cover
Contact Name
Warsidah
Contact Email
binabahari@untan.ac.id
Phone
+6281257189586
Journal Mail Official
binabahari@untan.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak, Kalimantan Barat, Kode Pos: 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Bina Bahari : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 29631432     EISSN : 29631432     DOI : https://doi.org/10.26418/binabahari.v2i3
Jurnal PKM Bina Bahari adalah jurnal yang mendiseminasikan ide dan pemikiran atas hasil penelitian dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk diterapkan kepada masyarakat.
Articles 52 Documents
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM MEREHABILITASI MANGROVE DI DESA RANOOHA RAYA KONAWE SELATAN Hamid, Abdul; Halili, Halili; Kamri, Syamsul; Ishak, Ermayanti; Eldin, Hasan; Pangerang, Utama Kurnia; Patadjai, Rahmad Sofyan; Aslan, La Ode M.
Bina Bahari Vol 3, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i1.60

Abstract

Desa Ranooha Raya terletak di kawasan Teluk Staring dan merupakan bagian dari kawasan konservasi perairan daerah Sulawesi Tenggara. Kondisi mangrove di desa ini sebagian telah mengalami degradasi akibat kegiatan alih fungsi lahan di antaranya penebangan mangrove. Kegiatan pengabdian ini terintegrasi dengan pelaksanaan KKN-MBKM mahasiswa tahap 1 2023 dan pengabdian kolaborasi nasional. Tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari koordinasi, penyuluhan kepada masyarakat, pembibitan mangrove, dan demplot rehabilitasi mangrove. Pembibitan mangrove terdiri dari Rhizophora mucronata dan R. stylosa dilakukan oleh mahasiswa selama tiga bulan dengan teknik tanpa bedeng. Kegiatan penyuluhan rehabilitasi mangrove diikuti 16 orang masyarakat Desa Ranooha Raya yang terdiri dari aparat desa, tokoh masyarakat, anggota PKK, dan nelayan, serta 10 orang mahasiswa KKN-MBKM. Penanaman bibit mangrove sebagai demplot rehabilitasi mangrove sebanyak 700 pohon. Melalui pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat di Desa Ranooha Raya dalam merehabilitasi mangrove sehingga dapat melakukan rehabilitasi mangrove secara mandiri dan berkelanjutan di desa ini.
AKSI BERSIH PANTAI GUNA MENINGKATKAN KEPEDULIAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI NAMBO DALAM MENJAGA KEBERSIHAN Indrayani, Indrayani; Tadjudah, Muslim; Arami, Hasnia; Alimina, Naslina; Mustafa, Ahmad; Abdullah, Abdullah; Kamri, Syamsul; Sudarno, Sudarno; Irsan, La Ode Muhammad; Pariakan, Arman
Bina Bahari Vol 3, No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i2.73

Abstract

Kawasan pesisir pantai  merupakan suatu tempat yang bisa dijadikan tempat untuk melepas penat dari rutinitas kegiatan harian, salah satu objek wisata yang bisa dikunjungi adalah pantai. dari hasil kegiatan yang di lakukan yaitu pengabdian terhadap masyarakat, dimana wisata yang di pilih yaitu Pesisir Pantai Nambo dan kawasan rumah penduduk sekitarnya. Tujuannya yaitu untuk melakukan kegiatan bersih pantai dimana metode yang di lakukan yaitu dengan cara sosialisasi kepada masyarakat setempat. Kemudian dapat dilihat dari hasil kegiatan ternyata pembersihan disekitar pesisir Pantai tidak mudah karena banyaknya sampah-sampah yang dapat berasal dari mana saja. Banyaknya pengujung juga tidak hanya berdampak positif bagi tempat wisata tetapi terdapat pula dampak negatif yaitu, banyak sampah-sampah plastik yang di temukan di pesisir pantai. Terdapat beberapa pihak yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu pihak dosen dan mahasiswa. Dari hasil kegiatan ini ternyata dapat memberikan dampak bagi masyarakat peisisr Pantai Nambo yaitu mereka tergerak untuk berpartisipasi dalam menjaga linkungan pesisir agar tetap bersih.
SOSIALISASI DAN GIAT PENGOLAHAN PANGAN BAGI MASYARAKAT DI WILAYAH PESISIR DESA TRITIRO MENUJU KETAHANAN PANGAN LOKAL Arfah, Muhammad; Andira, Ayu
Bina Bahari Vol 3, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i1.59

Abstract

Rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan pangan di kalangan masyarakat pesisir Desa Tritoro Kecamatan Bontotiro, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan menjadi hambatan dalam menciptakan variasi menu makanan yang sehat dan bergizi bagi  keluarga mereka.  Oleh  karena  itu,  dilakukan  kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) mengenai sosialisasi dan giat pengolahan pangan yaitu pembuatan nugget dari ikan tongkol. kegiatan PKM bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan Masyarakat di wilayah pesisir, dengan fokus pada pendidikan dan pelatihan pengolahan pangan bagi masyrakat nelayan Desa Tritiro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ceramah dan metode Participatory Action and Learning System (PALS) yang melibatkan peran aktif peserta kegiatan PKM. Adapun jumlah peserta PKM ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga (istri nelayan) di Desa Tritiro. Kegiatan dimulai dari persiapan kegaitan PKM, Pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pemaparan manfaat nugget dari ikan tongkol, praktik langsung pembuatan nugget, dan terakhir adalah evaluasi kegiatan PKM. Hasil akhir dari kegiatan PKM ini yaitu olahan produk frozen berupa nugget dari ikan tongkol. Berdasarkan hasil PKM diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan lokal dan memperkuat peran Perempuan dalam Pembangunan komunitas nelayan  Desa Tritiro Kecamatan Bontotiro, Kab. Bulukumba, Sulawesi Selatan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MELALUI EDUKASI DAN INISIASI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH Hasan, Tahirah
Bina Bahari Vol 3, No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemberdayaan masyarakat pesisir Panrang Luhu dalam pengelolaan sampah plastik melalui inisiasi pembentukan bank sampah dan edukasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode kegiatan yang digunakan adalah edukasi melalui ceramah ilmiah dan praktek manajemen sampah yang berlokasi di kawasan destinasi wisata Pantai Panrang Luhu. Sosialisasi dan edukasi pengelolaan sampah plastik melalui bank sampah dan pentingnya pengolahan sampah berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R) diikuti oleh 20 warga Panrang Luhu. KEgiatan diikuti secara antusias oleh peserta dan selanjutnya dilakukan pendampingan lanjut untuk legalisasi dan pelatihan kelembagaan untuk masyarakat desa Panrang Luhu.Kata Kunci:Pemberdayaan, Pesisir, Sampah Plastik, Bank Sampah, Panrang Luhu 
PEMBUATAN SERO UNTUK PENINGKATAN HASIL TANGKAPAN BAGI NELAYAN DI DESA WAWOBUNGI KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Arsal, La Ode Muhammad; Kamri, Syamsul; Balubi, Abdul Muis; Nurgayah, Wa; Abdullah, Abdullah; Abidin, La Ode Baytul; Patadjai, Andi Besse; Bahtiar, Bahtiar
Bina Bahari Vol 3, No 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i2.61

Abstract

Desa Wawobungi Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat melimpah, yang belum dimanfaatkan secara optimal, karena keterbatasan teknologi alat tangkap. Alat tangkap yang umum digunakan selama ini adalah pancing, rawai, dan jaring insang, yang diperasikan menggunakan perahu bermotor, dan biaya operasionalnya kurang ekonomis bagi nelayan setempat. Hasil tangkapan yang diperoleh pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga diperlukan alat tangkap ikan yang sederhana namun tetap menguntungkan bagi nelayan. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan solusi melalui program pengabdian kepada masyarakat, dengan memberikan bimbingan teknis pembuatan alat tangkap sero kepada nelayan. Beberapa keunggulan alat tangkap sero adalah mudah dioperasikan karena alat tangkap ini berupa perangkap pasif yang diletakkan di daerah pasang surut. Ikan memasuki perangkap sero sebanyak dua kali sehari setiap air surut. Dibandingkan dengan alat tangkap lain, nelayan harus pergi ke area fishing ground yang jauh dari wilayah pesisir, dan hasil yang diperoleh pun tidak optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode demonstrasi. Nelayan secara langsung dibimbing oleh tim pengabdian mempraktikkan teknik pembuatan sero, dan cara pengoperasiannya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan tradisional yang ada di Desa Wawobungi.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA PULAU PELAPIS MELALUI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA Linda, Riza; Raynaldo, Adityo; Saputra, Robin; Zibar, Zan; Marista, Etha; Shofiyah, Sofi Siti
Bina Bahari Vol 3, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i1.49

Abstract

Health is a primary human need to be able to carry out life activities perfectly. Fulfillment of health can be achieved by fulfilling adequate and balanced nutrition. One of the nutrients that must be met is the need for carbohydrates, protein and vitamins. These elements can be obtained from animals and plants. Obtaining a nutritional source that is very cheap, easy to obtain and can provide greenery and aesthetic value around the yard of the house is by making Toga. Education to the community about family medicinal plants (Toga) in Pulau Peputar Village is very necessary considering that Pulau Peputar Village is one of the tourist villages. Pelalu Island Village, Karimata District, North Kayong Regency. The method used in this activity is in the form of counseling, including conveying theory and discussion. Participants will get theories about the importance of health, especially fulfilling balanced nutrition through making Toga and the importance of greenery and beauty in supporting village government programs, namely increasing human resources in ecotourism villages. The stages of this activity include preparation and extension activities. The counseling contains an introduction to the types of medicinal plant species and their uses. Demonstrations regarding the potential and use of medicinal plants in the community in Pulau Pelapis Village were carried out at the village office/school building. The aim of this community service activity program is to improve the health of family members through a program of using family medicinal plants as family herbal medicine. Socialization about Toga apart from supporting health, also provides environmental beauty, preserves plants and can provide family welfare. The results of this activity show an increase in participants' knowledge of potential plant species that have medicinal properties.Keyword: Health, Nutrition, TOGA, education, Pulau Pelapis village
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK PENINGKATAN PEMASARAN BENUR UDANG VANNAMEI PADA MASYARAKAT NELAYAN DESA BATU PUTIH Siang, Roslindah Daeng; Nur, Andi Irwan; Halili, Halili; Ramli, Muhammad; Patadjai, Andi Besse; Sriwulan, Desy; Budiyanto, Ryan
Bina Bahari Vol 4, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembinaan perusahaan kepada masyarakat dalam mengembangkan minitech backyard, harus diiringi dengan pembinaan strategi pemasaran salah satunya melalui pembinaan digital marketing untuk memperluas pangsa pasar. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan informasi dan pengetahuan digital marketing dalam memasarkan benus udang vannameii Di Desa Batu Putih  Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan. Dalam mendukung efisiensi dan peningkatan pangsa pasar benur udang vannameii yang berbasis internet diharapkan dapat terpublikasi secara global. Diharapkan pula  kedepannya kelompok usaha  dapat menjadi contoh dan dapat membagi pengetahuan dan pengalamannya memasarkan produk secara digital kepada masyarakat di sekitarnya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu ceramah singkat atau pengenalan kepada peserta pelatihan dalam memasarkan produk dengan strategi digital marketing sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga, pemutaran vidio contoh iklan dalam memasarkan produk dengan media sosial, praktek cara membuat iklan dalam memasarkan produk dengan menggunakan media social (Instagram, Facebok, Whatshapp, Twiter, Snackvideo, Youtube) serta contoh pemasaran produk melalui media social dengan akunnya masing masing. Kegiatan pembinaan dan pendampingan dilakukan oleh mahasiswa sampai masyarakat peserta pelatihan benar benar mampu melakukan pemasaran dengan menggunakan teknologi dan media sosial yang biasa mereka gunakan sehari hari. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan, maka dapat disimpulkan bahwa para nelayan dan keluarganya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital dari benur udang vannamei  dan meningkatnya inovasi pasar untuk peningkatan pangsa pasar benur udang vannamei di Desa Batu Putih Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan.
INTRODUKSI OLAHAN HASIL LAUT (BEKASEM SIMPING) DI DESA AIR MENDUYUNG, KECAMATAN SIMPANG TERITIP, KABUPATEN BANGKA BARAT akhrianti, irma -
Bina Bahari Vol 3, No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.72

Abstract

Simping yang mempunyai nama ilmiah Amusium sp. merupakan kerang yang banyak ditemukan pada berbagai substrat dari pasir sampai lumpur berpasir pada kedalaman 5-50m. Kerang simping memiliki kandungan protein yang cukup tinggi dan bisa digunakan sebagai sumber pangan manusia khususnya Masyarakat Kawasan Pesisir. Salah satu wilayah di Kepulauan Bangka Belitung yang banyak sekali ditemukan Kerang simping adalah perairan pesisir Desa Air Menduyung. Beberapa wilayah di Bangka Belitung khususnya Desa Air Menduyung telah mengkonsumsi kerang simping sebagai lauk makan maupun sambal dengan variasi olahan yang berbeda. Pekasem Simping merupakan hasil fermentasi kerang simping dengan campuran garam, gula merah, dan daun salam selama 3-4 hari. Namun karena pengolahan simping ini masih berskala kecil yang tidak dapat bertahan dalam waktu yang lama maka diperlukan inovasi dari olahan berbahan dasar simping untuk memunculkan produk olahan baru Desa Air Menduyung. Pendampingan tim ubb dalam hal ini sangat dibutuhkan dalam mendemonstrasikan pembuatan bekasem simping yang higienis dengan desain pengemasan yang menarik sehingga layak dipasarkan. Disamping itu agar olahan simping. Penyuluhan, pelatihan dan pengenalan proses pengolahan simping menjadi produk olahan yang bervariasi diharapkan dapat diterima dengan mudah dan di sukai oleh banyak kalangan serta mampu meningkatkan nilai ekonomis simping sekaligus meningkatkan perekonomian Masyarakat Desa Air Menduyung, Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat
PENINGKATAN WAWASAN TENTANG URGENSI PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERIKANAN BERKELANJUTAN DI TELUK STARRING PADA SISWA SMA NEGERI 1 MORAMO Bujang, Azis; Kamri, Syamsul; Mustafa, Ahmad; Tadjuddah, Muslim; Alimina, Naslina; Abdullah, Abdullah; Indrayani, Indrayani
Bina Bahari Vol 3, No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.75

Abstract

This community service aims to increase the awareness of SMAN 1 Moramo students about the potential of fisheries in Starring Bay, as well as problems and opportunities for management. Through counseling activities, students are invited to understand the importance of sustainable fisheries management. The results showed an increase in students' understanding of the potential of Starring Bay and problems such as destructive fishing, pollution, and lack of knowledge about conservation. Students also showed enthusiasm in formulating ideas for sustainable fisheries management in the future. This activity is expected to be the first step in cultivating sustainable fisheries resource management among the younger generation.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM REHABILITASI MANGROVE DI DESA BAKAU BESAR KABUPATEN MEMPAWAH Pangestu, Gigih Budhiawan; sari, dahlia wulan; Rahayu, Widya; Nuraya, Tia; Harfinda, Elliska Murni
Bina Bahari Vol 3, No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Tanjungp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/binabahari.v3i3.78

Abstract

Desa Bakau Besar di Kabupaten Mempawah memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, terutama melalui ekosistem mangrove yang kaya akan manfaat ekologis dan ekonomi. Namun, ekosistem ini mengalami degradasi akibat aktivitas manusia. Oleh karena itu, kegiatan PKM ini bertujuan untuk menghimbau dan meningkatkan kesadaran masyarakat setempat untuk memulihkan kondisi ekosistem, serta memberdayakan komunitas lokal melalui program rehabilitasi mangrove. Kegiatan terdiri dari penanaman kembali mangrove, edukasi lingkungan, serta evaluasi partisipasi masyarakat untuk memastikan keberlanjutan program. Dari hasil kegiatan, mayoritas peserta merasa sangat puas dan puas dengan kegiatan yang dilakukan.