cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 598 Documents
Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Berkelanjutan: Sinergi Fiqih Lingkungan dan Pelatihan Tong Sampah Terpisah Syahrin, Rhiva Putri; Agustina, Elisa; Aini, Fadhilla; Harahap, Amirotul Adlina; Khairunisa, Chintya; Khoiriyah, Nurul; Rambe, Afsah Radianti; Herni, Zulfiana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2ajszt06

Abstract

Permasalahan limbah rumah tangga merupakan salah satu isu lingkungan yang semakin kompleks seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat (Rahmah, 2024). Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan limbah rumah tangga berkelanjutan melalui sinergi fiqih lingkungan dan pelatihan penggunaan tong sampah terpisah di Desa Deram. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan perangkat desa, tokoh agama, kader lingkungan, serta masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai fiqih lingkungan dalam pelatihan teknis pemilahan sampah mampu meningkatkan kesadaran ekologis, keterampilan, dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga. Pelatihan yang bersifat partisipatif, disertai praktik langsung dan pendampingan berkelanjutan, mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah secara konsisten. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kebersihan lingkungan, berkurangnya penumpukan sampah, serta membaiknya kondisi kesehatan lingkungan desa. Simpulan bahwa sinergi pendekatan religius dan teknis merupakan strategi efektif dan kontekstual dalam mewujudkan pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan berbasis masyarakat. Disarankan untuk memperluas wilayah kajian, menggunakan pendekatan campuran, dan menelaah dampak pengelolaan limbah rumah tangga dalam jangka Panjang.
Pemberian Edukasi Keluarga Mengenai Hipertensi Dan Pemanfaatan Jus Mentimun Sebagai Terapi Pendamping Pahlawan, Rizky Gumilang; Sutisna, M. Iqbal; Rohmani, Elisa Sophia Nur; Chandra, Elvira Malia; Mayliana, Linda; Fadila, Mega Nazwah; Amelianti, Mia; Hanifah, Nazwa Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kfwkry56

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan di masyarakat adalah edukasi kesehatan disertai pemanfaatan terapi herbal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga serta mendukung pengendalian tekanan darah melalui edukasi kesehatan keluarga dan pemanfaatan jus mentimun sebagai terapi pendamping. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan melibatkan satu orang pasien hipertensi beserta keluarganya. Edukasi kesehatan mengenai pengelolaan hipertensi diberikan, dilanjutkan dengan pemaksaan dan pemberian jus mentimun sebanyak 250 ml satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan dengan mengamati perubahan tekanan darah dan pemahaman target. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sasaran dan keluarga serta penurunan tekanan darah setelah pelaksanaan kegiatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat langsung sebagai upaya pendampingan dalam pengelolaan hipertensi secara nonfarmakologis.
Penyuluhan Kenali dan Cegah Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Remaja Sejak Dini Novitasari, Dhini Wahyuni; Aliansy, Diani; Zakiah, Neneng; Silvia, Melani; Alia, Assila Rahma; Hanapi, Tania; Wahyuni, Siti; Nurjanah, Tina
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vy8yr651

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalamimasalah gizi, salah satunya Kekurangan Energi Kronik (KEK), akibat meningkatnya kebutuhan nutrisi pada masa pertumbuhanyang tidak diimbangi dengan asupan gizi yang adekuat. Tingginyaprevalensi KEK pada remaja putri, baik secara global maupunnasional, berpotensi menimbulkan dampak jangka panjangterhadap kesehatan, konsentrasi belajar, serta kesehatanreproduksi di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pencegahanKekurangan Energi Kronik (KEK) sejak dini. Kegiatandilaksanakan di SMA Mekarwangi Lembang pada tanggal 14 Januari 2026 dengan melibatkan 27 siswi kelas XII. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif terintegrasimelalui penyuluhan gizi, difusi ilmu pengetahuan dan teknologiberupa media edukasi, pelatihan sederhana, serta diskusiinteraktif. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttestuntuk menilai perubahan tingkat pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remajaputri setelah diberikan penyuluhan, yang terlihat darimeningkatnya jumlah peserta yang mampu menjawab pertanyaandengan benar pada posttest dibandingkan pretest. Temuan inimenunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan yang terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman remajamengenai KEK. Kegiatan ini penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam mencegah KEK serta mendukung terbentuknyaperilaku gizi sehat pada remaja putri secara berkelanjutan. Kata kunci: Pencegahan,Kekurangan Energi Kronik,RemajaPutri
Edukasi Pencegahan Dini Stunting pada Remaja Menuju Zero Stunting Tahun 2025 Dewi, Sandra; Gusni, Jufrika; Silvia Dewi, Debby; Maidawillis, Maidawillis; Asmaria, Mike
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gh5cdr95

Abstract

The rapid development of food and beverage products encourages adolescents to choose low-nutrient foods, thus increasing the risk of nutritional imbalance and stunting. Lubuk Alung still has a stunting incidence of 2.4%. MAN 1 Padang Pariaman, one of the schools located in Lubuk Alung District. The purpose of the community service is to improve adolescents' knowledge and skills in preventing stunting. The service method is through education and demonstration of nutritional actions. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge regarding balanced nutrition and stunting prevention, as well as their ability to practically prepare healthy menus. This activity emphasizes the important role of schools in supporting stunting prevention efforts and fostering healthy lifestyle behaviors among adolescents, as part of the Zero Stunting program target
Penerapan Senam Kaki Diabetes untuk Mengontrol Kadar Gula Darah di Desa Cigugur Manumara, Theophylia; Pitri, Siti Mauludi; Azahra, Alvia; Patimah, Dina Tazkia; Ardana, Novia; Faqihuddin, Muhammad Rizky
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1tekxp90

Abstract

Diabetes merupakan salah satu penyebab kematian utama secara global, dengan sekitar 1,5 juta kematian setiap tahunnya. Prevalensi diabetes di seluruh dunia terus meningkat, termasuk di Indonesia. Penatalaksanaan olahraga atau latihan fisik merupakan salah satu dari 5 pilar penatalaksanaan diabetes tersebut selain dari diet, obat-obatan, edukasi dan pemantauan. Latihan fisik telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi resistensi insulin, sehingga mendukung regulasi glukosa di tingkat sel. Manfaat dari senam kaki diabetes untuk memperlancar peredaran darah, memperbaiki sirkulasi darah, memperkuat otot, mempermudah gerakan sendi dan menurunkan kadar gula darah. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak penerapan intervensi senam kaki diabetes pada asuhan keperawatan komunitas. Metode yang digunakan yaitu pendidikan kesehatan, melalui ceramah interaktif, diskusi dan pembagian media edukatif poster dengan pendekatan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi hasil asuhan keperawatan. Sampel terdiri dari 1 keluarga penderita DM di salah satu desa di Kecamatan Parongpong. Implementasi yang diberikan pada pasien dilakukan di bulan desember 2025 selama 3 hari berturut-turut untuk mengurangi kesemutan, kebas dan menurunkan kadar gula darah sewaktu (GDS) dari 198 mg/dl menjadi 174 mg/dl. Intervensi ini dilakukan di pagi hari selama 30 menit. Evaluasi manfaat dilakukan segera setelah intervensi diselesaikan berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini menunjukkan bahwa intervesi senam kaki diabetes efektif dalam menurunkan kadar gula darah serta mendorong penerapan gaya hidup sehat.
Sosialisasi Pencegahan Anemia dan Pentingnya Nutrisi Pada Remaja Putri SMK 45 Lembang Haryanto, Mokh.Sandi; Purwanti, Tentry Fuji; Manalu, Lisbet Octovia; Yogaswara, Abdurrasyid Zakhir Syiham; Sukmana, Nahla Fauziah; Fatma, Nadia; Fitriani, Indri Dwi; Revana, Gina; Lestari, Elsa; Kartini, Kartini; Hanipah, Titin; Niasy, Ayu; Wulandari, Sefya Fica
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zk2neh06

Abstract

Anemia merupakan kondisi tubuh yang ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal. Hemoglobin berperan penting dalam mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Apabila kadar hemoglobin menurun, suplai oksigen ke jaringan tubuh menjadi tidak optimal sehingga dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh, seperti berkurangnya produktivitas, mudah lelah, serta menurunnya daya tahan tubuh. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami anemia akibat masa pertumbuhan yang cepat, perubahan pola makan, serta kurangnya asupan zat besi. Kurangnya pengetahuan mengenai anemia menyebabkan remaja sering tidak menyadari tanda dan gejala anemia serta cara pencegahannya, sehingga edukasi kesehatan menjadi sangat penting. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswi mengenai anemia serta upaya pencegahannya melalui edukasi yang bersifat interaktif. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi menggunakan media PowerPoint, pembagian leaflet edukatif, pelaksanaan pre-test, games interaktif, diskusi, serta post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswi, yang terlihat dari kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan pada sesi post-test dan quiz. Antusiasme siswi dalam sesi tanya jawab serta partisipasi aktif dalam games menunjukkan bahwa metode edukatif efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai pentingnya pencegahan anemia. Dari hasil kegiatan pendidikan kesehatan ini dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswi mengenai anemia, faktor risiko yang memengaruhinya, serta pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja.
Optimalisasi Artificial Intelligence untuk Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Gazali, Novri; Rahmadani, Ahmad; Mustika, Dea; Rapindo; Sukaredo
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/xq5bpq45

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi terus berkembang, namun implementasinya dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di Indonesia masih terbatas dan belum terintegrasi secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Dehasen Bengkulu dalam memanfaatkan AI sebagai sarana pengembangan pembelajaran yang inovatif dan adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui webinar dan workshop dengan pemanfaatan tools AI seperti ChatGPT dan Canva AI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, penilaian proyek media pembelajaran, serta survei reflektif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap AI, di mana lebih dari 80% mahasiswa mengalami peningkatan skor pemahaman setelah kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Selain itu, lebih dari 70% kelompok peserta berhasil menghasilkan media pembelajaran Pendidikan Jasmani berbasis AI yang fungsional dan relevan dengan tujuan pembelajaran. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis AI efektif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan pedagogis mahasiswa Pendidikan Jasmani. Oleh karena itu, integrasi AI dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan dalam konteks pendidikan tinggi.
Peningkatan Pengetahuan Remaja Mengenai Diabetes Melitus dan Upaya Pencegahan Komplikasinya Ramadhan, Gaung Eka; Setiawan, Rian Agus; Rostarina, Nila; Maryati, Maryati; Achirman, Achirman
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/f0ck4n27

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola dengan baik sejak dini. Remaja menjadi kelompok yang penting untuk diberikan edukasi kesehatan karena berada pada fase pembentukan perilaku dan gaya hidup. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai diabetes melitus, faktor risiko, serta upaya pencegahan komplikasi menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai diabetes melitus dan langkah-langkah pencegahan komplikasinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode edukasi kesehatan dengan pendekatan penyuluhan dan diskusi interaktif. Sasaran kegiatan adalah remaja, dengan pelaksanaan meliputi pemberian materi tentang pengertian diabetes melitus, faktor risiko, tanda dan gejala, pola hidup sehat, serta upaya pencegahan komplikasi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai diabetes melitus dan upaya pencegahan komplikasinya setelah diberikan edukasi kesehatan. Peserta menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pencegahan faktor risiko. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja dan diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk perilaku hidup sehat untuk mencegah diabetes melitus dan komplikasinya di masa mendatang.
Economic Transformation of Indonesian Migrant Workers Into Sustainable Independent Entrepreneurs Sunaryono, Sunaryono; Hardayu, Audisty Prana; Febrianti, Sukma; Trisnawati, Ema; Yulianto, Yulianto
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pm46df52

Abstract

Indonesian migrant workers contribute significantly to household and national economies through remittances; however, many face challenges in achieving sustainable economic independence after migration. This community service activity aims to promote the economic transformation of Indonesian migrant workers into sustainable independent entrepreneurs through a participatory and dialogical approach. The program was conducted in Kuching, Malaysia, involving Indonesian migrant workers through direct visits and interactive discussions facilitated by the community service team in collaboration with the Indonesian Embassy. The implementation method included knowledge-sharing sessions, reflective dialogue, and experiential discussions focused on entrepreneurship awareness and post-migration economic planning. The results indicate an increased understanding among participants regarding sustainable entrepreneurship, a shift in mindset from short-term income dependency toward long-term economic planning, and enhanced motivation to utilize work experience and skills as entrepreneurial capital. This activity contributes to strengthening the economic readiness of Indonesian migrant workers and offers a replicable community-based empowerment model for similar initiatives in other migrant destination areas.
Pendidikan Kesehatan Tentang Miopia Pada Remaja di Yayasan Bina Siswa Madani Manumara, Theophylia Melisa; Ramadhan, Muhammad Deri; Chairunnisa, Nayla; Rahmawati, Silvi; Aris, Siva Silfiyana; Santi, Mirna Laras; Setiasih, Gilda Titin; Afifah, Neng; Salsabila, Zahwa; Putri, Destiyani
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bndxjw89

Abstract

Miopia merupakan kelainan refraksi yang ditandai dengan bayangan objek jatuh di depan retina sehingga menyebabkan penglihatan jauh menjadi kabur. Prevalensi miopia cukup tinggi pada remaja usia sekolah menengah dan dipengaruhi oleh faktor genetik serta perilaku visual seperti membaca jarak dekat dan penggunaan gawai dalam waktu lama. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan miopia melalui edukasi kesehatan mata di Yayasan Bina Siswa Madani. Metode yang digunakan adalah metode edukatif dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang kesehatan mata kepada 42 siswa kelas X dan XI. Evaluasi dilakukan menggunakan post-test untuk menilai tingkat pemahaman siswa setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa terkait miopia dan upaya pencegahannya, yang ditunjukkan oleh kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan post test dengan baik. Edukasi kesehatan mata terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai miopia, sehingga diharapkan dapat mendorong perilaku positif dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah progresivitas miopia.