cover
Contact Name
Sumardi Efendi
Contact Email
fanshurinstitute@gmail.com
Phone
+6285260083890
Journal Mail Official
fanshurinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daud Dariah Komplek Perumahan Cinta Kasih Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat – Indonesia, Kode Pos 23687
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by FANSHUR INSTITUTE
ISSN : 30468949     EISSN : 30468957     DOI : -
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora merupakan Jurnal yang diterbitkan 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juni dan Oktober oleh FANSHUR INSTITUTE: Research and Knowledge Sharing in Aceh. Sebagai jurnal multidisiplin nasional yang mencakup berbagai isu dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora, menerima tulisan hasil kajian dan penelitian dari para peneliti, dosen dan mahasiswa dalam bidang kajian meliputi: 1. Hukum, 2. Ekonomi, 3. Psikologi, 4. Komunikasi, 5. Seni dan Budaya, 6. Sosial dan Politik, 7. Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai.
Articles 69 Documents
Dialog Orang Tua dengan Anak Kajian Tafsir al-Qurthubi dan al-Mishbah Faruq, Aditya
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.208

Abstract

Fenomena fatherless, yaitu ketidakhadiran ayah secara fisik atau emosional dalam kehidupan anak, merupakan isu global yang berdampak signifikan terhadap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dialog antara orang tua dan anak dalam al-Qur'an menggunakan perspektif tafsir Al-Qurthubi dan Tafsir Al-Mishbah, serta meninjau relevansinya melalui teori hubungan interpersonal dengan pendekatan holistik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Metode tafsir tematik diterapkan untuk menghimpun dan menganalisis ayat-ayat al-Qur'an yang terkait dialog orang tua dan anak, dilengkapi dengan analisis teori hubungan interpersonal. Pendekatan ini memungkinkan integrasi dimensi kognitif, emosional, dan sosial dalam memahami ayat-ayat terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog al-Qur'an, seperti dalam kisah Luqman, Nabi Ibrahim, dan Nabi Nuh, memberikan model komunikasi yang mencakup kasih sayang, keteladanan, logika, dan kelembutan. Tafsir Al-Qurthubi menyoroti pentingnya pendidikan berbasis hikmah, sementara Tafsir Al-Mishbah menekankan komunikasi yang logis dan efektif. Pendekatan holistik memperkuat analisis, menampilkan bagaimana dialog al-Qur'an dapat menjadi solusi dalam memperbaiki hubungan keluarga, terutama dalam menghadapi fenomena fatherless. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan, termasuk mengatasi gengsi dalam memulai komunikasi, untuk membangun keluarga yang harmonis dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Analisis EVA dan MVA Dalam Menilai Kinerja Keuangan pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan Dan Minuman yang Terdata pada Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2023 Yati, Syaida; Rimbano, Dheo; Triharyati, Eri
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.215

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan Dan Minuman. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah terdapat tren peningkatan atau penurunan nilai EVA dan MVA pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2018-2023, Bagaimana hasil analisis EVA dan MAV pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2018-2023.Tujuan Untuk mengetahui tren peningkatan atau penurunan nilai EVA dan MVA pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2018-2023,Untuk mengetahui hasil analisis EVA dan MAV pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman periode 2018-2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah perusahaan CEKA memperoleh nilai EVA yang negatif pada tahun 2018 yang berarti perusahaan tidak berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal, namun di tahun 2019-2023 memperoleh nilai EVA positif yang berarti perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal. Perusahaan DLTA memperoleh nilai EVA yang negatif pada tahun 2018-2021,2023 yang berarti perusahaan tidak berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal namun di tahun 2023 memperoleh nilai EVA positif yang berarti perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal. Perusahaan GOOD setiap tahunnya memperoleh nilai EVA positif yang berarti perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal. Perusahaan ICBP setiap tahunnya memperoleh nilai EVA positif yang berarti perusahaan berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal. Perusahaan INDF memperoleh nilai EVA yang negatif pada tahun 2018 yang berarti perusahaan tidak berhasil menciptakan nilai tambah bagi para pemodal.Setiap Perusahaan menghasilkan nilai MVA yang positif (MVA > 0) meskipun berfluktuasi.
Analisis Implementasi Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik dalam Berita Kejahatan Susila di Media Metropolis.Id Akmal, Fitria
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.230

