cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Nur Wachid Adi Pratama
Contact Email
emailku.rifqi@gmail.com
Phone
+6287819993212
Journal Mail Official
mediaakademikpublisher@gmail.com
Editorial Address
JL.Tanjung Dusun Sono Sidokerto RT.01 RW.04, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur (61252).
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Akademik (JMA)
ISSN : -     EISSN : 30315220     DOI : https://doi.org/10.62281/jma
Jurnal Media Akademik (JMA) merupakan platform publikasi jurnal atau hasil karya suatu penelitian orisinil atau tinjauan pustaka yang ditulis oleh dosen, mahasiswa maupun masyarakat umum. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya: Hukum, Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Keagamaan, Bisnis, Budaya, Ilmu Sosial Humaniora, Ilmu Komunikasi, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kedokteran, Keperawatan, Peternakan, Perikanan, Politik, Pendidikan, Pengabdian Masyarakat, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Informatika, Desain Komunikasi Visual, dan Seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,405 Documents
KUALITAS PELAYANAN PERSETUJUAN KESESUAIAN KEGIATAN PEMANFAATAN RUANG (PKKPR) NON BERUSAHA MELALUI SISTEM INFORMASI PEKERJAAN UMUM TERINTEGRASI PENATAAN RUANG (SIPUTRA TARUNG) DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN TULUNGAGUNG Azzahra Zaitira Meiyasa; Meirinawati; Eva Hany Fanida; Trenda Aktiva Oktariyanda
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/dg22df28

Abstract

Pelayanan publik merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat, sehingga instansi penyelenggara pelayanan publik perlu berupaya untuk menghadirkan pelayanan terbaik dan sesuai dengan perkembangan zaman. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung menghadirkan Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung) untuk mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha secara digital. Meskipun pelayanan sudah diluncurkan dari Agustus 2023, nyatanya masih terdapat permasalahan atau kendala yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan permohonan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) non berusaha melalui Sistem Informasi Pekerjaan Umum Terintegrasi Penataan Ruang (Siputra Tarung). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan tim pengelola pelayanan dan masyarakat pengguna. Analisis data menggunakan model Miles and Huberman dan teori yang digunakan yaitu Quality of Digital Public Service (PS-Digqual) dari Alves et al. (2025) dengan tiga dimensi berupa, system quality (kualitas sistem), information quality (kualitas informasi), dan operational quality (kualitas operasional). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan mudah diakses siapapun, kapanpun, dan dimanapun, alur penggunaannya logis dan terstruktur, serta keamanan datanya sangat terjamin. Informasi pada pelayanan sangat transparan dan kontennya informatif, memudahkan pemantauan status permohonan dan biaya pelayanan. Pelayanan ini juga sangat efisien, responsif, dan dapat memberikan dukungan kepada masyarakat untuk terus menggunakan pelayanan. Kekurangan pada pelayanan ini yaitu gangguan server yang sesekali terjadi, ketiadaan fitur panduan real-time (tooltip dan wizard), dan fitur auto-save yang belum tersedia diseluruh bagian pengisian formulir. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada aspek-aspek tersebut untuk meningkatkan kualitas pelayanan secara menyeluruh
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PRINSIP EXCLUSIONARY RULES DALAM PERKARA PIDANA DI INDONESIA Ni Luh Putu Nurlita Dewi; I Gusti Ngurah Nyoman Krisnadi Yudiantara
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/vzr13s85

Abstract

Dalam hukum dikenal adanya istilah ultimum remidium atau hukum merupakan upaya terakhir yang dapat ditempuh untuk dapat menyelesaikan suatu permasalahan hukum, dalam hal membuktikan kebenaran ataupun ketidakbenaran dari suatu fakta hukum tentu diperlukan adanya pembuktian yang dilakukan, dalam hal ini memunculkan suatu permasalahan baru dimana apabila alat bukti yang dihadirkan di dalam proses persidangan tersebut diperoleh melalui cara-cara yang tidak sah atau ilegal sehingga bertentangan dengan asas keadilan dan kepastian hukum. Didalam praktik nyatanya dapat dilihat pada kasuslandak jawa yang mana seharusnya kasus seperti itu dapat diselesaikan secara restoearive justice. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang disajikan secara deskriptif kualitatif sehingga mampu menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi dalam masyarakat dan pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui pendekatan studi kasus dan studi kepustakaan dari berbagai literatur, baik yang bersumber dari e-book, artikel ilmiah, ataupun sumber lainnya yang sesuai dengan kasus yang di bahas. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan ini menunjukan bahwa terkait dengan fenomena diprolehnya alat bukti secara tidak sah dapat diberlakukan prinsip exclusionary rules oleh majelis hakim didalam memutuskan suatu perkara pidana tertentu
ANALISIS KLASIFIKASI PERILAKU PENGGUNA TERHADAP CUSTOMER CHURN PADA LAYANAN MUSIK SPOTIFY MENGGUNAKAN METODE RANDOM FOREST I Komang Dika Setiawan; I Wayan Sudiarsa; I Putu Diva Naratama; Aslin Thanelab Nope
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/qcrcst95

Abstract

Perkembangan platform streaming musik digital seperti Spotify telah meningkatkan persaingan antar platform, sehingga perusahaan harus lebih berkonsentrasi pada strategi untuk mempertahankan pelanggan. Customer churn, atau keadaan di mana pelanggan berhenti menggunakan layanan, adalah salah satu masalah utama yang dihadapi. Tingkat churn yang tinggi dapat mengganggu keberlanjutan dan pendapatan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perilaku pengguna berdampak pada churn pelanggan pada layanan musik Spotify. Selain itu, penelitian ini juga akan mengevaluasi kemampuan metode Random Forest dalam klasifikasi churn. Metode kuantitatif bersama dengan metode data mining digunakan dalam penelitian ini. Dataset yang digunakan dibuat menggunakan Kaggle dan terdiri dari 8.000 data pengguna yang memiliki dua belas atribut, termasuk karakteristik pengguna, perilaku penggunaan, dan status churn. Penelitian melibatkan eksplorasi dan pra-pemrosesan data, pembagian data latihan dan uji, pengaturan hyperparameter, dan pembuatan model Random Forest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Random Forest memiliki akurasi sebesar 74,12%, tetapi karena ketidakseimbangan data, dia memiliki nilai recall yang sangat rendah untuk kelas churn. Waktu mendengarkan, jumlah lagu yang diputar setiap hari, tingkat skip, usia, dan jumlah iklan yang didengarkan setiap minggu adalah faktor paling berpengaruh terhadap churn, menurut analisis fitur penting. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman dan keterlibatan pengguna sangat penting dalam mempertahankan pelanggan. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu penyedia layanan streaming musik membuat cara yang lebih baik untuk mempertahankan pelanggan mereka.
ANALISIS HAMBATAN TEKNIS DAN YURIDIS DALAM PENANGANAN PERKARA NARKOTIKA (STUDI KASUS DI KEJAKSAAN NEGERI KOTA MOJOKERTO) Nur Arifah Zamzami
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/r9twcs86

