cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,524 Documents
Implementasi Prinsip Keseimbangan dan Tanggung Jawab Sosial: Studi Pengelolaan Usaha Mahasiswa di Kantin Kontainer UIN Raden Intan Lampung Ayu Chassita; Irzan Thosa; Nasrullah Fisabillah Haqi; Zalwa Nurhafsah; Intan Suri Mahardika Pertiwi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip keseimbangan (tawazun) dan tanggung jawab sosial dalam pengelolaan usaha mahasiswa di Kantin Kontainer Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Intan Lampung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan studi kasus lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha mahasiswa dan konsumen (civitas akademika), observasi, serta dokumentasi media promosi. Fokus penelitian mencakup empat aspek utama: (1) transparansi penetapan harga dan biaya tambahan, (2) kesesuaian informasi produk antara fisik dan media promosi, (3) mekanisme perlindungan hak konsumen serta penanganan komplain, dan (4) dampak penerapan tanggung jawab sosial terhadap pembentukan social trust, reputasi usaha, dan keharmonisan hubungan di lingkungan FEBI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha mahasiswa telah menerapkan etika bisnis Islam melalui transparansi harga dan kesesuaian produk, meskipun masih ditemukan kendala minor pada konsistensi porsi dan kejelasan biaya kemasan. Mekanisme komplain dijalankan secara rasional melalui opsi refund, ganti rugi produk (khiyar 'aib), dan permohonan maaf. Penerapan nilai-nilai tawazun dan tanggung jawab sosial secara konsisten terbukti meningkatkan social trust dan reputasi positif, serta menciptakan ekosistem bisnis akademis yang harmonis di UIN Raden Intan Lampung.
Penerapan Posisi Orthopenic Untuk Mengatasi Ketidakefektifan Pola Napas Pada Pasien dengan Gangguan Pernapasan di Ruang Jasmin RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau Ardi Fajar Mustofa Mustofa; Rizka Febtrina; Sri Yanti; Ifon Driposwana
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan pernapasan seperti Tuberkulosis (TB) Paru menyebabkan kerusakan parenkim paru yang mengakibatkan pola napas tidak efektif. Intervensi nonfarmakologis berupa posisi orthopenic dapat membantu memperbaiki status respirasi pasien. Tujuan untuk mengetahui penerapan posisi orthopenic terhadap frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen pada pasien dengan gangguan pernapasan di Ruang Jasmin RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Pada kasus ini dilakukan pada satu pasien (Ny. A, 57 tahun) dengan diagnosis TB Paru yang mengalami ketidakefektifan pola napas. Intervensi posisi orthopenic diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 3-5 menit setiap sesi. Pengukuran frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Terjadi penurunan frekuensi pernapasan dari 28 x/menit menjadi 22 x/menit dan peningkatan saturasi oksigen dari 94% menjadi 98% selama 3 hari penerapan. Keluhan sesak napas berkurang secara bertahap dan penggunaan otot bantu napas menurun signifikan. Kesimpulan: Penerapan posisi orthopenic efektif dalam mengatasi ketidakefektifan pola napas pada pasien dengan gangguan pernapasan. Intervensi ini direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis mandiri yang mudah dilakukan dan berbasis bukti ilmiah.
Optimalisasi Potensi Desa Durian Melalui Program KKN Terintegrasi: Penguatan Kesehatan, Ekonomi Sosial, dan Pendidikan Paizin; Siti Fadilah; Rati Rati; Mahrus Ali; Suhendi Suhendi; Saripan Saripan; Sri Purwanti; Susiyana Susiyana; Mohlis Mohlis; Yuni Firayanti
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus sarana pembelajaran kontekstual melalui keterlibatan langsung dalam kehidupan desa. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan KKN UNU Kalbar Kelompok 24 di Desa Durian dengan fokus pada optimalisasi potensi desa melalui program terintegrasi di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. Penyusunan program didasarkan pada pengamatan awal, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta potensi yang dapat dikembangkan. Program yang dilaksanakan meliputi bimbingan belajar, gerakan literasi, edukasi motivasi pendidikan, pendampingan belajar mengajar, pendampingan TPA, pembelajaran Al-Qur'an dan doa sehari-hari, tahlilan, pelatihan bilal dan khutbah, edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi gizi keluarga, pendampingan Posyandu, senam, gotong royong, kegiatan bersama pemuda dan Karang Taruna, perlombaan anak-anak, serta pendataan dan pengembangan UMKM melalui branding dan pemasaran digital. Pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif masyarakat, meskipun ditemukan kendala berupa perbedaan kemampuan peserta, keterbatasan waktu, keterbatasan sarana, serta pengetahuan yang belum merata mengenai branding dan media digital. Kendala tersebut ditangani melalui pendampingan bertahap, koordinasi, pembagian tugas, dan penyesuaian kegiatan dengan kondisi masyarakat. Kegiatan KKN menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dapat menjadi dasar penguatan kapasitas masyarakat dan keberlanjutan program desa.
Ornamen Batak Toba Sebagai Dasar Penciptaan Lampu Hias Duduk Maria Natalia Pasaribu; Misgiya Misgiya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan karya lampu hias duduk yang berbasis Ornamen Batak Toba, serta mengangkat nilai-nilai budaya Batak Toba ke dalam karya seni terapan yang fungsional dan estetis. Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk melestarikan ragam hias Batak Toba yang kaya akan makna filosofis dan keindahan bentuk, serta mengaplikasikannya ke dalam bentuk karya yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Objek dalam penelitian ini adalah Ornamen Batak Toba yang terdiri dari tujuh motif utama, yaitu Sitompi, Dalihan Na Tolu, Simeol-meol, Iran-iran, Simataniari, Gajah Dompak, dan Ipon-ipon. Penelitian ini menggunakan pendekatan penciptaan karya seni dengan metode deskriptif kualitatif, yang meliputi tahap persiapan, eksplorasi, perancangan, dan perwujudan karya. Proses penciptaan dimulai dengan pemilihan motif ornamen, pembuatan sketsa desain, pemilihan bahan utama berupa kayu jati Belanda (pinus) dan triplek, hingga proses pembuatan, penghalusan, pewarnaan dengan cat akrilik warna hitam, merah, dan putih, serta pelapisan clear spray bening agar karya tahan lama dan tampak mengkilap. Hasil penelitian ini berupa dua belas karya lampu hias duduk yang masing-masing memiliki nama dan makna yang berbeda sesuai dengan ornamen yang digunakan, yaitu Sinar Ni Jabu, Marsihaholongan, Bonang Pasaribu Ipon, Simeol-meol, Simataniari, Sitompi, Dalihan Na Tolu, Sondang, Iran-iran, Gajah Dompak, Sondang Ni Jabu, dan Sinar Ni Ngolu. Setiap karya memiliki ukuran, bentuk, dan penempatan ornamen yang disesuaikan dengan karakteristik motif serta makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Diharapkan hasil penciptaan ini dapat menjadi alternatif karya seni terapan yang memperkaya wawasan seni rupa sekaligus berperan dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Batak Toba kepada masyarakat luas.
Penguatan Ekosistem Literasi Masyarakat Berbasis Pendidikan Lingkungan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Desa Srawung Satriya Kurnia Firdaus; Suci Asmaning Gusti; Arya Antasena; Talitha Maheswari Ardiningrum; Beni Surya Agustama; Dera Diah Yuliana; Zahrasyifa Firdausy Hakiki; Rafly Isma’il Al-Faruqie; Ida Nugroho Saputro; Nabila Ashyeela Setiawan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya budaya literasi masyarakat menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Program penguatan ekosistem literasi masyarakat di Desa Srawung, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, bertujuan meningkatkan kemampuan literasi serta kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan pemanfaatan potensi lokal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan penelitian tindakan partisipatif (participatory action research) yang dipadukan dengan pendidikan lingkungan. Sasaran kegiatan meliputi siswa SD Srawung 1 dan masyarakat Desa Srawung, khususnya masyarakat Dusun Nambangan. Program dilaksanakan melalui kegiatan literasi dasar berupa membaca dan merangkum cerita, edukasi pemilahan sampah dan pembuatan poster lingkungan, sosialisasi literasi digital, pelatihan pembuatan briket dari ampas tebu, serta rehabilitasi perpustakaan desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respons dan keterlibatan yang baik dari siswa maupun masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Siswa mampu mengikuti kegiatan membaca, menulis, dan aktivitas berbasis lingkungan, sedangkan masyarakat mampu memahami informasi digital serta mempraktikkan pemanfaatan ampas tebu menjadi briket. Rehabilitasi perpustakaan juga menghasilkan fasilitas yang lebih tertata dengan tambahan 1.000 eksemplar buku sebagai sumber bacaan masyarakat. Program tersebut menunjukkan bahwa penguatan literasi yang dipadukan dengan pendidikan lingkungan dan pemanfaatan potensi lokal dapat mendukung peningkatan keterampilan masyarakat serta pengembangan ekosistem literasi di Desa Srawung.
Pengaruh Pemberian Preload Cairan Terhadap Pencegahan Hipotensi Pasca Anestesi  Spinal Pada Pasien Sectio Caesarea di Ruang Operasi Rumah Sakit Cut Meutia Langsa Mulya Albar Ariga; Septian Mixrova Sebayang; Martyarini Budi S
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotensi merupakan komplikasi yang sering terjadi setelah anestesi spinal pada pasien sectio caesarea akibat blokade simpatis, sehingga dapat mengganggu perfusi organ vital ibu dan janin. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberian preload cairan sebelum anestesi spinal untuk mempertahankan stabilitas hemodinamik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian preload cairan terhadap pencegahan hipotensi pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea di Ruang Operasi Rumah Sakit Cut Meutia Langsa. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan posttest-only control design. Populasi penelitian berjumlah 57 pasien sectio caesarea dengan anestesi spinal, sedangkan sampel sebanyak 40 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi (20 responden) dan kelompok kontrol (20 responden) menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan penurunan Mean Arterial Pressure (MAP) pada kelompok intervensi sebesar 9,6% (median 9,4%; SD 4,49), sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 28,4% (median 28,3%; SD 7,84). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,038 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian preload cairan terhadap pencegahan hipotensi pasca anestesi spinal pada pasien sectio caesarea. Disimpulkan bahwa pemberian preload cairan efektif menurunkan penurunan tekanan darah setelah anestesi spinal sehingga dapat dijadikan salah satu tindakan pencegahan hipotensi pada pasien sectio caesarea.
Analisis Bentuk dan Makna Kata Bermuatan Penghinaan dalam Kolom Komentar Instagram Melalui Kajian Lingustik Forensik Daniela Maretty Situmorang; Fenny Yuliani pasaribu; Nanda Claudia Pardede; Wisman Hadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan makna kata bermuatan penghinaan yang terdapat dalam kolom komentar Instagram melalui kajian linguistik forensik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan linguistik forensik. Sumber data penelitian berupa komentar pada akun Instagram @fuji_an, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan ungkapan yang memiliki muatan penghinaan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan simak-catat dengan menggunakan tangkapan layar sebagai dokumentasi data. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk kebahasaan, mengklasifikasikan data, kemudian menganalisis makna berdasarkan konteks penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muatan penghinaan dalam komentar media sosial dapat diwujudkan melalui pelabelan, penilaian negatif, perbandingan, dan ungkapan tidak langsung. Kata atau ungkapan yang digunakan tidak selalu memiliki makna negatif secara leksikal, tetapi dapat memperoleh makna merendahkan berdasarkan konteks penggunaannya. Temuan ini menunjukkan bahwa analisis bahasa bermuatan penghinaan dalam media sosial perlu mempertimbangkan bentuk linguistik, makna, dan konteks secara menyeluruh. Kajian linguistik forensik dapat membantu mengidentifikasi karakteristik penggunaan bahasa tersebut secara lebih objektif berdasarkan bukti kebahasaan.
Keterbatasan Bukti Kebahasaan dalam Penelusuran Kasus di Media Digital: Perspektif Linguistik Forensik Ezra Natasya Hutabarat; Kevin Pardede; Siti Fadilah Aini Siregar; Wisman Hadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media digital menjadi ruang utama interaksi kebahasaan yang kerap melahirkan perkara hukum, seperti penghinaan, pencemaran nama baik, dan ujaran kebencian. Penelitian linguistik forensik terdahulu lebih menekankan analisis isi tuturan, sedangkan keterbatasan bukti kebahasaan belum menjadi objek kajian utama. Artikel ini bertujuan menguraikan keterbatasan bukti kebahasaan dalam penelusuran kasus di media digital dari perspektif linguistik forensik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi pustaka terhadap lima penelitian terdahulu yang mengkaji perkara di media digital melalui analisis semantik, pragmatik, tindak tutur, dan wacana. Data diklasifikasikan berdasarkan bentuk data kebahasaan, konteks tuturan, keaslian data, identitas penutur, dan perbedaan penafsiran, lalu dianalisis secara deskriptif dengan triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan lima keterbatasan: data yang terpotong, konteks yang sulit direkonstruksi, keaslian data yang berada di luar kewenangan linguis, akun yang tidak otomatis menunjukkan pelaku, dan penafsiran makna yang dapat berbeda. Kelima keterbatasan itu saling berkaitan sehingga bukti kebahasaan lebih tepat diperlakukan sebagai bukti pendukung yang bekerja bersama alat bukti lain, dengan kolaborasi ahli bahasa dan ahli forensik digital.
Strategi Media Partner Sebagai Komunikasi Pemasaran Tempo Media Group dalam Mempromosikan Produk Media Muhammad Faiz Ramadhan; Ondy Ondy; Taqwa Sejati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri media massa di Indonesia menghadapi tekanan disrupsi digital yang ditandai oleh menurunnya pendapatan iklan konvensional dan bergesernya audiens ke platform digital, sehingga perusahaan media perlu menerapkan strategi komunikasi pemasaran yang inovatif dan efisien. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi media partner yang diterapkan Tempo Media Group sebagai bentuk Integrated Marketing Communication (IMC) dalam mempromosikan produk media, memahami proses pelaksanaannya, serta mengidentifikasi alasan penggunaan strategi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi pada April–Juni 2026. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri atas Manager Marketing Communication, staf media partner, dan satu mitra eksternal penyelenggara acara. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Kerangka analisis memakai teori Marketing Public Relations Thomas L. Harris melalui Three Ways Strategy, yaitu Pull, Push, dan Pass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media partner dijalankan sebagai kolaborasi promosi yang saling menguntungkan melalui skema barter penuh maupun semi-barter. Pull Strategy diwujudkan melalui branding, aktivasi, dan penyelenggaraan acara bersama mitra; Push Strategy melalui promosi langsung seperti diskon berlangganan Tempo Digital pada momentum acara; dan Pass Strategy melalui kemitraan berkelanjutan dengan institusi bereputasi baik untuk memperkuat citra Tempo yang kredibel. Strategi tersebut memperluas jangkauan audiens, meningkatkan efisiensi biaya promosi, dan memperkuat daya saing Tempo Media Group.
Bahasa sebagai Bukti Pidana di Media Digital: Kajian Linguistik Forensik Makna, Maksud, dan Tindak Tutur Claudia Ratna Ningsih; Samuel Simamora; Yasinta Theresya Claudia Malau; Lili Tansliova
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media digital membuat tuturan mudah direkam, disebarkan, dan diajukan sebagai bukti dalam perkara pidana. Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana bahasa berfungsi sebagai bukti dalam perkara pidana di media digital melalui kajian linguistik forensik, dengan fokus pada penetapan makna, maksud, dan tindak tutur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis dokumen terhadap lima putusan pengadilan yang bersumber dari Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Analisis dilakukan secara bertahap melalui telaah semantik, telaah pragmatik berdasarkan aspek situasi tutur, dan pemeriksaan syarat kebahasaan tindak tutur. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna leksikal saja tidak cukup untuk menyatakan bahwa sebuah tuturan digital melawan hukum, sebab makna itu baru dapat ditetapkan setelah penutur, mitra tutur, konteks, dan tujuan tuturan diperhitungkan. Maksud tuturan perlu diuji melalui jenis tindak ilokusi dan terpenuhinya syarat kebahagiaan tindak tutur. Adapun keterangan ahli bahasa berfungsi membantu hakim menafsirkan tuturan, bukan menggantikan kewenangan hakim menilai kesalahan terdakwa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelibatan ahli bahasa sejak tahap penyidikan pada perkara yang unsur pokoknya berupa tuturan.