cover
Contact Name
Dimas Qondias
Contact Email
jurnal.jpicb@gmail.com
Phone
+6281337976383
Journal Mail Official
jurnal.jpicb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 29887852     DOI : https://doi.org/10.38048/jpicb
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Berkebutuhan Khusus 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Berkebutuhan Khusus 3. Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Berkebutuhan Khusus 4. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Berkebutuhan Khusus 5. Isu isu Terkini dalam Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Berkebutuhan Khusus 6. Permasalahan Pendidikan secara Umum seperti kesulitan belajar, gaya belajar, parenting, dan konseling. 7. Identifikasi dan Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus
Articles 63 Documents
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA SEKOLAH LUAR BIASA NEGERI BAJAWA Qondias, Dimas; Bhaghi, Fiktoria Nau; Anastasia Azi
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i1.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai bentuk kesulitan belajar yang dialami oleh anak berkebutuhan khusus di sekolah luar biasa negeri Bajawa. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan pada siswa, wawancara dilakukan kepada guru dan dokumentasi lebih banyak meengetahui dokumen-dokemen seperti media, alat peraga dari berbagai jenis-jenis anak berkebutuhan khusus. Data dianalisis secara analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus mengalami berbagai kesulitan belajar seperti lambat dalam memahami instruksi, kesulitan dalam membaca dan menulis, serta kurangnya fokus saat pembelajaran berlangsung. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan responsive terhadap kebutuhan anak.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK AUTISME DALAM BERINTERAKSI SOSIAL DI LINGKUNGAN SEKOLAH LUAR BIASA PGRI KAMAL Fani Nur Anggita; Nova Estu Harsiwi
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i1.5681

Abstract

Komunikasi merupakan bagian penting bagi seseorang dalam menjalani kehidupan, termasuk anak berkebutuhan khusus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan komunikasi anak autisme dalam berinteraksi sosial di lingkungan sekolah SLB PGRI Kamal yang mencakup faktor apa saja yang menghambat perkembangan kemampuan komunikasi siswa dan hambatan yang dialami oleh guru. Metode yang digunakan peneliti yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa ABK autisme, khususnya pada siswa berinisial D. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan dengan menggunakan instrumen wawancara terstruktur kepada guru pembimbing ABK autisme. Observasi dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dengan jawaban ya atau tidak yang ditujukan kepada siswa ABK autisme untuk mengidentifikasi karakteristik siswa tersebut.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi siswa autisme yang berinisial nama D tergolong tidak lancar dan sulit dimengerti. Siswa D hanya mampu mengucapkan maksimal dua kata dengan artikulasi yang tidak jelas. Guru masih kesulitan memahami apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh siswa tersebut, sehingga ketika tidak tersampaikan siswa akan memberontak. Hal ini disebabkan adanya keterbatasan fasilitas dan belum tersedianya terapi wicara di SLB tersebut, sehingga belum mampu meningkatkan kemampuan komunikasi siswa autisme secara maksimal.
LAYANAN PENDIDIKAN INKLUSI BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI UPTD SDN MOROMBUH 1 BANGKALAN Amalia Putri, Nor Aida; Harsiwi, Nova Estu
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i1.5733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan pendidikan inklusi di UPTD SDN Morombuh 1, khususnya di kelas II. Terdapat 2 anak berkebutuhan khusus di kelas II. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara terhadap wali kelas II, pengamatan langsung dan dokumentasi pada saat pembelajaran dikelas. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode triangulasi. Berdasarkan hasil wawancara wali kelas II, pendidikan inklusi yang dilaksanakan di SDN Morombuh 1, dilakukan dengan cara memberikan perhatian dan pembelajaran tambahan, mengutamakan ABK menguasai pembelajaran dasar, mengajarkan cara berinteraksi sosial, serta adanya evaluasi khusus. Hal tersebut juga terlihat pada saat pengamatan langsung dan dokumentasi siswa ABK belajar dengan materi yang berbeda yakni pembelajran dasar dan adanya penempatan duduk yang menyesuaikan keadaannya. Layanan pendidikan inklusi tersebut memberikan dampak positif kepada anak berkebutuhan khusus, mereka bisa mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya, bisa berinteraksi dengan anak seusianya, menumbuhkan rasa percaya diri, belajar pengetahuan dasar seperti membaca dan menulis. Siswa reguler atau normal juga diajarkan untuk toleransi saling menghargai antar sesama. Namun, penerapan layanan inklusi di SDN Morombuh 1 tetap memiliki tantangan tersendiri, seperti terbatasnya sarana dan prasarana, hingga kemampuan guru kelas dalam menangani anak berkebutuhan khusus, karena tidak adanya guru khusus dari SLB.
INTERAKSI SOSIAL ANAK DOWN SYNDROME DI LINGKUNGAN SEKOLAH Mutiara, Ellena Diva; Rusmawan
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.3505

