cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
aseprahman@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
ejournal@ybli.or.id
Editorial Address
Jl. Lentera, Lingkungan 2, Pandu, Bunaken, Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27464644     DOI : https://doi.org/10.57207
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal multidisiplin yang mempublikasikan hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu. Fokus utama jurnal ini mencakup inovasi, solusi, dan dampak nyata dari penelitian serta pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kami menerima artikel dari berbagai disiplin ilmu yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penerapan teknologi dan kebijakan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 102 Documents
Sinergi Kolaboratif Lintas Sektor melalui Program PADU: Strategi Mewujudkan Pembangunan Kota Bitung yang Inklusif dan Berkemajuan Rahman, Asep; Ramadhani, Shafira Zulfa; Renata, Donna Christha; Asaloei, Sandra Ingried; Makaminang, Mega Yanti; Kusnaedi, Clarissa Evania
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/tw521w98

Abstract

People with disabilities in Bitung City still face significant challenges in accessing formal education, skills training, and economic opportunities, which consequently limits their social participation. This study aims to explore development strategies for the Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU) Program, a collaborative initiative between PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung, Yayasan Bina Lentera Insan, and Komunitas Tuli Peduli Bitung aimed at establishing an inclusive ecosystem. The research employs a mixed-methods approach, combining descriptive quantitative analysis by examining participants' pre-test and post-test results with qualitative methods via Focus Group Discussions (FGD) involving 25 informants from the government, private sector, and community organizations. The results indicate that while the PADU Program is effective in enhancing participants' technical skills (such as sewing, barista skills, and crafts), its sustainability is still hindered by weak cross-sector synchronization, instructors' limited proficiency in sign language communication, and post-training market access barriers. This study recommends a programmatic transformation through three main pillars: ecosystem integration with formal institutions (the Disability Services Unit/ULD and the Vocational Training Center/BLK), human resource competency standardization through certification, and the formalization of strategic partnerships via Memorandums of Understanding (MoU) to ensure budgetary sustainability and broader market access.
Teknik Pembibitan Jati (Tectona grandis) dan Manfaatnya untuk Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) Aryani, Evita S.; Saroinsong, Fabiola
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/jfg99f82

Abstract

Forest and Land Rehabilitation (RHL) is an effort to restore the functions of degraded forests and lands through vegetative activities, one of which is tree planting. Teak (Tectona grandis) is one of the plant species with the potential to be used in RHL activities because it has high economic value, broad adaptability, and a root system capable of helping improve land conditions. This study aims to examine teak nursery techniques as well as teak planting techniques in RHL activities as an effort to support the success of land rehabilitation both ecologically and economically. This study used a descriptive qualitative method with a literature study approach supported by field experience and interviews. Secondary data were obtained from scientific journals, books, and relevant articles through Google scholar searches using the keywords teak nursery, teak nursery techniques, forest and land rehabilitation, and benefits of teak. Primary data were obtained through interviews with employees related to nursery activities, teak seedling production, and the implementation of RHL. The data were analyzed descriptively and qualitatively through the processes of selection, classification, comparison, and interpretation of information. The results of the study indicate that the success of teak utilization in RHL activities is influenced by seedling quality and proper planting techniques. Teak nursery techniques include seed treatment through scarification, sowing, pricking out, seedling  maintenance, and seedlings ready for planting at the age of approximately 3-6 months. Meanwhile, planting techniques include determining the planting location and seedling type, planting at the beginning of the rainy season, arranging planting spacing from 3 x 3 meters to 5 x 5 meters, and plant maintenance through replanting, weeding, and fertilization. With proper nursery and planting techniques, teak has the potential to support the success of RHL both ecologically and economically.
Populasi Burung Cucak Kutilang [Pycnonotus aurigaster (Vieillot, LJP 1818)] di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara Saroyo; Papu, Adelfia; Tongkukut, Seni H.J.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/nbpbpg85

Abstract

Cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster) merupakan salah satu burung introduksi yang telah tercatat di Sulawesi Utara dan perlu dipantau sebaran serta jumlah individunya. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan jumlah individu teramati, sebaran lokasi, penggunaan habitat, posisi atau level ruang, dan aktivitas cucak kutilang di Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–September 2025 menggunakan metode line transect dengan menjelajahi jalan-jalan yang menjadi jalur sampling. Individu yang dicatat dibatasi pada burung yang berada maksimum 10 m dari jalur pengamatan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif berdasarkan jumlah individu, frekuensi perjumpaan, tipe habitat, level posisi, dan aktivitas. Hasil penelitian mencatat 552 individu cucak kutilang dari 131 perjumpaan pada 29 lokasi sampling. Jumlah individu teramati lebih tinggi di Kota Manado dibandingkan Minahasa Utara. Habitat permukiman mencatat jumlah individu tertinggi, diikuti hutan pertanian dan semak. Berdasarkan level posisi, individu paling banyak dijumpai pada cabang dan ranting. Aktivitas dominan adalah sosial dan hinggap. Hasil ini menunjukkan bahwa cucak kutilang telah tersebar luas dan mampu memanfaatkan lanskap urban–periurban. Penelitian lanjutan perlu memasukkan panjang jalur agar laju perjumpaan individu per kilometer dapat dihitung.
Pelatihan Prompt Engineering Menggunakan Google Gemini dan Suno AI untuk Produksi Musik Edukasi Islam di SMA N 1 Kedungwuni Firdaus Perdana; Imam Prayogo Pujiono; Jainul Arifin; Lilik Riandita; Tsalisa Yuliyanti; Maftuhin
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/27ftbz89

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) generatif membuka peluang baru dalam pembelajaran kreatif di sekolah menengah, termasuk dalam produksi media pembelajaran berbasis audio. Namun, pemanfaatan AI di kalangan siswa masih cenderung bersifat konsumtif dan belum diarahkan secara optimal untuk menghasilkan karya edukatif yang bernilai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam prompt engineering menggunakan Google Gemini dan Suno AI untuk memproduksi musik edukasi Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Maret 2026 di Ruang Kelas SMA Negeri 1 Kedungwuni dengan melibatkan 38 siswa kelas XI. Metode pelaksanaan menggabungkan presentasi, praktikum, dan diskusi. Materi yang diberikan meliputi pengenalan AI generatif, teknik menyusun prompt yang efektif, penggunaan Google Gemini untuk merancang ide dan lirik lagu bertema Islam, serta penggunaan Suno AI untuk mengubah prompt menjadi lagu edukatif. Tingkat ketercapaian kegiatan diukur melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test pada lima indikator. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang kuat pada seluruh indikator, dengan rata-rata peserta yang menjawab paham/bisa meningkat dari 19,5% pada pre-test menjadi 86,8% pada post-test. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan draf lagu bertema akhlak dan nilai-nilai keislaman yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi di sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik efektif untuk memperkuat literasi AI, kreativitas digital, dan kemampuan siswa dalam memproduksi media pembelajaran yang relevan. Program lanjutan direkomendasikan dalam bentuk pendampingan proyek, integrasi pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam, serta pelatihan serupa bagi guru agar kebermanfaatan kegiatan lebih berkelanjutan.
Peran Keluarga Sebagai Pengasuh bagi Anggota Keluarga dengan Gangguan Mental di Kecamatan Damau Kabupaten Kepulauan Talaud Gumolung , Claudio I.Y.; Maino, Irny E.; Tucunan, Ardiansa A.T.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/tvn16h16

Abstract

Gangguan mental adalah salah satu isu kesehatan yang masih menjadi fokus di Indonesia, termasuk di daerah kepulauan seperti Kecamatan Damau di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kendala dalam mengakses layanan kesehatan, kondisi geografis yang khas dari wilayah kepulauan, serta pemahaman masyarakat yang rendah tentang kesehatan mental menimbulkan kesulitan bagi keluarga dalam merawat anggota yang mengalami gangguan mental. Keluarga berperan sangat penting sebagai pengasuh utama untuk mendukung proses pengobatan, perawatan, dan pemulihan anggota keluarga yang memiliki gangguan mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami fenomena gangguan mental di Kecamatan Damau, menggali pengalaman dan pemahaman keluarga sebagai pengasuh, mengevaluasi beban yang mereka rasakan, serta mengetahui bentuk dukungan yang dibutuhkan oleh keluarga dalam merawat anggota yang mengalami gangguan mental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian terdiri dari lima keluarga yang berperan sebagai pengasuh dan satu informan kunci dari tenaga kesehatan puskesmas data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga memainkan peran yang krusial dalam mengawasi pengobatan, memberikan pendampingan, serta dukungan emosional kepada anggota keluarga yang menderita gangguan mental. Sebagian besar keluarga dapat memahami tanda-tanda dan gejala dari gangguan mental, meskipun pengetahuan mereka masih terbatas. Keluarga juga mengalami beban psikologis, sosial, dan ekonomi dalam menjalankan peran mereka sebagai pengasuh. Dukungan dari tenaga kesehatan, edukasi mengenai kesehatan mental, dan ketersediaan obat-obatan adalah kebutuhan yang sangat diperlukan oleh keluarga.  
Hubungan antara Motivasi Kerja dengan Kinerja Pegawai di Puskesmas Sario Kota Manado Tumbel, Frinenda Clararosa; Tucunan, Ardiansa A.T.; Wowor, Ribka E.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/rz2n4m20

Abstract

Kinerja ialah capaian yang diperoleh pegawai sesudah selesai menyelesaikan tugasnya selaras dengan yangsudah ditetapkan. Kinerja yang baik bisa didapatkan dengan pemberian motivasi yang efektif, jika motivasikerja seseorang meningkat maka kinerja seseorang juga akan meningkat. Motivasi kerja bisa menjadikekuatan bagi individu sehingga bisa menimbulkan semangat yang besar dalam melaksanakan pekerjaanguna menggapai tujuan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antaramotivasi kerja dengan kinerja pegawai di Puskesmas Sario Kota Manado. Jenis penelitian ini adalahpenelitian kuantitatif menggunakan metode survei analitik dengan desain penelitian cross sectional studyyang dilaksanakan di Puskesmas Sario dengan total sampel sebanyak 36 pegawai. Analisis univariatmenggunakan Uji Spearman Rank memakai aplikasi SPSS. Hasil penelitian diperoleh nilai p value 0,001yang artinya <0,05 yang menunjukan adanya hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai padaPuskesmas Sario. Angka koefisien korelasi atau nilai r = 0,674 artinya ada tingkat kekuatan hubungan yangkuat dengan arah korelasi positif antara motivasi kerja dengan kinerja pegawai Puskesmas Sario KotaManado.
Pengelolaan Lanskap Pertanian untuk Konservasi Tanah dan Air di Gunung Kawatak Langowan Mairi, Andhika K.B.; Saroinsong, Fabiola B.; Kalangi, Josephus I.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/p0f1vj75

Abstract

Pengelolaan lanskap pertanian pada daerah dengan topografi berlereng membutuhkan upaya konservasi yang tepat agar kualitas tanah dan ketersediaan air tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan teknik konservasi tanah dan air oleh petani serta menggambarkan kondisi kerusakan lanskap pertanian di wilayah Gunung Kawatak, Langowan. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 30 orang petani sebagai responden. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif serta didukung dengan uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petani telah menerapkan teknik konservasi tanah dan air pada lanskap yang mereka kelola. Sebanyak 93,3% responden menyatakan telah menerapkan teknik konservasi, sedangkan sisanya belum menerapkannya. Tingkat efektivitas teknik konservasi dinilai baik hingga sangat baik oleh mayoritas responden. Pemeliharaan terhadap teknik konservasi juga dilakukan secara rutin oleh sebagian besar petani. Kondisi lanskap pertanian di wilayah penelitian secara umum dinilai masih relatif baik dengan tingkat kerusakan lanskap yang rendah. Sebagian besar responden menyatakan tidak terdapat erosi pada lanskap pertanian mereka, sementara erosi yang ditemukan umumnya berada pada kategori ringan hingga sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan dan pemeliharaan teknik konservasi tanah dan air berkontribusi dalam menjaga kestabilan lanskap pertanian serta mendukung keberlanjutan pengelolaan lanskap pada wilayah berlereng.
Edukasi dan Pelatihan Teknik Budidaya Hidroponik pada Kelompok Siswa SMA Negeri 1 Guru Lombok, Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara Najoan, Jemmy; Paulus, Jeanne Martje; Demmassabu, Langimanapa Sofia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/qafc5n28

Abstract

Hydroponic cultivation techniques are a solution to limited land in urban areas. Hidroponic cultivation has advantages, including: greater crop production per unit area, faster plant growth, more efficient use of fertilizer, more efficient use of water, less labour, cleaner work environment, easy to control water, nutrients, and pH, easy to control pests and plant diseases, and not dependent on climate and weather conditions. PKM partners are a group of students from SMAN a Guru Lombok , Kalawat, North Minahasa. The science and technologythat will be applied to the partner group are: (1) introduction to an environmentally friendly urban farming system with hydroponic cultivation to meet house hold foods needs, (2) training in hydroponic cultivation techniques, practiced directly: how to use a pH meter to measure the acidity level of nutrient solutions, how to use TDS meter to measure the concentration of AB mix nutrient solution, how to prepare ABmix nutrient, sowing vegetable seed, transplanting vegetable seedlingson hydroponic racks, plant maintenance, harvesting, and post harvesting including packaging hydroponic vegetable products ready for marketing. The implemantition methode include: (1) counseling and training in hydroponic cultivation techniques; (2) creation of a demonstration plot by preparing hydroponic tanks and installations; (3) mentoring partner groups in implementing hydroponic vegetable cultivation activities from seedbed preparation to harvest and post harvest; (4) monitoring and evaluation of PKM activities to determine whether the training activities can be implemented by partner groups in subsequent plantings. PKM activities results: (1) increased theoritical understanding by a group of students from SMA Negeri Guru Lombok, Kqaalawat regarding the basic concept of urban farming and the working principles of hydroponic systems; (2) improved practical skill, equipping students with practical skills ranging form correct seed sowing techniques, AB mix nutrient formulations, installation, instalation assembly, and daily maintenance techniques; (3) fostering motivation and entrepreneurship spirit (Agropreneurshid) among yong people utilizing modern agricultural technology at home and shool levels. The outputs PKM activity include: (1) YouTube publications; (2) publication of an ISSN-Certified community service Journal.
Gambaran Persepsi Mutu Jasa Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Puskesmas Likupang Blongkod, Risa; Rumayar, Adisti; Sihombing, Yolanda
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/4th9nn42

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan adalah tingkat keunggulan dalam penyelenggaraan layanan kesehatan yang memenuhi standar profesi dan standar layanan, serta memanfaatkan sumber daya secara optimal, efisien, dan efektif. Sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar, Puskesmas berfungsi sebagai penyedia pelayanan kesehatan publik untuk mewujudkan wilayah kerja yang sehat, masyarakat berperilaku hidup sehat, akses pelayanan yang mudah, lingkungan yang sehat, dan derajat kesehatan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana persepsi mutu jasa pelayanan kesehatan rawat jalan peserta JKN di Puskesmas Likupang, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan peserta JKN tahun 2024 Januari-Desember di Puskesmas Likupang sebanya 15.613 pasien yang diambil dengan teknik Purposive sampling sebanyak 106 sample. Data dikumpulkan melalui kuisioner dan analisis dilakukan menggunakan analisis univariat lewat distribusi frekuensi. Penelitian ini memperoleh hasil mayoritas responden menunjukan persepsi positif terhadap mutu jasa pelayanan lewat tingginya distribusi jawaban setuju dan sangat setuju. Namun, masih terdapat respon negatif pada beberapa dimensi diantaranya kehandalan, jaminan, bukti fisik dan empati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mutu jasa pelayanan kesehatan rawat jalan peserta JKN telah memiliki persepsi positif dari pengguna layanan, meskipun masih terdapat keluhan-keluhan kecil akan pelayanan yang telah diberikan yang muncul dari pengalaman kurang puas akan pelayanan yang diterima.  
Pelatihan dan Pendampingan 3M bagi Kelompok Ibu-Ibu PKK di Kelurahan Kakaskasen DuaKecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Rori, Yolanda Pinky Ivanna; Lumingkewas, Jelly; Wariki, Barce
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pc4yg818

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Kelurahan Kakaskasen Dua Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, melalui penerapan konsep 3M, yaitu memanfaatkan lahan pekarangan yang terbatas untuk berusahatani, mengolah hasil pertanian berbahan baku lokal menjadi produk pangan bernilai tambah, dan memasarkan produk hasil olahan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan pekarangan rumah, mengolah bahan baku lokal, serta memasarkan produk secara lebih efektif. Selain mendukung ketahanan pangan keluarga, kegiatan ini juga membuka peluang usaha rumah tangga yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat.

Page 10 of 11 | Total Record : 102