cover
Contact Name
Ngurah Mahendra Dinatha
Contact Email
jurnal.jcmp@gmail.com
Phone
+6282145383212
Journal Mail Official
jurnal.jcmp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 30250455     DOI : https://doi.org/10.38048/jcmp
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dan kajian literatur dalam bidang: 1. Program Magang Kampus Merdeka dan Magang Mandiri 2. Kampus Mengajar 3. Pengenalan Lapangan Persekolah (PLP) 4. Praktik Mengajar 5. Simulasi Pembelajaran 6. Pembelajaran Mikro 7. Guru Penggerak dan Praktik Baik Pembelajaran
Articles 112 Documents
MOTIVASI SISWA PUTRI DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI DI SMP Maa, Maria Fransiska Santriana; Weo, Eleuktrius Nggadho; Kaju, Yohanes Kleofas; Blerin, Viktorikus Aluis; Bate, Nikodemus
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i4.6087

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa putri dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli di sekolah, padahal olahraga ini berperan penting dalam meningkatkan kebugaran, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi siswa putri dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMP Negeri 1 Satap Bajawa Utara. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek siswa putri kelas VII hingga IX yang aktif dalam kegiatan bola voli. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan faktor pendorong dan penghambat motivasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal seperti minat, kepercayaan diri, dan keinginan berprestasi menjadi pendorong utama motivasi siswa. Sedangkan faktor eksternal mencakup dukungan pelatih, suasana latihan, hubungan sosial teman sebaya, dan dukungan keluarga. Adapun keterbatasan fasilitas serta kurangnya dukungan keluarga menjadi hambatan yang menurunkan semangat. Peningkatan motivasi memerlukan kolaborasi sekolah, pelatih, dan keluarga secara berkelanjutan.
ANALISIS IMPLEMENTASI GERAKAN 5 S SEBAGAI STRATEGI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Naru, Bonavantura Angelina; Paba, Maria Santriana; Moi, Florentina Ceyn; Duya, Maria Irene; Oka, Gede Putu Arya
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v3i4.6249

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan dasar penting pembentukan karakter, sehingga diperlukan strategi sederhana namun efektif seperti Gerakan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Gerakan 5S sebagai strategi pembentukan karakter anak di TKK Tunas Bangsa Watumanu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan purposive sampling, melibatkan guru, kepala sekolah, dan anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil menunjukkan penerapan 5S dilakukan secara konsisten melalui rutinitas sekolah, dan anak menunjukkan peningkatan dalam sikap sopan, empati, serta percaya diri. Keteladanan guru dan dukungan lingkungan visual memperkuat internalisasi nilai, sementara keterlibatan orang tua yang belum maksimal menjadi hambatan. Efektivitas 5S bergantung pada konsistensi guru, penguatan positif, dan sinergi sekolah–rumah.
PENINGKATAN SARANA-PRASARANA SEBAGAI KUNCI PEMBELAJARAN BERKUALITAS DI SEKOLAH DASAR Ondo, Amalia Sarianti; Ndao, Cicilia Narcia; Karot, Maria Derviana; Ngoel, Maria Klaudia; Sayangan, Yohanes Vianey
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6018

Abstract

Penelitian ini berangkat dari pentingnya sarana-prasarana sebagai prasyarat lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif di sekolah dasar. Tujuan penelitian mendeskripsikan kondisi fasilitas SDN Nanga Waru, upaya peningkatan, serta dampaknya pada pembelajaran. Metode deskriptif kualitatif naturalistik digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi 14 hari (13–28 Februari 2025), wawancara terarah dengan kepala sekolah, guru, dan operator, serta dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan beberapa ruang kelas masih bersifat darurat, pencahayaan dan ventilasi kurang memadai, pagar sekolah belum lengkap, serta perpustakaan dan sarana olahraga-seni terbatas. Kondisi tersebut menurunkan kenyamanan dan konsentrasi serta membatasi variasi metode mengajar, meski motivasi siswa dan kegiatan ekstrakurikuler tetap tinggi. Disimpulkan bahwa perbaikan ruang kelas, pencahayaan, ventilasi, keamanan, serta penguatan sarana literasi dan olahraga-seni perlu diprioritaskan melalui manajemen berbasis kebutuhan dan kolaborasi pemangku kepentingan.
IMPLEMENTASI KULTUR SEKOLAH MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS BAHASA IBU PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Mogi, Maria Magdalena; Uma, Veronika Yuliana; Dede, Wilhelmina; Wea, Yohana Bupu; Noge, Maria Desidaria
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6040

Abstract

Keberagaman bahasa daerah di Indonesia sering belum terakomodasi dalam pembelajaran sekolah dasar yang dominan berbahasa Indonesia, sehingga siswa penutur Bahasa Ibu berisiko mengalami hambatan pemahaman dan partisipasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis implementasi kultur sekolah melalui strategi pembelajaran berbasis Bahasa Ibu pada kelas rendah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di SD Inpres Wudu melalui observasi partisipatif, wawancara terstruktur dan semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, serta siswa, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan penggunaan Bahasa Nage sebagai jembatan belajar meningkatkan keberanian siswa menjawab, berdiskusi, dan mengekspresikan ide, serta membangun iklim kelas yang lebih inklusif melalui rutinitas, media lokal, dan transisi bertahap ke Bahasa Indonesia. Kesimpulannya, strategi Bahasa Ibu mendukung penguatan kultur sekolah dan literasi awal, namun membutuhkan ketersediaan bahan ajar, pelatihan guru, dan perencanaan transisi yang konsisten serta dukungan orang tua sekolah.
PEMBIASAAN RELIGIUS DAN PENGUATAN NASIONALISME DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Kaza, Apriliana Trisuci; Rang , Yudith Nefitri; Mapung , Elisabet; Siali, Gregoria Priska Selsi; Ita, Efrida
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6046

Abstract

Anak usia dini berada pada fase peka sehingga pembentukan karakter perlu dilakukan melalui pembiasaan yang konsisten. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembiasaan religius dan strategi penguatan nasionalisme dalam kegiatan pembelajaran pada pendidikan anak usia dini. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi pada 14–26 Februari 2025 terhadap 52 anak kelompok A dan B. Hasil menunjukkan pembiasaan religius diterapkan melalui doa harian, doa rosario, cerita Alkitab, perayaan hari besar, serta keteladanan guru, dan berdampak pada sikap tertib, empati, kepedulian, dan kebersihan. Penguatan nasionalisme dilakukan lewat baris-berbaris masuk kelas, upacara bendera, latihan Pancasila, bernyanyi lagu nasional dan lagu daerah, serta makan bersama yang melatih disiplin, budaya antre, tanggung jawab, dan berbagi. Kendala meliputi fokus saat upacara, hafalan Pancasila, penghayatan lagu Indonesia Raya, dan keteraturan membawa bekal. Disimpulkan bahwa pembiasaan terintegrasi efektif menumbuhkan spiritualitas dan patriotisme bila didukung latihan bertahap dan kolaborasi aktif sekolah–orang tua.
EKSPLORASI PENGALAMAN GURU DALAM MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA DI SMP Tina, Magdalena Mite; Busa, Rosa Dalima; Zau, Maria Oktaviani; Gelu, Afrianus
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6109

Abstract

Pembelajaran fisika di SMP menuntut strategi yang mampu membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak melalui pendekatan yang menarik dan kontekstual. Perkembangan teknologi digital membuka peluang pemanfaatan media pembelajaran interaktif untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru SMP dalam memanfaatkan media digital, khususnya aplikasi Canva, pada pembelajaran fisika serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mauponggo, Kabupaten Nagekeo. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru IPA dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Canva mampu meningkatkan minat belajar dan pemahaman siswa terhadap konsep fisika melalui visualisasi yang kreatif dan interaktif. Meskipun demikian, keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknis masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital berbasis Canva efektif digunakan dalam pembelajaran fisika, dengan dukungan fasilitas dan pelatihan berkelanjutan sebagai faktor pendukung keberhasilan.
OBSERVASI PENGGUNAAN BAHASA DAERAH DALAM PEMBELAJARAN TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK PAUD Riba, Agnesta; Mbagha, Elisabeth; Sene, Liliana Marince; Kowe, Maria Mitrawati; Ngura, Elisabeth Tantiana
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6131

Abstract

PAUD menjadi fondasi perkembangan bahasa anak di Indonesia; karena itu penggunaan bahasa daerah di kelas perlu dipahami empiris. Penelitian ini menelaah intensitas dan pengaruh Bahasa Ende dalam pembelajaran di PAUD Salib Suci Ndetundopo. Pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan melalui observasi naturalistik 17–28 Februari 2025 dan wawancara semi-terstruktur dengan guru; data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan, lalu diverifikasi dengan triangulasi. Guru menggunakan Bahasa Ende 60 kali, terutama untuk instruksi praktis (38,3%) dan konsep budaya lokal (25,0%). Anak yang dominan berbahasa Ende di rumah lebih cepat memahami instruksi; anak yang kurang terpapar sempat bingung, namun membaik setelah pengulangan. Secara linguistik, meningkat pemahaman instruksi (94,4%), kosakata dua bahasa (88,9%), dan code-mixing (77,8%). Bahasa Ende mendukung partisipasi dan ikatan emosional tanpa menghambat Bahasa Indonesia, namun membutuhkan strategi bilingual terencana dan seimbang di sekolah.
PERAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Meo, Yohanes Fransisikus; Inu, Maria Ovilia; Ona, Maria Serlin; Mau, Renigampil; Laksana, Dek Ngurah Laba
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6132

Abstract

Budaya sekolah dipandang sebagai sistem nilai dan kebiasaan harian yang membentuk perilaku siswa. Penelitian ini menganalisis peran budaya sekolah di UPTD SDI Utaseko dalam pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, siswa, dan staf, serta studi dokumentasi; data dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta triangulasi sumber dan metode. Hasil menunjukkan empat pilar budaya sekolah: tradisi rutin (salam, doa, operasi semut) dengan keberhasilan sangat tinggi; keteladanan guru yang memperkuat disiplin dan integritas; sistem norma berbasis poin yang cukup efektif namun terkendala pengawasan saat istirahat; dan iklim sosial dialogis yang menumbuhkan empati serta percaya diri. Disimpulkan bahwa konsistensi rutinitas dan keteladanan menjadi kunci, sementara penguatan pengawasan dan peran siswa perlu ditingkatkan untuk keberlanjutan pendidikan karakter. Temuan ini mendasari rekomendasi kolaborasi orang tua dan duta karakter agar internalisasi nilai berkelanjutan kuat.
KESULITAN BELAJAR IPA DI KELAS VII SMP: STUDI KASUS DAN REKOMENDASI PERBAIKAN PEMBELAJARAN Zae, Maria Fridolin; Pajo, Bernadethe Ines sede; Dinatha, Ngurah Mahendra
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6381

Abstract

Pendidikan IPA bertujuan membangun pola pikir ilmiah, namun siswa kelas VII sering mengalami kesulitan memahami konsep yang kompleks dan abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar IPA, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta merumuskan rekomendasi perbaikan. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket pendukung. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan utama terletak pada pemahaman konsep dan penyelesaian soal, khususnya pada materi besaran turunan yang membutuhkan penalaran matematis. Faktor penyebab mencakup aspek intrinsik (rendahnya minat dan motivasi) serta ekstrinsik (metode pembelajaran monoton dan keterbatasan sarana laboratorium). Simpulan penelitian menegaskan bahwa kesulitan belajar IPA dipicu oleh interaksi antara kemampuan dasar siswa dan lingkungan belajar yang kurang mendukung. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan metode pembelajaran variatif, penggunaan alat peraga sederhana berbasis lingkungan, serta penguatan motivasi melalui pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PECAHAN DENGAN PENYEBUT SAMA KELAS IV SD Artini, Ni Putu Juni; Febryan, Irwan; Dewi, Dewa Ayu Komang Trisna
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v4i1.6418

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konseptual dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pecahan berpenyebut sama siswa Kelas IV SD Negeri 1 Tegalbadeng Timur. Latar belakang penelitian didasari rendahnya hasil belajar dan motivasi siswa akibat dominasi metode pembelajaran konvensional yang monoton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest–Posttest yang melibatkan 29 siswa. Data dikumpulkan melalui tes kognitif, angket respon siswa, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil analisis Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditandai kenaikan rata-rata skor dari 55,45 pada pretest menjadi 83,10 pada posttest dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Tingkat peningkatan kemampuan pemecahan masalah berdasarkan N-Gain sebesar 0,62 berada pada kategori sedang mendekati tinggi. Selain itu, keterlaksanaan PBL mencapai 92,5% dan respon positif siswa sebesar 89,7%. Dengan demikian, PBL terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa secara signifikan.

Page 11 of 12 | Total Record : 112