cover
Contact Name
Purba Sanjaya
Contact Email
p.sanjaya@fp.unila.ac.id
Phone
+6282229226300
Journal Mail Official
jurnalpengabdianfpunila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soemantri Brojonegoro 1, Gedong Meneng, Bandar Lampung, Lampung Province, Indonesia (Kode Pos : 35145)
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28292243     EISSN : 28292235     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jpfp.v2i2.7916
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas lampung (JPFP) adalah jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terbit dua kali setahun yaitu pada bulan Maret, dan September oleh Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Artikel yang dimuat meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang berhubungan dengan ilmu agroteknologi, agronomi dan hortikultura, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, ilmu peternakan, ilmu agribisnis, ilmu teknologi hasil pertanian, ilmu kehutanan, ilmu keteknikan pertanian, ilmu perikanan dan kelautan.
Articles 297 Documents
Pengembangan Ekonomi Kreatif Potensi Sumber Daya Alam Singkong Di Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono Lampung Timur Setiawan, Teguh; Fadhallah, Esa Ghanim
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6315

Abstract

Unit usaha relatif sulit untuk mengadopsi perkembangan teknologi baru untuk meningkatkan daya saing produk, sehingga dengan mengembangkan produk ekonomi kreatif menjadi solusi agar dapat meningkatkan potensi keuntungan yang dapat dihasilkan dari sumber daya alam sekitar.  Manfaat yang diharapkan dari pengabdian ini yaitu dapat membantu meningkatkan keterampilan masyarakat untuk pengembangan potensi produk ekonomi kreatif singkong menjadi keripik singkong karamel, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi bahan baku dan pendapatan warga Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribawono Lampung Timur. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama 3 bulan (September-November 2020) di Desa Bandar Agung Bandar Sribawono Lampugn Barat. Metode yang dilakukan adalah sosialisasi dan pelatihan workshop produksi keripik singkong karamel yang diberikan kepada ibu-ibu kelompok tani Desa Bandar Agung. Evaluasi dilakukan disetiap kegiatan. Luaran yang ingin dicapai antara lain peningkatan wawasan pengembangan ekonomi kreatif sumber daya alam singkong dengan peningkatan pengetahuan petani, dari 52% menjadi 79%, pencapaian ini termasuk dalam kategori baik dan prosiding/ jurnal ilmiah pengabdian.
Budidaya Lele Berbasis Teknologi Bioflock Pada Kelompok Pembudidaya Ikan Mandiri Sentosa Di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Delis, Putu Cinthia; Elisdiana, Yeni; Maharani, Henni Wijayanti; Diantari, Rara
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6339

Abstract

Kegiatan “Budidaya Lele Berbasis Teknologi Bioflock pada Kelompok Pembudidaya Ikan Mandiri Sentosa di Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan" merupakan kegiatan transfer teknologi kepada masyarakat, yang sejalan dengan salah satu visi LPPM Unila. Pada kegiatan ini akan didiseminasikan teknologi bioflok dalam kegiatan budidaya ikan lele. Teknologi bioflok dalam budidaya perikanan menerapkan prinsip asimilasi nitrogen oleh bakteri heterotrof melalui modifikasi rasio C/N dalam air. Sasaran dari program ini adalah mitra kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) Mandiri Sentosa di Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Program ini memiliki tujuan; 1) Pemahaman kelompok mitra dalam menggunakan teknologi bioflock sebagai solusi pengelolaan kualitas air budidaya ikan, serta 2) Membangun kemitraan dan kerjasama yang efektif antara perguruan tinggi dengan kelompok masyarakat di Kecamatan Jati Agung. Metode yang digunakan meliputi survei, pelatihan, denplot teknologi bioflock, pendampingan, dan evaluasi keberhasilan program. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbagi menjadi 2 tahap yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi: survei lokasi, sosialisasi kepada mitra, dan persiapan perlengkapan. Sedangkan tahap pelaksanaan meliputi: pelatihan budidaya ikan lele dengan teknologi bioflock, penyerahan paket teknologi bioflock, dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai penerapan teknologi bioflok hingga 100%, adanya manfaat yang diperoleh mitra melalui pelatihan budidaya ikan lele menggunakan teknologi bioflok, serta terciptanya kemitraan dan kerjasama yang efektif antara perguruan tinggi dengan kelompok masyarakat di Kecamatan Jati Agung, khususnya kelompok mitra Mandiri Sentosa.
DISEMINASI PATEN SEDERHANA “METODE PEMUPUKAN N, P, DAN K UNTUK PADI SAWAH” DALAM BUDIDAYA PADI SAWAH DENGAN SISTEM PENGELOLAAN TANAMAN SECARA TERPADU DI GAPOKTAN SIDO MAJU KECAMATAN TANJUNG SARI Hidayat, Kuswanta Futas; Kushendarto, Kushendarto; Fitriana, Yuyun; Solikhin, Solikhin; Damai, Abdullah Aman; Basri, Ari Kusuma; Ardiansyah, Prima; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6355

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam pengembangan tanaman padi sawah di Provinsi Lampung adalah masih rendahnya produktivitas dan produksi di tingkat petani jika dibandingkan dengan potensi genetik dari varietas padi sawah yang ditanam. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu teknologi budidaya padi sawah yang dapat dilakukan yaitu harus memasukkan input jumlah pupuk yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan cara aplikasi yang tepat, serta dipadupadankan dengan teknologi pengelolaan tanaman secara terpadu (PTT-Padi Sawah). Dalam pengembangannya, untuk memecahkan masalah usahatani di wilayah tertentu, PTT tidak menggunakan pendekatan paket teknologi, melainkan dengan pendekatan penerapan teknologi yang bersifat spesifik lokasi. Tujuan utama penerapan PTT adalah untuk meningkatkan produksi, pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk mendiseminasikan paten sederhana yang telah diperoleh Fakultas Pertanian terkait dengan metode Pemupukan N, P, dan K untuk padi sawah dengan sistem pengelolaan tanaman secara terpadu. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan di sentra produksi padi sawah Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Kecamatan Tanjung Sari. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya padi meningkat dari kategori sedang (51,24 %) menjadi kategori Tinggi dengan skor nilai sebesar 82,3 % setelah pelaksanaan. Selain itu teknik budidaya padi yang tepat diterapkan di Kecamatan Tanjung Sari membutuhkan paket teknologi spesifik lokasi dengan berpedoman dengan sistem pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan mengutamakan penggunaan  pupuk organik padat
OPTIMALISASI RUANG TERBUKA HIJAU DENGAN SISTEM AKUAPONIK BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PAHAWANG, LAMPUNG Amiin, Muhammad Kholiqul; Yusuf, Maulid Wahid; Julian, David; Putri, Septi Malidda Eka
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6393

Abstract

Sistem akuaponik adalah sistem pertanian yang menyatukan budidaya perikanan dengan budidaya tanaman khususnya sayuran tanpa media tanah (hidroponik). Sistem ini dikenal mampu mengatasi permasalahan keterbatasan lahan dikarenakan dapat diaplikasikan di lahan yang sempit seperti pekarangan rumah menggunakan terpal berukuran 2x2 m2 untuk budidaya ikan dan pipa untuk tempat budidaya sayuran. Dengan kemudahan tersebut, sistem ini dapat diterapkan oleh siapapun baik sebagai hobi maupun untuk bisnis yang menjanjikan.Masyarakat Desa Pulau Pahawang yang berlokasi di kawasan Teluk Lampung masih belum mengetahui teknik budidaya dengan sistem akuaponik ini. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat yang kami lakukan menggabungkan pengalaman, pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan modern serta pertanian hidroponik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sehingga diharapkan mampu berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di Desa Pulau Pahawang, khususnya Dusun Kalangan. Tujuan dari pengabdian ini adalah membantu dan membimbing masyarakat Dusun Kalangan, Pahawang untuk melakukan budidaya ikan nila salin (Oreochromis niloticus) yang kemudian diintegrasikan dengan tanaman sayur-sayuran melalui metode akuaponik. Selain itu akuaponik tersebut dapat dijadikan salah satu destinasi wisata ketika ada pengunjung yang datang ke Dusun Kalangan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pelestarian Ekosistem Pesisir Dan Hutan Mangrove Di Dusun Kalangan Desa Pulau Pahawang Kecamatan Marga Punduh Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung Reza, Muhammad; Lahay, Almira Fardani; Putra, Muhamad Gilang Arindra; Putriani, Rizha Bery
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6399

Abstract

Dusun Kalangan Desa Pahawang memiliki potensi geografis wilayah darat dan laut dimana sebagian besar ekosistem daratan merupakan hutan dan daerah pantai terdapat hutan mangrove yang relatif masih baik. Namun, masyarakat belum banyak mengetahui manfaat dan fungsi dari ekosistem mangrove secara ekologis dan ekonomis. Sebagai wilayah pesisir Dusun Kalangan juga mengalami kejadian abrasi pantai dan juga banjir. Namun, masyarakat tidak mengetahui apa yang menjadi sebab dan solusi apa yang harus dilakukan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dusun kalangan ini telah dilakukan sebelumnya kunjungan kepada ketua dusun dan akan diambil langkah untuk memberikan 200 bibit tumbuhan mangrove dimana nantinya akan terlebih dahulu diberikan sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan menanam massal bersama masyarakat bibit mangrove. Pengetahuan masyarakat yang masih minim terkait permasalahan banjir dan abrasi pantai merupakan salah satu kendala yang dapat diatasi dengan dilakukannya penyuluhan dan pelatihan bersama menanam bibit mangrove serta diskusi di lapang.
Pengembangan Partisipasi Masyarakat dalam Kemitraan Konservasi Pemulihan Ekosistem Rawa Bunder di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Wulandari, Christine; Yuwono, Slamet Budi; Bakri, Samsul; Febryano, Indra Gumay; Agustin, Yuli; Kuswandono, Kuswandono; Sirait, Eka Ria Novita Sari; Rusdianto, Rusdianto
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6411

Abstract

Keberhasilan program konservasi harus didukung adanya partisipasi dan komitmen yang tinggi atas program tersebut. Dengan demikian diperlukan adanya pengelolaan kolaboratif semua pihak. Paling penting dalam kolaborasi ini adalah masyarakat sekitar kawasan konservasi yang mempunyai kearifan lokal dan aturan adat. Partisipasi masyarakat secara mandiri diharapkan akan mendukung keberlanjutan fungsi dari Kawasan konservasi lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yaitu Taman Nasional Way Kambas, lebih khususnya adalah masyarakat Desa Rajabasa Lama I, Kecamatan Labuhan Ratu. Kegiatan PKM telah dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2022 dengan diikuti oleh 59 orang dan 29 orangnya adalah masyarakat di desa tersebut. Setelah dilaksanakan pretest dan posttest diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya program kemitraan konservasi di desa mereka.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Pesantren Ulul Albab Lampung untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Sekitar dan Nilai Tambah Ekonomi Widagdo, Setyo; Widodo, Soesiladi Esti; Zulferiyenni, Zulferiyenni
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6446

Abstract

Salah satu masalah Pondok Pesantren Islam Ulul Albab Lampung adalah keinginan untuk memperbaiki pengelolaan sampah di lingkungannya. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendampingi pengelola dan warga pondok pesantren untuk melaksanakan pengelolaan sampah secara terpadu dan mengubahnya menjadi kompos. Metode pelaksanaan terdiri dua kegiatan utama, yaitu: (1) penyuluhan dan (2) pendampingan. Hasil evaluasi awal memperlihatkan bahwa jenis sampah yang banyak dibuang adalah plastik dan sampah dapur. Jumlah sampah yang dihasilkan per orang warga adalah 1-2 kg/hari. Evaluasi proses memperlihatkan bahwa pengelola pondok sudah mulai melakukan perbaikan pengelolaan sampah. Hal tersebut antara lain diperlihatkan dengan: (1) penetapan unit dengan dilengkapi SOP dan personalnya, yang khusus ditugasi untuk mengelola sampah, (2) penggantian dan penambahan fasilitas kotak sampah, menjadi model kotak sampah terpisah antara organik dan anorganik.  Evaluasi dalam aspek pengetahuan memperlihatkan bahwa pengetahuan warga pondok pesantren tentang pengelolaan sampah meningkat. Pengetahuan responden meningkat dalam hal: (1) sampah bisa diolah menjadi bernilai tambah, (2) pemilahan perlu dilakukan sejak awal, (3) sampah organik bisa dibuat menjadi kompos, dan (4) proses perlu dikontrol dan bisa dipercepat, agar dihasilkan kompos yang berkualitas dan siap pakai.
PENYULUHAN MANAJEMEN REPRODUKSI, PEMELIHARAAN DAN FERMENTASI PAKAN SERTA PENGOBATAN MASAL TERNAK KAMBING DI DESA MARGA AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sirat, Muhammad Mirandy Pratama; Erwanto, Erwanto; Wanniatie, Veronica; Ermawati, Ratna; Lidyana, Ayu; Rivai, Mahfud; Surmini, Surmini
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6475

Abstract

Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu desa dengan mata pencaharian masyarakat berupa beternak kambing sebagai salah satu mata pencaharian utama selain menjadi petani padi dan singkong. Kecamatan Jati Agung merupakan salah satu dari 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan dengan populasi ternak kambing sejumlah 20.533 ekor atau dengan proporsi sebesar 5,44 persen dari total populasi ternak kambing di Kabupaten Lampung Selatan. Kelompok Ternak Kambing Rambon Jaya Family merupakan kelompok ternak yang baru terbentuk dengan pengalaman minimal dalam beternak terutama pada aspek reproduksi, pemeliharaan serta fermentasi pakan berbasis limbah pertanian. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat memberikan solusi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan melalui penyuluhan terkait manajemen reproduksi, pemeliharaan serta pelatihan teknologi fermentasi pakan berbasis limbah pertanian terutama ubi kayu, dalam rangka mendukung tercapainya pencapaian SDGs di Indonesia sesuai yang tercantum pada Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada poin 2 untuk mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan nutrisi yang lebih baik dan mendukung pertanian berkelanjutan. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu anggota Kelompok Ternak Rambon Jaya Family sebagai mitra pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode 1) Penyuluhan dan diskusi mengenai manajemen reproduksi, kesehatan, dan pemeliharaan serta teknologi fermentasi pakan; 2) Pengobatan masal ternak kambing, 3) Pemberian paket bantuan tong fermentor, peralatan desinfeksi kandang dan obat cacing cair. Kesimpulan pengabdian ini yaitu 1) jumlah peserta penyuluhan sebanyak 12 orang anggota kelompok ternak; 2) jumlah ternak kambing yang diobati sebanyak 14 ekor; 3) Pemberian paket bantuan kepada kelompok ternak berupa 2 unit tong fermentasi pakan, peralatan desinfeksi kandang berupa 1 unit sprayer dan 1 kemasan larutan desinfektan, serta 1 botol obat cacing cair; 4) Fermentasi pakan berbasis limbah daun singkong melalui metode silase berhasil dilakukan dengan ciri-ciri tekstur lembut, berbau asam dan aroma harum, tidak ada pertumbuhan jamur, dan berwarna hijau kekuningan.
PENGENALAN BUNGA KRISAN POTONG DI DESA SUNGAI LANGKA KAB. PESAWARAN SEBAGAI KOMODITAS BARU DI DESA AGROWISATA Agustiansyah, Agustiansyah; Rugayah, Rugayah; Karyanto, Agus; Manik, Tumiar Katarina
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6507

Abstract

Tujuan Kegiatan ini adalah untuk mengenalkan komoditas baru yaitu bunga krisan potong kepada kelompok tani dan kelompok  wanita tani di Desa Sungai  Langka, Kec. Gedong Tatan, Kab. Pesawaran Lampung. Bunga krisan potong diharapkan dapat menjadi komoditas baru yang dapat diandalakan mengingat selama ini agrowisata di Sungai Langka mengandalkan komoditas tanaman tahunan seperti jeruk dan kopi. Metode kegiatan pengabdian ini adalah pembuatan demplot budidaya krisan potong di dalam rumah pelindung berukuran 5 m x 8 m yang terbuat dari rangka bambu dan atap plastik UV. Hasil akhir kegiatan ini adalah petani mulai mengenal budidaya krisan potong. Hasil penting lainnya adalah 100% anggota kelompok setuju bunga krisan dikembangkan sebagai komoditas baru di Desa Sungai Langka. 
PENDAMPINGAN PRODUKSI PARFUM KHAS LAMPUNG DI GERAI SMELLGOOD.BYOSN, KOTA BANDAR LAMPUNG Utomo, Tanto Pratondo; Subeki, Subeki; Ibrahim, Gusri Ahyar; Ningtyas, Okta Sekar
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6521

Abstract

Bisnis parfum atau wewangian berkembang di Indonesia terutama bisnis parfum refill atau parfum isi ulang karena kebutuhan masyarakat terhadap parfum yang terjangkau sekaligus memenuhi kebutuhan parfum sebagai suatu perlengkapan yang wajib digunakan sehari-hari. smellgood.byosn merupakan salah satu gerai parfum isi ulang yang ada di Bandar Lampung yang dipersiapkan sejak September 2020 dan mulai berproduksi pada November 2020 dengan pasar siswa, mahasiswa dan kaum muda dengan produk parfum mengalami persaingan bisnis antara lain dengan munculnya berbagai varian aroma baru. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi smellgood.byosn untuk menghasilkan parfum yang dapat menjadi ciri khasnya sehingga dapat mendapatkan lebih banyak konsumen melalui keunikan yang dimiliki oleh parfum yang diracik smellgood.byosn. TimPengabdian pada Masyarakat Universitas Lampung (PPM Unila) menawarkan solusi berupa produk parfum alami berbahan baku minyak atsiri (essential oil) komoditas khas Provinsi Lampung yang telah dihasilkan pada skala laboratorium dan diterima panelis. Bahan baku parfum tersebut antara lain adalah pala, lemon, dan lada, jahe, yang diformulasikan berdasarkan sifatnya sebagai top notes, middle notes, dan base notes sehingga dihasilkan parfum yang lengkap notesnya. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa smellgood.byosn mampu memproduksi parfum khas Lampung yang berbahan baku senyawa aromatik lemon, lada, pala, dan anggrek