cover
Contact Name
Mutiah
Contact Email
Ikom.fish@unesa.ac.id
Phone
+628563086790
Journal Mail Official
Ikom.fish@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Gedung i7, Department of Communication Science, Faculty of Social Science and Law, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia. Postal Code 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
THE COMMERCIUM
ISSN : -     EISSN : 2809591     DOI : https://doi.org/10.26740/tc.v8i2
Core Subject : Education, Social,
The Commercium adalah Jurnal Ilmu Komunikasi yang memuat tulisan hasil penelitian mahasiswa. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi S1 Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya. Jurnal the commercium terbit 3 kali dalam setahun. Fokus dan scope penelitian di bidang Ilmu Komunikasi mencakup : Komunikasi Pemasaran Public Relations Periklanan Komunikasi Politik Komunikasi Pembangunan dan Perubahan Sosial Manajemen Media
Articles 757 Documents
Studi Pustaka Narasi Pinkwashing Pada Unggahan-Unggahan Akun @Israel di Platform X Katherine Yovita; Tsuroyya
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81751

Abstract

Praktik pendudukan dan okupasi Israel di Palestina masih menjadi perhatian masyarakat internasional dan memicu berbagai aksi solidaritas global. Di tengah eskalasi konflik tersebut, media sosial berkembang menjadi ruang kontestasi berbagai kepentingan politik, termasuk melalui strategi propaganda digital. Salah satu strategi yang digunakan Israel adalah pinkwashing, yaitu pemanfaatan isu keberagaman identitas gender dan orientasi seksual untuk membangun citra sebagai negara yang modern, demokratis, dan ramah terhadap komunitas LGBTQ+, sekaligus merepresentasikan Palestina sebagai masyarakat yang intoleran dan homofobik. Narasi tersebut dinilai mengeksploitasi hak-hak kelompok LGBTQ+ untuk memperoleh legitimasi moral serta mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari praktik pendudukan, pelanggaran hak asasi manusia, dan krisis kemanusiaan di Palestina. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap literatur mengenai propaganda, pinkwashing, Brand Israel, homonasionalisme Jasbir Puar, serta berbagai penelitian yang membahas strategi komunikasi politik Israel di media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa narasi pinkwashing merupakan bagian dari strategi komunikasi politik yang mengonstruksikan Israel sebagai negara progresif dan inklusif, sementara Palestina diposisikan sebagai masyarakat yang terbelakang, intoleran, dan anti-LGBTQ+. Strategi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencitraan, tetapi juga sebagai propaganda digital untuk membentuk opini publik global dan memperoleh legitimasi politik di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Pola Komunikasi Organisasi Karyawan dan Mahasiswa Program Magang di Bagian Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya Sindy Riska Fadillah; Putri Aisyiyah Rachma Dewi
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81782

Abstract

Komunikasi organisasi menjadi faktor penting dalam mendukung koordinasi kerja, adaptasi anggota baru, serta internalisasi budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola komunikasi organisasi antara karyawan dan mahasiswa program magang di Bagian Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap enam informan yang terdiri atas Manajer Tata Usaha dan Humas, Supervisor Humas, dua staf Humas, satu mahasiswa magang aktif, dan satu alumni program magang. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan perspektif budaya komunikasi organisasi Katherine Miller serta konsep strong culture dari Deal dan Kennedy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi organisasi terbentuk melalui komunikasi vertikal, horizontal, dan informal yang saling melengkapi dalam mendukung koordinasi kerja. Saluran komunikasi berlangsung melalui interaksi tatap muka dan media digital sehingga mempercepat penyampaian informasi dan koordinasi pekerjaan. Gaya komunikasi yang terbuka, suportif, dan profesional mempermudah proses adaptasi mahasiswa magang sekaligus membangun hubungan kerja yang kolaboratif. Budaya organisasi juga berperan dalam menginternalisasikan nilai-nilai organisasi melalui orientasi, pendampingan mentor, briefing, evaluasi berkala, serta jaringan komunikasi formal dan informal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga menjadi mekanisme pembentukan budaya organisasi yang mendukung adaptasi, profesionalisme, dan efektivitas kerja mahasiswa magang dalam lingkungan birokrasi publik.
Representasi Toxic Masculinity pada Karakter Isagi Youichi dalam Anime Blue Lock (Semiotika Charles Sanders Pierce) I Putu Tangkas I Wayan Jenar; Aditya Fahmi Nurwahid
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi toxic masculinity pada karakter Isagi Yoichi dalam anime Blue Lock dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi literatur. Objek penelitian difokuskan pada episode 1, 5, dan 6 yang menunjukkan perkembangan karakter Isagi secara signifikan dalam sistem kompetisi Blue Lock. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi toxic masculinity dikonstruksikan melalui tanda-tanda visual maupun naratif yang merefleksikan ambisi, dorongan untuk mendominasi, egoisme dalam kompetisi, serta penekanan emosi sebagai standar maskulinitas. Berdasarkan analisis ikon, indeks, dan simbol, ditemukan bahwa sistem kompetitif dalam Blue Lock mendorong internalisasi nilai maskulinitas hegemonik yang menempatkan kemenangan dan superioritas individu sebagai tolok ukur utama keberhasilan laki-laki. Dengan demikian, anime Blue Lock tidak hanya menghadirkan narasi perjuangan dalam dunia olahraga, tetapi juga mereproduksi wacana maskulinitas kompetitif yang berpotensi mengarah pada toxic masculinity ketika empati, solidaritas, dan kerja sama dikesampingkan demi ambisi personal.
STRATEGI INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION PT INDO BISMAR DALAM MEMBANGUN LOYALITAS PELANGGAN PRODUK ELEKTRONIK Sofia Nuzula Fahriza; Fitri Norhabiba
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81852

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan persaingan industri ritel elektronik mendorong perusahaan menerapkan strategi komunikasi pemasaran terintegrasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi pemasaran terintegrasi PT Indo Bismar dalam membangun loyalitas pelanggan produk elektronik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Penelitian ini menggunakan konsep STP dan komunikasi pemasaran terintegrasi dari Andrews dan Shimp sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Indo Bismar telah menerapkan strategi komunikasi pemasaran terpadu melalui penerapan segmentasi, penentuan sasaran, dan penetapan posisi pasar sebagai dasar penyusunan komunikasi pemasaran. Selain itu, enam unsur komunikasi pemasaran terpadu yang terdiri atas periklanan, promosi penjualan, penjualan personal, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, dan pemasaran digital saling terintegrasi dalam menyampaikan pesan yang konsisten sehingga mampu mendorong terbentuknya loyalitas pelanggan.
Produksi Program Feature “UMKM Bercerita” di YouTube Radar Blitar TV Dinda Umuhidayah; Gilang Gusti Aji
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81885

Abstract

Proyek produksi program feature UMKM Bercerita di YouTube Radar Blitar TV merupakan program pengembangan sebagai bentuk variasi digitalisasi media konvensional. Demi tetap bisa mempertahankan eksistensi media lokal, Radar Blitar menciptakan sebuah program bertemakan UMKM yang dikemas dalam bentuk tayangan feature untuk ditayangkan dan dapat dikonsumsi oleh audiens secara luas. Proyek ini memiliki ide konsep pengembangan berupa Cerita UMKM Berbasis Insight yang dilakukan dengan melakukan produksi tiga konten feature bertemakan UMKM selama satu bulan pada bulan Mei 2026. Konten ini berdurasikan 10-15 menit pada setiap episodenya. Dalam proses produksinya, produser dibantu oleh anggota tim yang terdiri dari kameramen, editor, dan operator drone. Performa pada setiap konten yang telah tayang pada YouTube Radar Blitar TV menunjukkan hasil yang baik, mencakup dari jumlah tayangan, jumlah suka, komentar, hingga waktu tayang konten. Hasil proyek ini menunjukkan bahwa proses produksi media digital dengan media konvensional memiliki ciri khas yang berbeda, mulai dari proses dan alat produksi yang ringkas, serta adanya optimasi YouTube yang disesuaikan dengan karakter platform digital.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL OLEH CORPORATE COMMUNICATION GAPURA ANGKASA DALAM MENGHADAPI DIGITAL PRESENCE DISPARITY DI EKOSISTEM BANDAR UDARA Aliffifo Reksa Ryzqyh Nesa; Teguh Dwi Putranto
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81886

Abstract

Penelitian berjudul “Penggunaan Media Sosial oleh Corporate Communication Gapura Angkasa dalam Menghadapi DigitalPresence Disparity di Ekosistem Bandar Udara” ini menyoroti fenomena kesenjangan eksistensi digital (digital presence disparity). Di era digital, peran penting perusahaan ground handling seperti PT Gapura Angkasa sering kali tenggelam di bawah dominasi informasi publik milik maskapai penerbangan maupun stakeholder utama lainnya di lingkup bandara. Penelitian kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan media sosial Instagram oleh divisi Corporate Communication PT Gapura Angkasa dalam menjembatani kesenjangan eksposur tersebut sekaligus mengokohkan kehadirannya. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam dengan praktisi komunikasi kantor cabang, observasi konten, serta pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Gapura Angkasa memanfaatkan Instagram untuk komunikasi Business-to-Business (B2B) yang dikemas secara edukatif menggunakan pendekatan soft-selling. Langkah ini sekaligus membangun brand awareness di kalangan konsumen umum (B2C), khususnya Generasi Z, melalui konten adaptif seperti kuis aviasi, polling, dan dokumentasi operasional harian (daily operations). Untuk mengatasi digital presence disparity, perusahaan mengintegrasikan komunikasi bersama stakeholderssaat situasi khusus (seperti pemberlakuan NOTAM) guna memastikan konsistensi informasi. Penanganan keluhan krisis digital pun telah direspon cepat sesuai standar SOP yang ketat. Namun, fungsi Instagram saat ini masih terbatas pada pemenuhan tugas operasional harian dan belum dioptimalkan secara terstruktur melalui rencana konten (content planner) tertulis maupun target indikator kinerja (KPI) jangka panjang. Studi ini menyimpulkan bahwa penguatan identitas korporat di bawah naungan Garuda Indonesia Group menjadi kunci utama dalam menjaga eksistensi digital perusahaan di tengah ketatnya arus informasi bandar udara.
Pengaruh Komunikasi Krisis Agensi Gold Medalis Terhadap Citra Diri Kim Soo Hyun (Studi Kasus Pengikut Instagram @yukaris.id) Angelina Irene Cahya Putri; Vinda Maya Setianingrum
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81887

Abstract

Krisis yang melibatkan figur publik berpotensi memengaruhi citra dan kepercayaan publik sehingga diperlukan strategi komunikasi krisis yang tepat untuk meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh bentuk komunikasi krisis melalui konferensi pers yang dilakukan Gold Medalist terhadap citra diri Kim Soo Hyun di kalangan penggemar Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 388 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert empat poin yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis melalui konferensi pers berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra diri Kim Soo Hyun di kalangan penggemar Indonesia, dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05) dan koefisien regresi sebesar 0,351. Temuan ini menunjukkan bahwa penyampaian komunikasi krisis yang jelas, terbuka, konsisten, tepat waktu, dan terstruktur mampu membentuk persepsi positif serta mempertahankan citra figur publik di tengah situasi krisis. Dengan demikian, konferensi pers menjadi salah satu strategi komunikasi krisis yang efektif dalam menjaga citra figur publik di mata penggemar.
Analisis Strategi Hard Selling dalam Konten TikTok @eigeradventurestore.id sebagai Komunikasi Pemasaran Produk Outdoor Mochammad Alif Dartanala; Muhammad Hilmy Aziz
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81452

