cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Pendampingan Perencanaan Aplikasi E-Sampan Kecamatan Ampenan Arif Rahman; Siti Agrippina Alodia Yusuf; M Rizkillah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1448

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendampingi Pemerintah Kecamatan Ampenan dalam perancangan ulang aplikasi E-Sampan guna menyederhanakan proses administrasi dan meningkatkan efisiensi layanan publik. Mitra dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Kecamatan Ampenan, yang terdiri dari Camat, Sekretaris Camat, dan Lurah dari beberapa kelurahan di Kecamatan Ampenan, dengan total jumlah mitra yang terlibat sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahap perencanaan kerja, pembuatan materi pendampingan, pembahasan kebutuhan aplikasi, perancangan sistem, serta evaluasi dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan dengan baik dan sistematis, dengan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang telah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan stakeholder, serta siap untuk diimplementasikan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pemerintah setempat dalam perancangan aplikasi, serta memberikan solusi yang efektif untuk permasalahan administrasi yang ada. Rekomendasi yang diberikan adalah agar kegiatan pendampingan serupa dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan publik di masa mendatang. Assistance In Planning The E-Saving Application For Ampenan Sub-District The aim of this activity was to assist the Government of Ampenan Sub-District in redesigning the E-Sampan application to simplify administrative processes and enhance the efficiency of public services. The partners involved in this activity were the Government of Ampenan Sub-District, including the Sub-District Head, Secretary, and Village Heads from various villages within the sub-district, with a total of 15 partners. The implementation method included work planning, preparation of assistance materials, discussion of application requirements, system design, and evaluation and reporting. The results showed that all stages were carried out systematically and successfully, with active participation from all stakeholders. Evaluation indicated that the designed application met the stakeholders' needs and expectations and was ready for implementation. The conclusion of this activity is that the provided assistance effectively increased the local government's understanding and involvement in the application design, offering a practical solution to existing administrative issues. It is recommended that similar assistance activities be conducted regularly to ensure the sustainability and improvement of public service quality in the future.
Pendampingan Akuntansi Dan Teknologi Tepat Guna(TTG) Untuk UMKM Krupuk Pati Dusun Miru Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Adiati Trihastuti; Maria Yovita R Pandin; Tiara Marcella Ruskito; Viona Eka Putri Mardiono
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1451

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di sentra industri krupuk pati di Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik, Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung variasi makanan dari singkong pasca pandemi COVID-19. Namun, banyak UMKM di sana menghadapi tantangan dalam akuntansi dan teknologi. Salah satu contohnya adalah Ibu Muadomah yang masih melakukan produksi secara manual, menyebabkan ketidakmemenuhiannya terhadap standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Hal ini mengakibatkan masalah produksi karena teknologi yang sederhana, persaingan bisnis lokal dan internasional, fluktuasi harga bahan baku, dan variasi produk. Melalui analisis kebutuhan, pendampingan akuntansi, dan penerapan teknologi sederhana, seperti sistem akuntansi, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM krupuk pati. Hasilnya adalah peningkatan efisiensi operasional, peningkatan kualitas produk, peningkatan daya saing di pasar lokal, peningkatan pengetahuan pemilik UMKM tentang akuntansi, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal yang terlibat dalam industri krupuk pati. Accounting Assistance and Right-to-use technology for MSMEs Krupuk Pati at Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)  in the starch cracker industrial center in Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik, Indonesia have great potential to support food variations from cassava after the COVID-19 pandemic. However, many MSMEs there face challenges in accounting and technology. One example is Mrs. Muadomah who still carries out production manually, causing her not to comply with the standards for Good Processed Food Production Methods (CPPOB). This results in production problems due to simple technology, local and international business competition, fluctuations in raw material prices, and product variations. Through needs analysis, accounting assistance, and the application of simple technology, such as an accounting system, the main objective of this activity is to improve the performance and sustainability of the starch cracker MSMEs. The result is increased operational efficiency, improved product quality, increased competitiveness in the local market, increased knowledge of MSME owners about accounting, and increased economic welfare of local communities involved in the pati cracker industry..
Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Kecil Jamu Serbuk Jahe Merah “Aku Djamoe” Di Kecamatan Bergas Ungaran Suhita Whini Setyahuni; Linda Ayu Oktoriza; Nanda Adhi Purusa; Diana Puspitasari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1459

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha kecil “Aku Djamoe” dalam penentuan harga pokok produksi. Ketepatan dalam perhitungan dapat meningkatkan kemampuan dalam persaingan produk sejenis. Ketepatan dalam penentuan harga pokok produksi dalam satuan, maka akan tepat juga dalam penentuan harga jual. Sehingga membantu pemilik untuk bisa mengetahui tingkat keuntungan yang didapat. Mitra dalam kegiatan pelatihan ini adalah Metode kegiatan dilakukan melaului diskusi bersama (Focus Grroup Discussion-FGD) diawali dengan pemaparan materi dan pelatihan penghitungan harga pokok produksi. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan PKM adalah peningkatan pengetahuan mitra dan keterampilan mitra dalam penentuan harga pokok produksi. Peningkatan pemahaman mengenai kemampuan mitra tercapai 80% dari perolehan hasil post-test. Cost of Good Sold Workshop for ”Aku Djamoe” Small Business in Bergas Ungaran District Community service activity aims to increase the ability of small business practitioners of "Aku Djamoe" in determining the cost of production. Accuracy in calculations can increase capabilities in competition with similar products. Accuracy in determining the cost of production in units will also be accurate in determining the selling price. So it helps the owner to know the level of profit obtained. The activity method is carried out through joint discussions (Focus Group Discussion-FGD) starting with the presentation of material and training on the distribution of the cost of production. The results obtained are an increase in partner knowledge and partner skills in determining the cost of production. Increased understanding of partner capabilities was achieved by 80% of the post-test results.
Branding Dan Digital Marketing Pada KTM Baturoko Muslimin Muslimin; Zakiyah Zahara; Darman Darman; Ira Nuriya Santi; Wiri Wirastuti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1460

Abstract

Pelaku usaha KTM (Kelompok Tani Mangrove) Baturoko Kabupaten Donggala, terkendala pada pemasaran produk, sebagian besar belum memahami manfaat dari branding, dan rendahnya ilmu pengetahuan tentang digital marketing. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat yang tergabung dalam KTM Baturoko terkait Branding dan Digital Marketing. Target khusus yang diharapkan dari kegiatan ini adalah 20 orang anggota KTM Baturoko, memahami proses pembuatan branding dan menggunakan digital marketing sebagai sarana promosi, terutama dalam design merek produk sehingga mampu secara mandiri mengembangkan usahanya dengan memperhatikan apa yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen. Kegiatan abdimas ini menggunakan metode pelatihan, desain merek dan penerapannya, diawali dengan diskusi tentang pentingnya branding, kemudian membuat brand/merek, dan menerapkannya pada produk usaha, selain itu diajarkan cara memasarkan produk menggunakan digital marketing melalui media sosial.  Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan dampak yang signifikan bagi mitra yaitu mitra memiliki tambahan pengetahuan tentang branding, penerapannya adalah memliki logo dan label usaha yang baru untuk mendukung peningkatan penjualan produk usaha mereka agar lebih menarik dan diminati konsumen. Branding and Digital Marketing at KTM Baturoko  The business actors of the Mangrove Farmer Group (Kelompok Tani Mangrove) in Baturoko, Donggala Regency, face challenges in marketing their products. Most of them do not yet understand the benefits of branding and have limited knowledge of digital marketing. This community engagement activity aims to provide knowledge and skills to the members of the Baturoko Mangrove Farmer Group related to Branding and Digital Marketing. The specific target for this activity is 20 members of the Baturoko Mangrove Farmer Group, who will gain an understanding of the branding process and the use of digital marketing as a means of promotion, especially in product brand design. This will enable them to independently develop their businesses while considering the needs and desires of consumers. The community engagement activity utilizes training methods, brand design, and its implementation, starting with discussions on the importance of branding, followed by creating a brand and applying it to their products. In addition, they will be taught how to market their products using digital marketing through social media. The results of this community engagement activity have had a significant impact on the partners, as they have gained additional knowledge about branding. They have applied this knowledge by creating new logos and labels for their businesses to enhance the sales of their products, making them more attractive and appealing to consumers.
Upaya Menangani Gejala Virus Tungro Pada Padi Dengan Melatih Petani Membuat Biakan Trichoderma Sebagai Agen Hayati Kesuburan Tanah Dan Kesehatan Tanaman Muhammad Helmy Abdillah; Mila Lukmana; Indriani Indriani; Nurul Nurul; Raybian Nur
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1468

