cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6285338219596
Journal Mail Official
m.asyari@litpam.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Journal of Authentic Research
ISSN : -     EISSN : 28283724     DOI : 10.36312/jar
Journal of Authentic Research (ISSN. 2828-3724) is an open-access journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM). This journal publishes research papers in the field of social science and natural science. Journal of Authentic Research publish twice a year (bianually) in January and July. This journal has OAI address: https://journal-center.litpam.com/index.php/jar/oai
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 181 Documents
Uji Validitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA Berbasis Inkuiri Terbimbing Januarni, Baiq Wini; Idrus, Agil Al; Bahri, Syamsul
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/resdb118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA berbasis inkuiri terbimbing yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Model pengembangan yang digunakan yaitu model 4D yang terdiri dari empat tahap, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Artikel ini dibatasi pada bagian pengembangan khususnya pada uji validitas. Data uji validitas diperoleh dari hasil validasi. Untuk menguji validitas LKPD, dilakukan menggunakan lembar instrumen uji validasi LKPD kemudian dianalisis menggunakan Aiken’s V dan data dikumpulkan berdasarkan hasil validasi LKPD. Validasi didasarkan pada 3 aspek, yaitu (1) Aspek format, (2) Aspek isi dan (3) Aspek kebahasaan. Hasil penilaian validator LKPD IPA berbasis  inkuri terbimbing yang dinilai dari aspek format memperoleh rata-rata 0,88 dengan kategori sangat valid. Pada aspek kelayakan isi memperoleh rata-rata 0, 77 dengan kategori valid, dan pada aspek bahasa memperoleh rata-rata 0, 81 dengan kategori sangat valid.Dari tiga aspek penilaian validitas LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing diperoleh rata-rata 0, 82 dengan kategori sangat valid. Hasil ini menunjukkan bahwa LKPD IPA berbasis inkuiri terbimbing layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran yang valid dalam meningkatkan aktivitas serta pemahaman konsep peserta didik.  
Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Bermuatan Nilai Budaya Sasak pada Materi Kearifan Lokal di Masyarakat Sekitarku untuk Kelas IV SDN 3 Gerung Selatan Fitri, Aulia Ananda; Murzal; Draditaswari, Silka Yuanti
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/enspk810

Abstract

Pembelajaran di SDN 3 Gerung Selatan sudah tergolong baik, dan sudah menggunakan bahan ajar berupa buku paket, namun kebanyakan siswa kurang sistematis dalam proses berpikir dan masih kesulitan dalam pengorganisasian dalam materi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan dan kepraktisan modul pembelajaran IPAS bermuatan nilai budaya Sasak pada materi kearifan lokal di masyarakat sekitarku. Modul pembelajaran merupakan salah satu bahan ajar yang mempunyai karakteristik prinsip kemandirian dalam belajar. Pada modul terdapat capain pembelajaran dan tujuan pembelajaran yang eksplisit dengan mengintegrasikan konsep IPAS dengan kearfan lokal seperti tradisi dan nilai-nilai adat Sasak, sehingga kegiatan pembelajaran siswa menjadi terarah dalm mencapai tujuan pembelajaran secara efektif. Penelitian ini adalah penelitian Research and Deplovment, menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, tahap Analisi (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Deplovment), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Kelima tahapa ADDIE ini yang digunakan dalam proses pengembangan modul pembelajaran IPAS bermuatan nilai budaya Sasak, mulai dari menganalisis permasalahan yang ada di kelas IV SDN 3 Gerung Selatan, mendisain modul pembelajaran yang dikembangkan mulai dari kemenarikan modul dan penyesuaian materi, mengembangkan modul sesuai dengan rancangan, kemudian modul yang telah disusun akan divalidasi oleh para ahli, yaitu ahli materi, ahli modul, dan ahli bahasa untuk mengetahui kelayakan dari modul yang telah dikembangkan, kemudian modul yang telah dikembangkan diuji cobakan untuk mengetahui kepraktisannya yang dilakukan pada kelas IV, dan terakhir mengevaluasi modul yang telah dikembangkan dari tahapan pertama. Dalam penelitian ini, dilakukan uji coba di SDN 3 Gerung Selatan. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV sebanyak 19 siswa. Instrument penilaian yang digunakan adalah lembar validasi kelayakan dan dan kepraktisan. Hasil uji coba kelayakan modul pembelajaran yang dikembangkan telah masuk kategori valid/layak. Untuk mengetahui kelayakan modul pembelajaran yang dikembangkan peneliti menggunakan validator ahli materi, ahli modul, dan ahli bahasa dengan menggunakan penilain berupa angket dalam bentuk skala likert. Peresentase yang diperoleh dari ahli materi pada validasi pertama 68, 42%, sedangkan validasi kedua memperoleh nilai 88%. Peresentase dari ahli modul yang pertama 65,26, sedangkan validasi kedua memperooleh nilai 92%. Peresentase ahli bahasa yang pertama memperoleh nilai 71,57%, sedangkan yang kedua memperoleh nilai 88%. Dari ketiga ahli tersebut dikategorikan modul pembelajaran yang telah dikembangkan layak/valid digunakan dalam proses pembelajaran. Pada tahap penilain guru memperoleh nilai 90%, pada saat uji coba kepada siswa memperoleh nilai 84,42%. Dari hasil penilaian guru dan uji coba kepada siswa dikategorikan modul pembelajaran yang dikembangkan praktis untuk digunakan. Modul ini dinyatakan layak dan praktis jika mencapai peresentase minimal 75%. Implikasi dari pengembangan modul ini adalah tersedianya bahan ajar kontekstual yang dapat meningkatkan pemahaman konsep IPAS dan menumbuhkan karakter cinta terhadap budaya lokal Sasak selaku daerah tempat tinggal siswa.
Pengembangan media pembelajaran interaktif powerpoint berbasis aplikasi android pada materi membaca permulaan di kelas 1 SDN Tampar Ampar Praya Kartika, Aulia; Sulhan; Draditaswari, Silka Yuanti
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/525tws80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif PowerPoint berbasis aplikasi android pada materi membaca permulaan di kelas 1 SDN Tampar Ampr Praya yang valid dan paraktis menurut para ahli serta respon pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiridari 5 tahapan yaitu: analisis (analysis), desain (deisign), pengembangan (Devlopment), implementasi (implementation), evaluasi (evaluatation). Subjek uji coba dalam penelitian ini adala 17 siswa kelas 1 dan 1 guru kelas, dengan validasi ahli dilakukan oleh tiga ahli (ahli materi, ahli media dan ahli bahasa). Penelitian ini menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran interaktif PowerPoint berbasis aplikasi android pada materi membaca permulaan di Kelas 1 SDN Tampar Ampar Praya. Konsep yang dibangun dalam media ini adalah berupa penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi membaca permulaan yang dibuat menjadi sebuah pembelajaran yang menyenangkan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan oleh peneliti diperoleh hasil sebagai berikut; uji validasi terhadap media pembelajaran interaktif Poweroint berbasis aplikasi android pada materi membaca permulaan divalidasi oleh tiga ahli, ahli materi dengan memperoleh nilai rata rata 84, 21% dengan kreteria sangat valid, dari ahli media dengan memperoleh nilai rata rata 80% dengan kreteria valid  dan dari ahli bahasa dengan memperoleh nilai rata rata 84,21% dengan kreteria valid, sehingga produk tersebut dikatakan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Sementara itu hasil angket respon peserta didik dan respon guru terhadap media pembelajaran interaktif PowerPoint berbasis aplikasi android pada materi membaca permulaan mendapatkan nilai rata rata sebesar 80% dan 80% dengan kreteria sangat praktis. Dapat sisimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif PowerPoint berbasis aplikasi android dikatakan valid dan sangat praktis untuk digunakan, memberikan implikasi positif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi membaca permulaan yang lebih menyenangkan dan mandiri bagi siswa.
Kelimpahan Lalat Buah Bactrocera Pada Buah-Buahan yang Dijual Di Kota Mataram Sebagai Media Pembelajaran Biologi SMA Al-Arsyi, Miftah; Artayasa, I Putu; Ilhamdi, Mohammad Liwa
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/z8ybgx04

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis lalat buah (Bactrocera spp.) yang menyerang buah-buahan di pasar tradisional Kota Mataram serta menilai tingkat kelimpahannya pada berbagai jenis inang. Penelitian dilakukan di empat pasar utama, yaitu Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, dan Pagesangan. Sampel buah yang menunjukkan gejala serangan lalat buah dikumpulkan menggunakan teknik purposive random sampling, kemudian disimpan pada media pasir hingga mencapai fase imago. Identifikasi spesies dilakukan menggunakan kunci determinasi Bactrocera. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan empat spesies utama: Bactrocera albistrigata de Mejeire yang menyerang jambu air; Bactrocera carambolae Drew and Hancock yang menyerang belimbing; Bactrocera caudatus Fab yang menyerang jambu biji; dan Bactrocera dorsalis yang menyerang cabai. Temuan penelitian ini tidak hanya bermanfaat untuk pengendalian hama pertanian, tetapi juga memiliki implikasi dalam bidang pendidikan. Lalat buah dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran biologi di SMA untuk materi keanekaragaman hayati, daur hidup serangga, hubungan ekologi, serta keterkaitan antara biologi dan permasalahan pertanian lokal. The aim of this study is to identify the kinds of fruit flies (Bactrocera spp.) that prey on fruits in Mataram City's traditional markets and to assess the degree of abundance in different host species. Dasan Agung, Bertais, Kebon Roek, and Pagesangan were the four primary markets where the study was carried out. Purposive random sampling was used to gather fruit samples exhibiting fruit fly attack symptoms, which were then kept in sand media until the imago phase. The Bactrocera determination key was used to identify the species. The results showed the existence of four primary species: Bactrocera albistrigata de Mejeire, which attacks water apples; Bactrocera carambolae Drew and Hancock, which strikes starfruit; Bactrocera Caudatus Fab, which attacks guava; and Bactrocera Dorsalis, which targets chile. The findings of this study have implications for education in addition to helping to manage agricultural pests. High school biology classes can employ fruit flies as a teaching tool for subjects including biodiversity, insect life cycles, ecological relationships, and the connection between biology and regional agricultural problems.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Green Chemistry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Pemahaman Konsep Materi Hidrolisis Garam pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Lingsar Muntari; Listantia, Nora; Pertiwi, Galuh
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q4sqxs70

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual siswa dalam mempelajari kimia masih rendah, yang disebabkan oleh pembelajaran menggunakan metode konvensional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual siswa tentang hidrolisis garam dipengaruhi oleh paradigma Problem based learning (PBL) berbasis Green Chemistry. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Siswa kelas XI SMA menjadi subjek penelitian, dan mereka dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok menggunakan model PBL berbasis Green Chemistry sebagai kelas eksperimen, dan kelompok lainnya menggunakan metode pembelajaran konvensional. Keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep kimia dinilai dengan menggunakan instrumen yang telah divalidasi oleh para ahli. Data dianalisis dengan N-gain dan uji-t untuk menemukan peningkatan hasil belajar. Hasil belajar menunjukkan bahwa penggunaan PBL berbasis Green Chemistry secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman konseptual kimia siswa. Dengan demikian, model PBL berbasis Green Chemistry direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran kimia yang efektif dalam membangun keterampilan abad 21, khususnya berpikir kritis dan pemahaman konsep.
Kelayakan E-LKPD Berbasis Proyek Pembuatan Minuman Herbal Tradisional untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Ningrum, Devy Zulfa Utari; Hakim, Aliefman; Jamaluddin
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m7943h76

Abstract

Latar belakang penelitian didasari rendahnya kreativitas dan pemahaman konsep peserta didik terhadap obat tradisional, serta belum tersedianya bahan ajar digital yang sesuai dengan model pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik) berbasis proyek dalam pembuatan minuman herbal tradisional untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik SMK Farmasi pada mata pelajaran Farmakognosi. Pengembangan produk menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) dengan aplikasi Flip PDF Professional. Penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap develop. Penelitian ini menggunakan 3 validator sebagai penilaian kevalidan. Hasil validasi oleh tiga ahli menunjukkan bahwa E-LKPD, instrumen pemahaman konsep, dan instrumen keterampilan berpikir kreatif memiliki nilai validitas rata-rata berturut-turut 76% (valid), 89,1% (sangat valid), dan 82,6% (sangat valid). Produk juga dinyatakan praktis berdasarkan uji keterlaksanaan dan respon pengguna. Dengan demikian, E-LKPD yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran Farmakognosi.
Validasi LKPD IPA Berbasis CBL Terintegrasi Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Pemecahan Masalah Lisdayanti; Hakim, Aliefman; Sridana, Nyoman
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/15jv5v28

Abstract

Kemampuan utama yang perlu dimiliki peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran mencakup berpikir kreatif dan pemecahan masalah sebagai keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menghasilkan LKPD IPA berbasis Case-Based Learning (CBL) terintegrasi kearifan lokal yang valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Artikel ini difokuskan pada tahap validitas.Uji validitas dilakukan menggunakan lembar validasi LKPD yang dianalisis dengan Aiken’s V mencakup aspek isi, bahasa, penyajian, tampilan, dan orientasi kearifan lokal. Hasil validasi menunjukkan bahwa seluruh aspek memperoleh nilai pada kategori sangat valid, yaitu kelayakan isi (0,82), bahasa (0,87), penyajian (0,83), tampilan (0,86), dan orientasi kearifan lokal (0,87), dengan rata-rata 0,85. Dengan demikian, LKPD berbasis CBL terintegrasi kearifan lokal dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA.
Pengembangan Media Video Interaktif Bagian-Bagian Tubuh Manusia Untuk Siswa Kelas 1 SDN 20 Ampenan Nisah, Raodatul; Husniati; Fauzi, Asri
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cv627564

Abstract

Pembelajaran pada materi bagian-bagian tubuh manusia di kelas awal sekolah dasar masih cenderung monoton dan belum memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan minat belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan tidak hanya untuk mengetahui tingkat kelayakan dan kepraktisan, tetapi juga untuk menghasilkan serta menguji produk media video interaktif yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran pada materi bagian-bagian tubuh manusia. Media yang dikembangkan berupa video interaktif bagian-bagian tubuh manusia untuk siswa kelas 1 SDN 20 Ampenan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian ini melibatkan seluruh siswa kelas 1A di SDN 20 Ampenan yang terdiri dari 20 siswa dan 1 guru. Metode pengumpulan data menggunakan angket yang meliputi angket validasi ahli materi, ahli media, angket respon guru, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video interaktif memperoleh hasil validasi kelayakan oleh ahli materi sebesar 94,28% dengan kategori sangat layak dan hasil validasi oleh ahli media sebesar 94,28% dengan kategori sangat layak. Hasil respon guru memperoleh persentase sebesar 93,33% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil respon siswa memperoleh rata-rata 92% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, media video interaktif bagian-bagian tubuh manusia berbasis Canva dinyatakan layak, praktis, dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran pada materi bagian-bagian tubuh manusia untuk siswa kelas 1 SDN 20 Ampenan.
Studi Perhitungan dan Pemilihan Rekomendasi Penurunan Susut Teknis pada Jaringan Tegangan Menengah PT PLN (Persero) UP3 Semarang Rahmani, Itsna Nurul
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/2t56g702

Abstract

Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi. Kondisi ini menuntut PT PLN (Persero) sebagai badan usaha milik negara di bidang kelistrikan untuk menjaga keandalan sistem tenaga listrik sekaligus meminimalkan kerugian energi akibat susut. Susut energi listrik, khususnya susut teknis, berpotensi menimbulkan kerugian finansial yang signifikan apabila tidak dikendalikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besarnya susut energi listrik serta menganalisis alternatif perbaikan guna menurunkan susut teknis pada sistem distribusi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Formula Jogja untuk menghitung susut teknis pada jaringan tegangan menengah (JTM) dan transformator distribusi. Penelitian ini dilakukan pada sistem distribusi PT PLN (Persero) UP3 Semarang. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa susut teknis pada JTM sebesar 2,19%, lebih tinggi dibandingkan susut teknis pada transformator yang sebesar 1,55%. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian difokuskan pada penurunan susut teknis pada JTM. Alternatif perbaikan yang diterapkan adalah penambahan 15 penyulang baru. Hasil simulasi perhitungan menunjukkan bahwa penambahan penyulang tersebut mampu menurunkan susut teknis JTM sebesar 0,48%, dari 2,19% menjadi 1,71%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan penyulang merupakan strategi teknis yang efektif untuk menurunkan susut energi pada jaringan tegangan menengah dan dapat meningkatkan efisiensi sistem distribusi listrik PT PLN (Persero). Electricity demand in Indonesia continues to increase along with population growth and economic activities. This condition requires PT PLN (Persero), as the state-owned enterprise in the electricity sector, to maintain the reliability of the power system while minimizing energy losses caused by power losses. Electrical energy losses, particularly technical losses, can lead to significant financial impacts if not properly controlled. This study aims to calculate the magnitude of electrical energy losses and to analyze improvement alternatives to reduce technical losses in the distribution system. The research employs the Jogja Formula approach to calculate technical losses in the medium-voltage network (MVN) and distribution transformers. The study was conducted on the distribution system of PT PLN (Persero) UP3 Semarang. The results indicate that technical losses in the medium-voltage network reach 2.19%, which is higher than the technical losses in distribution transformers at 1.55%. Based on these findings, the study focuses on reducing technical losses in the medium-voltage network. The proposed improvement strategy involves the addition of 15 new feeders. Simulation results show that the addition of these feeders reduces technical losses in the medium-voltage network by 0.48%, from 2.19% to 1.71%. In conclusion, the addition of feeders is an effective technical strategy for reducing energy losses in medium-voltage distribution networks and improving the efficiency of PT PLN (Persero)’s electricity distribution system.  
Culture As a Source of Learning: Integration of Merauke Local Wisdom in Deep Learning Approach Amri, Haerul; Rapsanjani, Hafsemi; Fredy, Fredy; Yohanes, Rizki Adri; Rahim, Abdul
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vwqtk394

Abstract

This study aims to analyze the integration of Merauke's local wisdom into deep learning through a literature study using a qualitative approach. Deep learning is understood as a pedagogical approach that emphasizes mindful, meaningful, and joyful learning, thereby encouraging students to construct conceptual understanding, think critically, and apply knowledge contextually. On the other hand, Merauke's local wisdom, reflected in the practices of totemism, adat sasi, yur traditions, as well as social rituals and traditional leadership systems, has ecological, social, and spiritual values that are relevant to contextual education. The results of the analysis show that integrating the two can strengthen cultural literacy, ecological awareness, and character building among students. The ecological values in sasi and yur can be used for meaningful learning, spiritual and social values such as “Izakod Bekai Izakod Kai” are relevant for mindful learning, while traditional celebrations contribute to joyful learning. However, challenges such as limited infrastructure, teacher competence, and scientific validation of local knowledge need to be overcome through training, innovative learning media, and an ethnoscience approach. This research concludes that integrating deep learning with Merauke's local wisdom has the potential to create a contextual pedagogical model that not only enriches the learning experience but also preserves cultural identity and supports sustainable education.