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dalam pemberitaan kasus kejahatan susila di media online Metropolis.id. Pasal 5 KEJ melarang penyebutan identitas korban kejahatan susila dan anak pelaku kejahatan, bertujuan melindungi privasi dan mencegah dampak negatif seperti stigma sosial dan trauma psikologis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis isi terhadap 12 berita kejahatan susila yang dipublikasikan Metropolis.id antara April 2024 hingga Januari 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Metropolis.id secara umum telah mematuhi Pasal 5 KEJ dengan tidak mengungkap identitas korban secara langsung. Namun, ditemukan potensi pelanggaran melalui penyebutan informasi tidak langsung, seperti nama anggota keluarga korban atau lokasi kejadian, yang dapat mempermudah identifikasi korban. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun media telah berupaya menjaga etika jurnalistik, masih terdapat tantangan dalam penerapan penuh Pasal 5 KEJ, terutama dalam konteks kecepatan pemberitaan dan tekanan kompetisi media online. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran etika jurnalistik, pelatihan wartawan, dan kehati-hatian dalam menyajikan informasi sensitif untuk melindungi privasi korban. Dengan demikian, media dapat tetap menjalankan fungsi informasinya tanpa mengorbankan hak dan martabat korban kejahatan susila.
Pemikiran Jamaluddin Athiyah dan Moderasi Fikih: Menyikapi Tantangan Keagamaan di Era Modern di Indonesia Jamhuri, Jamhuri; Tanjung, Dhiyauddin
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i1.231

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran Jamaluddin Athiyah (l.1928) dalam konteks fikih kaum liberal, dengan fokus pada hubungan antara ajaran agama, nilai-nilai liberal, dan tantangan kehidupan modern. Pembahasan utama mencakup kontekstualisasi ajaran Islam dalam menghadapi perubahan sosial, serta evolusi pemikiran keagamaan dalam Islam liberal sebagai respons terhadap dinamika zaman. Studi kritis terhadap pemikiran Athiyah bertujuan untuk menggali landasan teologis, metodologi analisis, dan dampak praktis dari pendekatan liberal dalam memahami agama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kontribusi pemikiran liberal terhadap agama dan masyarakat, tanpa berniat menghakimi, melainkan untuk menganalisisnya secara objektif. Selain itu, artikel ini menyoroti upaya moderasi fikih di Indonesia sebagai respons terhadap perubahan zaman, yang berfungsi sebagai jembatan antara tradisi dan kemajuan. Moderasi fikih diharapkan dapat memperkuat harmoni sosial, dialog antaragama, serta pemikiran kritis dalam keberagaman. Peran pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam mendukung moderasi fikih melalui pendidikan inklusif dan kebijakan yang mendorong kerukunan antarumat beragama. Dengan pendekatan ini, Indonesia diharapkan dapat menjadi teladan dalam mengelola keberagaman agama dan menjaga harmoni sosial.
Perilaku Sosial Remaja dalam Pemanfaatan Fasilitas Jaringan Internet Gratis di Kantor Kepala Desa Krueng Beukah, Kabupaten Aceh Barat Aprianda, Aprianda; Kumalasari, Reni; Kasih, Dar; Paisal, Jon
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.228

Abstract

Internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern. Di Kantor Geuchik Gampong Krueng Beukah, Wi-Fi gratis tersedia tidak hanya bagi aparat desa untuk mendukung pekerjaan mereka, tetapi juga bagi masyarakat, terutama remaja, untuk mengakses informasi dan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku sosial remaja dalam memanfaatkan fasilitas tersebut serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan keagamaan mereka. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya Wi-Fi gratis, remaja lebih banyak menghabiskan waktu untuk aktivitas di luar rumah, seperti bermain dan berinteraksi sosial. Setelah fasilitas ini tersedia, mereka lebih sering mengakses media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok, serta bermain game daring. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan etika komunikasi dan terganggunya kenyamanan sosial di lingkungan sekitar.
Studi Kualitatif tentang Interaksi Sosial dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Era Society 5.0 Mayendi, Frizti
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.247

Abstract

Di era Society 5.0, kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar ke dunia pendidikan, termasuk pembelajaran bahasa Inggris. Teknologi dalam pendidikan memungkinkan pembelajaran yang lebih luas dan fleksibel, tetapi menghalangi interaksi sosial yang baik. Artikel ini membahas pengaruh interaksi sosial terhadap pembelajaran bahasa Inggris di era Society 5.0, serta teknik yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian pustaka untuk mengeksplorasi peran interaksi sosial dalam pembelajaran bahasa Inggris di era Society 5.0. Dengan menelaah berbagai teori dan temuan penelitian terbaru, studi ini menunjukkan bahwa meskipun pembelajaran berbasis digital menawarkan fleksibilitas dan akses yang luas, ia cenderung mengurangi intensitas interaksi sosial langsung antar peserta didik maupun antara guru dan siswa. Kondisi ini dapat berdampak pada efektivitas proses pembelajaran, khususnya dalam aspek komunikasi dan kolaborasi yang sangat penting dalam penguasaan bahasa. Akibatnya, pendekatan blended learning, yang menggabungkan teknologi dengan interaksi sosial yang intensif, menjadi solusi efektif untuk belajar bahasa Inggris di era Society 5.0.
Menelusuri Pelanggaran Izin Edar oleh PT Afi Farma: Tinjauan Hukum dan Etika Budiarjo, Angeline Septhinia; Fatikhah, Ayu; Kalisha, Khaifa; Putri, Mezaluna Syifa Dhiya; Ahmadi, Putri Nabilla
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.248

Abstract

Penelitian ini menyelidiki konsekuensi hukum dan etika dari pelanggaran izin edar PT Afi Farma dalam industri farmasi. Artikel ini membahas pelanggaran hukum PT Afi Farma terhadap Undang-Undang Kesehatan dan peraturan BPOM serta tanggung jawab etika perusahaan dalam melindungi kepentingan publik dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun peraturan saat ini cukup jelas, kekurangan pengawasan dan penerapan sanksi memungkinkan ada pelanggaran. Artikel ini menekankan betapa pentingnya perubahan regulasi untuk meningkatkan sistem pengawasan, meningkatkan kesadaran tentang kepatuhan etika dalam industri farmasi, dan memastikan bahwa sanksi yang memberikan efek jera diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan saran untuk reformasi sistem pengawasan dan tata kelola farmasi. Dengan harapan dapat membangun sistem regulasi yang lebih jelas, akuntabel, dan responsif terhadap tantangan masa depan. Diharapkan hasil ini akan membantu memperkuat tata kelola hukum dan etika di industri farmasi untuk melindungi masyarakat dari risiko produk farmasi yang tidak memenuhi standar. Untuk mencegah kasus serupa di masa depan, artikel ini menyarankan perbaikan sistem pengawasan, sanksi hukum yang lebih kuat, dan peningkatan kepatuhan etika dalam industri farmasi.
Standar Pelayanan Berbasis Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Di Yayasan Al Jamiyatul Washliyah Kota Binjai Lubis, Mia Aulina; Aulia, Annisa
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.251

Abstract

Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) merupakan institusi yang memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan pelayanan pengasuhan kepada anak-anak terlantar, yatim, piatu, dan miskin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian standar pelayanan berbasis LKSA di Yayasan Al Jamiyatul Washliyah Kota Binjai, sebuah lembaga yang telah lama bergerak di bidang kesejahteraan anak. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menggambarkan kondisi nyata mengenai pelayanan yang diterapkan di yayasan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tujuh orang, termasuk satu informan kunci dan enam informan utama yang merupakan anak asuh dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 indikator standar pelayanan berbasis LKSA, sebanyak tujuh indikator telah diterapkan secara efektif, meliputi pelayanan pengasuhan, penghormatan martabat anak, partisipasi anak, privasi, kegiatan anak, serta aturan disiplin. Namun, terdapat tujuh indikator yang belum terpenuhi secara optimal, antara lain pengganti peran orang tua, perlindungan anak, identitas anak, relasi sosial, pemenuhan sandang pangan, serta akses pendidikan dan kesehatan. Temuan ini menjadi dasar penting untuk peningkatan kualitas pelayanan ke depan.
Faktor-Faktor Problematika Mahasiswa Kesulitan Memahami Linguistik dalam Pembelajaran Bahasa Inggris Simatupang, Azirah Shahieza; Tanjung, Annisa Qadri; Winbaktianur, Winbaktianur
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.256

Abstract

Studi di bidang linguistik seringkali menjadi tantangan besar bagi mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh sifat materi yang sangat teoritis dan abstrak, dengan penggunaan istilah teknis yang sulit dipahami serta banyaknya konsep yang harus dipelajari dalam waktu terbatas. Selain itu, kurangnya hubungan langsung antara teori yang diajarkan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari menyebabkan mahasiswa merasa kesulitan untuk memahami materi tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam mempelajari linguistik serta mencari solusi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penulisan ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka dengan menganalisis berbagai sumber akademik guna mengetahui tantangan dalam studi linguistik dan mengkaji lima fokus utama, yaitu: (1) konsep dasar linguistik beserta cabang-cabangnya seperti fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. (2) urgensi linguistik dalam pendidikan bahasa, khususnya bagi mahasiswa program studi Bahasa Inggris. (3) keterkaitan linguistik dengan disiplin ilmu lain, termasuk pendidikan, keislaman, penerjemahan, dan teknologi (4) faktor-faktor penyebab kesulitan mahasiswa dalam memahami linguistic. (5) perumusan strategi dan pendekatan pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi linguistik. Berdasarkan analisis, ditemukan bahwa penggunaan teknologi, seperti simbol fonetik internasional atau perangkat lunak analisis bahasa, dapat membantu mahasiswa memahami konsep- konsep linguistik yang rumit. Selain itu, pendekatan pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL) dan diskusi interaktif terbukti meningkatkan partisipasi mahasiswa serta membantu mereka menghubungkan teori dengan praktik penggunaan bahasa sehari-hari. Kesimpulannya, studi ini menyoroti pentingnya inovasi dalam metode pengajaran linguistik yang aplikatif, agar materi yang diajarkan tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga relevan dengan pengalaman langsung mahasiswa. Dengan pendekatan ini, diharapkan pembelajaran linguistik dapat menjadi lebih efektif dan mudah dipahami.
Meninjau Peran Ormas Keagamaan dalam Sektor Pertambangan Pasca PP 25/2024 Ikbal, Muhammad; Anshari, Muhammad Bilal; Syafiqal, Muhammad Fernaldio; Rasyid, Abdul
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i2.261

Abstract

Terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Perizinan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara menimbulkan dinamika baru dalam tata kelola sektor pertambangan di Indonesia. Regulasi ini menuai perdebatan hukum dan administratif karena mengubah secara signifikan kewenangan dalam pemberian izin usaha pertambangan yang sebelumnya berada pada pemerintah daerah menjadi kewenangan penuh pemerintah pusat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi disharmonisasi hukum yang muncul akibat perubahan tersebut, khususnya terkait konflik norma dalam sistem perundang-undangan dan implikasinya terhadap asas otonomi daerah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, serta menelaah dokumen hukum relevan dan praktik regulasi di bidang pertambangan. Fokus kajian terletak pada dampak perubahan kewenangan terhadap kepastian hukum, efektivitas pengawasan lingkungan, dan partisipasi publik dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran organisasi kemasyarakatan keagamaan yang diberi ruang dalam pengelolaan tambang melalui skema baru perizinan. Temuan menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara PP No. 25/2024 dengan prinsip-prinsip hukum administrasi dan hukum pertambangan nasional. Oleh karena itu, diperlukan upaya harmonisasi regulasi yang mengedepankan integrasi kelembagaan, keadilan lingkungan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam.