cover
Contact Name
Arnawan Hasibuan
Contact Email
arnawan@unimal.ac.id
Phone
+628126448121
Journal Mail Official
editor@dikara.org
Editorial Address
Lhokseumawe, Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara
Published by Dikara Institute
ISSN : -     EISSN : 28283481     DOI : -
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara ISSN 2828-3481 (Online) merupakan jurnal pengabdian dosen untuk mempublikasikan hasil tridharma perguruan tinggi berupa artikel pengabdian. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara terbit 3 kali setahun, setiap April, Agustus dan Desember. Naskah yang disubmit harus ditulis dengan format template dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, setiap naskah yang masuk harus bebas plagiasi dan merupakan karya sendiri yang belum diterbitkan di jurnal manapun. Jurnal Solusi Masyarakat Dikara menerima naskah dalam bidang multidisiplin mencakup ilmu sosial, sains, teknik, ekonomi, dan humaniora. Naskah yang disubmit harus menggunakan format template jurnal dan memenuhi kaidah Author Guidelines.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022" : 11 Documents clear
Sosialisasi Penggunaan Teknologi Bagan Apung Pada Ikan Air Tawar Sebagai Alat Bantu Pembudidayaan Ikan di Desa Paya Gaboh Aceh Utara Suryadi, Suryadi; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Kembaren, Emmia Tambarta; Fadli, Fadli; Febyola, Salsabilla; Chairissa, Teungku Siti
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagan apung merupakan alat pembudidayaan ikan yang biasanya dioperasikan tidak jauh dari perairan pantai dan danau, aktivitas dilakukan pada malam hari dengan bantuan cahaya lampu sebagai attractor agar ikan berkumpul. Bagan pertama sekali digunakan oleh masyarakat Makassar dan Bugis di Sulawesi Selatan pada awal tahun 1950, dan kemudian dikenal hampir diseluruh wilayah perairan Indonesia. Bagan telah banyak mengalami modifikasi sesuai dengan kearifan budaya dan fungsinya di suatu wilayah pada saat ini. Desa Paya Gaboh merupakan kawasan strategis dimana memiliki kolam air yang luas yang berada Aceh Utara Provinsi Aceh. Produksi unit pembudidayaan dan penangkapan bagan apung yang ada di Perairan Aceh pada tahun 2013 mengalami kenaikan dari 1.615,3 ton menjadi 1.864,2 ton pada tahun 2014, dengan jumlah unit dan trip penangkapan yang relatif sama yakni 67 unit dan 9.662 trip. Hal ini menunjukkan bahwa adanya upaya peningkatan hasil perikanan bagan apung yang terdapat di Perairan Aceh, baik dalam hal manajemen pemanfaatan sumberdaya target pemeliharaan maupun penggunaan alat bantu yang digunakan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada pemuda Desa Paya Gaboh terhadap penggunaan bagan apung untuk melakukan pembudidayaan ikan. Sementara manfaat kegiatan yang diharapkan yaitu pemuda Desa Paya Gaboh bisa memanfaatkan penggunaan bagan apung dan dapat meningkatkan hasil yang lebih baik.
Peningkatan Kesadaran Pengguna Jalan Terhadap Keselamatan Berlalulintas Maizuar, Maizuar; Usrina, Nura; Muthmainnah, Muthmainnah; Ersa, Nanda Savira; Nurrahim, Rahmi; Putri, Putri
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan berkendara merupakan salah satu persoalan transportasi yang muncul akibat pergerakan atau lalu lintas manusia. Faktor penyebab kecelakaan berkendara antara lain yaitu faktor manusia, kendaraan dan kondisi jalan. Di Indonesia, angka kecelakaan masih sangat tinggi. Berdasarkan data kepolisian, rata-rata 3 orang meninggal setiap jam akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Data tersebut juga menyatakan bahwa 61% kecelakaan disebabkan oleh faktor manusia yaitu terkait dengan kemampuan serta karakter pengemudi. Sedangkan kerugian materil akibat kecelakaan tercatat sebanyak Rp 199,01 miliar pada Januari-Oktober 2021. Oleh karena itu pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengendara terhadap kecelakaan berlalu lintas terkait faktor manusia. Adapun pendekatan pengabdian ini yang pertama menentukan objek/sasaran sosialisasi, kedua menentukan lokasi sosialisasi, ketiga menentukan materi sosialisasi, berikutnya menentukan pemateri dan mekanisme sosialisasi, terakhir melakukan sosialisasi dan menyusun laporan hasil sosialisasi. Kegiatan peningkatan kesadaran keselamatan berkendara dan berlalu lintas kepada masyarakat pengguna jalan merupakan salah satu cara untuk mengurangi kecelakaan yang diakibatkan oleh kelalaian pengendara. Dari hasil sosialisasi ini diharapkan tumbuh kesadaran bagi pengguna jalan agar lebih mawas diri dalam berkendara antara lain menggunakan kelengekapan berkendara, melengkapi surat-surat berkendara dan mematuhi peraturan berlalu lintas. Melalui materi tersebut dan informasi sanksi terhadap pelanggaran diharapkan dapat bermanfaat bagi pengguna jalan dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara. Sehingga diharapkan hal ini dapat mengurangi angka persentase faktor manusia sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Pemanfaatan Pekarangan Dengan Budidaya Sayuran Teknik Vertikultur Dalam Mendukung Wirausaha Agribisnis dan Ketahanan Pangan di Gampong Keutapang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara Riani, Riani; Martina, Martina; Zuriani, Zuriani; Ariani, Rita; Barmawi, Barmawi; Adhiana, Adhiana
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepadatan penduduk Gampong Keutapang mengakibatkan keterbatasan lahan untuk menanam serta kondisi masyarakat tidak melakukan usahatani padi sawah selama dua tahun sampai sekarang, sehingga gampong ini mendapatkan program pemanfaatan perkarangan satu tahun yang lalu. Namun, masih terdapat lahan pekarangan yang sebagian masyarakat tidak memanfaatkan dan sebagian sudah memanfaatkan tetapi belum dilaksanakan secara intensif dan inovatif. Teknik vertikultur merupakan inovasi budidaya sayuran sebagai salah satu solusi dan mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan yang terbatas untuk membangun wirausaha agribisnis dan menjaga ketahanan pangan masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk sosialisasi dan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur di lahan pekarangan dalam mendukung wirausaha agribisnis dan ketahanan pangan masyarakat. Metode pelaksanaan yaitu memperkenalkan inovasi budidaya sayuran teknik vertikultur, sosialisasi keunggulan pemanfaatan pekarangan, dan menyediakan sarana produksi serta melaksanakan pelatihan budidaya sayuran teknik vertikultur. Hasil yang dirasakan adalah terjadi perubahan tambahan pengetahuan dan pengalaman peserta pengabdian tentang   inovasi pertanian sebagai suatu solusi mengatasi keterbatasan lahan dengan cara tanam bertingkat. Pemanfaatan lahan perkarangan bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari sebagai bentuk terciptanya ketahanan pangan rumah tangga.
