cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
mister@serambimekkah.ac.id
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
mister@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH Jl. Tgk. Imum Lueng Bata, Bathoh, Banda Aceh, Indonesia 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research
ISSN : 3032601X     EISSN : 30327105     DOI : https://doi.org/10.32672/mister
The Journal of MISTER (Jurnal Penelitian Multidisiplin dalam Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan) focuses on publishing manuscripts of any research (multidisciplinary) within the following areas Education, Economics, Social Sciences, Technology, Engineering, Arts, Law & Ethics, Psychology, Islamic & Religious Studies, Health & Medicine, and Environment & Sustainability.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 672 Documents
Pengaplikasian Stiker pada Rancangan Buku Intraktif Kebudayaan Nusantara untuk Anak Kelas 1-3 Sekolah Dasar Angelina, Angelina; Fuad, Ahmad
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2467

Abstract

To support efficient and effective learning about the culture of the archipelago, especially for children in grades 1-3 of elementary school. An interactive learning media is needed. So the purpose of this research is to produce a sticker media that is applied in an interactive book by describing the culture of the archipelago. This design utilizes a visual approach so that it can attract children to be interested in participating with the media presented. The research method was carried out through stages starting from collecting library data through official journals, reference books, internet facilities, and direct interviewing of informants. The results obtained from this design are the application of stickers to become interactive learning media. This sticker is designed with an emphasis on illustrations adapted for elementary school children. By applying bright color tones accompanied by cute illustrations. Which is then packaged in the form of a book, which discusses the culture of the archipelago starting from clothing, traditional houses, to typical games from all provinces in the archipelago.
Perkembangan Islam pada Masa Kerajaan Turki Usmani Sugiarto, Deri; Darmilah, Diah; Asmilati, Asmilati
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2469

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah dan kemajuan Turki Usmani bagi Dunia Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur yaitu dengan mengumpulkan buku-buku atau tulisan yang relevan. Adapun langkah-langkahnya yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa secara historis pendiri kerajaan ini adalah bangsa Turki dari kabilah Oghuz, yang bernama Ertugrul ia sebagai perintis kerajaan Turki Usmani yang meninggal pada 1289 M yang kemudian, kepemimpinan dilanjutkan oleh puteranya yaitu Utsman. Utsman bin Ertugrul inilah yang dianggap sebagai pendiri kerajaan Utsmani. Ada Sembilan fase yakni fase pertama dan kedua sebagai fase perintisan dan berdirinya kerajaan Turki Utsmani, fase tiga dan empat sebagai fase kejayaan, fase lima sampai 8 sebagai fase stagnisasi, kemunduruan dan pembubaran kerajaan Utsmani, sedangkan fase sembilan sebagai fase kekhalifahan Republik. Faktor yang mempengaruhi kejayaan dan kemajuan Turki Utsmani di antaranya ialah faktor politik, militer, ekonomi, paradigma penguasa/sultan, sosial politik. Sedangkan, wilayah kekuasaan Turki Utsmani wilayah dibelahan Asia, Afrika Utara hingga Eropa bagian Timur dapat ditaklukkan dan dipertahankan selama kurang lebih 6 abad. Masa kejayaan berada pada masa Sulaiman (King Sulaiman) dikenal oleh rakyatnya dengan sebutan mulia "al-Qanuni". Adapun bentuk kemajuan Utsmani ialah bidang kemiliteran dan pemerintahan, ilmu pengetahuan dan budaya, bidang arsetektur, bidang keagamaan dan bidang manejeman politik.  
Kontribusi Partisipasi Masyarakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Melalui Program Reforma Agraria Nugraha, Ivan; Firdausi, Muhammad Rafli; MHaikal, Muhammad Adymas
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2470

Abstract

Agar inisiatif reformasi pertanian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani berhasil, keterlibatan masyarakat sangatlah penting. Studi ini melihat bagaimana keterlibatan masyarakat mendukung pertanian berkelanjutan, redistribusi lahan, dan pemberdayaan ekonomi petani. Kami menyelidiki bagaimana keterlibatan masyarakat mendukung akses sumber daya, produktivitas pertanian, dan keamanan kepemilikan lahan menggunakan metodologi deskriptif-kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa pelaksanaan reforma agraria diperkuat oleh partisipasi aktif masyarakat, sehingga menghasilkan penghidupan yang lebih baik dan pembangunan pedesaan yang berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan-tujuan ini dan menghasilkan keuntungan jangka panjang bagi industri pertanian memerlukan kerja sama yang efisien antara pemerintah, kelompok lokal, dan masyarakat.
Eksistensi E-Court untuk Mewujudkan Asas Sederhana, Cepat, dan Biaya Ringan dalam Sistem Peradilan Perdata di Indonesia Yahya, Salma Zulfa; Putri, Eva Cornelia; Kanzu, De Atika; Hidayah, Anisa Oki
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2472

Abstract

Dalam proses peradilan di Indonesia, prinsip sederhana, cepat, dan biaya murah menjadi dasar. Karena asas ini, pemeriksaan perkara di pengadilan harus dilakukan dengan cepat, tanpa prosedur yang rumit, dan dengan biaya yang terjangkau bagi pihak yang terlibat. Karena tujuannya adalah untuk memastikan tujuan hukum, yaitu keadilan, kemanfaatan, dan kepastian hukum, asas ini sangat penting. Ini menjadi landasan pelaksanaan perkara di pengadilan, mulai dari tingkat pertama, banding, hingga Mahkamah Agung, ini cepat, murah, dan mudah digunakan, di mana proses peradilan berlangsung sejak perkara didaftarkan hingga eksekusi putusan, tidak hanya terbatas pada tahap pemeriksaan oleh hakim. Dengan kemajuan teknologi, pengadilan dituntut untuk menerapkan administrasi berbasis elektronik, yang sekarang dikenal sebagai E-Court. Mahkamah Agung menetapkan e-court melalui Perma No. 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan secara Elektronik sebagai salah satu upaya yang dilakukan lembaga dalam menerapkan prinsip sederhana, cepat, dan murah untuk memperbarui sistem administrasi perkara. E-court memfasilitasi proses beracara dengan menggunakan aplikasi e-Filling (pendaftaran perkara online), e-SKUM (pembayaran perkara online), dan e-Summons (pemanggilan online).
Tantangan Implementasi Reforma Agraria dalam Perspektif Hukum Adat Ramadhani, Rizky; Rinaldi, Farel Ardan; Zaidan, Muhammad Abyan; Hikal Fikri, Muhammad Adymas
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2473

Abstract

Reforma agraria berbasis hukum adat di Indonesia memiliki tantangan besar yang mencakup aspek hukum dan kelembagaan. Artikel ini membahas faktor-faktor hukum dan kelembagaan yang memengaruhi keberhasilan reforma agraria dalam masyarakat adat, termasuk pentingnya harmonisasi hukum nasional dengan hukum adat, penguatan kelembagaan adat, serta regulasi yang mendukung kepastian hak ulayat masyarakat adat. Studi ini juga menyoroti peran pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap hak ulayat serta mengintegrasikan nilai-nilai adat dalam kebijakan nasional agar tercipta keadilan sosial. Kesimpulannya, keberhasilan reforma agraria berbasis hukum adat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, dan kelembagaan adat untuk mencapai distribusi tanah yang adil dan berkelanjutan
Menuju Distribusi Lahan yang Berkeadilan: Kebijakan dari Reforma Agraria di Empat Negara Haris, Akmal; Mahendra, Rayhan Nizam; Al Iyad, Ericko Arwinda; Wahanisa, Rofi; Hikal Fikri, Muhammad Adymas
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2474

Abstract

Penelitian ini membahas kebijakan reforma agraria di Brasil, Jepang, Zimbabwe, dan Indonesia untuk memahami pendekatan, hasil, dan tantangan dalam redistribusi lahan. Reforma agraria bertujuan mengatasi ketimpangan tanah dan meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi pelaksanaannya dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, dan politik. Brasil berupaya mengurangi ketimpangan melalui redistribusi lahan latifundia, namun terkendala resistensi pemilik tanah besar dan konflik sosial. Jepang berhasil menciptakan distribusi lahan adil pasca-Perang Dunia II dengan dukungan pemerintah, meningkatkan produktivitas pertanian. Di Zimbabwe, reforma agraria yang tergesa-gesa menyebabkan krisis ekonomi dan penurunan produktivitas. Indonesia menunjukkan kemajuan melalui program Perhutanan Sosial dan TORA, meski terhambat konflik lahan. Studi ini menyoroti pentingnya perencanaan matang, dukungan kebijakan, dan partisipasi masyarakat dalam reforma agraria untuk mencegah dampak negatif. Kesuksesan reforma agraria memerlukan pendekatan holistik, mencakup dukungan politik, kapasitas lokal, dan pengelolaan konflik.
Analisis Perbandingan Hukum Perdata dan Hukum Islam pada Perkawinan di Bawah Umur Adha’ifa, Aisyaira Diya; Romandani, Alif Wulan; Kori, Angelika Tasya; Mardiana, Atia; Rahmawati, Dewi; Hayulenda, Fhazry Eka; Matussilmi, Fina Ida; Hafizha, Naura; Amiarti, Rizky Dini; Dewi, Shella Kartika; Agustinus, Syeren Welda; Ummah, Syifa Khoirul
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2475

Abstract

Law No. 1 of 1974 establishes a minimum age of 19 years for marriage with court permission, while Islamic law emphasizes physical and mental maturity without a specific age limit. This study compares the two legal systems in handling underage marriages with a focus on child rights protection and norm alignment. This research aims to understand the main issues related to underage marriage through a comparative analysis between civil law and Islamic law. Additionally, this study examines the policies and roles of marriage registration institutions in protecting the rights and interests of children. This research uses qualitative methods with literature study techniques to analyze the differences between civil law and Islamic law regarding underage marriage. Data from Law No. 1 of 1974, interpretations of Islamic law, and journals are descriptively analyzed to produce relevant recommendations. The research results show that the rules regarding the minimum age limit are not yet consistent, leading to the frequent occurrence of underage marriages. This indicates the importance of a more in-depth evaluation of granting permission for underage marriages, as regulated in the Supreme Court Regulation (PERMA) No. 5 of 2019, which states that the marriage process must consider several aspects such as health, education, and social conditions to ensure a good decision for the child.
Peran Satgas PPKS STKIP PGRI Sumenep dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual STKIP PGRI Sumenep Muslim, Bukhari
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2476

Abstract

This study aims to critically examine the handling of sexual violence in the STKIP PGRI Sumenep campus, because in reality the number of sexual violence in Indonesian universities is increasing every year, including at STKIP PGRI Sumenep itself. The campus as an academic space that should be a comfortable and safe place for knowledge transfer has now turned into a terrible space for students. So this makes the Ministry of Education and Culture and Research and Technology intrigued to issue Minister of Education and Culture Regulation No. 30 of 2021 concerning the Prevention and Handling of Sexual Violence (PPKS) in Higher Education to reduce sexual violence. This was also reinforced by the recommendation to form a PPKS Task Force Team at every campus in Indonesia. This study uses a qualitative approach to all parties involved in the Prevention and Handling of Sexual Violence at STKIP PGRI Sumenep through investigations and interviews as well as collecting data from various relevant and reliable literature. So then the data is re-verified to produce valid data.
Assessing Political Literacy Among University Students in Interpreting International News Andrean Mardohar Sitanggang, Joys; Amanda Sabrina, Nabilah; Hartati, Rita
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2479

Abstract

This study examines the political literacy levels of 30 English Literature students at the State University of Medan, focusing on their ability to navigate, interpret, and critically evaluate international news. Using a qualitative approach, data were collected through a semi-structured questionnaire addressing key factors such as media literacy, civic engagement, and critical thinking. The findings reveal that only 30% of the students demonstrated good political literacy, characterized by consistent fact-checking and critical evaluation of news sources, while 70% exhibited moderate to poor literacy. Key challenges include over-reliance on social media, limited civic participation, and a lack of understanding of political structures. Additionally, only 23% of students correctly identified factual and fake news items, underscoring gaps in media literacy. These results highlight the need for targeted interventions, such as media literacy workshops, enhanced political education, and increased opportunities for civic engagement. By addressing these gaps, the study aims to foster a politically literate and engaged generation of university students.
Perbandingan Penerapan Prinsip Environmental, Social and Governance dalam Corporate Governance di Indonesia dan Singapura Protugus, Rafif Nabil; Saputra, Rikki Jitu; Wibowo, Yosef Suryo
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 1 (2025): NOVEMBER 2024 - JANUARI 2025
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i1.2484

Abstract

Perbandingan antara penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam tata kelola perusahaan di Singapura dan Indonesia. Dalam penelitian ini, metode analisis komparatif digunakan untuk membandingkan berbagai aspek penerapan ESG di kedua negara, termasuk perbedaan dalam kerangka regulasi dan kesadaran perusahaan terkait ESG, peran pemerintah dan regulasi, tantangan yang dihadapi perusahaan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka regulasi dan tingkat kesadaran perusahaan di Singapura lebih baik daripada di negara lain. Meskipun demikian, adopsi praktik ESG meningkat di kedua negara, meskipun dengan tingkat dan intensitas yang berbeda. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang evolusi ESG di dua ekonomi utama Asia Tenggara dan implikasinya untuk praktik dan kebijakan bisnis di masa depan.