cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 297 Documents
PEMBERDAYAAN GAPOKTAN JAYAMAKMUR DALAM PENGEMBANGAN TRICHODERMA UNTUK PENGELOLAAN PENYAKIT KERDIL PADI DI CANDIPIRO, LAMPUNG SELATAN Helina, Selvi; Pramono, Sudi; Nurdin, Muhammad; Maryono, Tri
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6244

Abstract

Abstrak: Gapoktan Jaya Makmur merupakan salah satu Gapoktan di Kecamatan Candipuro yang berkecimpung dalam budidaya padi sebagai komoditi unggulan di Kabupaten Lampung Selatan. Penyakit kerdil padi menjadi faktor pembatas dalam kegiatan budidaya padi di Desa Bumijaya. Keterbatasan pengetahuan petani dalam mengenali berbagai penyakit pada tanaman padi serta tindakan pengendalian yang efektif menjadi permasalahan utama yang belum bisa diatasi oleh kelompok tani di desa Bumijaya. Metode yang digunakan adalah  pembimbingan melalui sosialisasi penyakit kerdil padi dan pemanfaatan agens hayati sebagai strategi pengendalian, pelatihan pembuatan dan perbanyakan massal agens hayati Trichoderma, serta pelatihan aplikasi Trichoderma di lapangan. hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan: 1) Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti oleh anggota dan pengurus Gapoktan Jaya Makmur, Desa Bumijaya, Candipuro, Lampung Selatan, POPT Kecamatan Candipuro, Penyuluh Pertanian Desa Bumijaya; 2) Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang ditunjukan oleh keaktfannya dalam menyimak dan merespon penyampaian materi serta aktif bertanya dan memberi tanggapan terhadap setiap permasalahan yang dibahas, 3) Terjadi peningkatan penguasaan pengetahuan tentang Pengembangan Trichoderma sebagai Upaya Pengelolaan Penyakit Kerdil Padi yang Ditularkan oleh Wereng Batang Cokelat di Candipuro, Lampung Selatan yang signifikan yang ditunjukkan oleh hasil evalusai setelah diberi penyuluhan lebih  yaitu mayoritas peserta memiliki pengetahuan yang baik hingga sangat baik (86,96%) dan tidak ada peserta yang memiliki nilai dengan kriteria kurang.
APLIKASI PEMANFAATAN LIMBAH TULANG IKAN SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PERMBUATAN KERUPUK DI DESA MARGASARI, KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR, PROVINSI LAMPUNG Kusuma, Anma Hari; Kartini, Nidya; Delis, Putu Cinthia
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6245

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki sumber daya ikan yang berlimpah sehingga membuat industri pengolahan ikan semakin berkembang pesat sehingga memungkinan menhasilkan. limbah perikanan yang cukup besar. Tulang ikan merupakan salah satu limbah hasil pengolahan perikanan. Tulang ikan dapat dijadikan sumber kalsium sebagai salah satu upaya fortifikasi zat gizi dalam makanan. Kalsium merupakan mineral dalam tubuh yang memegang peranan penting dalam tubuh yang berperan dalam proses pembekuan darah, proses kontraksi otot dan penghantar impuls syaraf serta menjaga keseimbangan hormon. Tubuh manusia tidak dapat memproduksi kalsium sehingga harus dipenuhi melalui asupan makanan bergizi. Salah satu dampak defesiensi kalsium adalah osteporosis. Osteoporosis merupakan kondisi tulang menjadi rapuh dan mudah retak atau patah disaat usia sudah tua. Diversifikasi pangan dapat dilakukan dengan membuat jenis makanan yang mengandung kalsium tinggi dari pemanfaatan tulang ikan. Salah satu produk olahan pangan tersebut adalah kerupuk. Kerupuk merupakan makanan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat pada semua usia. Desa Margasari merupakan salah satu desa di Kabupaten Lampung Timur yang memiliki potensi perikanan yang cukup besar. Desa ini juga merupakan desa binaan Universitas Lampung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengatasi limbah perikanan sekaligus meningkatkan nilai tambah limbah perikanan melalui diversifikasi produk olahan makana yang memiliki nilai gizi. Manfaat kegiatan ini dapat menjadi sumber mata pencaharian alternatif dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Margasari
PENGEMBANGAN DESAIN KEMASAN DAN STRATEGI PEMASARAN E-COMMERCE PADA PRODUK BROWN SUGAR SAWIT DI KAMPUNG TIMBUL REJO LAMPUNG TENGAH Yuliandari, Puspita; Suroso, Erdi; Indraningtyas, Lathifa; Anungputri, Pramita Sari
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6246

