cover
Contact Name
Dedy Aswan
Contact Email
dedy.aswan@gmail.com
Phone
+6281355204622
Journal Mail Official
pt.ininnawaparamacitraedukasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jipang Raya komplek Bumi Palem P-23
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30265649     DOI : https://doi.org/10.62330/pjpm
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat is a scientific multidisciplinary journal published by PT Ininnawa Paramacitra Edu. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows : a) Community Services, People, Local Food Security Nutrition and Public Health; b) Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; c) Community Empowerment, Social Access; d). Student Community Services; e). Education for Sustainable Development; f). Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Melalui Instagram Sebagai Media Sosial Di Desa Batulaya Kabupaten Polewali Mandar Anwar, Anwar; Musa, Chalid Imran; Nurman; Hasbiah, Siti; Hasdiansa, Ilma Wulansari
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.90

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi saat ini sangat pesat, teknologi komunikasi disertai dengan media massa dan media sosial telah membawa banyak perubahan dalam kehidupan. Pemasaran media sosial adalah salah satu strategi paling efektif dan fleksibel yang digunakan untuk keberlangsungan usaha. Media Sosial dianggap menjadi media yang sangat efektif untuk meningkatkan konversi penjualan. Faktanya, apa pun produk dan layanan konsumen, media sosial adalah bagian penting dari setiap inisiatif pemasaran digital yang dapat dilakukan. Pemanfaatan sosial media marketing pada siswa UMKM dengan tujuan untuk membekali pengetahuan kewirausahaan dalam mempersiapkan diri di era globalisasi, sehingga memiliki keterampilan dalam pemasaran melalui pemanfaatan teknologi informasi sebagai strategi pemasaran dengan biaya rendah melalui media sosial. Solusi atas permasalahan tersebut adalah perlunya sosialisasi terkait dengan sosial media marketing. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah memotivasi siswa UMKM dalam memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk bisa melakukan pemasaran produk melalui media sosial. Pengabdian ini mengggunakan kombinasi metode ceramah dan praktek UMKM di Desa Batulaya. Teknik pelaksanaan kegiatan terdiri atas tiga tahap dimulai dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi kegiatan.
EFEKTIVITAS PROGRAM SOSIALISASI PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH UPT SPF SD NEGERI KAKATUA MAKASSAR Aksha Wahda, Muhammad; Mario; Riri Amandaria; Saifuddin; Salwia
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.91

Abstract

Kegiatan PKM ini merupakan sosialisasi tentang bentuk dan bahaya perundungan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan metode diskusi interaktif dengan siswa yang diselingi dengan berbagai permainan edukatif yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang senang sehingga peserta sosialisasi dapat dengan mudah memahami konten sosialisasi. Tujuan dari kegiatan ini sebagai upaya untuk memberikan (1) pemahaman dan meningkatkan pengetahuan mengenai perundungan berbasis kelompok literasi sekolah; (2) peserta dapat mengimplementasikan dengan baik upaya pencegahan tindakan perundungan di sekolah, (3) peserta diharapkan mampu menyebarluaskan pengetahuan tentang bahaya tindakan perundungan di lingkungan sekolah. Sasaran dari kegiatan program kemitraan masyarakat ini adalah siswa dan guru di lingkup UPT SPF SD Negeri Kakatua kota Makassar. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa mampu mengenali dan memahami berbagai macam bentuk perundungan, cara pencegahan dan penanganan kasus perundungan di lingkungan sekolah.
PERNIKAHAN ANAK: STOP JADIKAN PERNIKAHAN ANAK ALASAN KEBAHAGIAAN Zulfikri; Fitriana; M. Amirullah; Aswar
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.92

Abstract

Pernikahan anak, yang merupakan praktik dimana anak-anak di bawah usia dewasa dipaksa untuk menikah adalah fenomena yang terjadi di berbagai belahan dunia tak terkecuali di Sulawesi selatan, menggali lebih dalam dampak negatif yang mungkin timbul, bagi guru bimbingan konseling untuk mensosialisasikan bahaya pernikahan anak dan yang lebih penting sebagai bahan edukasi juga preventif terhadap generasi muda, siswa dan juga mahasiswa. Dengan menganalisis faktor-faktor yang mendorong pernikahan anak, termasuk tekanan budaya dan ekonomi, serta konsekuensi psikologis dan sosial yang dihadapi oleh anak-anak yang terlibat, penelitian ini berusaha untuk mempromosikan kesadaran akan pentingnya menghentikan pernikahan anak sebagai alasan untuk mencapai kebahagiaan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi secara daring via zoom. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman bahwa pernikahan anak bukanlah solusi untuk mencapai kebahagiaan, melainkan lebih sering menjadi sumber ketidakbahagiaan, ketidaksetaraan gender, dan pelanggaran hak asasi. Kekerasan dalam rumah tangga.   Kata kunci: Pernikahan Anak, Kebahagian   ABTRACT Child marriage, which is a practice where children under the age of adulthood are forced to marry is a phenomenon that occurs in various parts of the world not least in South Sulawesi, digging deeper into the negative impacts that may arise, for counselling guidance teachers to socialise the dangers of child marriage and more importantly as an educational material as well as preventive towards the younger generation, students and also college students. By analysing the factors that encourage child marriage, including cultural and economic pressures, as well as the psychological and social consequences faced by the children involved, this research seeks to promote awareness of the importance of stopping child marriage as a reason to achieve happiness. The methods used in the implementation of this service activity are lectures, questions and answers and online discussions via zoom. The results of this activity show that there is an increased understanding that child marriage is not a solution to happiness, but more often a source of unhappiness, gender inequality, and human rights violations. Domestic violence
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU SMA NEGERI 1 PAMBOANG Pattaufi, Pattaufi; Aswan, Dedy; jamalong, Ahmad; Baids, Fajrin
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.93

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat di SMA 1 Pamboang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menerapkan penelitian tindakan kelas (PTK) melalui pelatihan dan materi konsep PTK. Metode PTK, yang melibatkan guru dalam penelitian untuk memperbaiki pembelajaran melalui refleksi dan evaluasi berkelanjutan, menjadi fokus kegiatan ini. Para guru menerima pelatihan tentang pengertian PTK, langkah-langkah PTK, identifikasi masalah, tujuan penelitian, pengumpulan dan analisis data, perbaikan pembelajaran, tindakan berkelanjutan, serta presentasi hasil penelitian.Setelah pelatihan, para guru melakukan penelitian tindakan kelas di kelas masing-masing sesuai dengan konsep PTK yang telah dipelajari. Data hasil penelitian dianalisis untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Hasil penelitian tindakan kelas yang telah diperbaiki kemudian dipublikasikan melalui laporan yang mudah dipahami dan disosialisasikan kepada masyarakat pendidikan. Melalui pendekatan ini, diharapkan kualitas pembelajaran di SMA 1 Pamboang dapat meningkat, menghasilkan peningkatan prestasi belajar siswa, dan memberikan dampak positif pada lingkungan sekolah dan masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Sabun Padat dari Susu Sapi sebagai Perwujudan Ekonomi Kreatif melalui Pemanfaatan Potensi Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga Fivi Ananda Amellya Putri; Setyowati, Erna; Milawati, Maida; Catur Kusuma Wardani, Alvi; Rayhan, Ahmed; Rahman Hidayat, Alfian; Zalfa Adhiba, Lingga; Maulana Rizki Anwar, Fawas
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.105

Abstract

Kelurahan Noborejo, yang terletak di Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, memiliki potensi ekonomi yang signifikan melalui produksi susu sapi yang tinggi. Namun, potensi ini belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya informasi mengenai pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah. Susu sapi, yang kaya akan vitamin D, bermanfaat dalam perawatan kulit dan banyak digunakan dalam produk kecantikan seperti sabun. Dengan mempertimbangkan hal ini, Tim UNNES Giat 9 Kelurahan Noborejo berinisiatif untuk meningkatkan ekonomi kreatif desa melalui pelatihan pembuatan sabun padat berbahan dasar susu sapi. Pelatihan ini ditujukan kepada Ibu-Ibu PKK di beberapa dusun di kelurahan tersebut. Diharapkan, dengan pelatihan ini, warga tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam pembuatan sabun, tetapi juga pemahaman mengenai nilai tambah produk susu sapi. Produk sabun padat yang dihasilkan diharapkan dapat meningkatkan nilai jual susu sapi murni yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Kata kunci: Ekonomi kreatif, Pelatihan, Sabun, Susu Sapi
Pendampingan Pengembangan Motion Graphics Bagi Guru SD di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu Jawa Barat dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Siregar, Eveline; Septiani, Mita; Andinnari, Shaffiya Rasidha; Pramasta, Raditya Agung
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.106

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru-guru SD di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan memanfaatkan motion graphics. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman guru mengenai desain pembelajaran dan keterampilan dalam mengembangkan serta memanfaatkan media pembelajaran. Solusi yang dilakukan adalah melalui pendampingan dan pelatihan intensif yang mencakup ceramah, diskusi, pre-post test, serta penugasan. Hasil dari evaluasi reaksi menunjukkan bahwa rata-rata penilaian peserta terhadap instruktur, fasilitas, waktu, media, materi, konsumsi, tugas/latihan dan evaluasi, studi kasus, serta handout berada di kisaran 3,2 hingga 3,6 dari skala 4. Para peserta memberikan penilaian positif terhadap pelatihan ini dan menyarankan agar kegiatan serupa terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Evaluasi post-test menunjukkan variasi hasil dengan beberapa peserta berhasil mencapai nilai lebih dari 70%. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman serta keterampilan guru terhadap pengembangan motion graphics dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Saran yang diberikan meliputi peningkatan kreativitas dalam penyelenggaraan pelatihan agar lebih menarik dan bermanfaat bagi peserta.
Inovasi Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Untuk Bahan Bakar Alternatif Aisyah, Siti Nur; Setyowati, Erna; Panjaitan, Rosinta; Fitri Wulansari, Rizaro; Nggeradepas, Juvento Kelly
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.110

Abstract

Peningkatan permintaan global terhadap energi telah meningkatkan penggunaan bahan bakar fosil, yang tidak terbarukan dan berdampak negatif pada lingkungan. Di Indonesia, limbah tempurung kelapa sering diabaikan padahal memiliki potensi menjadi produk yang lebih bernilai dan bermanfaat yaitu diolah menjadi briket sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dan juga dapat membuka peluang ekonomi. Pengabdian masyarakat di Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat tentang cara mengolah limbah tempurung kelapa menjadi briket. Kegiatan ini menggunakan metode partisipatif dengan tiga tahap: persiapan, sosialisasi, dan pelatihan. Peserta, terutama ibu-ibu PKK, dilatih untuk memproduksi briket dengan alat dan bahan sederhana seperti tepung tapioka sebagai perekat alami. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat dapat memproduksi briket secara mandiri, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan peralatan. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat, membuka peluang ekonomi baru, mengurangi polusi lingkungan, dan mendukung upaya global untuk mengurangi emisi karbon. Pengelolaan limbah kelapa yang lebih baik memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan yang signifikan bagi masyarakat setempat. Kata Kunci: briket, bionergi, limbah, tempurung, kelapa ABSTRACT The global increase in energy demand has led to higher use of fossil fuels, which are non-renewable and have a negative impact on the environment. In Indonesia, coconut shell waste is often overlooked, although it has the potential to be converted into a more valuable and useful product, namely briquettes, as a more environmentally friendly alternative fuel that can also open up economic opportunities. A community service project in Kelurahan Noborejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, aims to provide training to local residents on how to process coconut shell waste into briquettes. This activity uses a participatory method with three stages: preparation, socialization, and training. Participants, especially members of the local women's organization (PKK), are trained to produce briquettes using simple tools and materials, such as tapioca flour as a natural adhesive. The results show that the community can produce briquettes independently, although there are challenges such as limited equipment. This program successfully enhances community skills, opens up new economic opportunities, reduces environmental pollution, and supports global efforts to reduce carbon emissions. Better management of coconut waste provides significant economic and environmental benefits for the local community. Keywords: bioenergy, briquettes, waste, shell, coconut
Implementasi Model Pembelajaran Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 1 Batipuh Harbes, Beni; Sesmiarni, Zulfani; Charles, Charles; Ahida, Ridha; Iswantir, Iswantir; Aprison, Wedra; salsabila, Sarah; Armedo, Muhammad
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.132

Abstract

Dalam era pendidikan yang terus berkembang, pendekatan inovatif seperti Teaching Factory (TEFA) menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan vokasi, terutama dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja. Model ini mengintegrasikan praktik industri nyata ke dalam proses pembelajaran, memungkinkan siswa untuk memperoleh pengalaman kerja yang relevan. Tujuan utama TEFA adalah menjembatani kesenjangan antara teori yang diajarkan di kelas dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia industri. Melalui pengajaran berbasis produksi, siswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat dalam kegiatan produksi yang menghasilkan barang atau jasa yang memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan untuk mengembangkan konsep TEFA dan prosedur implementasinya di sekolah menengah kejuruan (SMK). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan TEFA mampu meningkatkan keterampilan teknis, manajerial, dan interpersonal siswa, serta memperkuat kemitraan antara sekolah dan dunia kerja. Dengan penerapan TEFA, lulusan diharapkan tidak hanya menguasai aspek kognitif, tetapi juga memiliki sikap profesional dan keterampilan yang relevan untuk bersaing di pasar global, terutama di tengah tantangan revolusi industri 4.0. Model pembelajaran ini menawarkan harapan baru dalam menciptakan generasi tenaga kerja yang siap dan kompeten sesuai dengan kebutuhan industri.
Kegiatan Donor Darah untuk Membantu Urusan Kemanusiaan di Desa Tinjomoyo Karimah Azzahra, Hilyatul; Ainur Rofiq, Iqbal; Putri, Novia; Khasanatul Farikhah, Leni; Astutik, Fuji
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.135

Abstract

Dalam melaksanakan Program Kerja Divisi Sosial dan Lingkungan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo MIT-MB 2024 mengadakan kegiatan donor darah di Desa Tinjomoyo Kecamatan Banyumanik Kota Semarang. Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesi (PMI) Kota Semarang. Kegiatan donor darah di laksanakan pada tanggal 19 Juli 2024 di Aula Balai Kelurahan Tinjomoyo. Aksi donor darah di mulai pada pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Dalam waktu tiga (3) jam donor darah, mendapatkan enam belas (16) kantong darah. Manfaat donor darah sangat banyak sekali, yaitu untuk menjaga kesehatan jantung, mendeteksi penyakit, meningkatkan produksi sel darah, menurunkan resiko penyakit kanker, menurunkan kolestrol dan yang paling penting adalah dapat bermanfaat dan menyelamatkan orang lain. Tujuan dari donor darah ini adalah untuk meningkatkan jiwa sosial dan rasa kebersamaan dalam kemanusiaan bagi Masyarakat Kelurahan Tinjomoyo dan Mahasiswa KKN serta pentingnya menjaga kesehatanun untuk tubuh. Dan kesimpulannya, masyarakat kelurahat Tinjomoyo merespon dengan baik kegiatan donor darah ini.
Pelatihan Simulasi Evakuasi Bencana Kebakaran Pada Warga Sekitar Fuel Terminal Samarinda Sultan, Muhammad; Sunardi, Sunardi; Abu, Ilham; Sutrisno, Sutrisno; Muhlis, Muhlis
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 01 (2024): Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (November 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v2i01.136

Abstract

Bencana kebakaran masih menjadi momok khususnya bagi warga yang bermukim di sekitar terminal bahan bakar minyak Fuel Terminal Samarinda. Terminal BBM merupakan penampungan BBM Pertamina yang berpotensi menimbulkan bencana kebakaran. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan simulasi evakuasi bencana bagi warga di sekitar Fuel Terminal Samarinda. Kegiatan simulasi melibatkan 50 orang warga yang terdiri dari 16 warga RT 27, 17 warga RT 39, dan 17 warga RT 40 Kelurahan Teluk Lerong Ulu Kota Samarinda yang dilaksanakan pada hari Senin, 1 January 2024. Kegiatan simulasi terselenggara atas kerjasama antara Fuel Terminal Samarinda dan pemerintah setempat yang diwakili oleh RT 27, RT 39 dan RT 40. Secara umum kegiatan simulasi evakuasi yang dilaksanakan berlangsung lancar dan tertib tanpa menimbulkan kepanikan terhadap warga lainnya yang tidak mengikuti kegiatan simulasi karena adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk Ketua RT 27, RT 39, RT 40 dan bantuan relawan kebakaran dan bencana Cendana Samarinda. Warga di sekitar Fuel Terminal Samarinda terlihat antusias mengikuti kegiatan simulasi evakuasi

Page 5 of 12 | Total Record : 111