Abstract

Inflasi harga beras diberbagai daerah tidak terlepas dari ketersediaan produk ditingkat petani yang terganggu akibat gagal panen. Faktor utama yang memengaruhi hal tersebut adalah krisis iklim, sehingga mendorong munculnya faktor-faktor lain sebagai sub faktor. Epidemi tungro sebagai salah satu sub faktor yang dibawa oleh wereng hijau (vektor) telah menjadi sebab banyaknya tanaman padi yang gagal tumbuh dan malainya yang hampa. Epidemi ini akibat perubahan cuaca dan masifnya penggunaan bahan sintetik untuk memacu produktivitas tanaman, sehingga terjadi resistensi dan resurgensi organisme pengganggu tanaman. Oleh katena itu penggunaan agen hayati berupa Trichoderma spp diperlukan untuk menekan prevalensi penyakit tungro di Desa Karang Indah, Kecamatan Mandastana. Tujuan kegiatan ini untuk memengaruhi perilaku para petani agar dapat menerapkan Trichoderma spp dalam menanggulangi masalah penyakit dan peningkatan kesuburan tanah. Dalam kegiatan ini diharapkan para petani mampu memproduksi sendiri biakan Trichoderma spp hasil ekplorasi lokal dari Desa Karang Indah. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran petani dalam tindak agronomi yang diberikan pada tanaman padi. Melalui kegiatan pelatihan ini, banyak dampak yang terasa dalam setiap komponen/ komunitas yang terlibat sehingga pada kegiatan yang akan datang, kolaborasi antar setiap komunitas tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk yang lebih komprehensif.
Bimbingan Teknis Pengembangan Bakat Olahraga Sepak Takraw pada Siswa SMP Negeri 08 Kendari Heriansyah Heriansyah; Suhartiwi Suhartiwi; Marsuna Marsuna
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1470

Abstract

Bimbingan teknis untuk mengembangkan bakat sepak takraw pada anak-anak memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung perkembangan kemampuan mereka di bidang olahraga. Selain meningkatkan kebugaran fisik dan kesehatan, bimbingan ini juga bertujuan untuk memperkuat karakter dan keterampilan sosial anak-anak. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini fokus pada memberikan pemahaman tentang teknik dasar bermain sepak takraw kepada siswa SMP Negeri 08 Kendari. Pada tanggal 24 Mei 2023, program ini diikuti oleh 50 siswa dan siswi SMP Negeri 08 Kendari. Metode pelaksanaannya menggunakan pendekatan demonstrasi dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 90% dari peserta sudah memahami teknik dasar permainan sepak takraw, sementara 10% masih memerlukan pemahaman lebih lanjut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui bimbingan teknis, peserta program ini mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan teknis dan taktis sepak takraw. Mereka berhasil memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang teknik servis, pukulan, passing, dan taktik permainan. Selain itu, kegiatan ini membantu mengidentifikasi bakat-bakat individu dalam sepak takraw dan memberikan kesempatan untuk mengembangkannya lebih lanjut. Technical Guidance for Developing Takraw Sports Talent for Students at SMP Negeri 08 Kendari Technical guidance to develop sepak takraw talents in children has a very important role in supporting the development of their abilities in the field of sports. Apart from improving physical fitness and health, this guidance also aims to strengthen children's character and social skills. The implementation of this community service program focuses on providing an understanding of the basic techniques of playing sepak takraw to students at SMP Negeri 08 Kendari. On May 24 2023, this program was attended by 50 students of SMP Negeri 08 Kendari. The implementation method uses a demonstration approach with preparation, implementation and evaluation stages. The results showed that as many as 90% of the participants already understood the basic techniques of sepak takraw, while 10% still needed further understanding. Thus, it can be concluded that through technical guidance, participants in this program experienced significant improvements in the technical and tactical skills of sepak takraw. They succeeded in gaining a deeper understanding of serving, hitting, passing and game tactics. In addition, this activity helps identify individual talents in sepak takraw and provides opportunities to develop them further.
PKM Pengembangan Ekosistem Petani Kopi melalui Kelompok Tani Desa Karangbayat dengan Penerapan Teknologi Mesin Electik Grinder Dyah Ayu Perwitasari; Novita Lidyana; Tri Prihatiningsih; Tedy Herlambang; Retno Sulistiyowati; Lukman Hakim; Novi Itsna Hidajati
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1485

Abstract

Kegiatan PKM di Kelompok Tani Desa Karangbayat, Sumberbaru, Jember, menghadapi beberapa masalah. Pertama, kelompok tani hanya berperan sebagai kelas belajar, menyebabkan hambatan dalam aktivitas produksi. Kedua, petani kesulitan menjual hasil panen kopi dengan harga layak karena tergantung pada ijon/tengkulak. Ketiga, kurangnya variasi produk pertanian kopi karena mitra belum mampu mengembangkan olahan kopi berkualitas. Tujuan PKM: meningkatkan kelompok tani menjadi unit produksi, membeli hasil panen petani dengan harga pasar yang layak dan menghasilkan kopi berkualitas. Melalui penggunaan mesin Electric Grinder dan roaster, mitra berhasil mengembangkan kelompok tani dalam produksi serta memperoleh pengetahuan dalam pengolahan kopi. PKM Development of Coffee Farmer Ecosystem through Karangbayat Village Farmer Group with the Application of Electik Grinder Machine Technology PKM activities in the Karangbayat Village Farmers Group, Sumberbaru, Jember, are facing several problems. First, farmer groups only act as learning classes, causing obstacles in production activities. Second, farmers have difficulty selling their coffee harvest at a reasonable price because they depend on debt bondage/middlemen. Third, there is a lack of variety in coffee farming products because partners have not been able to develop quality coffee products. PKM's goal: to increase farmer groups into production units, buy farmers' harvests at fair market prices and produce quality coffee. Through the use of Electric Grinder and roaster machines, partners have succeeded in developing farmer groups in production and gaining knowledge in coffee processing
Penyuluhan Pencegahan Stunting Melalui Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Olahan Mp-Asi Pada Generasi Z Tia Syafira; Fanny Novianti; Erni Diah Susanti; Linda Suwarni
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1487

Abstract

Permasalahan stunting menjadi fokus pemerintah, karena status kesehatan anak menjadi indikator utama kualitas kesehatan. Setiap daerah memiliki pangan lokal yang kaya akan nutrisi, namun masih belum banyak generasi Z memanfaatkan dalam olahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Masih minim pengetahuan generasi Z ini adalah salah satu penyebabnya. Pemanfaatan pangan lokal dalam olahan MP-ASI menjadi salah satu strategi dalam pencegahan stunting.  Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal dalam olahan MP-ASI pada generasi Z di Desa Terap, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan MP-ASI berbahan dasar pangan lokal yang kaya nutrisi. Mitra yang terlibat dalam pengabdian ini adalah generasi Z yang memiliki anak usia 6-24 bulan sebanyak 11 orang. Hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan tentang pencegahan stunting melalui pemanfaatan pangan lokal dengan rata-rata skor pengetahuan peserta penyuluhan pada saat pre-test sebesar 60,53 dan post-test sebesar 93.5, dengan kenaikan pengetahuan sebesar 54,6%. Diperlukan pendampingan oleh kader dan bidan desa dalam pemanfaatan pangan lokal dalam olahan MP-ASI sebagai upaya pencegahan stunting. Counseling On Stunting Prevention Through The Use Of Local Food In Processed Mp-Asi In Generation Z The problem of stunting is the government's focus, because children's health status is the main indicator of health quality. Every region has local food that is rich in nutrients, but not many Generation Z people use it to prepare complementary foods for breast milk (MP-ASI). Generation Z's lack of knowledge is one of the reasons. Utilizing local food in processing MP-ASI is one of the strategies for preventing stunting. The aim of this service activity is to provide education about stunting prevention through the use of local food in processed MP-ASI for generation Z in Terap Village, Toho District, Mempawah Regency, West Kalimantan. The method for implementing this service activity is through counseling and demonstrations on making MP-ASI made from local food that is rich in nutrients. The partners involved in this service are generation Z who have 11 children aged 6-24 months. The results of this service activity showed that there was an increase in knowledge about preventing stunting through the use of local food with the average knowledge score of counseling participants during the pre-test of 60.53 and post-test of 93.5, with an increase in knowledge of 54.5%. Assistance is needed by cadres and village midwives in the use of local food in MP-ASI processing as an effort to prevent stunting
Mengakomodasi Kreativitas Anak Usia Dini (AUD) Bermediasi Buku Tiga Dimensi Ahlulfatrah Abdurrahman Batjo; Kostradinov Rizky Pratama; Nur Safirah; Asy'ari Asy'ari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1488

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan yang baik untuk anak usia dini. Program untuk mengakomodasi kemampuan kreatif anak usia dini dengan buku tiga dimensi menjadi salah satu solusi untuk mitra TK Aisyiah Bustanul Atfhal 5 yang kurang memiliki media pembelajaran berkenaan dengan tiga dimensi. Langkah-langkah kegiatan terdiri dari persiapan program, perencanaan kegiatan pembelajaran dan menyiapakan media buku tiga dimensi, implementasi program, dan evaluasi program. Keterlaksanaannya kegiatan terdiri dari 5 pertemuan dengan hasil menggunakan buku tiga dimensi memberikan suasana belajar yang menyenangkan. Sesuai dengan selisih skor antara kempuan kreatif siswa sebelum dan sesudah pembelajaran melalui penghitungan dari 63.4783 - 84.3043 = 20,826. Melalalui dari kolom t besarnya skor yaitu 17,3 dengan nilai signifansi 0,00. Sesuai dengan analisis data bahwa koefisien 0,00 lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05) maka dapat dinyatakan bahwa ada perbedaan secara signifikan tingkat kreativitas siswa antara sebelum dan sesudah pembelajaran dilakukan. Accommodating the Creativity of Early Childhood (AUD) through Three-Dimensional Books improving the quality of good education for early childhood. The program to accommodate the creative abilities of young children with three-dimensional books is one solution for Aisyiah Bustanul Atfhal 5 Kindergarten partners who lack three-dimensional learning media. The activity steps consist of program preparation, planning learning activities and preparing three-dimensional book media, program implementation, and program evaluation. The implementation of the activity consisted of 5 meetings with the results of using three-dimensional books providing a pleasant learning atmosphere. In accordance with the difference in scores between students' creative abilities before and after learning through calculations from 63.4783 - 84.3043 = 20.826. From column t, the score is 17.3 with a significance value of 0.00. In accordance with the data analysis that the coefficient of 0.00 is smaller than 0.05 (0.00 < 0.05), it can be stated that there is a significant difference in the level of student creativity between before and after learning is carried out.
Sosialisasi Teknik Pemasaran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Melalui Digital Marketing Andi Yusuf Katili; Sabriana Oktaviana Gintulangi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1491

Abstract

Pemasaran merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh para usahawan mikro kecil agar hasil produksi dapat dikenal, diminati dan dibeli oleh konsumen. Sosialisasi ini dilakukan untuk mengenalkan teknik pemasaran usaha mirko kecil menengah melalui sistem digital marketing. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, sambil memerlihatkan beberapa slide sebagai contoh bagi pelaku usaha yang telah menggunakan pemasaran melalui sistem digital marketing, juga pelatihan dan evaluasi. Mitra pengabdian UMKM ada 8 kelompok usaha, yang masing-masing terdiri dari 6 orang. Kelompok ini adalah para ibu-ibu petani dan nelayan yang memanfaatkan waktu membantu perekonomian rumah tangga. Waktu pelaksanaan pengabdian selama 40 hari, dimulai pada 28 Juni hingga 07 Agustus 2023 di Desa Tunas Jaya Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa mitra usaha belum tahu cara yang efektif menggunakan media sosial dalam memasarkan hasil usaha produksi Abon Ikan Cakalang. Namun dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini telah membukan wawasan dan motivasi dalam memasarkan hasil produksinya.. Socialization Of Marketing Techniques For Micro Small To Medium Enterprises (Umkm) Through Digital Marketing  Marketing is something that must be done by micro and small entrepreneurs so that their production results can be known, sought after and purchased by consumers. This socialization was carried out to introduce marketing techniques for small and medium micro businesses through a digital marketing system. The method used in this activity is a lecture, while showing several slides as examples for business actors who have used marketing through digital marketing systems, as well as training and evaluation. There are 8 business groups serving partners for MSMEs, each consisting of 6 people. This group is female farmers and fishermen who use their time to help with the household economy. The service time is 40 days, starting from June 28 to August 7 2023 in Tunas Jaya Village, Bone Pantai District, Bone Bolango Regency. The results of this service show that business partners do not yet know how to effectively use social media in marketing the results of the Cakalang Fish Floss production business. However, this socialization and training has opened up insight and motivation in marketing their products.