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat Diseminasi Hasil Riset Tahun 2022 bekerja sama dengan KWT Mawar di Desa Timbul Rejo, BangunRejo,KabupatenLampungTengah,ProvinsiLampung berupaya melakukan pemanfaatkan limbahbatangsawitmenjadiprodukolahanpanganyaitu brown sugar sawit. Permasalahan mitra dalam memproduksi brown sugar sawit. adalah penggunaan kemasan yang masih sederhana serta pemasaran yang masih terbatas. Tujuandariprogramdiseminasihasilrisetadalah: (1)Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT Mawar dalam melakukanpengembangandesainkemasanbrownsugarsawit.;(2)MeningkatkanpengetahuandanketerampilanKWTMawardalammelakukanpengembanganstrategi pemasaran melalui e-commerce pada produk brown sugar sawit. Pelaksanaan pengabdian dilakukan bersama dengan KWT Mawar sebanyak 15 orang dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari sosialisasi, pendampingan, dan praktik langsung/demonstrasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai pre test dan post test. Hasil yang diperoleh yaitu peningkatan pemahaman dan keterampilan KWT Mawar dalam mengembangkan desain kemasan standing pouch window dan botol plastik serta dilengkapi dengan informasi label kemasan. KWT Mawar juga memperoleh ilmu dan keterampilan dalam memasarkan melalui e-commerce yaitu melalui akun instagram dan shopee. Kegiatan ini lebih lanjut diharapkan dapat diaplikasikan dalam mengembangkan kemasan produk dan memasarkan produk lebih baik.
PENGEMBANGAN PRODUK PUPUK CAIR DARI IKAN NILA PASCA KEMATIAN MASSAL PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN KJA DANAU RANAU Elisdiana, Yeni; Fidyandini, Hilma Putri; Kartini, Nidya; Caesario, Rachmad
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6257

Abstract

Sektor budidaya menempati ruang-ruang dengan sumber air yang layak untuk budidaya. Termasuk perairan umum seperti Danau Ranau saat ini berkembang pesat dengan adanya kegiatan budidaya ikan nila menggunakan Karamba Jaring Apung (KJA). Semula tidak banyak masalah saat ikan dibudidayakan dalam KJA, tetapi semakin meningkat jumlah pembudidaya dan tonase ikan yang dibudidayakan, ancaman pun dating. Permasalahan yang rutin terjadi di Danau Ranau adalah upwelling (pengadukan dasar perairan) yang bisa mematikan berton-ton ikan dalam waktu yang cepat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan produk pupuk cair dari limbah ikan nila pasca kematian massal untuk dikemas menjadi produk yang bernilai ekonomis. Adanya aplikasi produk pupuk organik cair pada tanaman sayuran yang menghasilkan tanaman subur dan bebas pestisida. Guna meningkatkan pemanfaatan ikan mati menjadi pupuk cair organik secara maksimal dan berkelanjutan, maka perlu dilakukan pengembangan produk dengan menyediakan alat penggilingan daging dan tulang ikan yang besar, sehinngga terciptanya pengolahan produk yang efektif dan efisien.
PENGENALAN BUNGA KRISAN POTONG DI DESA SUNGAI LANGKA KAB. PESAWARAN SEBAGAI KOMODITAS BARU DI DESA AGROWISATA Agustiansyah, Agustiansyah; Rugayah, Rugayah; Karyanto, Agus; Manik, Tumiar Katarina
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6266

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan komoditas baru yaitu bunga krisan potong kepada kelompok tani dan kelompok wanita tani di Desa Sungai Langka, Kec. Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung yang mengelola agrowisata. Bunga krisan potong ini diharapkan menjadi komoditas baru agrowisata yang dapat diandalkan, mengingat agrowisata di Sungai Langka mengandalkan komoditas tahunan seperti durian, jeruk, dan kopi. Metode kegiatan pengabdian ini adalah pembuatan demplot budidaya bunga krisan potong dalam rumah pelindung yang terbuat dari bambu dan atap plastik UV. Selain itu dilakukan juga ceramah dan diskusi tentang budidaya bunga krisan potong. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah petani mulai mengenal teknik budidaya krisan potong. Hasil penting lainnya adalah seluruh peserta setuju (100%) perlu adanya komoditas baru untuk dikembangkan dan setuju  (100%) bunga krisan potong dikembangkan di Desa Sungai Langka sebagai komoditas pendukung agrowisata.
INTRODUKSI TEKNOLOGI FERMENTASI PAKAN KAMBING BERBASIS LIMBAH PERTANIAN DAUN SINGKONG DAN JERAMI PADI DI DESA MARGOMULYO KECAMATAN TEGINENENG KABUPATEN PESAWARAN Tantalo, Syahrio; Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Sanjaya, Purba; Wijaya, Agung Kusuma; Ramadhan, Doni; Fauzi, Teo Achmad; Afrianti, Zulvina; Irawan, Bayu Hadi Setya; Sukma, Delta Tiara; Fauzan, Teo Achmad; Rivai, Mahfud; Surmini, Surmini; Rahmah, Anisa Nur; Rahman, Hafidz Fatur
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6269

Abstract

Peternakan kambing rakyat pada saat ini sudah menyebar luas di Provinsi Lampung. Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran merupakan salah satu desa yang masyarakatnya beternak kambing sebagai salah satu mata pencaharian utama. Survei pendahuluan menunjukkan bahwa masyarakat belum pernah menerima kegiatan yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi, keilmuan serta pelayanan kesehatan di bidang peternakan sehingga beternak kambing masih dilakukan secara konvensional. Tim Pengabdian Masyarakat bertujuan mendukung tercapainya pencapaian SDGs poin 2 dalam rangka mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan dengan melakukan introduksi teknologi fermentasi pakan melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan fermentasi pakan ternak berbasis limbah pertanian menggunakan metode silase daun singkong dan amoniasi jerami padi. Evaluasi kegiatan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana respon peserta terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian dengan cara membandingkan perubahan nilai pada evaluasi awal (pre-test) dan evaluasi akhir (post-test). Kesimpulan kegiatan pengabdian yaitu 1) Kegiatan penyuluhan teknologi fermentasi pakan dilaksanakan di Balai Desa Margomulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung dihadiri oleh 31 orang peserta yang berasal dari peternak kambing, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda karang taruna; 2) Kegiatan pelatihan fermentasi pakan berbasis limbah pertanian daun singkong dan jerami padi dilakukan di area halaman parkir Balai Desa Margomulyo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran dengan jumlah total peserta sebanyak 14 orang peternak kambing; 3) Produk fermentasi pakan hasil pelatihan berupa silase daun singkong dan amoniasi jerami padi menghasilkan tekstur yang lembut, warna hijau kekuningan, berbau asam dan aroma harum, dan tidak ada pertumbuhan jamur yang siap diaplikasikan sebagai pakan ternak kambing; 4) Tingkat pengetahuan peternak setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan dan pelatihan teknologi fermentasi pakan berbasis limbah pertanian daun singkong dan jerami padi mengalami peningkatan sebesar 66,92%.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA UNTUK MENINGKATKAN KAPASITAS PARA PELAKU UMKM DI PEKON LUGUSARI Rahmalia, Dian; Endaryanto, Teguh; Rosanti, Novi; Sari, I. Rani Mellya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6272

Abstract

Peningkatan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari perlu dilakukan sebagai upaya untuk mewujudkan terbentuknya Desa AgroEduTourism yang Sejahtera Mandiri.  Untuk itu pengabdian lanjutan kepada masyarakat yang bersumber dari pembiayaan DIPA FP ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya di Pekon Lugusari Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu yaitu peningkatan terkait kapasitas para pelaku UMKM sebagai salah satu lembaga penunjang pada kawasan agroedutouris. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD), pelatihan, pendampingan dan pembinaan dengan sasaran yaitu pelaku UMKM di Pekon Lugusari Kabupaten Pringsewu. Pekon Lugusari dipilih secara sengaja karena terdiri dari lima dusun yang masing-masing memiliki pitensi yang dapat dimanfaatkan untuk membentuk kawasan Agroedutourism, sehingga perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik dan nantinya akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Kegiatan PkM yang dilakukan dimulai dari melakukan identifikasi permasalahan, yang dilanjutkan dengan kegiatan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Sasaran PkM telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aktif dan antusias. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta ssasaran terkait tentang pengelolaan usaha meningkat. Diharapkan peserta sasaran dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dan dapat meningkatkannya menjadi lebih baik lagi sehingga memberikan pengaruh pada keberhasilan usaha yang dilakukannya.
PENERAPAN MOL IN SITU DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK UNTUK MEWUJUDKAN PERTANIAN ORGANIK DI KELURAHAN PINANG JAYA, BANDAR LAMPUNG Ramadhani, Winih sekaringtyas; Aini, Septi Nurul; Afandi, Afandi; Buchari, Henrie; Febriana, Jonah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6273

Abstract

Pinang Jaya adalah Kelurahan di Bandar Lampung yang memproduksi sayur-mayur. Saat ini pemupukan sayur-mayur masing menggunakan pupuk kimia. Selain itu tingginya limbah rumah tangga yaitu nasi basi yang tidak termanfaatkan mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan pengomposan limbah organik menjadi Mikroorganisme Lokal (MOL) in situ untuk mengurangi penumpukan limbah organik serta mampu menjadi pupuk organik cair. MOL limbah in situ dijadikan sebagai bahan pembenah tanah untuk mendukung sistem pertanian “Safe and Healthy Farm” dalam mewujudkan pertanian organik. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan ceramah, demonstrasi, demoplot dan evalusi kegiatan. Sasaran dari kegiatan ini yaitu warga di Pinang Jaya dan anggota Safe and Healthy Farm. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman terkait pemanfaatan limbah organik berupa nasi basi in situ menjadi MOL sebesar 75%. Indikator penilaian pemahaman peserta pengabdian dinilai dari hasil pre-test dan post-test. Pada hasil pre-test pemahaman warga terkait MOL sangat rendah yaitu 20%. Setelah dilakukan penjelasan serta demontrasi pembuatan MOL, peserta pengabdian mengalami peningkatan pemahaman, hasil test setelah kegiatan yaitu 95%. Hal ini menunjukkan bahwa  warga Pinang Jaya telah memahami pengelolaan limbah rumah tangga menjadi produk MOL in situ. 
PEMAHAMAN MASYARAKAT DESA KETAPANG KABUPATEN PESAWARAN TENTANG SAMPAH LAUT (MARINE DEBRIS) Yuliana, Darma; Damai, Abdullah Aman; Hasani, Qadar; Diantari, Rara
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6278

Abstract

Desa Ketapang , Kabupaten Pesawaran  merupakan salah satu  wilayah rekreasi pantai yang terkenal di Provinsi Lampung.  Meningkatnya aktivitas antropogenik di kawasan tersebut menye-babkan besarnya tekanan yang diterima, termasuk pada daerah pantai. Salah satu masalah yang signifikan penyebab degradasi lingkungan adalah sampah, termasuk sampah laut (marine debris). Secara umum sampah laut berdampak sektor eko-nomi dan pariwisata, mengganggu kehidupan biota laut dan ekosistem pesisir dan kesehatan manusia. Banyak biota yang memakan plastik (entangled) dan terjerat plastik (ingestion), meru-juk pada laporan. Jika sampah plastik ini tidak dikendalikan dikelola dengan baik, maka terjadi proses pelapukan menjadi mikro dan nano plastik yang akan merusak ekosistem pesisir dan/atau dimakan oleh plankton atau ikan. Selanjutnya, produktivitas perikanan dapat menurun dan impli-kasi dari mikroplastik bisa masuk ke jejaring makanan (food-chain) yang akhirnya dapat menimbulkan masalah pada kesehatan manu-sia.  Tujuan dari pengabdian ini untuk melihat pemahaman masyarakat terhadap sampah laut, di sekitar kawasan Pantai Ketapang. Kegiatan dilakukan dalam dua tahap untuk mengobservasi sampah laut dan pemahaman masyarakat.  Sampah laut (marine debris) di Pantai Ketapang , Kab. Pesawaran  terdapat 2 jenis sampah yaitu sampah organik dan sampah anorganik. .Jenis sampah laut (marine debris) yang paling banyak adalah sam-pah  organik ditemukan, hal ini diduga karena pantai Ketapang merupakan  daerah yang banyak aktifitas manusia. Penemuan sampah masker pada lokasi pengabdian sehubungan dengan terjadinya wabah pandemi Covid-19. Data menunjukkan pengetahuan maupun untuk sikap masyarakat terhadap sampah laut dan kebersihan lingkungan sangat tinggi. Hal ini dapat dikaitkan dengan ketergantungan masyarakat terhadap lingkungan pantai, karena sebagian besar masyarakat berpenghasilan dari memanfaatkan pantai ketapang
Penyuluhan Penggunaan Probiotik untuk Pencegahan dan Pengobatan Penyakit Ikan Gabus Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Maju Bersama Mesuji Utomo, Deny Sapto Chondro; Adiputra, Yudha Trinoegraha; Hudaidah, Siti; Fidyandini, Hilma Putri
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6300

Abstract

Aplikasi penggunaan bakteri probiotik pada organisme budi daya memiliki salah satu fungsi penting yaitu menyeimbangkan mikroorganisme dalam pencernaan agar tingkat penyerapan zat-zat nutrisi menjadi lebih baik. Penggunaan bakteri probiotik pada pakan telah banyak dilakukan oleh pembudidaya, namun Pokdakan Maju Bersama Mesuji tidak menggunakan probiotik dalam aplikasi budidaya nya. Oleh karena itu dalam pengabdian ini, kami menyarankan Pokdakan untuk menambahkan probiotik dalam pakannya. Probiotik yang digunakan dalam pengabdian ini merupakan probiotik produk dari IRP2I Depok Gut Bioaero. Komposisi probiotik ini yaitu Bacillus cereus, molase dan salin. Bakteri Bacillus cereus yang kemampuan menghasilkan enzim protease, lipase dan amilase untuk meningkatkan kecernaan pakan pada ikan. Bacillus subtillis merupakan bakteri probiotik yang mampu menekan pertumbuhan Aeromonas hydrophila. Aplikasi pemberian probiotik pada media budidaya dan pakan ikan gabus mampu mencegah dan mengobati penyakit pada ikan gabus sehingga mampu meningkatkan produksi ikan gabus. Kendala yang dihadapi dalam budidaya ikan gabus di Pokdakan Maju Bersama Mesuji adalah kurangnya sarana dan prasarana budidaya. Dari hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa 10 responden (100%) menyatakan bahwa metode yang digunakan sesuai dengan keadaan sasaran.