cover
Contact Name
SYAFRIANI
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
nuscjojournal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A Nomor 5 Bangkinang Kota kabupaten Kampar Provinsi Riau Kode Pos 28411
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal
ISSN : -     EISSN : 30646138     DOI : https://doi.org/10.70437/ncsj
NuCSJo: Nusantara Community Service Journal is a Community Service journal published by the LPPI Almahmudi bin Dahlan Foundation. It contains the results of community service and empowerment activities in the form of applications in various multidisciplinary fields. This journal is useful for professional staff, students, teaching staff, researchers, and others. The Nusantara Community Service Journal is published four times a year: March, June, September, and December. Nusantara Community Service Journal uses Turnitin plagiarism checks Mendeley for reference management and is supported by Crossref (DOI) Publisher: LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025)" : 11 Documents clear
Pemanfaatan Influencer sebagai Pendorong Pemerataan Penjualan Produk UMKM Otak-otak Sungai Enam Kabupaten Bintan Bayti, Nur; Iranita, Iranita; Deryane, Imalinda; Sufnirayanti, Sufnirayanti; Putra, Agriend.S
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/p2zf2410

Abstract

Kawasan kampung otak-otak merupakan suatu kawasan yang menjual makanan yang terbuat dari bahan dasar ikan, tepung, bumbu rempah dibalur menjadi satu kemudian di sampul dengan daun kelapa dan dipanggang di atas kayu arang makanan tersebut terkenal dengan nama otak-otak. Penjual otak-otak banyak ditemukan di Kepulauan Riau ini salah satunya yaitu kawasan otak-otak Sungai Enam Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. Otak-otak ini menjadi salah satu ciri khas identitas kuliner, yang memanfaatkan sumber daya alam lokal yang ada di kabupaten Bintan, memiliki 16 (enam belas) penjual otak-otak dengan kiosnya amsing-masing. Namun tidak adanya pemerataan hasil penjulan karena hanya beberapa penjual yang mendapat perhatian dari konsumen, hal ini menjadi kecemburuan tersendiri diantara penjual otak-otak. Hasil pendampingan kegiatan bisa menjembatani kesenjangan penjualan ddemeanmembantu mempromosikan semua kios menggunakan jasa Inflencer, yang memiliki follower cukup banyak. Tahapan kegiatan pendampingan pada kegiatan ini dimulai demean sosialisasi pemahaman tentang pemasaran digital menggunakan media sosial seperti Facebook, TikTok, Instagram, dan pelaksaaan shooting langsung oleh Selegram ke semua kios yang ada di kampong Otak-otak Kabupaten Bintan. Hasil Kegiatan menunjukkan bahwa peserta merasa ada hal lain yang bisa meningkatan penjualan dengan yaitu meningkatkan kualitas produksi dan packaging produk agar bisa memiliki nilai jual yang lebih.
Workshop Penciptaan Tari Kreasi Berbasis Budaya Lokal Sulawesi Selatan: Jejak Tradisi Dalam Langkah Kreasi Jannah, Miftahul; Sultan, Arianti; Usman, Usman; Burhan, Imron; Alfatih, Ainun Najib
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/da33n081

Abstract

Abstrak Workshop Penciptaan Tari Kreasi Berbasis Budaya Lokal Sulawesi Selatan dilaksanakan untuk menjawab tantangan berkurangnya minat generasi muda terhadap tari tradisional yang sarat nilai budaya. Kegiatan ini bertujuan melatih peserta agar mampu menginternalisasi nilai tradisi sekaligus mengembangkannya menjadi karya tari kreasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Metode yang digunakan adalah workshop partisipatif selama tiga hari dengan tahapan eksplorasi, improvisasi, dan komposisi, melibatkan guru seni, mahasiswa, seniman muda, dan komunitas budaya. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya tiga karya tari kreasi yang menggabungkan gerakan tradisional dan kontemporer, meningkatnya kesadaran budaya peserta, serta terjalinnya kolaborasi antar pemangku kepentingan seni dan pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa workshop berbasis budaya lokal efektif sebagai sarana pelestarian tradisi sekaligus inovasi seni pertunjukan, serta dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan di bidang seni dan pendidikan. Kata Kunci: Tari kreasi, budaya lokal, workshop, Sulawesi Selatan, pengabdian masyarakat   Abstract The Creative Dance Workshop Based on South Sulawesi Local Culture was conducted to address the declining interest of young generations in traditional dance, which is rich in cultural values. This program aimed to train participants to internalize traditional values while developing them into creative dance works relevant to contemporary contexts. The method applied was a three-day participatory workshop involving stages of exploration, improvisation, and composition, with participants from art teachers, students, young artists, and cultural communities. The results revealed three creative dance works combining traditional and contemporary movements, enhanced cultural awareness among participants, and strengthened collaboration among stakeholders in arts and education. These findings highlight that local culture-based workshops are effective as a medium for cultural preservation and artistic innovation, and they can serve as a sustainable community service model in the fields of arts and education. Keyword: Creative dance, local culture, workshop, South Sulawesi, community service  
Belajar Self-Management dari Sholat Fardhu: Membentuk Disiplin pada Anak Wardhani, Shelia Gian; Novikasari, Febriana; Saputro, Bayu Rohmani; Hazmi, Ananda Excelga; Hilman, Yusuf Adam
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/exy7bs82

