cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
An Analysis of the Live on Board Phenomenon as a Form of Marine Tourism Development in Labuan Bajo, Indonesia Dewi Sartika Umul; Andriano Calrinto Mami; Yohana Etheldreda Ine Dae
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5990

Abstract

This study analyzes the phenomenon of live on-board tourism as a form of marine tourism development in Labuan Bajo, Indonesia, with particular attention to its characteristics and driving factors. Employing a qualitative phenomenological approach, the research explores how liveaboard tourism has evolved into a distinctive marine-based tourism model through the interaction of destination attributes and stakeholder motivations. Data were collected through in-depth interviews with three key informant groups: maritime regulators (KSOP), liveaboard vessel operators, and tourists. The findings reveal that liveaboard tourism in Labuan Bajo is characterized by an integrated tourism system that combines transportation, accommodation, and continuous marine experiences within a single travel product. Its development is driven by strong pull factors, including exceptional marine landscapes, immersive experiential value, and digitally mediated destination imagery, as well as push factors stemming from tourists’ psychological needs and the entrepreneurial responses of local operators. Triangulation across informant groups confirms the consistency and validity of these findings. This study contributes to tourism motivation literature by contextualizing push–pull dynamics within marine experiential tourism and offers insights for the sustainable governance of liveaboard tourism destinations.
Aspek Hukum Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam Perspektif UU No. 13 Tahun 2003 dan UU Cipta Kerja Ilham Beni Hamadi Harahap; Nikmah Dalimunthe; Qori Asvifah Bintang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5991

Abstract

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) merupakan isu strategis dalam hubungan industrial karena melibatkan perlindungan hak pekerja sekaligus kebutuhan adaptasi perusahaan terhadap dinamika ekonomi. Penelitian ini menganalisis aspek hukum PHK berdasarkan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 serta perubahan regulatif yang dihadirkan melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengkaji perbedaan mendasar antara kedua regulasi, khususnya terkait alasan sah PHK, mekanisme penyelesaian perselisihan, dan struktur kompensasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa UU Cipta Kerja membawa penyederhanaan prosedur dan fleksibilitas bagi perusahaan, namun di sisi lain memunculkan kekhawatiran mengenai berkurangnya perlindungan normatif bagi pekerja, terutama dalam aspek pesangon dan proses persetujuan PHK. Di samping itu, penguatan peran lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan hak dan kewajiban para pihak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi regulasi, konsistensi implementasi, dan pengawasan pemerintah yang efektif merupakan kunci agar reformasi ketenagakerjaan dapat menjamin kepastian hukum sekaligus keadilan bagi pekerja dan pemberi kerja.
Sistem Informasi Akuntansi (SIA) sebagai Katalisator Good Governance dan Akuntabilitas Sektor Publik: Tinjauan Sistematis Literatur dan Agenda Penelitian Masa Depan Feranika Meilinda; Novi Dinda Arifia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5996

Abstract

In order to thoroughly examine and compile the body of research on the function of the Accounting Information System (AIS) as a catalyst for Good Governance (GG) and Accountability in the public sector, this study does a Systematic Literature Review (SLR). The major goals are to ascertain the key obstacles and opportunities in attaining real-time accountability in Indonesia (RQ2) and to identify the most important AIS aspects (input, process, and output) driving public sector accountability (RQ1). AIS quality, apparatus competency, and the efficacy of internal control systems are the most important factors that consistently affect the quality and timeliness of public financial statements, acting as the fundamental mechanism for accountability, according to the synthesis, which uses a strict screening protocol across multiple academic databases. The evaluation does, however, draw attention to widespread implementation issues, which are mostly caused by weak organizational commitment, user resistance, and inconsistent ethical standards among public officials. In order to close the gap between theoretical potential and real-world application for sustainable good governance, these findings not only resolve the contradictions in earlier research but also produce a Future Research Agenda that suggests a move toward Action Research and the study of cutting-edge technologies (like Blockchain or Big Data Analytics) in AIS.
Pengaruh Tokoh Agama Sebagai Penjaga Narasi Pembentukan Kebijakan Lokal Dalam Konflik Agraria Situs Pohon Keramat Teguh Santoso
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6000

Abstract

Penelitian ini mengulas konflik agraria lokal yang berpusat pada upaya penebangan Pohon Randu Alas keramat di samping kompleks Makam Mbah Ronggo Kesumo. Permasalahan muncul ketika risiko keamanan publik akibat ranting pohon yang lapuk memicu wacana penebangan dari sebagian warga, yang kemudian berhadapan dengan penolakan keras dari kelompok masyarakat lain yang menjunjung tinggi nilai sakral pohon tersebut. Konflik ini tidak hanya mencerminkan perselisihan sosial-lingkungan, tetapi juga perebutan otoritas narasi dalam merumuskan kebijakan lokal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis secara mendalam bagaimana tokoh agama (pemuka Islam setempat) berperan sebagai penjaga dan mediator narasi yang memengaruhi pembentukan kebijakan penanganan pohon keramat tersebut. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam (in-depth interviews) dengan para tokoh dan pihak terkait, serta analisis dokumen dan arsip naratif konflik (Conflict Narrative Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh agama tidak bersifat homogen; mereka terbagi menjadi tiga kelompok utama: pro-penebangan (berbasis rasionalitas keamanan dan fiqh), kontra-penebangan (berbasis penghormatan tradisi lokal dan spiritual), serta kelompok penengah. Pengaruh mereka membentuk narasi yang krusial, mulai dari wacana keselamatan hingga legitimasi spiritual, yang pada akhirnya mendikte arah resolusi konflik. Simpulan utama adalah bahwa dalam konflik agraria yang melibatkan situs keramat, otoritas narasi tokoh agama menjadi variabel penentu bagi pembentukan kebijakan lokal. Dialog sosial yang dimediasi oleh tokoh penengah menghasilkan solusi kompromi yang menyeimbangkan kepentingan publik (keamanan) dan kepentingan spiritual-tradisional (pelestarian).
Penafsiran Ayat-Ayat Kekerasan Seksual dalam Konteks Maqashidi Menurut Jaseer Auda Abdul Munzir; Khairunnas Jamal; Mochammad Novendri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6001

Abstract

Artikel ini menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan kekerasan seksual melalui pendekatan maqāṣidī dengan mengacu pada kerangka pemikiran Jasser Auda. Ayat-ayat seperti QS. An-Nisā’ 19, QS. Al-Isrā’ 32, QS. An-Nūr 33, dan QS. Al-Mu’minūn 5–7 dibaca tidak hanya secara tekstual, tetapi juga dilihat dari tujuan syariah dalam menjaga jiwa, kehormatan, kebebasan, dan ketertiban sosial. Pemikiran Jasser Auda yang menekankan enam fitur pendekatan sistem—tujuan, keterbukaan, multidimensi, relasional, kognitif, dan keberlanjutan—memberikan paradigma baru dalam memahami larangan kekerasan seksual sebagai bagian dari perlindungan maqāṣid al-syarī‘ah. Dengan pendekatan sistemik ini, ayat-ayat tersebut dipahami secara lebih kontekstual dan dapat menjawab tantangan kekerasan seksual modern seperti eksploitasi digital, pemaksaan dalam relasi kuasa, dan perdagangan manusia. Artikel ini menunjukkan bahwa tafsir maqāṣidī ala Auda mampu memberikan pijakan etis dan hukum yang komprehensif dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual dalam masyarakat kontemporer.
The Influence of Transformational Leadership Style, Work Environment, and Compensation on Employee Work Motivation at CV. Laba Ayu Tegar Pramana Adi Putra I Wayan; I Gusti Ngurah Widya Hadi Saputra; Wirsa I Nengah; Winda Yanti Ni Kadek
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6002

Abstract

CV Laba Ayu is a company engaged in the pork slaughtering business, which involves physical labor processes. In this work, employee motivation is very important for the smooth production and distribution processes. Based on observations and initial interviews with several employees, a decline in work motivation was found among CV Laba Ayu workers. The purpose of this study was to determine the variables of leadership style, work environment, and compensation related to work motivation at CV Laba Ayu. The type of research used in this study is associative quantitative research, which explores the relationship between two or more variables. The population in this study were all employees working at CV Laba Ayu. The results of the study indicate that CV Laba Ayu leaders must be able to improve their transformational leadership style so that it can increase the work motivation of the employees who work with them. A good work environment will also have an impact on employee motivation to complete the tasks assigned to them. In this case, motivation given to employees in the form of a stable monthly salary and facilities that support the implementation of employee work are also available
Pola Komunikasi Body Neutrality Sebagai Bentuk Perlawanan Patriarkal Dalam Film Imperfect Maharani Maharani; Nuraida Nuraida; Lilis Sukmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6003

Abstract

Komunikasi merupakan istilah akrab dalam kehidupan sehari-hari, namun sulit didefinisikan secara ilmiah karena sifatnya yang abstrak dan memiliki banyak makna. Dalam konteks sosial budaya, komunikasi menjadi sarana penting untuk memahami relasi kekuasaan, termasuk dalam budaya patriarki yang menempatkan laki-laki sebagai pusat otoritas dan perempuan dalam posisi subordinat. Sistem ini membentuk konstruksi sosial mengenai tubuh perempuan yang sering kali dinilai berdasarkan standar kecantikan sempit. dalam kerangka inilah, penelitian berjudul “Pola Komunikasi Body Neutrality Sebagai Bentuk Perlawanan Patriarkal dalam Film Imperfect” hadir untuk menganalisis bagaimana konsep body neutrality digunakan sebagai strategi perlawanan terhadap konstruksi patriarkal tersebut. Salah satu bentuk perlawanan terhadap hegemoni patriarki adalah konsep body neutrality, yakni pemahaman bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh penampilan fisik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi body neutrality yang muncul dalam film tersebut sebagai strategi melawan konstruksi patriarkal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini memanfaatkan teori feminisme tubuh dan interaksionisme simbolik. Data diperoleh melalui observasi, pengamatan, dan analisis dokumentasi, kemudian diolah melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Imperfect menggambarkan kuatnya pengaruh standar kecantikan patriarkal terhadap cara perempuan memandang tubuhnya. Konsep body neutrality menegaskan bahwa tubuh adalah bagian fungsional yang menopang kehidupan, bukan objek estetis yang harus memenuhi tuntutan publik. Kebahagiaan tidak ditentukan oleh kecantikan, sementara penerimaan diri tidak mensyaratkan perubahan fisik, melainkan kestabilan emosi dan hubungan yang sehat dengan diri sendiri. Sikap netral terhadap tubuh berarti menghargai tubuh apa adanya, tanpa menghakimi perubahan bentuk maupun berat badan.
Strategi Personal Branding Mahasiswa Di Instagram Untuk Meningkatkan Peluang Kerja Sofy Nurhafidiani; Nurul Habsyi; Rivaldo Rivaldo; Arya Settyaki; Rahmat Arya Adhyaksa Siregar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa memanfaatkan Instagram sebagai strategi personal branding guna meningkatkan peluang kerja di era digital. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode studi kasus yang melibatkan wawancara mendalam, observasi akun Instagram mahasiswa, dan dokumentasi digital. Informan utama terdiri dari mahasiswa aktif yang secara sadar membangun personal branding di Instagram, didukung oleh dosen pembimbing karier dan alumni yang telah berhasil menggunakan media sosial sebagai sarana mendapatkan pekerjaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian narasi deskriptif, serta penarikan kesimpulan berdasarkan pola dan makna yang ditemukan dari hasil pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa membangun personal branding melalui konsistensi tema konten, penonjolan keunikan, serta pemanfaatan fitur-fitur Instagram seperti bio, feed, reels, dan story highlights. Instagram berfungsi sebagai portofolio digital yang menampilkan keahlian, pencapaian, dan identitas profesional mahasiswa kepada publik dan calon pemberi kerja. Keberhasilan strategi ini tercermin dari meningkatnya kepercayaan diri, perluasan jejaring profesional, serta terbukanya berbagai peluang kerja dan kolaborasi. Tantangan seperti produksi konten dan jumlah pengikut diatasi melalui komitmen, kreativitas, dan adaptasi terhadap tren serta kritik yang membangun.
Profetisme dalam Rumah Tangga: Analisis Multidisipliner Hadis “Khairukum Khairukum li Ahlih” sebagai Fondasi Keluarga Sakinah di Era Modern M. Ridho Firdaus; Hidayatullah Ismail; Ilyas Husti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6006

Abstract

Keluarga sebagai unit sosial terkecil menghadapi tantangan kompleks di era modern, mulai dari krisis komunikasi hingga tingginya angka perceraian. Ajaran Islam, khususnya hadis Nabi Muhammad SAW, menawarkan panduan yang relevan secara universal. Artikel ini mengkaji secara mendalam hadis “Khairukum khairukum li ahlih wa anā khairukum li ahli” (Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis multidisipliner untuk menggali makna hadis ini melampaui interpretasi fikih konvensional. Analisis mengintegrasikan perspektif ilmu hadis (takhrij dan asbabul wurud), hukum Islam (fikih munakahat dan maqasid al-shari'ah), psikologi keluarga, dan sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis ini bukan sekadar anjuran moral, melainkan sebuah kerangka kerja komprehensif yang menetapkan standar kebaikan holistik. Secara fikih, hadis ini menjadi ruh dari konsep mu'asyarah bil ma'ruf. Secara psikologis, ia mempromosikan kecerdasan emosional, komunikasi empatik, dan pola kelekatan yang aman (secure attachment). Secara sosiologis, hadis ini berfungsi sebagai instrumen untuk membangun ketahanan keluarga (family resilience) dan agen sosialisasi nilai-nilai luhur. Kesimpulannya, revitalisasi pemahaman hadis ini secara multidisipliner dapat menjadi solusi strategis dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang tangguh menghadapi tantangan zaman.
A Systematic Literature Review and Integrative Meta-Analytic Synthesis on Virtual Reality for Pencak Silat Education (2015–2025) Didik Cahyono; Johnlenon N. Aliser; Sri Sumartiningsih; Hadi Hadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6007

Abstract

The rapid advancement of digital technology has created new opportunities for innovation in education, particularly through virtual reality (VR), which serves as an immersive learning medium. While numerous studies have explored the pedagogical potential of VR in science and health education, its application in traditional martial arts such as Pencak Silat remains under-researched. This study systematically reviews and synthesizes global evidence on the effectiveness of VR-based learning within physical education contexts using the PRISMA 2020 framework. Literature searches were conducted across Scopus and ScienceDirect databases for publications from 2015 to 2025. Ten eligible studies were identified, including six meta-analyses and four systematic thematic reviews. Quantitative findings revealed that VR produced small to moderate improvements in knowledge (SMD = 0.28–0.97) and practical skills (SMD = 0.15–0.23), with significant effects on complex cognitive domains (SMD = 1.12) and learning satisfaction (SMD = 1.14). Thematic analyses highlighted consistent enhancements in learner motivation, engagement, and self-efficacy, though methodological heterogeneity and limited experimental validation in martial arts education persist. Specifically, research on Pencak Silat remains at a developmental stage, with an emphasis on media design rather than empirical evaluation. The synthesis concludes that VR offers strong pedagogical potential to enhance physical education’s cognitive, psychomotor, and affective learning outcomes. Nevertheless, future research should implement robust experimental designs and objective motion-based assessments to evaluate skill transfer and preserve cultural values in Pencak Silat learning within junior high schools.