cover
Contact Name
Bakhtiar
Contact Email
supremasi@unm.ac.id
Phone
+6281354993337
Journal Mail Official
supremasi@unm.ac.id
Editorial Address
Jurusan PPKn FIS UNM, Gedung FIS UNM Lt. 1 Jalan Raya Pendidikan No. 1 Kampus UNM Gunungsari Baru, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya
ISSN : 1412517X     EISSN : 27209369     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
egal Studies: Criminal law, civil law, constitutional law, human law, customary law, Islamic law, government and regional autonomy. Pancasila and Civic Education: Studies of the state foundation and ideology, democracy, conflict resolution, nationalism, Pancasila and civic education, national character education
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Volume 20, Nomor 1 (April 2025)" : 23 Documents clear
EVALUASI DAMPAK JANGKA PANJANG PROGRAM BANTUAN PENDIDIKAN Sulmiah, Sulmiah; Widyawati, Widyawati; Saleh, Sirajuddin
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.61809

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi dampak jangka panjang bantuan pendidikan dalam Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap kesejahteraan masyarakat. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kontribusi bantuan pendidikan PKH dalam meningkatkan tingkat pendidikan anak dan kesejahteraan ekonomi keluarga penerima manfaat, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas program. Subjek penelitian adalah keluarga penerima PKH yang telah mendapatkan bantuan minimal tiga tahun, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara intensitas bantuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan pendidikan PKH memberikan kontribusi signifikan sebesar 62,4% terhadap peningkatan kesejahteraan, termasuk perbaikan akses pendidikan, stabilitas ekonomi keluarga, dan kualitas hidup anak-anak. Faktor-faktor seperti kualitas pelaksanaan program, partisipasi masyarakat, dan dukungan infrastruktur pendidikan menjadi determinan keberhasilan program. Temuan ini memperkuat teori modal manusia yang menegaskan pentingnya investasi pendidikan dalam pengentasan kemiskinan. Implikasi penelitian menekankan perlunya pengelolaan program yang transparan, sosialisasi intensif, serta monitoring berkelanjutan untuk mengoptimalkan dampak positif bantuan pendidikan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Yoseph, Melvin; Saleh, Sirajuddin; Rivai, Andi Muh.; Rizal S, Muh.
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.74070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Toyota Hadji Kalla Cabang Cokroaminoto Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui observasi dan kuisioner. Dalam penelitian ini sampel yang dipakai menggunakan rumus krejcie, yaitu sebanyak 63 pegawai dari 74 populasi karyawan yang bekerja di PT. Toyota Hadji Kalla Cabang Cokroaminoto Makassar. Data yang diperoleh dari hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis data dan aplikasi SPSS 25 yang terdiri dari uji validitas dan reliabilitas. Sedangkan analisis data terdiri dari teknik analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa indikator pada setiap variabel yang digunakan tersebut, dimana pada variabel stres kerja menunjukkan bahwa indikator yang di pakai dalam penelitian ini berada pada kategori baik sedangkan indikator pada variabel kinerja karyawan menunjukkan pada kategori sangat baik. Berdasarakan hasil analisis statistik inferensial diperoleh korelasi Pearson sebesar 0,709 yang artinya terjadi hubungan yang kuat/tinggi diantara kedua variabel tesebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Toyota Hadji Kalla Cabang Cokroaminoto Makassar.
PROSES PENYELESAIAN SENGKETA KONTRAK KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR) ANTARA USER DENGAN PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) TBK Yuniarsih, Isma; Hanafie, Nurharsya Khaer; Agus, Andi Aco
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.70317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya krisis Kredit Kemilikan Rumah (KPR) pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Cabang Makassar. 2) Proses yang dilakukan oleh pihak bank untuk menyelesaikan penyelesaian kontrak Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan jenis penelitian empiris dengan pendekatan peraturan-undangan dan kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, studi pustaka, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti yaitu, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor penyebab terjadinya kegagalan Kredit Kemilikan Rumah (KPR) pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Cabang Makassar terbagi atas dua faktor yaitu faktor internal meliputi: penurunan kemampuan finansial  pengguna , kurangnya pemahaman  pengguna  terhadap alur kontrak dan karakter  pengguna  yang tidak berniat membayar. Sedangkan faktor eksternal meliputi: perumahan yang belum terselesaikan oleh  pengembang  dan  pengguna  tertimpa musibah/bencana alam. 2) Proses yang dilakukan oleh pihak bank untuk  menyelesaikan penyelesaian kontrak KPR dilakukan melalui dua jalur yaitu jalur non litigasi dan jalur litigasi.
ANALISIS YURIDIS TENTANG SANKSI HUKUM BAGI PELAKU PEREDARAN UANG PALSU Nabila, Amelia Aisa; Irawan, Anang Dony; Supriyo, Agus
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.71367

Abstract

Uang merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Mata uang Negara Republik Indonesia adalah rupiah. Uang pada dasarnya merupakan alat untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari, yang memudahkan pertukaran barang, stabilitas, dan pertumbuhan ekonomi suatu Negara bergantung pada peredaran uang di masyarakat dan lembaga keuangan. Namun, karena fungsi uang yang penting, uang menimbulkan banyak pelanggaran hukum, salah satunya adalah peredaran uang palsu. Tujuan dari penelitan ini adalah untuk melihat bagaimana Pasal 36 ayat (3) dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang menerapkan peredaran uang palsu dan bagaimana pelaku peredaran uang palsu bertanggung jawab. Metode penelitian ini mengunakan normatif yuridis, yaitu dengan mengkaji perundang-undangan, literatur, dan jurnal. Dengan menggunakan dua bahan hukum yaitu primer dan skunder. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kebijakan yang dapat memperkuat regulasi yang ada dan meningkatkan kerjasama antara lembaga terkait, baik Pemerintah maupun aparat penegak hukum. Selain itu, menekankan pada edukasi masyarakat mengenai ciri-ciri uang asli dan dampak negatif dari penggunaan uang palsu juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan. Penelitian ini tidak hanya berkontribusi dalam pengembangan ilmu hukum, tetapi juga memberikan solusi praktis seperti sosialisasi melalui berbagai saluran, baik dari media cetak maupun elektronik, serta sosialisasi langsung untuk memberikan edukasi tentang ciri-ciri keaslian uang.
KONSTRUKSI SOSIAL PENGUNJUNG CAFÉ DI KOTA MAKASSAR (STUDI: PENGUNJUNG CAFÉ TAOBUN) Rijal, Muh.; Hasni, Hasni; Chalifah Ramadhany, A. Noer
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.66423

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang remaja yang gemar mengunjungi café di Kota Makassar dari sudut pandang konstruktivisme sosiologis. Café  menjadi  salah  satu  tempat  pilihan  bagi  masyarakat  urban  untuk  bersosialisasi,  melepas penat  dan  mencari  hiburan  di  tengah  kesibukan  aktivitas (Santoso, 2017). Nongkrong di café juga merupakan salah satu tren masa kini untuk membangun citra diri dan pola-pola perilaku yang kekinian ditunjang juga dengan pemilihan café yang dianggap trend atau viral membuat remaja juga semakin eksis dalam pergaulannya. Penelitian ini dilakukan di café Taobun Kota Makassar dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengmabilan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian penulis mengidentifikasi empat keinginan utama, khususnya bagi remaja: kebutuhan untuk aktualisasi diri, kebiasaan, menjadi bagian dari suatu kelompok, dan pengakuan. Perilaku yang dilakukan berkali-kali menjadi sebuh gaya hidup bagi remaja serta menjadi ajang citra diri dengan berfoto dan mengeksplore lebih jauh dengan media sosial. Pemilihan café juga salah satu faktor penting dalam mengkonstruk perilaku remaja, Salah satu Café yang paling di gandrungi oleh remaja akhir-akhir ini yakni café Taobun yang terletak di Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Café yang mengusung konsep budaya Bugis Makassar memberikan nuansa tersendiri bagi pengunjungnya. Gaya interior rumah panggung Bugis Makassar klasik menjadi ciri khas kafe ini
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Sari, Mega Indah; Kasmawati, Andi; Mustaring, Mustaring; Bahar, Elma Amalia; Kamue, Yurni
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.70201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pemahaman guru PPkn terkait Model Problem Based Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. (2) Penerapan Model Problem Based Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik; dan (3) Faktor yang menjadi penghambat bagi guru PPKn dalam menerapkan Model PBL untuk mengembangkan kemampuan berpikit kritis peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif, maka dari itu untuk mencapai suatu tujuan penelitian digunakan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah guru PPkn sebanyak tiga orang di SMA Negeri 7 Makassar. Subjek penelitin adalah peserta didik kelas XII IPA 5 SMA Negeri 7 Makassar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru PPKn memiliki pemahaman yang mendalam mengenai keterkaitan Model Problem Based Learning dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik; (2) Model Problem Based Learning dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui langkah-langkah sistematis dan proses diskusi peserta didik mampu: menganalisis informasi kompleks menjadi informasi sederhana, memecahkan masalah kontekstual dengan pengaplikasiannya dalam kehidupan, mengevaluasi hasil temuan peserta didik lain dengan memberikan pertanyaan kritis, mensintesis informasi yang telah ada untuk mendapatkan infromasi baru, dan menyimpulkan suasana pembelajaran melalui kegiatan refleksi; dan (3) Faktor yang menjadi penghambat bagi guru PPKn dalam mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik yaitu kebutuhan belajar peserta didik yang berbeda, sikap orang tua yang tidak demokratis terhadap anaknya dan keterbatasan waktu pembelajaran.
KESADARAN HUKUM MASYARAKAT PESISIR TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Sutira, Wa Ode; Mustaring, Mustaring; Suyitno, Imam; Murtadir, Nur Fadhilah; Mahpufah, Nur Amilah
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.70202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengetahuan masyarakat tentang larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi tentang pengelolaan sampah. (2) sikap masyarakat Kelurahan Wali terhadap larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. (3) perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa Angket, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan (1) Pengetahuan masyarakat tentang larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi tentang Pengelolaan Sampah sudah cukup baik. Hasilnya menunjukkan bahwa dari 32 informan ada 28 masyarakat yang menjawab bahwa mereka mengetahui ada larangan terkait dengan pengelolaan sampah yang termuat dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi, (2) Sikap masyarakat Kelurahan Wali terhadap larangan dan sanksi berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Sampah menunjukan Mayoritas masyarakat Kelurahan Wali mendukung larangan dan sanksi dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wakatobi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah karena dianggap efektif meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan. (3) Perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah berdasarkan perilaku masyarakat dalam mengelola dan membuang sampah di Kelurahan Wali  Kabupaten Wakatobi menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Secara umum, perilaku tersebut masih belum selaras dengan prinsip pengelolaan sampah yang baik dan ramah lingkungan. Beberapa masyarakat belum memisahkan sampah organik dan anorganik, bahkan ada yang membuang sampah di kebun atau laut, yang berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan. Sebagian lainnya sudah membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS), namun umumnya tanpa melakukan pemilahan yang benar. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesadaran untuk membuang sampah di tempat yang disediakan, praktik pemilahan sampah belum diterapkan secara luas.
PERAN GURU PPKn DALAM MENANAMKAN SIKAP NASIONALISME PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Nurnaningsih, Andi; Heri, Ririn Nurfaathirany; Bakhtiar, Bakhtiar; Febrianti, Maisarah Kasim; Era, Era
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.72396

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Strategi guru dalam menanamkan sikap nasionalisme, (2) bentuk perwujudan sikap nasionalisme, dan (3) faktor penghambat guru PPKn dalam menanamkan sikap nasionalisme peserta didik di SMP Telkom Makassar. Penelitian ini merupakan  penelitian deksriptif kualitatif, jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil Penilitian ini menunjukkan bahwa: (1) Guru menanamkan nasionalisme melalui pembiasaan perilaku seperti menggunakan bahasa Indonesia, dan menghargai jasa pahlawan, serta pemanfaatan media seperti gambar pahlawan, video perjuangan, dan lagu nasional. Strategi ini efektif menumbuhkan cinta tanah air dan semangat kebangsaan. (2) Siswa menunjukkan nasionalisme melalui penggunaan bahasa Indonesia yang baik, dukungan terhadap produk lokal, penghargaan kepada pahlawan, dan kepatuhan pada tata tertib sekolah, diperkuat oleh teladan dan pembelajaran guru. (3) Guru PPKn di SMP Telkom Makassar menghadapi hambatan dalam menanamkan nasionalisme, di antaranya peran keluarga yang kurang dalam menanamkan nilai kebangsaan, lingkungan pergaulan yang tidak mendukung nilai nasionalisme, serta pengaruh globalisasi yang mengikis identitas budaya lokal dan cinta tanah air.
MENDIDIK SISWA GENERASI Z: STRATEGI EFEKTIF UNTUK PEMBELAJARAN ABAD 21 Badaruddin, Sukri; Islam, Rukmana Fachrul; Muntazarah, Fediyatun; Asriadi, Muhammad; Fitriani, Fitriani
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.67819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan merumuskan strategi pembelajaran yang efektif dalam mendidik siswa Generasi Z agar selaras dengan tuntutan pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang efektif bagi siswa Generasi Z di MAN 1 Majene dalam konteks pembelajaran abad 21. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru, kepala madrasah, dan siswa; observasi partisipatif terhadap proses pembelajaran; serta studi dokumentasi terhadap modul ajar, dan kebijakan internal madrasah. Teknik analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sehingga memungkinkan peneliti menyajikan temuan secara holistik, valid, dan kontekstual sesuai tujuan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran abad 21 yang efektif bagi Generasi Z mencakup lima pendekatan utama: pembelajaran berbasis proyek, berbasis masalah (PBL), berdiferensiasi, gamifikasi, dan inkuiri. Strategi-strategi ini telah mulai diimplementasikan dan terbukti meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif siswa. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada kesiapan guru, ketersediaan teknologi, serta kemampuan siswa dalam kerja tim. Masalah dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, khususnya minimnya refleksi dan penilaian proses, menunjukkan perlunya penguatan kapasitas guru, pengembangan infrastruktur pendukung, serta sistem evaluasi yang lebih adaptif agar strategi ini dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.
DARI RUANG PERIKSA KE RUANG SIDANG: KAJIAN YURIDIS KEKERASAN SEKSUAL BERBASIS RELASI KUASA OLEH DOKTER SERTA MEKANISME PERLINDUNGAN TERHADAP KORBAN Hasanah, Nur Hafizal; Fijrah, Nurul; Sinar, Sinar; Nurisnaeni, Nurisnaeni; Adzan, Adzan; Selfi, Selfi
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 20, Nomor 1 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v20i1.77083

Abstract

Sexual violence is a form of human rights violation that is underpinned by power relations. In the medical context, the power relationship between doctors and patients is unequal, as doctors have authority over patients' bodies, personal information, and treatment decisions. This places patients in a passive, dependent, and vulnerable position, opening the door to abuse of power. The phenomenon of alleged sexual violence by doctors shows that unequal power relations are often the root cause of sexual violence. This study aims to examine and analyze legal regulations related to power-based sexual violence by doctors, as well as forms of legal protection and recovery for victims. The method used is normative jurisprudence with a legislative approach and conceptual analysis. Legally, Indonesia has a Sexual Violence Criminal Law (TPKS Law) that recognizes power relations as an aggravating factor in sentencing. The new Criminal Code also emphasizes that unequal power relations can constitute psychological violence or coercion, not just physical violence. Therefore, any sexual act by a doctor towards a patient without medical grounds and valid consent constitutes a serious violation of criminal law, medical ethics, and the principles of medical professionalism. Legal protection under the UU TPKS includes prevention, prosecution, recovery, and rehabilitation of victims, so that the interests of victims are placed as an aspect that must be considered in criminal and social policy.

Page 2 of 3 | Total Record : 23