cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
High School Chemistry Learning: The Correlation Between Students' Critical Thinking and Self-Efficacy Simorangkir, Agustina; Raidil, Muhammad
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88280

Abstract

This study aimed to investigate the relationship between critical thinking skills and self-efficacy in high school chemistry learning. This research investigates the correlation between students' critical thinking skills and their self-efficacy. Conducted at a senior high school in Jayapura, the research involved a sample of 96 students, selected using a random sampling technique. Utilizing a quantitative approach with a correlational research design, data were collected through standardized instruments measuring students’ critical thinking and self-efficacy. The instruments used were a self-efficacy questionnaire and a critical thinking skills test in the form of open-ended two-tier multiple-choice questions. The reliability of the critical thinking test was 0.850. The validity test of the self-efficacy questionnaire showed infit and outfit MNSQ values ranging from 0.77 to 1.30 using QUEST, with a reliability coefficient of 0.71. The data were analyzed using descriptive statistics using the Pearson correlation test to determine the correlation between students’ critical thinking skills and selthe f-efficacy. The analysis revealed a significant positive correlation between the two variables, indicating that students with higher self-efficacy tend to demonstrate stronger critical thinking skills. Furthermore, the implications of this research align with the United Nations’ Sustainable Development Goals (SDG 4 on Quality Education, SDG 9 on Industry, Innovation, and Infrastructure, and SDG 12 on Responsible Consumption and Production), highlighting the contribution of chemistry education to sustainable development through enhanced critical thinking skills.
Pengaruh Inquiry-based Contextual Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Efikasi Diri pada Materi Laju Reaksi dalam Menyongsong Pendidikan yang Berkualitas Nafakoti, Nadia; Sri Atun
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88419

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan signifikan kemampuan berpikir kritis dan efikasi diri peserta didik pada pembelajaran inkuiri berbasis kontekstual dan pembelajaran saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis desain kuasi eksperimen menggunakan post-test only design. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling. Data kemampuan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes penguasaan materi laju reaksi sebanyak delapan soal uraian sedangkan data efikasi diri diperoleh melalui angket yang terdiri dari 35 pernyataan. Data hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan teknik MANOVA. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelompok eksperimen lebih tinggi dengan rata-rata skor 75,42 daripada kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelompok kontrol dengan rata-rata skor 68,24. Hasil serupa terlihat pada efikasi diri peserta didik, dimana rata-rata skor kelompok eksperimen (142,75) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (124,79). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari kemampuan berpikir kritis dan efikasi diri peserta didik pada pembelajaran inkuiri berbasis kontekstual dan pembelajaran saintifik.
Meningkatkan Pemahaman Konsep Larutan Penyangga dengan Model Pembelajaran ICARE Elazasmira, Elazasmira; Herdini, Herdini; Susilawati, Susilawati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan model pembelajaran Introduction, Connection, Application, and Reflection (ICARE)  dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik padak pokok bahasan larutan penyangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain randomized control pretest-posttest, yang dilakukan terhadap dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep peserta didik kelompok eksperimen lebih tinggi dari pada kelompok kontrol, yaitu memiliki rata-rata 62,94 pada kelompok eksperimen dan 42,55 pada kelompok kontrol. Selain itu peningkatan uji n-gain juga berada pada kategori tinggi yaitu 0,92 yang artinya penerapan model pebelajaran ICARE dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik. Peningkatan tertinggi untuk indikator pemamahan konsep terdapat pada indikator memberi contoh dan non contoh dari konsep dengan nilai n-gain 0,9, yang menunjukkan peserta didik mampu mengaitkan konsep secara konkret. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran ICARE tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna, reflektif, dan berorientasi pada pembangunan kapasitas peserta didik untuk berpikir kritis dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan masa depan.
Pengembangan KIT Smart-System with Solar Panel and Sound Sensor Menggunakan Pendekatan STEM pada Materi Pengenalan Instrumen Digital Humairoh, Siti; Suryadi, Ahmad; Solehat, Devi; Ihsanuddin, Muhamad
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran KIT Smart-System with Solar Panel and Sound Sensor berbasis pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) guna meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi pengenalan instrumen digital. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Validasi media dilakukan dengan 10 expert judgement, dengan hasil kelayakan rata-rata 92% pada aspek alat dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), serta validasi instrumen pembelajaran memperoleh nilai CVI sebesar 1,00. Kepraktisan diuji menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dan memperoleh skor tertinggi pada skala Attractiveness (1,44) dan Stimulation (1,42), yang menunjukkan respon sangat positif. Efektivitas media dianalisis melalui n-Gain dengan rata-rata skor pre-test 40,5 dan post-test 78,2, menghasilkan nilai n-Gain sebesar 0,62 (62%), yang tergolong cukup efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa KIT Smart-System sangat layak, praktis, dan cukup efektif digunakan sebagai media pembelajaran fisika berbasis pendekatan STEM secara optimal dan berlanjutan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Kemampuan Komunikasi dan Pemecahan Masalah Matematis Lubis, Annisa Putri; Maysarah, Siti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TPS terhadap kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematis siswa. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian randomized pretest-posttest control group. Populasi dalam Penelitian terdiri dari 6 kelas VII sebanyak 191 siswa, sampel dipilih menggunakan teknik random sampling yaitu 2 kelas sebanyak 60 siswa terdiri dari 30 siswa sebagai kelompok eksperimen (TPS) dan 30 siswa sebagai kelompok kontrol (direct instruction). Data dikumpulkan melalui tes kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematis sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan independent t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai  , hal ini menyimpulkan bahwa penerapan model TPS memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan komunikasi dan pemecahan masalah matematis siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa model TPS lebih efektif dalam meningkatkan kedua kemampuan tersebut. Penelitian ini mendukung pencapaian tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yaitu menjamin pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan setara untuk semua.
Exploring Students' Attitudes and Interests in Learning Chemistry: A Survey of Junior High Schools in Bengkalis during Kurikulum Merdeka Implementation Astuti, Wiji; Ikhsan, Jaslin
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88834

