sesuai dengan kapasitas laptop, 2) cara membuat folder dalam mendeley, 3) memasukan file yang diperlukan pada aplikasi secara otomatis dan manual, 4) Memastikan nama pennulis, judul, tahun, dan publisher tertulis dengan benar dalam aplikasi, 5) menentukan style penulisan, 6) mensitasi, 7) membuat daftar pustaka dan aplikasi yang dicopy pada microsft word sesuai abjad, dan 8) Penutup. Hasil kegiatan akhir ialah 75% peeserta pelatihan sudah mampu mengoperasikan aplikasi mendeley dalam menerapkan dalam karya ilmiah.
Digitalisasi Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Sikap Moderat Siswa Di Sekolah (Studi Kasus di SMA MUHAMMADIYAH 10 GKB – GRESIK): Penelitian Lailiyatus Sa’adah; Zulfatul Mufidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi digitalisasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat memperkuat sikap moderat siswa di SMA Muhammadiyah 10 GKB. Sikap moderat menjadi sangat penting dalam konteks kehidupan beragama di era digital yang penuh tantangan dan pengaruh ekstremisme. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru PAI, siswa, dan perangkat sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi PAI di SMA Muhammadiyah 10 GKB tidak hanya mencakup penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Melalui platform pembelajaran digital, seperti Learning Management System (LMS), video edukatif, dan proyek digital berbasis nilai moderasi, siswa dilatih untuk berpikir kritis, toleran, serta menghargai keberagaman. Guru PAI berperan aktif sebagai inovator dan fasilitator dalam mengembangkan materi pembelajaran yang mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai keagamaan secara bijak dan inklusif.Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi PAI memiliki potensi besar dalam membentuk karakter siswa yang moderat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, sehingga dapat menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan radikalisme dan intoleransi di lingkungan pendidikan.

Page 69 of 280 | Total Record : 2799