Abstract

Tindak pidana narkotika adalah salah satu  tindak pidana luar biasa (extraordinary crime) yang marak terjadi di Indonesia sehingga membutuhkan penanganan hukum secara komprehensif, tepat, cepat dan terorganisir. Kejaksaan sebagai lembaga penuntut umum memiliki peran strategis dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan dengan efektif dan tanpa hambatan, termasuk dalam menentukan strategi penuntutan terhadap penyalahguna narkotika. Akan tetapi, dalam praktiknya, proses penanganan perkara narkotika menemui berbagi macam hambatan, baik hambatan teknis maupun hambatan yuridis. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hambatan-hambatan tersebut dalam konteks penanganan perkara narkotika di Kejaksaan Negeri Mojokerto. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis-empiris dengan teknik analisis deskriptif-kualitatif berdasarkan hasil wawancara, observasi, serta  kajian peraturan perundang-undangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hambatan teknis yang muncul meliputi keterbatasan dan kualitas alat bukti, lamanya proses hasil uji coba laboratorium forensic, tingginya jumlah perkara narkotika, koordinasi antar aparat penegak hukum yang belum optimal. Sementara hambatan yuridis ditemukan dalam bentuk perbedaan penafsiran dan penerapan pasal, ketidaksinkronan regulasi mengenai rehabilitasi, sulitnya pembuktian unsur kesalahan (mens rea), keterbatasan hukum acara dalam menghadapi perkembangan modus operandi, variasi putusan pengadilan yang berdampak pada kepastian hukum. Hambatan tersebut tentunya berdampak pada kurang optimalnya penanganan perkara narkotika.
STUDI LITERATUR: PENGGUNAAN NARKOBA OLEH APARATUR SIPIL NEGARA SEBAGAI BENTUK KETIDAKDISIPLINAN TANGGUNG JAWAB Mahirah Mardiyah; Dessylva Maulud; Maharani Chyntia Dwiandati; M. Agil Hermawan; Sugiartiningsih
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/01dpcc07

Abstract

Penyalahgunaan narkotika yang akhir-akhir ini terjadi bahkan melibatkan aparatur sipil negara dan pegawai pemerintah lainnya sehingga memicu hilangnya kepercayaan masyarakat. Perlu diketahui bahwa, aparatur sipil negara (ASN) adalah pekerja sipil dibawah naungan pemerintah sehingga perlu memberikan contoh yang baik dan tepat dalam menjalankan tugas yang diberikan. Narkotika yang digunakan sebagai zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan kecanduan. Tujuan dibuatnya paper ini berdasarkan metode studi literatur untuk mengidentifikasi dan menganalisis terkait permasalahan yang menyangkut penggunaan narkotika yang dilakukan oleh ASN. Satuan Reserse Narkoba Polres Humbang Hasundutan telah menangkap pelaku kasus penyalahgunaan narkoba pada September 2025 lalu. Menurut data BNN (Badan Narkotika Nasional), periode 2021 sampai 2023, pengguna narkoba turun menjadi 1,73 %, atau sekitar 3,3 juta orang. Jumlahnya menurun 0,22 %. Peraturan yang berkaitan erat dengan penyalahgunaan narkoba oleh ASN diatur pada UU No. 35 Tahun 2009; PP No. 32 Tahun 1979; dan UU No. 20 Tahun 2023. Diharapkan adanya perubahan atau revisi kebijakan peraturan guna menghindari kerancuan pidana dan hukuman terhadap ASN yang menyalahgunakan narkoba.
EFEKTIVITAS INTERVENSI KEPERAWATAN BERBASIS BUKTI PADA RESUSITASI JANTUNG PARU Rian Aldiansyah; Dwi Nilamsari; Ida Rosidawati; Hana Ariyanti
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/2t72ff54

Abstract

Henti jantung tetap menjadi penyebab kematian utama secara global dengan tingkat kelangsungan hidup yang rendah, terutama pada kejadian luar rumah sakit (OHCA). Rendahnya kemampuan masyarakat dan penolong pertama dalam melakukan resusitasi jantung paru (RJP), serta ketidaksesuaian praktik klinis dengan bukti terkini, berkontribusi besar terhadap tingginya angka mortalitas. Intervensi keperawatan berbasis bukti, termasuk edukasi, pelatihan, dan simulasi, menjadi strategi penting untuk meningkatkan respons awal dan kualitas tindakan resusitasi. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi keperawatan berbasis bukti terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan keberhasilan tindakan resusitasi jantung paru. Pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “resusitasi jantung paru”, “intervensi keperawatan”, “berbasis bukti”, “cardiopulmonary resuscitation”, dan “nursing intervention”. Seleksi artikel mengikuti alur PRISMA dengan kriteria inklusi mencakup publikasi tahun 2014–2024, menggunakan desain kuantitatif, eksperimental, quasi-eksperimental, atau literature review, serta membahas intervensi keperawatan pada RJP/BHD. Lima artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pendekatan PICO. Empat artikel menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah edukasi RJP/BHD pada siswa sekolah, masyarakat desa, karyawan non-medis, dan anggota Brimob. Pelatihan berbasis simulasi menghasilkan peningkatan keterampilan teknis dan ketepatan respons yang lebih tinggi dibandingkan edukasi teori. Sementara itu, satu studi klinis menunjukkan bahwa keberhasilan RJP pada pasien gagal jantung dipengaruhi oleh faktor klinis seperti jenis kelamin, lokasi resusitasi, dan pemberian adrenalin. Temuan ini menegaskan bahwa intervensi keperawatan berbasis bukti secara konsisten meningkatkan kompetensi penolong pertama serta mendukung hasil resusitasi pada konteks klinis. Intervensi keperawatan berbasis bukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan masyarakat maupun petugas lapangan dalam menangani henti jantung. Pada konteks klinis, kualitas resusitasi dipengaruhi oleh berbagai faktor pendukung sehingga integrasi bukti ilmiah ke dalam praktik keperawatan dan pelatihan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan peluang keberhasilan resusitasi dan menurunkan mortalitas.
PERLINDUNGAN PEKERJA DARI UPAH DIBAWAH MINIMUM: ANALISIS UNDANG-UNDANG KETENAGAKERJAAN Julianus Zendrato; Bima Kumara Dwi Atmaja
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7ehpdb35

Abstract

Tujuan dari jurnal ini adalah untuk mengkaji tentang perlindungan pekerja dari upah dibawah minimum berdasarkan undang-undang ketenagakerjaan. Masih banyak perusahaan yang tidak patuh terhadap peraturan upah di Indonesia. Penegakan hukum mengenai imbalan buruh harus ditegakkan untuk menjamin kehidupan yang layak dan memperoleh Kesejahteraan yang memadai bagi para pekerja. Dalam UU ketenagakerjaan di tetapkan bahwa honorer seorang buruh diberikan untuk kebutuhan hidup yang layak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana cara penegakan hukum yang dilakukan dalam permasalahan upah yang tidak sesuai dan bagaimana pengaturan hukum tentang pengupahan pekerja. Jurnal ini mengandalkan pendekatan normatif dalam bidang hukum. Dengan data yang dihimpun dari beberapa lieratur seperti UU, buku, sumber online, dan literatur lainnya. Berdasarkan hasil Analisis dan penelitian bahwa penegakan hukum terhadap ketidakesuaian pemberian upah minimum di Indonesia masih belum efektif karena lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah kepada perusahaan. Lalu kurangnya kesadaran hukum dari pekerja dan pengusaha terhadap hukum yang berlaku tentang upah pekerja di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan pelaksanaan hukum terhadap ketidak sesuaian pemberian upah minimum di Indonesia yaitu dengan meningkatkan pengawasan, menigkatkan kesadaran hukum dan mempermudah proses hukum  untuk menyelesaikan sengketa upah minimum di Indonesia.
LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE BERDASARKAN MANUAL MUSCLE TESTING (MMT) Eki Nurhakiki; Taofiq Hidayat; Ida Rosidawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/p4dk5a85