Abstract

Technological advances require education to continuously adapt, including through the implementation of the Kurikulum Merdeka, which emphasizes student-centered learning. This study aimed to describe the attitudes and interests in learning chemistry among junior high school students in Bengkalis Regency and to analyze gender-based differences during the Kurikulum Merdeka era. This quantitative research used a descriptive survey approach with a stratified random sampling technique involving seventh- and eighth-grade students from nine public junior high schools. A Likert-scale questionnaire measured four attitude indicators (perceived importance of chemistry, learning comfort, perceived difficulty, and usefulness of chemistry) and four interest indicators (attention, interest, enjoyment, and active involvement). The results showed that students’ attitudes toward learning chemistry were positive (73.99%), with the highest mean score (4.19) on the usefulness of chemistry indicator. Interest in learning chemistry was also positive (M = 3.92; 74.98%). A t-test indicated no significant gender differences in attitudes (p = 0.115 > 0.05) or interest (p = 0.677 > 0.05). These findings highlight the positive role of the Kurikulum Merdeka in fostering equitable learning experiences and support Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education by promoting inclusive, student-centered learning that enhances scientific literacy and lifelong learning skills.
Efektivitas LKPD Pemanasan Global Berbasis STEM dalam Pembangunan Berkelanjutan terhadap Sikap Sains Ditinjau dari Perbedaan Gender Apriliana, Ester; Suhartini, Erna; Hearani, Rosita Putri Rahmi; Septika, Hety Diana
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89002

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada topik pemanasan global dengan menerapkan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) terhadap sikap sains siswa kelas V sekolah dasar, dengan memperhatikan faktor gender. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen 2x2 dan melibatkan 47 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skor pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan ANOVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEM lebih efektif dibandingkan dengan direct instruction, terdapat perbedaan sikap sains antara siswa laki-laki dan perempuan, serta tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara pendekatan pembelajaran dan gender, serta efektivitas pembelajaran STEM tergolong sedang hingga besar (effect size 0,63). Implikasi penelitian ini berkontribusi pada pencapaian pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, konsumsi dan produksi berkelanjutan, dan penanganan perubahan iklim sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke 4, 5, 12, dan 13.
LKPD dengan Learning Cycle 5E berorientasi NGSS terhadap Keterampilan Developing And Using Model dan Constructing Explanation Arbain, Cipto; Arianingrum, Retno
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD kimia dengan model learning cycle 5E berorientasi NGSS pada materi ikatan kimia terhadap keterampilan developing and using model dan keterampilan constructing explanation dan menguji pengaruhnya terhadap peserta didik. Uji coba produk dilakukan kepada peserta didik fase F kelas peminatan kimia di salah satu SMA Negeri di Gunungkidul. Subjek uji coba terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling dan metode quasi experiment dengan desain posttest only control-group dan di uji dengan melakukan uji kelayakan, uji kepraktisan dan uji hipotesis. Uji hipotesis dilakukan dengan uji manova dan diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara keterampilan developing and using model dan constructing explanation peserta didik secara simultan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang didukung oleh besaran nilai partial eta squared yang diperoleh sebesar 0,420.
Four-tier Diagnostic Test sebagai Pendeteksi Miskonsepsi pada Materi Ikatan Kimia untuk Mendukung Pendidikan Berkelanjutan Munawaroh, Munawaroh; Salirawati, Das
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.88643

Abstract

Pemahaman konsep kimia sangat penting untuk mencegah miskonsepsi, terutama pada materi ikatan kimia. Namun, belum banyak instrumen yang dapat secara sistematis mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen four-tier diagnostic test yang valid dan reliabel untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada materi ikatan kimia. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Uji coba dilakukan dalam tiga tahap meliputi uji coba ahli, uji coba skala kecil di satu sekolah, dan skala besar di 3 sekolah. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Hasil menunjukkan bahwa instrumen ini valid dan reliabel dengan tingkat kesukaran dan daya pembeda yang bervariasi. Instrumen ini efektif mengidentifikasi miskonsepsi serta hubungan antara keyakinan dan pemahaman konsep peserta didik.
Pembelajaran Berkelanjutan dengan Inkuiri Terbimbing Berbasis Multiple Representation terhadap Pemahaman Konsep dan Efikasi Diri Masriat, Ester; Laksono, Endang Widjajanti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13iSpecial_issue.89004

Abstract

Pendidikan yang berkualitas saat ini telah menjadi program pemerintahan yang terus diupayakan. Pengupayaan tersebut dilakukan untuk mencapai peningkatan pendidikan yang berkualitas. Maka, tujuan penelitian: memberikan gambaran mengenai seberapa pentingnya upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penelitian apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep dan efikasi diri peserta didik pada pembelajaran laju reaksi menggunakan inkuiri terbimbing berbasis multiple representation dan saintifik; serta berapa persen sumbangan efektif pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis multiple representation terhadap pemahaman konsep dan efikasi diri peserta didik SMA pada materi laju reaksi. Jenis penelitian quasi eksperimen dengan metode Posttest-Only Control Design. Jumlah sampel yaitu 68 peserta didik kelompok XI di salah satu SMA Negeri di Kaimana, dipilih menggunakan teknik random sampling. Jumlah peserta didik kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 34 peserta didik. Teknik MANOVA digunakan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep dan efikasi diri peserta didik serta mengetahui persen pengaruh, sedangkan analisis deskriptif kuantitatf digunakan untuk menganalisis profil pemahaman konsep dan efikasi diri peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada pembelajaran laju reaksi yaitu terhadap pemahaman konsep dan efikasi diri pada hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis multiple representation dan model pembelajaran saintifik; serta sumbangan efektif penggunaan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis multiple representation terhadap pemahaman konsep dan efikasi diri peserta didik pada materi laju reaksi sebesar 36,9%.

Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue