cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,033 Documents
Gangguan Kepribadian Psikopat Tokoh Zidan Dalam Novel 7 Sayap Pendosa Karya Jienara Kajian Psikologi Sastra Dzikri Faatira Mamonto; Sitti Rachmi Masie; Zilfa Achmad Bagtayan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10013

Abstract

Karya sastra, khususnya novel, kerap merefleksikan fenomena psikis dan perilaku menyimpang manusia, seperti psikopati yang dipengaruhi oleh lingkungan dan kondisi psikologis individu. Novel 7 Sayap Pendosa karya Jienara menghadirkan tokoh Zidan, seorang psikopat yang terlibat dalam pembunuhan, menggambarkan konflik internal dan eksternal manusia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Indikatorgangguan kepribadian psikopat serta faktor penyebabnya pada tokoh Zidan. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra dengan teori psikopati dari Robert D. Hare dan metode kualitatif deskriptif. Data berupa kata, frasa, klausa, dialog, dan paragraf dalam novel dianalisis menggunakan teknik studi kepustakaan dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zidan menampilkan dua belas Indikatorutama gangguan kepribadian psikopat, di antaranya pesona dangkal, kebohongan patologis, rendah empati, kurang rasa bersalah, impulsivitas, dan gaya hidup parasit. Faktor utama yang memengaruhi kondisi psikopat Zidan adalah masa kecil yang traumatis serta pola asuh keras dan disfungsional.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Islam dalam Penguatan Moderasi Beragama di Era Digital pada Sekolah Menengah Atas di Lombok Timur Iswar, Nabila Salsabila; Maimun, Maimun; Winengan, Winengan; Lubna, Lubna
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10026

Abstract

Moderasi beragama merupakan aspek krusial dalam kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI) guna membangun harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural, khususnya pada era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan PAI dalam penguatan moderasi beragama di sekolah tingkat SMA di Lombok Timur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moderasi dalam kurikulum, penerapan metode pembelajaran yang adaptif, serta pemanfaatan teknologi digital memberikan kontribusi nyata dalam membentuk sikap toleran dan inklusif peserta didik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital dan keterbatasan kapasitas pendidik dalam mengelola media pembelajaran. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memperkuat moderasi beragama melalui pendekatan transformatif berbasis teknologi. Kata Kunci: Moderasi beragama, Pendidikan Agama Islam, era digital, kebijakan pendidikan
Analisis Belanja Modal Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan Kalimantan Tengah Periode Tahun 2019-2023 Nouval Aqil Rakhman; Rindiyani, Rindiyani; Gusnia Devianti; Dewanto William Lumbantobing; Dicky Perwira Ompusunggu; Suherman, Suherman
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10028

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh belanja modal dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap tingkat kemiskinan di enam kabupaten Kalimantan Tengah, periode 2019–2023. Data panel sekunder sebanyak 30 observasi dianalisis menggunakan regresi berganda guna mengungkap kontribusi masing-masing variabel terhadap variasi kemiskinan. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa belanja modal memiliki pengaruh positif signifikan (koefisien = 0,015; Sig = 0,017), sedangkan IPM tidak berpengaruh signifikan (koefisien = –0,085; Sig = 0,297). Uji F mengonfirmasi signifikansi model (Sig = 0,036) dengan R Square sebesar 0,160. Temuan ini mendukung teori pertumbuhan endogen serta memberikan dasar bagi optimalisasi belanja modal guna penurunan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Analisis ini penting bagi kebijakan.
Analysis of Marriage Legalization Decisions at the Bulukumba Religious Court from a Progressive Law Perspective Jamin, Awaluddin; Muhammad Saleh Ridwan; Asni, Asni; Imran Anwar Kuba; Rian Hidayat
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10038

Abstract

This study aims to analyze the judge’s considerations in marriage legalization (isbat nikah) cases in the Bulukumba Religious Court from the perspective of progressive legal theory. It employs field research using statutory, sociological, and legal anthropological approaches to understand the dynamics of legal reasoning within the context of social reality and substantive justice. The findings indicate that in deciding marriage legalization cases, judges refer to Law Number 1 of 1974 on Marriage and the Compilation of Islamic Law (Presidential Instruction Number 1 of 1991), by assessing the validity of the marriage pillars and conditions, as well as their conformity with both Islamic and positive law provisions. Analysis of Decision No. 315/Pdt.P/2023/PA.Blk and No. 297/Pdt.P/2023/PA.Blk reveals that judges have taken into account the values of justice in the spirit of progressive law, which views law as a means of social transformation for the benefit of society. Progressive law is understood as a dynamic legal concept that prioritizes substantive justice and responds to the legal needs of society to achieve legal certainty while protecting citizens’ rights.
Implementasi Inovasi Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penerbitan Izin Usaha (Pepet Terus) di Kota Surakarta Juniati, Sylvy Dwi; Irsyadul ibad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi pelayanan publik melalui program PEPET TERUS (Pelayanan Terpadu dan Perizinan Usaha) yang dijalankan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Surakarta. Program ini merupakan bentuk inovasi pelayanan yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kemudahan dalam proses perizinan usaha serta pelayanan investasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan mengacu pada teori implementasi kebijakan dari Van Metter dan Van Horn, yang mencakup enam variabel utama, yaitu standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap pelaksana, komunikasi antar organisasi pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan Model Miles dan Huberman, yang melalui tiga tahapan utama yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PEPET TERUS berjalan cukup efektif dengan adanya peningkatan kecepatan layanan, integrasi sistem digital, dan meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap layanan perizinan. Namun, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan SDM yang kompeten di bidang teknologi informasi dan perlunya peningkatan sosialisasi kepada pelaku usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi inovasi pelayanan publik sangat ditentukan oleh sinergi antara faktor struktural dan kultural, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat. Implikasi dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan pelayanan publik yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kaedah Bahasa Dalam Menafsirkan Al-Qur’an Fitri Nurpita; Alwizar, Alwizar; Kadar, Kadar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10073

Abstract

Artikel ini membahas kaidah-kaidah kebahasaan yang menjadi dasar penting dalam menafsirkan Al-Qur’an. Mengingat Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, maka penguasaan terhadap struktur dan kaidah kebahasaan Arab menjadi keharusan bagi seorang mufassir. Artikel ini menggunakan metode kajian Pustaka, data penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk Al-Qur’an, buku, jurnal ilmiah, dan publikasi relevan lainnya. Dalam tulisan ini, dibahas beberapa aspek utama kebahasaan seperti penggunaan isim dhamir (kata ganti), nakirah dan ma’rifah, bentuk pengulangan kata, kaidah soal-jawab, dan jumlah syartiyah (kalimat bersyarat). Setiap kaedah dijelaskan dengan contoh ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dan dilengkapi dengan penjelasan fungsi serta makna kontekstualnya. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menegaskan bahwa pemahaman yang benar terhadap kaedah bahasa sangat membantu dalam mengungkap pesan ilahi secara utuh dan menghindarkan dari penafsiran yang menyimpang. Dengan demikian, kaidah kebahasaan menjadi instrumen penting dalam menjaga kemurnian makna Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam.
Membangun Kecakapan Literasi Digital Di Era Disinformasi: Telaah Teoritis dan Implikasinya Pada Perguruan Tinggi Felizka Salsabila; Tasya Putri Daviza; Kurnia Istiqomah; Zilzian Ibadillah; Muhammad Ikhsan; Eva Iryani; Helty Asafri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10074

Abstract

Literasi digital adalah kemampuan esensial di era informasi, meliputi kecakapan intelektual untuk mengakses, memahami, memanfaatkan, dan menciptakan konten digital secara efektif. Dimensi utamanya mencakup literasi informasi, komunikasi, kreasi konten, keamanan, dan pemecahan masalah. Peningkatan di bidang keamanan siber dan kreativitas masih dibutuhkan. Masyarakat kini dihadapkan pada era disinformasi yang ditandai fenomena post-truth dan penyebaran disinformasi (informasi palsu disengaja). Penting memahami perbedaan disinformasi dari misinformasi (informasi keliru tak disengaja) dan malinformasi (informasi benar berniat jahat). Menanggulangi disinformasi memerlukan regulasi, peningkatan literasi media, dan kolaborasi internasional. Penguatan literasi digital krusial untuk membentuk individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab di ruang digital.
Multiple Intelligensi: Kecerdasan Majemuk Andi Rafiqah Rahmah; Ahmad Ramadhan; Besse Marjani Alwi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10075

Abstract

Kecerdasan merupakan kemampuan yang dimiliki oleh individu, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan keahlian dalam menyelesaikan berbagai masalah. Setiap individu secara alami memiliki beragam jenis kecerdasan, termasuk kecerdasan bahasa/linguistik, logis-matematis, visual-spasial, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, musikal, dan naturalis. Namun, kombinasi serta proporsi dari kecerdasan yang dimiliki setiap individu tidaklah sama, dan hal ini sangat bergantung pada cara mereka mengembangkan kecerdasan yang ada. Penting untuk dipahami bahwa setiap individu dilahirkan dengan berbagai jenis kecerdasan. Oleh karena itu, diharapkan para pendidik tidak hanya memandang siswa yang cerdas dan berprestasi sebagai siswa yang unggul dalam bidang akademik saja. Terdapat banyak potensi berharga lainnya yang dimiliki siswa di luar kemampuan akademis. Kedelapan jenis kecerdasan tersebut dapat berfungsi secara independen satu sama lain, dan dengan memahami teori kecerdasan majemuk, seorang guru dapat menguasai serta menerapkan berbagai metode pembelajaran yang sesuai. Dengan demikian, peran guru sebagai pendidik, pembimbing, pelatih, penasihat, inovator, penggerak kreativitas, dan evaluator menjadi sangat penting untuk memastikan bahwa setiap anak didik dapat mencapai keberhasilan secara optimal.
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi (SIG) Dalam Pemetaan Daerah Rawan Bencana Longsor Di Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Aprilia, Epa; Novia Zalmita; Fitriani Yulianti; M. Hafizul Furqan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10081

Abstract

Wih Pesam Sub-district in Bener Meriah Regency is an area that has a high level of vulnerability to landslides due to geographical conditions dominated by steep slopes, high rainfall, and vulnerable soil types..This research aims to map landslide-prone areas by utilizing Geographic Information System (GIS) technology using the parameters of rainfall, soil type, slope, land cover, and geology. The methods used include overlay, weighting, and scoring techniques based on the guidelines of Puslittanak Bogor (2004). The mapping results show three vulnerability classifications: low (17.8 ha), medium (1,315.7 ha) and high (1,976.6 ha)..The majority of areas are in the high category, indicating a high potential for landslides in the area. The map resulting from this analysis is expected to be a reference in disaster mitigation, development planning, as well as increasing public awareness of landslide risks.
Analisis Kelayakan dan Dinamika Usaha Agen Kompos dalam Distribusi Pupuk Kompos terhadap Peluang Ekonomi dan Tantangan Lapangan Tiur Malasari Siregar; Anro Gumero Damanik; Annisa Fitri; Noventa Ginting; Nurhamidah Zega
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.10120

Abstract

Kurangnya ketersediaan dan mahalnya pupuk kimia mendorong petani berganti ke pupuk organik, membuka peluang usaha distribusi pupuk kompos. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis kelayakan dan dinamika usaha agen kompos (pupuk organi) Bapak Ginting di Desa Cintarakyat. Permasalahan utama yakni kurangnya fokus karena status usaha sampingan, kurangnya waktu operasional, hambatan transportasi, persaingan dengan toko pertanian yang lebih besar, strategi pemasaran yang kurang kuat, masi tergantung pada musim tanam, dan kurangnya kesadaran petani terhadap pupuk organik. Walaupun demikian, narasumber menerapkan strategi adaptif seperti pemakaian pupuk kompos di lahan sendiri sebagai tanda kualitas, penjualan secara online untuk fleksibilitas waktu, mempertahankan kualitas produk, dan menargetkan pasar non-pertanian tradisional. Temuan ini diharapkan bisa memberikan masukan strategis untuk perkembangan sistem distribusi pupuk kompos yang efektif dan adaptif.