Pembinaan Masyarakat Melalui Edukasi Bahaya Pinjaman Online Untuk Menghindari Bahaya Kejahatan Siber di Gampong Cot Keumuneng Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara Kasim, Fajri M; Daud, Muhammad; Mursalin, M; Ali, Muhammad
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pinjaman Online (Pinjol) telah mengakibatkan peminjam dalam situasi tekanan setiap hari sehingga berakibat pada bunuh diri saking tidak sanggup lagi membayar tagihan bunga yang diterapkan. Salah satu dampak merebaknya pinjol di Indonesia telah sampai ke semua pelosok negeri, tidak terkecuali Aceh bahkan pedalaman Aceh. Karena banyak masyarakat menggunakan handphone android yang terakses ke jaringan internet mendapatkan iklan-iklan yang menggiurkan dengan slogan ‘butuh dana cepat’, ‘ingin dana cepat dalm waktu cepat, tanpa angunan’ dan sebagainya, itulah slogan-slogan iklan yang menggiurkan masyarakat. Dan setelah meminjam, peminjam akan terjerat pinjaman online yang berakibat pada bahaya data-data pribadi yang disebarkan oleh pinjol kepada peminjam yang tidak melunasi. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini akan mengedukasi masyarakat yang berada di lingkungan kampus, tepatnya dikawasan Cot Keumuneng Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Utara agar terhindar dari jeratan aplikasi online tersebut. Manfaat pengabdian ini adalah 1). Terciptanya masyarakat yang cerdas dalam perihal ICT dan bahaya Siber Crime, 2). Terciptanya masyarakat yang memiliki pengetahuan yang memadai dan mencukupi dalam berinteraksi dengan dunia digital terutama yang berkaitan dengan bidang ekonomi seperti pinjaman-pinjaman online yang sedang merasahkan, 3).Terciptanya kesadaran dikalangan masyarakat untuk tidak cepat terpengaruh dengan iklan-iklan yang menawarkan pinjaman cepat melalui media online, 4). Timbulnya kehati-hatian masyarakat dalam mengakses dan melakukan transaksi dari para pelaku kejahatan siber didunia online, 5). Mencegah kerugian harta benda di kalangan masyarakat jangan sampai dirugikan oleh kejahatan bahaya siber akibat dari minimnya pengetahuan ICT.
Pelatihan Penggunaan Teknologi Penangkapan Ikan (Fish Finder) Kepada Nelayan Desa Cot Seurani Kabupaten Aceh Utara Erniati, Erniati; Andika, Yudho; Imamshadiqin, Imamshadiqin; Imanullah, Imanullah; Muliani, Muliani; 'Akla, C. M. N.; Muliari, Muliari; Syahrial, Syahrial; Ruzanna, Arina; Salmarika, Salmarika; Irmayunita, Irmayunita; Tauladan, Toha Ali; Rahmadian, Alfina Wahyu; Aprilita, T. Salsa
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam upaya memanfaatkan sumberdaya perikanan secara maksimal, maka perlu didukung dengan  engetahuan dan teknologi. Lokasi penangkapan ikan oleh nelayan Desa Cot Seurani cenderung tidak tepat karena umumnya hanya mengandalakan tanda-tanda alam, perasaan, dan faktor keberuntungan. Bahkan tidak jarang pula saat menurunkan alat tangkap (seperti jaring, pancing, dan lain-lain). Penggunaan teknologi yang tepat merupakan salah satu alternatif yang dapat memecahkan masalah penangkapan ikan. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh nelayan adalah fish finder. Fish finder merupakan teknologi yang dapat mendeteksi objek bawah laut yang dengan memanfaatkan gelombang suara (akustik). Fish finder dapat memberikan informasi yang detail yaitu tentang kelimpahan, sebaran, dan posisi ikan, serta alat ini mampu memberikan data real time. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peningkatan keterampilan kepada nelayan khususnya kelompok nelayan desa cot seurani tentang manfaat penggunaan fish finder. Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan community development (pengembangan masyarakat) melalui pelatihan berdasarkan teori dan praktik dengan ceramah serta diskusi yang terarah (Focus Group Discussion/FGD). Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dengan survei lokasi, penandatanganan Kerjasama dengan kelompok nelayan dan pelatihan. Kegiatan pengabdian terlaksana dengan baik, terstruktur, lancar serta sukses, dimana pelaksanaan kegiatannya dilakukan dengan 2 sesi yaitu sesi teori dan sesi praktik. Dampak dari pengabdian ini nelayan mampu menggunakan Fish Finder dengan baik serta nelayan mengerti dan memahami hasil luaran (membaca layar) dari Fish Finder sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan produksi perikanan tangkapan dan meningkatkan kesejahteraan kelompok nelayan.
Pengenalan Peran Platform Digital Bim (Building Information Modelling) Dalam Program Autodesk Revit Bagi Masyarakat Pelajar Kota Lhokseumawe Hendra, Hendra; Deni, Deni; Karsono, Bambang; Olivia, Sisca; Azhar, Azhar
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancang visual model bangunan arsitektur pada saat ini tidak lagi berproses dengan cara manual, tetapi sudah beranjak lebih jauh menuju dimensi digital. Perancang dan pemilik pekerjaan dapat mengikuti jalannya proses desain tanpa terhalangi oleh tempat dan waktu. Untuk memperkecil rentang kemajuan teknologi yang jauh lebih pesat dibanding nilai inteltktual masyarakat, maka tercetuslah ide untuk memperkenalkan kemajuan digital visual rancang bangunan sejak dini bagi masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan platform digital BIM pada program Revit sebagai instrument rancang bangun bangunan secara digital visual yang menganut pada referensi relevan saat ini. Kedua, kegiatan prkatik pengoperasian platform digital BIM pada program Revit melalui modeling visual bangunan sederhana yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena pengenalan platform rancang bangun bangunan digital ini masih baru di tingkat inteltktual pelajar, namun lambat laun mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan platform digital ini pada masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam membentuk visual rancang bangun bangunan sebagai minat dan bakat mereka untuk lebih mendalami dunia arsitektur.
Peningkatan Keterampilan Teknologi Kultur Jaringan Tanaman Skala Rumah Tangga Komunitas Gayo Pecinta Anggrek Provinsi Aceh Ismadi, Ismadi; Nasruddin, Nasruddin; Handayani, Rd Selvy; Liwanza, Nasrun; Sajadah, Sajadah; Ningrum, Sintia
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang bunganya sangat indah sehingga disukai oleh banyak orang. Di Indonesia banyak ditemui pecinta anggrek, baik perorangan maupun kelompok organisasi. Salah satunya adalah Komunitas Gayo Pecinta Anggrek yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Merian, dan Gayo Lues. Permasalahan pada budidaya tanaman anggrek adalah sulitnya tanaman diperbanyak secara generatif karena biji anggrek tidak mempunyai endosperm. Kendala perbanyakan tanaman ini dapat diatasi melalui teknik kultur jaringan. Keuntungannya menggunakan cara ini adalah diperolehnya tanaman baru yang sama persis dengan induk tanaman secara massal dalam waktu yang relatif lebih singkat. Namun kelemahan sistem ini adalah karena membutuhkan peralatan canggih dan bahan kimia yang mahal sehingga sulit dilakukan oleh masyarakat umum. Oleh karena itu perlu dilakukan sistem perbanyakan tanaman kultur jaringan dalam skala rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi dan praktek. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan anggota kelompok tani agar dapat melakukan perbanyakan tanaman dengan sistem kultur jaringan skala rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan di aula Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah pada tanggal 28 November 2020. Para peserta pelatihan sangat antusias mengikuti rangkaian acara mulai awal sampai akhir. Dari evaluasi yang dilakukan pada awal dan akhir kegiatan didapati bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peserta terhadap kultur jaringan tanaman dan perbanyakan tanaman anggrek.
Perakitan dan Troubleshooting Penerangan Jalan Raya Tenaga Surya Bagi Masyarakat RT 15 LK 2 Kelurahan Rajabasa Nunyai, kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung Sinaga, Herman H; Permata, Diah; Purwasih, Nining; Harahap, Charles
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan energi listrik tenaga surya merupakan salah satu bentuk upaya konservasi peggunaan energi. Karena energi surya merupakan salah satu bentuk energi terbarukan yang tersedia sepanjang tahun secara gratis. Selain merupakan energi terbarukan, energi surya juga relative ramah lingkungan karena dalam memproduksi energi nya tidak menghasilkan limbah ikutan. Pada sistem tenaga listrik tenaga surya, energi matahari dikonversikan menjadi energi listrik melalui konversi langsung sel-surya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan di RT 15 LK 2 kelurahan Rajabasa Nunyai, kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung. Dengan metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilaksankan dengan pelatihan pengetahuan dasar kelistrikan untuk dapat mengetahui dan merakit sistem pembangkit tenaga surya bagi masyarakat. Tujuan lain kegiatan pengabdian ini adalah sebagai sarana untuk mengedukasi masyarakat tentang kemungkinan penggunaan sumber energi listrik alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk kehidupan sehar-hari. Setelah kegiatan pengenalan dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan pemasangan panel lampu jalan pada 5 titik yang telah disepakati para anggota kegiatan dan masyarakat. Lampu penerangan yang diperguanakan merupakan lampu LED berdaya 90 watt. Dari hasil pemasangan lampu jalan umum didapat bahwa lampu jalan dapat bekerja dengan baik dan menerangi jalan di sekitar pemukiman penduduk.
Pelatihan Simulasi Tanggap Darurat Kebakaran di SMA Lhokseumawe dan Aceh Utara Sayuti, Muhammad; Hasibuan, Arnawan; Baidhawi, Baidhawi; Siregar, Widyana Verawaty; Mariyudi, Mariyudi; Puspasari, Cindenia; Hasibuan, Muhammad Rafif Fadlurrahman; Fadhilati, Nyak Intan; Farizi, Reza Al
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK (sekolah menengah kejuruan) dan SMA (Sekolah Menengah Atas merupakan sekolah lanjutan yang lebih banyak menggunakan peralatan-peralatan laboratorium dengan mesin tenaga listrik dan bahan-bahan kimia, terutama di Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Program pembelajaran yang menggunakan laboratorium yang menggunakan peralatan dan bahan-bahan kimia mudah terbakar yang kegiatannya berisiko tinggi terhadap bencana kebakaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang betapa pentingnya pengetahuan siswa tentang tanggap darurat kebakaran dan memberikan simulasi dan praktek secara langsung di lapangan terbuka agar lebih mudah dipahami. Metode pelaksanaan dilakukan dengan cara membuat pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran di SMA Lhokseumawe dan Aceh Utara. Metode ini terbagi menjadi 5 tahap yakni Analisis Situasi dan Survei, Penentuan permasalahan prioritas, Solusi Yang diusulkan, Luaran (Outcome), Evaluasi dan Pendampingan. Hasil yang diperoleh dari   kegiatan   ini   adalah   dapat   meningkatkan pengetahuan   dan   keterampilan   dalam menjalankan sikap tanggap darurat terhadap bencana kebakaran.
Implementasi Pemberdayaan UMKM Kuliner Kue Kering dan Basah dalam Aspek Produksi, Aspek Manajemen Keuangan dan Aspek Manajemen Pemasaran Melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat (Desa Binaan Gampong Blang Pulo) Satria, Dy Ilham; Yusra, Muhammad; Yunita, Nur Afni; Nupus, Khairul; Nofiya, Wanda
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 2, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan mitra berupa keterbatasan bahan baku, kelemahan promosi produk dan tidak adanya pencatatan keuangan usaha yang dikelompokan menjadi aspek produksi, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran. Kegitan PKM dilaksanakan melalui pendekatan penyelesaian masalah, monitoring dan evaluasi serta melakukan publikasi kegiatan dengan metode wawancara, observasi lapangan dan penyelesaian masalah. Hasil kegiatan PKM yang didapatkan ditinjau aspek produksi berupa tim pelaksana PKM memberikan bahan baku habis pakai kepada mitra, berupa peralatan dan bahan baku untuk menunjang proses produksi, untuk aspek manajemen keuangan dilakukan pelatihan pembuatan laporan keungan, dan untuk aspek manajemen pemasaran berupa promosi melalui papan spanduk usaha, dan promosi secara online berupa e-commerces produk mitra sehingga memberikan dampak positif bag mitra berupa kenaikan penjualan produk yang signifikan dan mitra telah mempunyai laporan keuangan usaha, sehingga dapat disimpulkan Kegiatan PKM memberikan solusi dan penyelesaian mitra baik dari aspek produksi, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran.

Page 1 of 2 | Total Record : 11