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab kecacatan utama di dunia dan sering menimbulkan kelemahan otot yang berdampak pada penurunan kemampuan fungsional pasien. Di Indonesia, tingginya angka kejadian stroke menunjukkan perlunya intervensi rehabilitatif yang efektif untuk meningkatkan kekuatan otot. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan tindakan keperawatan yang banyak digunakan untuk mempertahankan mobilitas sendi dan memperbaiki fungsi neuromuskular, sedangkan Manual Muscle Testing (MMT) merupakan alat ukur standar untuk menilai kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke berdasarkan penilaian MMT. Metode yang digunakan adalah literature review dengan menelusuri artikel lima tahun terakhir melalui database Google Scholar dan Portal Garuda menggunakan kata kunci “stroke”, “Range of Motion (ROM) ”, “muscle strength”, dan “Manual Muscle Testing”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dievaluasi melalui analisis isi dan ekstraksi data. Hasil kajian menunjukkan bahwa latihan ROM, baik aktif maupun pasif, secara konsisten meningkatkan skor MMT 1–2 tingkat dan memperbaiki kemampuan motorik pasien. Peningkatan ini terjadi melalui mekanisme stimulasi neuromuskular, peningkatan aliran darah, dan pemeliharaan elastisitas jaringan. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa latihan ROM efektif meningkatkan kekuatan otot berdasarkan pengukuran MMT dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan dasar dalam rehabilitasi pasien stroke. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen yang lebih kuat diperlukan untuk memperkuat bukti yang ada.
CUSTOMER SATISFACTION AND PURCHASE INTENTION EFFECTS ON LAPTOP SALES PERFORMANCE Aditya Putra Kusuma
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ehbsxs60

Abstract

This study examines the effects of customer satisfaction and purchase intention on laptop sales performance at Digital Computer Store. In an increasingly competitive retail technology market, understanding consumer-related factors is essential for sustaining sales growth. This research aims to analyze both the partial and simultaneous influence of customer satisfaction and purchase intention on sales outcomes. A quantitative approach was employed using survey data collected from 57 consumers, which were analyzed through multiple linear regression. The findings indicate that customer satisfaction has a positive and significant effect on laptop sales, highlighting the importance of service quality, product suitability, and post-purchase experience in encouraging repeat purchases. Purchase intention also demonstrates a positive and significant influence, reflecting consumers’ readiness to buy shaped by promotions, perceived value, and trust. Simultaneously, both variables explain a substantial proportion of the variation in sales performance, confirming their strategic relevance in retail management. These results imply that sales performance in technology retail is driven not only by product availability but also by consumers’ perceptions and behavioral intentions. Therefore, integrating customer satisfaction initiatives with strategies that stimulate purchase intention is crucial for achieving sustainable sales performance and strengthening competitive advantage.
PEMULIHAN PSIKIS DAN GANTI RUGI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI PERGURUAN TINGGI SEBAGAI KELEMAHAN NORMATIF PERMENDIKBUDRISTEK NOMOR 55 TAHUN 2024 Muhammad Yusuf Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/17qvew74

Abstract

Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi merupakan kebijakan lanjutan dari Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021. Peraturan ini diharapkan menjadi dasar hukum bagi setiap perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, bebas dari segala bentuk kekerasan seksual, serta menjamin perlindungan terhadap korban. Namun, secara normatif, Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 masih memiliki kelemahan mendasar, khususnya dalam aspek pemulihan psikis dan pemberian ganti rugi bagi korban kekerasan seksual. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kelemahan normatif tersebut dalam perspektif hukum positif Indonesia serta relevansinya terhadap perlindungan hak asasi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan bahan hukum primer dan sekunder, serta dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 belum mengatur secara eksplisit mekanisme pemulihan psikologis korban dan kompensasi ganti rugi, sehingga menimbulkan kesenjangan antara perlindungan normatif dan keadilan substantif. Padahal, hak atas pemulihan dan kompensasi telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Dengan demikian, diperlukan harmonisasi norma antara peraturan menteri dan undang-undang agar perlindungan korban kekerasan seksual di perguruan tinggi dapat diwujudkan secara komprehensif.

Filter by Year

2023 2026