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perusahaan untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana komunikasi pemasaran, salah satunya melalui TikTok. Eiger Adventure Store sebagai merek produk outdoor aktif menggunakan akun TikTok @eigeradventurestore.id untuk mempromosikan produknya dengan menerapkan berbagai strategi hard selling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi hard selling dikonstruksi dalam konten TikTok @eigeradventurestore.id sebagai komunikasi pemasaran produk outdoor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang terdiri atas empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap 15 konten video TikTok yang diunggah pada periode Januari hingga Maret 2026 serta didukung dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hard selling dikonstruksi melalui penonjolan harga produk, penyampaian informasi promo secara eksplisit, penggunaan ajakan membeli secara langsung (call to action), serta penciptaan urgensi melalui batas waktu promosi dan momentum tertentu seperti awal tahun, Ramadan, dan periode gajian. Selain itu, Eiger juga memanfaatkan pemberian insentif berupa voucher, hadiah, dan keuntungan keanggotaan untuk meningkatkan daya tarik promosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi hard selling tidak hanya berorientasi pada penjualan jangka pendek, tetapi juga membangun persepsi bahwa produk Eiger memiliki nilai lebih melalui pembingkaian pesan pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens TikTok.    
Analisis Respon Komunikasi Krisis Gold Medalist pada Skandal Kim Soo Hyun dalam Pemberitaan Media Online IDN Times dan Kpop Chart Syafira Chusnaini Bahar; Hasna Nur Lina
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.81958

Abstract

Skandal yang melibatkan aktor Korea Selatan bernama Kim Soo Hyun menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian luas dari publik dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon komunikasi krisis Gold Medalist dalam menangani skandal Kim Soo Hyun berdasarkan pemberitaan media online IDN Times dan Kpop Chart. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi deskriptif berdasarkan sepuluh kategori respons krisis dalam Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Sampel penelitian terdiri dari 55 artikel berita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji reliabilitas antarcoder menggunakan rumus Holsti memperoleh koefisien sebesar 0,8 yang menunjukkan instrumen penelitian reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gold Medalist menggunakan sembilan dari sepuluh kategori SCCT, dengan klaster Deny pada kategori Attack the Accuser dan Denial sebagai strategi yang paling dominan, diikuti Diminish, sedangkan Rebuild digunakan dalam proporsi yang lebih kecil. Selain itu, diseminasi respon krisis menunjukkan adanya perbedaan antara respon yang diterapkan Gold Medalist dengan strategi yang direkomendasikan oleh SCCT.
Pengalaman Pengelola Toko Kelontong Dalam Menggunakan Aplikasi Ayo Toko Sebagai Media Komunikasi Pemasaran SRC di Kecamatan Pabean Cantian Helina Zulmi; Dwi Prasetyo
The Commercium Vol 10 No 3 (2026): The Commercium - Juli 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v10i3.82067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengelola toko kelontong dalam memproses berbagai bentuk komunikasi pemasaran terpadu (IMC) dan program informasi yang disampaikan oleh SRC. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi pemasaran terintegrasi (IMC) untuk melihat bentuk komunikasi pemasaran yang digunakan oleh SRC dan model pemrosesan informasi MC Guire untuk melihat bagaimana pesan pemasaran tersebut diproses secara kognitif oleh pengelola toko. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan strategi komunikasi pemasaran terpadu (IMC) belum bisa berjalan efektif apabila hanya mengandalkan saluran digitalnya (aplikasi Ayo Toko). Namun, efektivitas komunikasi pemasaran terpadu ini terwujud ketika media digital didukung oleh komunikasi langsung melalui sales SRC dan media interaktif digital (grup WhattsApp).