Abstract

Pengelolaan diri adalah keterampilan penting yang harus ditanamkan sejak usia dini untuk menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian pada anak-anak. Salah satu pendekatan layanan masyarakat yang dapat diterapkan adalah melalui pembiasaan melaksanakan shalat fardhu. Program ini diluncurkan atas kesadaran akan pentingnya menanamkan karakter Islam pada anak-anak melalui metode praktis dan kontekstual. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bimbingan kepada anak-anak, terutama dalam lingkungan keluarga dan sosial, agar mereka dapat belajar mengelola waktu, menjaga perilaku yang konsisten, dan bertanggung jawab atas kewajiban mereka melalui praktik sholat fardhu. Mitra dalam program ini adalah orang tua dan guru agama, yang berperan sebagai teladan dan pendamping. Metode yang diterapkan meliputi pembuatan jadwal shalat visual, melaksanakan shalat berjamaah bersama anak-anak, memberikan penghargaan positif seperti pujian atau stiker, serta mengintegrasikan jadwal shalat dengan aktivitas harian seperti belajar dan bermain. Hasil menunjukkan bahwa anak-anak menjadi lebih disiplin dalam mengelola waktu, lebih sadar akan tanggung jawab pribadi, dan lebih konsisten dalam menjalankan rutinitas shalat. Dampak jangka panjangnya adalah pengembangan kemandirian, konsistensi perilaku, dan karakter Islam yang kuat. Oleh karena itu, shalat fardhu tidak hanya merupakan kewajiban agama tetapi juga media efektif untuk pendidikan karakter dan pembentukan kemampuan mengelola diri pada anak-anak.
Peningkatan Kompetensi Teknologi Guru TK Melalui Pelatihan Microsoft Excel untuk Administrasi Sekolah Pujiarini, Erna Hudianti; Susanti, Emy; Sudarmanto, Sudarmanto; Buwono, Robby Cokro; Prayitna, Adiyuda; Wahyuningsih, Endang; Kusjani, Adi
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/6paz3m49

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi teknologi guru taman kanak-kanak (TK) dalam mengelola administrasi sekolah secara manual, yang menyebabkan inefisiensi waktu dan tingginya potensi kesalahan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital guru untuk mengoptimalkan proses administrasi sekolah. Pelaksanaan dilakukan di TK ABA V Tlenggongan, TK ABA VI Imogiri, dan TK ABA VII Imogiri dengan melibatkan 30 guru sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah, pelatihan penggunaan Microsoft Excel, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil pelatihan. Pelatihan dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan teknologi yang relevan guna mendukung efisiensi administrasi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kompetensi yang sangat signifikan, dengan rata-rata nilai post-test mencapai 86,4%, jauh melampaui nilai pre-test sebesar 40,2%. Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan program dalam meningkatkan kemampuan guru menggunakan teknologi untuk administrasi sekolah, mengurangi kesalahan, dan menghemat waktu. Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi pengembangan kompetensi digital guru di lembaga pendidikan lain, mendukung transformasi digital dalam pengelolaan administrasi sekolah yang lebih efektif dan efisien.
Penguatan Kesiapsiagaan dan Dukungan Kesehatan Masyarakat Melalui Aksi Peduli Banjir Bekasi, Jawa Barat Ismoyowati, Tri Wahyuni; Sianipar, Lido; Fadli, Muhamad Arief; Salomo, Sahat Tumpal; Agus, Henry; Susanti, Neng Imas
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/90vv0j92

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di wilayah Bekasi akibat curah hujan tinggi, drainase yang kurang optimal, serta perubahan tata guna lahan. Dampak banjir tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga memengaruhi kesehatan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan bantuan tanggap darurat berupa layanan kesehatan, distribusi logistik, edukasi kesehatan, dan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak banjir di Perum Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, perawatan luka, pemberian sembako, distribusi pakaian layak pakai, serta kegiatan edukatif dan permainan bagi anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit pasca-banjir, terpenuhinya kebutuhan dasar, serta dukungan pemulihan bagi kelompok rentan. Kegiatan ini juga memperkuat solidaritas sosial antara perguruan tinggi, relawan, dan masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan infrastruktur, pelatihan kesiapsiagaan, serta inovasi teknologi mitigasi bencana.
Pendampingan Identifikasi Warisan Budaya Berbasis 10 Objek Pengembangan Budaya Bagi Mahasiswa STKIP Citra Bakti Awe , Ermelinda Yosefa
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/kam1cp23

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini untuk meningkatkan wawasaan dan pemahaman mahasiswa terhadap 10 objek pemajuan kebudayaan , melakukan identifikasi bentuk bentuk warisan budaya lokal di kabupaten Ngada dan dapat dikategorikan dalam 10 objek pemajuan kebudayaaan, mendorong keterlibatan aaktif mahasiswa dalam upaya pelestarian warisan budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yaitu pendekatan yang melibatkan mahasiswa sebagai subiek aktif dalam proses pembelajaran, identifikasi,dan pelestarian nilai budaya. Mahasiswa tidak hanya menerima maateri secara teoretis di daalaam kelas, tetapi mahasiswa langsung terlibat dilapangan dalam melaakukan proses identifikasi dan dokumentasi objek-objek budaya lokal Teknik pengumpulan data yang digunaakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut, wwancara, observasi langsung, studi dokumentasi dan literature. Data yang telah dikumpulkan akan dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman mahasiswa tentang kebudayaan secara utuh dan konsep 10 objek pemajuan kebudayaaan. Selain itu mahasiswa mampu melakukan identifikasi objek pemaajuan kebudayaan yang masih ada dan hidup di dalam masyarakat antara lain kesenian (tarian, lagu), Permainan tradisional, Teknologi tradisional, Pengetahuan tradisional, Tradis lisan, Ritus dan adat istiadat
Sosialisasi Pencegahan Bullying Melalui Edukasi Pendidikan Karakter dan Parenting Anak Anti Bullying Ardhiyanti, Yulrina; Triana, Ani; Megasari, Kiki; Juliarti, Widya
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/32nwmw09

Abstract

Bullying merupakan situasi dimana terjadinya penyalahgunaan kekuatan atau kekuasaan yang dilakukan oleh seseorang/sekelompok. Terdapat 84% anak di Indonesia mengalami kekerasan disekolah. Menurut Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Indonesia merupakan negara dengan kasus bullying disekolah yang paling banyak. KPAI mencatat dalam kurun waktu 9 tahun (2011-2019), ada 37.381 pengaduan kekerasan terhadap anak. Kasus bullying dipendidikan maupun sosial media mencapai 2.473 laporan dan trennya terus meningkat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi/edukasi pada siswa dan orang tua mengenai bullying. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi/penyuluhan berbasis partisipasi aktif dengan melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pengetahuan partisipan setelah diberikan informasi mengenai bullying, siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bullying dan dampak buruknya. Temuan ini diharapkan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan suportif, serta terbentuknya generasi yang peduli, menghargai, tidak melakukan tindakan bullying, dan berani mengingatkan atau menegur ketika melihat tindakan bullying
Kolaborasi Interprofesi dalam Peningkatan Kapasitas Lansia dan Keluarga untuk Pencegahan Stroke melalui Edukasi dan Manajemen Koping Sehat Ismoyowati, Tri Wahyuni; Rahardjo, Wylianty; Suharso, Eddy; Nando, Aryaprana; Kang , Hari Iskandar
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/s0c75d19

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia, dengan prevalensi tertinggi pada kelompok lansia. Faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, dislipidemia, obesitas, dan stres kronis dapat dikendalikan melalui intervensi promotif dan preventif berbasis komunitas. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas lansia dan keluarganya dalam pencegahan stroke melalui kolaborasi interprofesi antara dosen keperawatan dan kedokteran. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Tambelang, Kabupaten Bekasi, melibatkan 30 lansia berisiko stroke dan 30 anggota keluarga. Pendekatan kolaboratif dilakukan melalui empat tahap kegiatan: skrining kesehatan medis oleh tim dokter, edukasi perilaku hidup sehat oleh dosen keperawatan, pelatihan manajemen stres, dan pendampingan keluarga dalam pengawasan faktor risiko. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–post test terhadap pengetahuan dan perilaku pencegahan stroke. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta (p = 0,001) serta perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat sebesar 62%. Lansia melaporkan peningkatan kemampuan koping dan penurunan keluhan stres setelah mengikuti pelatihan. Kolaborasi dosen keperawatan dan kedokteran terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan, deteksi dini, dan kemandirian lansia dalam pencegahan stroke. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan interprofesi dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, serta memperkuat peran akademisi kesehatan dalam pengendalian penyakit tidak menular berbasis komunitas.
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Melalui Pelatihan Kader Kesehatan Anak Sekolah di SDN 106 Pekanbaru Husanah, Een; Andriyani, Rika; Putri, Adelia; Sevia, Sri
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/j66tr890

Abstract

Kader kesehatan anak adalah setiap orang yang dipilih oleh masyarakat dan dilatih untuk menangani masalah- masalah kesehatan perorangan atau masyarakat serta bekerja di tempat tempat yang berkaitan dengan pemberian pelayanan kesehatan dalam hubungan yang amat dekat dengan tempat- tempat pemberian pelayanan kesehatan. Salah satu bentuk partisipasi kader anak usia sekolah dan remaja dalam pelaksanaan upaya kesehatan bagi anak usia sekolah dan remaja bertujuan untuk memupuk kebiasaan hidup sehat agar memiliki pengetahuan, sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat aktif berpartisipasi dalam program peningkatan kesehatan, baik di sekolah, di rumah maupun dalam lingkungan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan informasi tentang pemanfaatan Usaha kesehatan sekolah melalui kader kesehatan anak sekolah. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan adalah sosialisasi/penyuluhan berbasis partisipasi aktif dengan melibatkan guru dan siswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meningkatnya pengetahuan partisipan setelah diberikan informasi mengenai usaha kesehatan sekolah, siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pemanfaatan usaha kesehatan sekolah ( UKS). Temuan ini diharapkan dapat menumbuhkan, mengembangkan serta meningkatkan kemampuan hidup sehat, dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dapat terwujud dengan adanya kader kesehatan anak sekolah.
Optimalisasi Pengelolaan Kelas Riset Sebagai Program Lulus Tanpa Skripsi di Fakultas Agama Islam Syaharuddin, Syaharuddin; Rahmawati, Endang; Aqodiah, Aqodiah; Z, Sahman; Hidayanti, Nur Fitri; Ariani, Zaenafi
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ag6hwg39

Abstract

Pengelolaan riset yang efektif merupakan kunci keberhasilan mahasiswa dalam menghasilkan penelitian berkualitas dan publikasi ilmiah. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan Program Kelas Riset sebagai alternatif lulus tanpa skripsi di Fakultas Agama Islam. Metode kegiatan dilaksanakan melalui pendampingan dan simulasi pengelolaan riset yang melibatkan 45 mahasiswa peserta Kelas Riset. Kegiatan mencakup penyampaian materi, praktik simulasi pengajuan judul penelitian, penyusunan proposal mini riset, sistem bimbingan dosen, serta proses publikasi artikel ilmiah, yang dikombinasikan dengan diskusi interaktif untuk meningkatkan pemahaman peserta secara konseptual dan praktis. Tahapan kegiatan meliputi pra pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata skor pemahaman peserta sebesar 83,64, dengan nilai tertinggi 88,37 dan nilai terendah 78,60. Hasil ini menegaskan bahwa metode pendampingan dan simulasi efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan riset secara sistematis dan terarah.

Page 1 of 2 | Total Record : 11