Abstract

Down syndrome adalah kondisi genetik yang mempengaruhi orang dan menyebabkan masalah fisik dan psikologis pada individu yang memilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan, pengetahuan dan penjelasan tentang interaksi sosial anak down syndrome dengan teman sebaya dan guru. Dalam kehidupan sehari-hari, anak down syndrome selain masalah internal juga menghadapi masalah eksternal. Objek penelitian ini adalah perilaku sosial anak down syndrome dalam hal komunikasi, berkolaborasi, dan perilakunya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Jenis yang digunakan adalah jenis pendekatan deskriptif. Hasil penelitian yang dilakukan pada Februari hingga Mei 2023, mengungkapkan bahwa anak down syndrome memiliki keterbatasan dalam perkembangan berpikir dan berkomunikasi. Keterbatasan dalam komunikasi dimana anak memiliki bahasa yang terbatas dan artikulasi yang tidak jelas. Kebutuhan akan bimbingan atau arahan yang konstan dan berulang dari seorang guru. Dengan adanya bimbingan atau arahan oleh guru dapat membantunya dalam berinteraksi dengan baik dan berperilaku secara lebih terarah kepada teman dan guru
KEBERLANJUTAN PENDIDIKAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DITINJAU DARI ANAK YANG MENGALAMI ADHD Jannah, Siti Riadhotul; Rahayu, Siwi; Taqiyyah, Barrotut; Khasanah, Fitrotul; Azizah, Rona Muna; Rosyidina, Rosalina
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.3831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan bagaimana keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus yaitu Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), kendala keberlanjutan pendidikan anak berkebutuhan khusus, upaya menindaklanjuti anak ADHD di MI Nashrul Fajar Semarang serta pengetahuan tambahan mengenai karakteristik fisik anak ADHD, pelatihan anak ADHD, kendala keberlanjutan anak ADHD, psikoterapi anak ADHD, serta upaya untuk menindaklanjuti anak ADHD. Subjek penelitian ini adalah guru kelas pengampu anak berkebutuhan khusus kelas IV MI Nashrul Fajar Semarang. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan wawancara dan observasi. Jenis pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan program pembelajaran khusus ABK,  maka pembelajaran ABK dapat lebih baik, akan tetapi faktor penghambat yaitu tidak adanya guru yang secara khusus untuk mengani anak ABK. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya kesadaran orang tua, tidak terjalinnya hubungan sekolah dengan sekolah SLB. dan kurangnya kesediaan guru dalam bidang ABK untuk mengajar. Upaya yang dilakukan untuk keberlanjutan pendidikan yaitu memberikan kesadaran bagi guru, orang tua dan masyarakat akan pentingnya pendidikan untuk anak ABK.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN HAMBATAN ANAK TUNARUNGU PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SLBN PURWOSARI KUDUS Muhammad Ainur Rohman; Sri Fauziyah; Ningsih, Khofifatun Setya; Fina Tri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dan hambatan dalam pembelajaran matematika bagi anak tunarungu di SLBN Purwosari Kudus. Dan memberikan strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil pembelajaran yang baik. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di SLBN (Sekolah Luar Biasa Negeri) Purwosari Kudus pada 8 anak tunarungu mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunarungu memiliki beberapa kebutuhan khusus dalam pembelajaran matematika; komunikasi, bahan dan media pembelajaran, strategi pembelajaran, serta penilaian. Di sisi lain, anak tunarungu memiliki hambatan dalam pembelajaran matematika; ketebatasan pendengaran, kesulitan memahami konsep abstrak, kurangnya kosakata matematika, hingga gaya belajar yang berbeda.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN INKLUSI UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN ARDIREJO 4 Amalia, Aslama
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.4934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendidikan inklusif di SDN Ardirejo 4 Kepanjen, khususnya dalam mengakomodasi kebutuhan siswa berkebutuhan khusus (ABK). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung pendidikan inklusif, beberapa kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya dan pelatihan guru. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum diferensiasi dan peningkatan sarana untuk mengoptimalkan pembelajaran inklusif.
MEWUJUDKAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR: TANTANGAN DAN PERAN SEMUA PIHAK DALAM IMPLEMENTASI Dhita, Dhita Zahwa Amelya; Santy Dinar Permata
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.4954

Abstract

Pendidikan inklusi adalah upaya yang dilakukan untuk memastikan kesetaraan hak pendidikan bagi semua anak termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk mendapatkan layanan pendidikan yang ramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan Pendidikan inklusi di SDN Sumbersari 2. Metode yang digunaan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kendala yang dihadapi SDN Sumbersari 2 dalam implementasi pendidikan inklusi, yaitu kurangnya pemahaman dan pelatihan guru mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus, serta rendahnya kesadaran dan dukungan orang tua serta masyarakat menjadi tantangan dalam implementasi pendidikan inklusi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan inklusi di Indonesia, dengan menekankan pelatihan bagi guru, peningkatan kesadaran serta dukungan orang tua dan masyarakat, dan penyediaan sarana prasarana yang menunjang pendidikan inklusi.
ANALISIS KETERLIBATAN EMOSIONAL DAN KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANGGLE 02 KABUPATEN BLITAR Dwi Nur Widayanti; Annisa Anggun Luqmana; Ega Yudhistira Yulianto Putra; Surayanah; Marsanda Avilia Putri
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.6384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab rendahnya keterlibatan emosional dan kognitif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SDN Banggle 02. Ruang lingkup penelitian difokuskan pada faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi motivasi serta partisipasi aktif siswa kelas IV dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Kewarganegaraan dan siswa kelas IV. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya keterlibatan emosional dan kognitif siswa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain metode pembelajaran yang monoton, rendahnya motivasi belajar, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Selain itu, lingkungan belajar yang kurang kondusif juga turut mempengaruhi sikap dan minat siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan strategi pembelajaran yang inovatif, partisipatif, dan berpusat pada siswa untuk mendorong keterlibatan emosional dan kognitif secara optimal.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA FASE B DALAM MEMAHAMI KONSEP MATA PELAJARAN DI SD INPRES BEIPOSO Kale, Dominika Elviana; Timu, Hendrika Ermelinda; Meo, Margaretha; Dimas Qondias
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v3i2.6395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat kesulitan belajar yang dialami siswa Fase B (kelas III dan IV) di sekolah dasar inpres Beiposo pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, dan Pendidikan Pancasila. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran, wawancara dengan guru kelas, serta dokumentasi hasil belajar siswa. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III mengalami kesulitan dalam memahami bacaan panjang, menulis dengan ejaan tepat, menguasai operasi perkalian, pembagian, memahami soal cerita, serta konsep dasar energi. Sementara itu, siswa kelas IV mengalami kesulitan dalam kalimat transitif, intransitif, operasi hitung, perubahan energi, gaya, serta keberagaman tradisi. Sebagian besar siswa belum mencapai KKM, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif.