cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 608 Documents
Pendampingn Belajar Bahasa Inggris Siswa SMA Babussalam Dengan Prinsip Frugal Learning Nasihah, Durotun; Tabrani, Ahmad; Shulton, Ahmad
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/nmvby637

Abstract

Pendampingan belajar siswa di SMA Babussalam dengan menggunakan prinsip frugal learning. SMA Babussalam merupakan SMA yang menerapkan sistem pesantren. Siswa tidak diperbolehkan untuk membawa alat elektronik sebagai alat belajar, sehingga mereka hanya menggunakan buku yang dipakai saat sekolah untuk belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, siswa memiliki keterbatasan akses pada media belajar, sehingga pendekatan frugal learning merupakan pendekatan yang tepat untuk siswa karena siswa dapat menggunakan media belajar sederhana yang tersedia di sekitar mereka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan metode pendampingan materi. Dalam kagiatan ini ada tiga tahap kegiatan yang dilakukan, yaitu tahap pre- pendampingan, pelaksanaan pendampingan dan post-pendampingan. Seluruh proses pendampingan ini dilakukan selama lima kali pertemuan. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa sebelum mendapatkan pendampingan, motivasi belajar siswa berada diangka 2,00. Setelah dilakukan pendampingan belajar dengan metode frugal learning, motivasi belajar bahasa Inggris siswa meningkat ditunjukkan dengan angka 2,78. Hal ini menunjukkan bahwa pendampingan ini cukup memberikan dampak pada peningkatan minat belajar siswa.
Analysis Of The Implementation Of Supplementary Feeding (PMPK) For Stunted Children In Kampar Regency, 2025 Isnaini, Mas’udatul; Mitra, Mitra; Elfian, Elfian
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2pp7q858

Abstract

Stunting is a chronic nutrition problem that affects human resource quality and remains a national priority. One specific nutrition intervention implemented is the provision of Supplementary Feeding using Foods for Special Medical Purposes (PMPK). The success of this program depends on proper planning, implementation, and monitoring–evaluation systems. To analyze the implementation of PMPK activities for stunted children in the working area of the Kampar District Health Office in 2025. This residency used a qualitative descriptive design with a field study approach. Informants included nutrition program managers, health workers, and related stakeholders. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews. Thematic analysis was applied through data reduction, data display, and conclusion drawing. PMPK implementation in Kampar District generally follows national guidelines, covering planning, organizing, implementation, and monitoring–evaluation stages. However, several obstacles were identified, including limited human resources, varied understanding of PMPK among staff, and suboptimal recording and reporting systems. Fishbone analysis indicated that major problems originated from human, method, and system factors. PMPK implementation for stunted children in Kampar District has been conducted, but strengthening staff capacity, standardizing procedures, and improving monitoring and evaluation systems are necessary to enhance program effectiveness in reducing stunting
Coverage and Adherence to Iron Supplement Tablet Consumption Among Female Adolescents in Pekanbaru City, 2023–2025 Khan, Hafidh Triandha; Mitra, Mitra; Susanti, Melly
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/8rag9x09

Abstract

Iron deficiency anemia among adolescent girls remains a significant public health problem with long-term implications for reproductive health and future productivity. One of the national strategies to prevent anemia is the provision of iron–folic acid supplementation, known as iron supplementation tablets; however, its effectiveness largely depends on program coverage and adherence among the target population. This residency study aimed to describe the coverage and adherence of iron supplementation tablet consumption among adolescent girls in Pekanbaru City and to identify factors influencing program implementation. A descriptive qualitative approach was applied through document review of the iron supplementation program reports from 2023–2024, in-depth interviews with nutrition and school health program officers, and direct observation at the Pekanbaru City Health Office. Data were analyzed using a fishbone approach to identify root causes and the Urgency, Seriousness, Growth (USG) method to determine priority problems. The findings indicate that both coverage and adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls remain suboptimal, reflected by inadequate follow-up of anemia screening results, weaknesses in recording and reporting systems, limited human resources, and the absence of specific standard operating procedures for adolescent anemia management. In conclusion, strengthening program governance through the development of clear SOPs, capacity building of health personnel, optimization of health information systems, and reinforcement of school and family involvement is essential to improve coverage and adherence to iron supplementation tablet consumption among adolescent girls in Pekanbaru City.
Survey Penyebab Rendahnya Keberhasilan Pemberian ASI Pasca Melahirkan di RS M. Sani Hutabarat, Christien Natalia; Yunita, Jasrida; Putri, Tri
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/9p3xss20

Abstract

Low rates of successful breastfeeding in the postpartum period remain a public health concern, affecting the nutritional status and health of both mothers and infants, particularly within healthcare facilities. This study aimed to analyze the factors contributing to low postpartum breastfeeding success at RSUD M. Sani Karimun as a basis for developing contextual and applicable interventions. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews involving postpartum mothers and healthcare workers in the maternal and postnatal wards. Data analysis was conducted using the problem-solving cycle approach, including situation analysis, identification and prioritization of problems using the Urgency, Seriousness, and Growth (USG) method, and root cause analysis using a fishbone diagram. The findings indicate that low postpartum breastfeeding success is influenced by limited numbers and competencies of healthcare workers in breastfeeding counseling, suboptimal implementation of early initiation of breastfeeding and lactation support, limited educational media and supporting facilities, low family support, and environmental influences, including the promotion of formula milk. This study concludes that improving postpartum breastfeeding success requires strengthening breastfeeding-friendly services in hospitals through scheduled breastfeeding education, consistent implementation of standard operating procedures, capacity building of healthcare workers, and sustained family involvement and hospital policies.
Edukasi Siklus Fase Menstruasi di SMK Bumi Siliwangi Putri, Nidya Ikha; Nurhaliza, Mutia Siti; F.M, Maria Ulfa; Lestari, Ilma; Dewi, Neneng Rosita; Novianti, Nani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/b3txxp77

Abstract

Menstruasi merupakan proses biologis alami yang dialami remaja putri, namun masih sering dianggap tabu dan kurang dipahami sehingga berdampak pada rendahnya pengetahuan serta praktik kebersihan menstruasi yang kurang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai fase dan siklus menstruasi melalui metode edukasi yang inovatif dan menyenangkan. Pengabdian dilaksanakan di SMK Bumi Siliwangi dengan sasaran siswa kelas X–XI menggunakan metode ceramah, diskusi, serta edugames berupa permainan berhitung, bernapas, dan bertepuk interaktif. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pengertian menstruasi, siklus dan fase menstruasi, gejala normal, gangguan menstruasi, serta pentingnya menjaga kebersihan selama menstruasi. Selain itu, metode edugames mampu meningkatkan partisipasi dan antusiasme siswa selama proses pembelajaran. Kegiatan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan reproduksi remaja serta dapat menjadi model edukasi menstruasi yang mudah diterapkan di lingkungan sekolah.
Sosialisasi Tempat Sampah Otomatis Berbasis IoT dengan Arduino Uno Rahmawati, Cut; Anisah, Anisah; Setiawan, Ryan; Zardi, Muhammad; Noviandy, Teuku Rizky; Sufri, Rahmat; Amalia, Amalia; Herlina, Eva; Sriana, Tety; Abdullah, Rusli; Kamarudin, Syafila; Fath, Teuku Nadhif Al; Nazirah, Nurul
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/51305g35

Abstract

Pengelolaan sampah yang kurang efektif serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih menjadi permasalahan lingkungan yang nyata. Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat melakukan inovasi dengan merancang tempat sampah otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan Arduino Uno. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman santri dayah mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang modern, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi yang dilakukan di Dayah Masyraf, Gampong Keuneu Eu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Selanjutnya dilakukan demonstrasi prototipe serta pendampingan kepada santri dalam memahami cara kerja dan manfaat teknologi IoT pada sistem pengelolaan sampah. Perangkat yang digunakan adalah arduino IDE, sensor, servo, modul IoT, breadboard, kabel jumper, dan power supply. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan antusiasme santri terhadap penerapan teknologi dalam mendukung kebersihan lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya membuang sampah pada tempatnya serta membuka peluang pengembangan inovasi serupa di masa depan.
Remaja Anti Stres: Psikoedukasi Problem dan Emotion Coping Lewat Bermain dan Bercerita Khasanah, Noviyatul; Katkar, Kimmy; Fauziah, Lulu'Ul; Ayu, Candra Sukma; Sani, Sarah Victoryah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/06gqq643

Abstract

Stres merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami remaja dan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan mental, perilaku, serta perkembangan psikososial apabila tidak dikelola secara tepat. Remaja berada pada fase perkembangan yang rentan terhadap tekanan akademik, tuntutan sosial, dan konflik internal sehingga memerlukan strategi adaptif dalam menghadapi stres. Berdasarkan kondisi tersebut, program pengabdian masyarakat “Remaja Anti Stres” dilaksanakan di MA Manbaul Ulum dengan tujuan menurunkan tingkat stres remaja melalui psikoedukasi coping mechanism berbasis problem-focused coping dan emotion-focused coping. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan mental, pelatihan keterampilan coping melalui permainan edukatif, diskusi studi kasus, kegiatan ekspresif, serta art therapy, dan pendampingan sebagai bentuk advokasi keberlanjutan. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat stres remaja sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya penurunan tingkat stres yang signifikan. Persentase stres tinggi menurun dari 21,73% menjadi 4,35%, stres sedang dari 69,56% menjadi 65,21%, serta peningkatan stres rendah dari 8,70% menjadi 30,43%. Secara kualitatif, remaja menunjukkan peningkatan keterbukaan emosional, kemampuan mengenali sumber stres, serta keterampilan menerapkan strategi coping yang adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis aktivitas bermain dan bercerita efektif dalam membantu remaja mengelola stres. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental remaja di lingkungan sekolah.
Edukasi Postur Kerja yang Baik untuk Mengurangi Risiko Neck Pain pada Pekerja Dewasa Marzuki, Toto; Rizal, Yose; Azalia, Gea Alliffa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/6spf9d61

Abstract

Neck pain merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh pekerja dewasa dan menjadi penyebab utama penurunan produktivitas kerja. Paparan postur kerja tidak ergonomis, seperti forward head posture, fleksi leher berkepanjangan, dan posisi duduk statis, diketahui berkontribusi terhadap peningkatan risiko neck pain. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi postur kerja yang baik untuk mengurangi risiko neck pain pada pekerja dewasa berdasarkan bukti ilmiah terkini. Kegiatan ini merupakan tinjauan pustaka naratif berbasis bukti dengan penelusuran artikel ilmiah melalui basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Artikel yang disertakan diterbitkan pada periode 2020–2025 dan membahas hubungan postur kerja, perilaku sedentari, serta kejadian neck pain pada pekerja dewasa. Sebagian besar studi menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara postur kerja tidak ergonomis dengan peningkatan kejadian neck pain. Meta-analisis terbaru melaporkan bahwa perilaku sedentari berhubungan signifikan dengan peningkatan risiko neck pain dengan pola hubungan dose response. Selain itu, penggunaan smartphone berlebihan meningkatkan risiko neck pain lebih dari dua kali lipat. Postur kerja tidak ergonomis berhubungan erat dengan kejadian neck pain pada pekerja dewasa. Intervensi ergonomi, pengurangan sedentary behavior, serta latihan spesifik leher dan bahu direkomendasikan sebagai upaya pencegahan