cover
Contact Name
Warsidah
Contact Email
binabahari@untan.ac.id
Phone
+6281257189586
Journal Mail Official
binabahari@untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, Kode Pos: 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29631432     EISSN : 29631432     DOI : https://doi.org/10.26418/binabahari.v2i3
Jurnal PKM Bina Bahari adalah jurnal yang mendiseminasikan ide dan pemikiran atas hasil penelitian dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk diterapkan kepada masyarakat.
Articles 52 Documents
PENCEGAHAN STUNTING SECARA DINI MELALUI SOSIALISASI POLA MAKAN KELUARGA DI DESA SEGENDONG, KECAMATAN SUNGAI RAYA KEPULAUAN, KABUPATEN BENGKAYANG Suaebah, Suaebah; Awaludin, Risky
Bina Bahari Vol 2, No 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i1.30

Abstract

Kasus stunting di Kalimantan Barat mengalami kenaikan di tahun 2022 yaitu sebesar 29.8%, termasuk dalam 5 besar provinsi dengan penderita stunting terbanyak di Indonesia. Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya stunting antara lain adalah ketidakcukupan nutrisi bagi balita ataupun ibu dalam masa kehamilan dan menyusui, sehingga tumbuh kembang balita mengalami hambatan atau kemunduran. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah melakukan sosialisasi pola makan keluarga yang sehat sebagai salah satu usaha pencegahan dini stunting di dalam keluarga, melalui konsumsi protein dari produk perikanan. Kegiatan ini diselenggarakan di  wilayah Desa Segedong dengan melibatkan 20 orang terdiri dari ibu hamil, ibu rumah tangga yang memiliki anak balita dan remaja putri. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2022 dengan metode ceramah dan demonstrasi makan produk olahan pangan dari ikan laut. Kegiatan ini sangat menarik bagi peserta, terlihat dengan antusiasmenya dalam mengikuti ceramah dan praktek mengolah makanan sumber protein dari ikan. Pemahaman tentang penyebab stunting  dan usaha-usaha untuk mencegahnya secara dini juga mengalami peningkatan. Demikian juga minat peserta dalam membuat aneka olahan yang dapat menarik minat makan anak balita di rumah.Kata kunci : stunting, Desa Segedong,  protein, balita, sosialisasi
PEMETAAN SEBARAN PRASARANA DAN BATAS DESA PELAPIS KECAMATAN KEPULAUAN KARIMATA KABUPATEN KAYONG UTARA Saputra, Robin; Zibar, Zan; Raynaldo, Adityo; Shofiyah, Sofi Siti; Marista, Etha; Linda, Riza
Bina Bahari Vol 1, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v1i2.12

Abstract

Penyelenggaraan pemerintahan yang baik harus didukung dengan data yang baik agar dalam mengelola desa dapat dengan optimal. salah satu data yang penting adalah peta batas wilayah desa. Pembuatan peta batas desa merupakan amanat yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Tujuan dari kegiatan ini adalah tersedianya peta desa dalam bentuk fisik untuk mendukung pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pemerintahannya. Kegiatan pembuatan peta desa melibatkan pihak desa dan masyarakat. Hasil kegiatan pemetaan desa ini dapat diselesaikan dengan baik dan berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil evaluasi dan pernyaatan pihak desa peta yang dihasilkan juga representatif untuk kebutuhan administrasi desa. Pemerintah desa juga menganggap bahwa kegiatan ini bermanfaat, dan berharap kedepannya ada kegiatan yang sejenis, dengan target keluaran sampai ke peta batas dusun, RT dan RW.
SOSIALISASI PANGAN FUNGSIONAL DARI SUMBER DAYA LAUT KEPADA MASYARAKAT PESISIR SAMBOANG KECAMATAN BONTOTIRO Hasan, Tahirah; Nurdaya, Nurdaya
Bina Bahari Vol 2, No 3 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i3.39

Abstract

Back to nature is a term about returning to nature both in terms of medicine and in terms of food and drink. The sea is a food resource that provides many sources of nutrients such as protein, carbohydrates and fats, but it has not yet been utilized optimally by local communities. The aim of this activity is to increase the understanding of the Samboang coastal community in utilizing marine resources such as fish, seaweed, shellfish and several other types of marine biota. The results of the activity evaluation showed that the activity participants had expertise in selecting food for health from the sea. The activity was attended by 20 local people, delivered using a lecture method containing material relevant to the topic. Backt to nature, nutrition samboang, sea
SOSIALISASI PENYELAMATAN HUTAN MANGROVE DALAM RANGKA PELESTARIAN SUMBERDAYA HAYATI BAGI MASYARAKAT NELAYAN KECAMATAN SUKADANA, KAYONG UTARA KALIMANTAN BARAT Rafdinal, Rafdinal
Bina Bahari Vol 1, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v1i1.4

Abstract

Artikel ini menyajikan hasil pengabdian pada masayarakat (PKM) pada masyarakat nelayan Kecamatan Sukadana Kayong Utara Kalimantan Barat dalam usaha penyelamatan dan pelestarian sumberdaya hayati hutan mangrove. Tujuan PKM secara umum untuk mengkaji persepsi dan partisipasi masyarakat nelayan Kecamatan Sukadana Kayong Utara dalam pemanfaatan, pencegahan kerusakan hutan mangrove, serta memberikan penyuluhan terkait penyelamatan hutan mangrove dalam rangka pelestarian sumberdaya hayati pesisir. Metode PKM dilakukan melalui penyuluhan. Untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terkait penyelamatan sumberdaya hayati mangrove, sebelum dan sesudah penyuluhan dilakukan evaluasi dalam bentuk  pengisian kuisioner terhadap peserta PKM. Jumlah peserta PKM yang hadir berjumlah 68 peserta yang merupakan perwakilan dari kelompok nelayan, pemuda dan kelompok desa wisata (POKDARWIS) se Kecamatan Sukadana.  Berdasarkan hasil kuisioner sebelum pemberian penyuluhan menunjukkan bahwa sebagian besar penduduk (53 %) memiliki pengetahuan kategori cukup baik tentang manfaat, kerusakan akibat pemanfaatan, dan perlunya pencegahan kerusakan hutan mangrove. Pentingnya manfaat hutan mangrove, kerusakan akibat pemanfaatan, dan perlunya pencegahan kerusakan; secara umum belum dipersepsikan secara positip oleh penduduk setempat.  Meskipun demikian partisipasi mereka dalam pemanfaatan dan pencegahan kerusakan hutan mangrove; sebagian besar termasuk kategori cukup baik. Tingkat partisipasi penduduk dalam pengelolaan hutan mangrove, sangat dipengaruhi oleh frekuensi kontak dengan media masa, intensitas pelatihan konservasi yang diikuti  dan kontribusi hutan mangrove terhadap ekonomi keluarga. Kebijakan pemerintah daerah untuk pengelolalaan hutan mangrove, ditanggapi secara negatip oleh masyarakat setempat. Hal itu disebabkan oleh belum adanya usaha pengelolaan hutan mangrove secara jelas dan tegas. Berdasar temuan tersebut maka aspek-aspek sosial ekonomi masyarakat setempat, perlu digunakan sebagai salah satu dasar pengelolaan hutan mangroveKata kunci: Mangrove, Pelestarian, Sumberdaya hayati, Masyarakat Nelayan, Sukadana
PENINGKATAN MUTU PRODUK IKAN TONGKOL ASAP MELALUI SOSIALISASI TEKNIK PENGEMASAN PADA POKLASHAR MARNIATI DI WILAYAH DESA TRITIRO Yasnidar, Yasnidar; Hasan, Tahirah; Helena, Shifa; Warsidah, Warsidah; Nurdiansyah, Syarif Irwan
Bina Bahari Vol 2, No 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v2i2.37

Abstract

Smoked cob fish is one of the processed marine fisheries commodities which is much loved by the community, both local people and outside the Tritiro village area. The marketing of this smoked fish product reaches outside the Tritiro village area, which causes the need for packaging that can maintain the quality of the fish until it reaches the customer. This independent community service activity (PKM) aims to improve the quality of smoked fish products produced by smoked fish processing groups through socialization of packaging techniques using a vacuum sealer so as to extend the shelf life of smoked fish, especially in distribution outside the region. The activity was attended by smoked fish processor Poklashar Marniati in the South Kalumpang sub-village, with lecture and practice methods or demonstrations in using a vacuum sealer. The results of the activity show that packaging with a vacuum sealer can increase the durability of smoked tuna so that the risk of damage when shipping out of the area can be minimized. Monitoring and evaluation of packaging socialization activities with this technique is carried out during the PKM activity and up to 3 months after the completion of the activity. The monitoring and evaluation results show that this packaging socialization can increase the productivity of processed smoked fish in the village.Keywords : smoking, vacuum, sealer, smoked cob fish, Tritiro village
INOVASI PRODUK OLAHAN IKAN BANDENG BERORIENTASI PASAR DAN BERBASIS POTENSI SUMBERDAYA PERIKANAN DI KABUPATEN BULUKUMBA, INDONESIA Siang, Roslindah Daeng; Patadjai, Andi Besse; Nur, Andi Irwan; Intihanah, Intihanah
Bina Bahari Vol 3, No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i2.65

Abstract

Kabupaten Bulukumba, yang kaya akan potensi perikanan ikan bandeng, selama ini terbatas pada penjualan ikan dalam bentuk glondongan dengan harga rendah. Inovasi dalam pengolahan ikan bandeng dapat meningkatkan nilai ekonomi produk dan kesejahteraan nelayan. Oleh karena itu, pengembangan produk inovatif seperti bandeng tanpa duri dan turunannya seperti Milkfish cordon blue dan Milkfish spring roll, ditujukan untuk memperluas variasi produk perikanan yang tidak hanya meningkatkan pendapatan  nelayan tetapi juga membuka peluang pekerjaan serta menguatkan UMKM dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, kegiatan pengabdian di Desa Salemba, yang didukung oleh berbagai pemangku kepentingan lokal, fokus pada peningkatan nilai tambah produk perikanan melalui inovasi dan penguatan kapasitas pemasaran digital, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bulukumba. Produk-produk seperti bandeng segar tanpa duri, bandeng bakar tanpa duri, serta olahan inovatif lainnya kini dipasarkan melalui platform digital seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, TikTok, dan YouTube, menjanjikan peningkatan omset dan keuntungan yang lebih besar bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian selanjutnya bisa berkaitan penguatan kelembagaan kelompok usaha pengolahan ikan bandeng di Desa Salemba. Dan diharapkan pada kegiatan pengabdian selanjutnya lebih bersinergi dan sejalan dengan pemerintah desa setempat sehingga bisa lebih optimal hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan semua pihak.
EDUKASI MITIGASI BENCANA BANJIR DI SEKOLAH DASAR PERTIWI KOTA PONTIANAK KALIMANTAN BARAT Nuraya, Tia; ramdan, muhammad hamdi
Bina Bahari Vol 3, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i1.47

Abstract

Kota Pontianak Provinsi Kalimantan Barat merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana banjir. Terjadinya banjir pada daerah ini disebabkan oleh pasangya air Sungai Kapuas dan juga curah hujan yang tinggi. Pendidikan bencana pada pelajar penting untuk dilakukan salah satunya dengan sosialisasi. Sosialisasi yang kami laksanakan terletak di Sekolah Dasar Pertiwi yang di pimpin oleh kepala sekolah Hartini, S,Pd. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat melalui kegiatan sosialisasi dengan pendekatan kualitatif. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi mengenai materi kebencanaan yang berpotensi di wilayah tersebut. Tahapan dari PKM ini yaitu Proses pengurusan perizinan, berkoordinasi dengan sekolah terkait perihal waktu dan tempat, menyiapkan topik atau materi yang akan disampaikan dalam kegiatan sosialisasi, dan terakhir yaitu evaluasi kegiatan. Pelaksanaan sosialisasi yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Pertiwi dilaksanakan pada hari Kamis 25 Januari 2024. dapat memberikan pengetahuan kepada pelajar SD Pertiwi Kota Pontianak terkait penanggulangan banjir di Kota Pontianak sehingga dapat meningkatkan pemahaman mengenai kebencanaan. Dalam hal keberlanjutan, perlu diadakan pemeliharaan dan pengawasan sebagai kontrol dengan tujuan solusi yang ditawarkan oleh pelaksana mampu berguna dan bermanfaat secara optimal bagi siswa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MONITORING DAN PELESTARIAN TERUMBU KARANG DI DESA RANOOHA RAYA, KONAWE SELATAN Afu, La Ode Alirman; Sadarun, Baru; Haya, La Ode Muhammad Yasir; Subhan, Subhan; Rahmadani, Rahmadani; Salwiyah, Salwiyah; Idris, Muhammad; Pangerang, Utama K
Bina Bahari Vol 3, No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i2.66

Abstract

Terumbu karang merupakan ekosistem vital yang menyediakan berbagai manfaat ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir. Namun, kondisi terumbu karang di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Desa Ranooha Raya, Kabupaten Konawe Selatan, mengalami ancaman degradasi akibat berbagai faktor. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal dalam kegiatan monitoring dan pelestarian terumbu karang. Melalui serangkaian pelatihan, lokakarya, dan kegiatan praktik lapangan, masyarakat dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melakukan pemantauan kondisi terumbu karang secara berkala, mengidentifikasi ancaman potensial, serta menerapkan teknik-teknik pelestarian yang berkelanjutan. Program ini juga memfasilitasi pembentukan kelompok masyarakat peduli terumbu karang yang akan bertanggung jawab atas kegiatan monitoring dan konservasi jangka panjang. Dengan meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan program ini dapat berkontribusi pada perbaikan kondisi terumbu karang, peningkatan keanekaragaman hayati laut, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di Desa Ranooha Raya melalui pengelolaan sumber daya laut yang lebih baik.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEGIATAN BULAN CINTA LAUT DI WILAYAH PESISIR DESA MAKALISUNG, MINAHASA UTARA Katili, Lidya; Putri, Elsari Tanjung
Bina Bahari Vol 3, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i1.45

Abstract

Wilayah pesisir memiliki karakteristik yang unik dan sangat rentan terhadap pencemaran berbagai macam sampah laut. Sumber sampah laut dapat berasal dari alam dan aktifitas antropogenik manusia yang setiap tahun dapat meningkat jumlahnya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi dan mengajak masyarakat pesisir Desa Makalisung, Minahasa Utara melalui Gerakan Bulan Cinta Laut sebagai rencana aksi dalam penanganan sampah laut. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu observasi dan partisipasi. Hasil yang diperoleh bahwa kegiatan ini dapat terlaksana sesuai rencana dan dikategorikan berhasil, peserta pengabdian antusias dan aktif berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan dan pembersihan sampah. Hasil evaluasi kegiatan juga menunjukkan peserta memberikan respon positif. Sebagai masukan bahwa perlunya monitoring dan pendampingan dan pelatihan dalam pengelolaan sampah organik dan an-organik yang berhasil dikumpulkan.
MENJELAJAHI KEARIFAN LOKAL PESISIR : MENGEDUKASI KECINTAAN GENERASI MUDA PADA BUDAYA MARITIM Amir, Amriani
Bina Bahari Vol 3, No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i2.67

Abstract

The coast of Indonesia holds an extraordinary wealth of maritime culture, but today's young generation is starting to forget about local coastal wisdom. Community service activities carried out at SMPN 8 Sungai Kakap, Kubu Raya Regency, aim to foster and strengthen a sense of pride and love for maritime culture among the younger generation. The method used was interviews and counseling involving 20 grade 11 students. The results of the activity show that this activity is effective in increasing students' knowledge and awareness about maritime culture, as well as encouraging their participation in preserving maritime culture and the environment.Keywords:coastal local wisdom, education, maritime culture, young generation, pkm