cover
Contact Name
Nurjannah
Contact Email
nurjannah310807@gmail.com
Phone
+6285255981301
Journal Mail Official
mosaic@abcollab.id
Editorial Address
Jalan Cempaka Mekar Raya No. 10 Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 30474361     EISSN : 3047437X     DOI : https://doi.org/10.66053/mosaic
Social and Community Empowerment, including social innovation, community development, inclusion, local governance support, and empowerment models. Education and Training for Communities, including community education, literacy programs, teacher/community facilitator training, and learning intervention in formal and non-formal settings. Science, Environment, and Sustainability, including environmental education, conservation initiatives, waste management, climate and disaster preparedness, and sustainable community practices. Business and Entrepreneurship, including MSME/UMKM mentoring, entrepreneurship incubation, marketing assistance, product development, and business process improvement. Engineering and Appropriate Technology, including community-based engineering solutions, appropriate technology design, ICT-based services, and technical assistance for local problems. Economics and Creative Economy, including financial literacy, cooperative development, local economic strengthening, creative industry empowerment, and productivity programs. Health and Wellbeing, including public health promotion, nutrition programs, sanitation and hygiene, community health services, and preventive interventions. Religious and Values-Based Community Development, including community outreach, character and values education, social-religious empowerment, and culturally responsive engagement.
Articles 76 Documents
Sosialisasi Edukasi Interaktif Stop Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Perundungan di SMPN 23 Sinjai Selatan Mutmainnah Mutmainnah; Mardinar Santi; Nuhaeni Nuhaeni; Darmansya Darmansya; Hasmiati Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.555

Abstract

Fenomena bullying di sekolah menjadi permasalahan serius yang berdampak terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik murid. Meningkatnya perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun cyberbullying, menunjukkan perlunya strategi preventif yang sistematis dalam dunia pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran murid dalam mencegah perilaku bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif yang melibatkan 30 murid kelas VIII SMPN 23 Sinjai Selatan secara aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid mengenai jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying, di mana sebelum kegiatan sebagian besar murid menganggap ejekan dan pengucilan sebagai hal yang wajar, namun setelah kegiatan seluruh peserta mampu mengidentifikasi minimal tiga jenis bullying beserta dampaknya. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditunjukkan dengan meningkatnya empati terhadap korban serta komitmen murid untuk tidak melakukan tindakan perundungan, sebagaimana terungkap dalam sesi refleksi dan wawancara. Dengan demikian, edukasi anti-bullying melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan bebas dari perilaku perundungan apabila diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan murid.
Pelaksanaan Program Pembenahan dan Pendampingan Rumah Dilan Sebagai Bentuk Pengabdian Masyarakat Sindy Wulandari; St. Hajrah Syam; Nurwahida Nurwahida; Hardiyanti Ridwan
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.750

Abstract

Program pembenahan dan pendampingan Rumah Dilan merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas fasilitas publik sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola ruang edukasi berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kalobba dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sebagai mitra utama dalam setiap tahapan pelaksanaan. Metode yang digunakan meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pembenahan fasilitas, pendampingan pengelolaan, serta monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan program difokuskan pada penataan sarana dan prasarana Rumah Dilan agar lebih representatif sebagai pusat kegiatan belajar, literasi, diskusi, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan kualitas fasilitas Rumah Dilan, memperkuat partisipasi masyarakat, menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas publik, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan dan pemanfaatan ruang belajar berbasis komunitas. Selain itu, program ini memperkuat kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah desa sehingga tercipta sinergi dalam mendukung keberlanjutan pengelolaan Rumah Dilan. Program ini juga berkontribusi terhadap upaya pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi fungsi fasilitas publik sebagai media pendidikan nonformal dan pengembangan potensi masyarakat. Dengan demikian, pembenahan dan pendampingan Rumah Dilan dapat menjadi model pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan penguatan infrastruktur sosial dengan pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan desa yang inklusif.
Pelatihan Penyusunan PPI sebagai Strategi Penguatan Pendidikan Inklusif di Satuan PAUD Muhammad Rizal Usman; Andi Husniati; Kristiawati; Sri Satriani; Raihan Achmad Rany
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.1031

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD se-Kabupaten Luwu Utara dalam menyusun Program Pembelajaran Individual (PPI) sebagai strategi penguatan pendidikan inklusif di satuan PAUD. Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya pemahaman dan keterampilan guru dalam mengidentifikasi kebutuhan individual anak berkebutuhan khusus serta menyusun PPI secara terstruktur. Kegiatan dilaksanakan secara daring selama tiga minggu dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 50 guru PAUD sebagai peserta. Metode pelatihan yang digunakan adalah kombinasi antara ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi studi kasus, pendampingan intensif, dan presentasi hasil. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test, rubrik penilaian PPI, serta angket kepuasan peserta, dan secara kualitatif melalui wawancara terbuka dan analisis konten WhatsApp Group. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dengan nilai N-Gain sebesar 0,5 (kategori sedang), 89% peserta berhasil menyusun PPI dalam kategori baik atau sangat baik, dan tingkat kepuasan peserta mencapai 95%. Selain itu, terjadi perubahan sikap positif guru terhadap anak berkebutuhan khusus, terbentuknya komunitas belajar antar guru, serta dampak ekonomi positif berupa efisiensi biaya yang dirasakan oleh 72% peserta. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pendekatan PAR dengan pelatihan daring yang mengombinasikan teori, simulasi, pendampingan intensif, dan pembentukan komunitas belajar terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menyusun PPI, sekaligus membawa perubahan pada aspek sikap, dan sosial budaya peserta.
Pengabdian Internasional: Penguatan Keterampilan Terjemah Bahasa Arab melalui Latihan Terbimbing bagi Pelajar di Malaysia Segaf Baharun; Nur Hanifansyah; Muhamad Solehudin; Kholili Hasib; Khadijah binti Fadzil; M. Yusuf Harun
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.1041

Abstract

Abstrak Keterampilan menerjemahkan bahasa Arab merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran bahasa Arab, terutama bagi pelajar di lembaga pendidikan Islam yang berinteraksi dengan teks-teks Arab dalam proses belajar. Namun, sebagian pelajar masih mengalami kesulitan dalam memahami kosakata, struktur kalimat, konteks makna, dan penyusunan hasil terjemah yang tepat dalam bahasa sasaran. Kegiatan pengabdian internasional ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan terjemah bahasa Arab melalui latihan terbimbing bagi pelajar di Maktab Mahmud Yan, Kedah, Malaysia. Kegiatan ini melibatkan 60 pelajar, terdiri atas 30 pelajar putra dan 30 pelajar putri. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan service learning berbasis pendampingan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Bahan ajar yang digunakan berupa teks percakapan dan tanya jawab bahasa Arab bertema profesi, aktivitas harian, tempat bekerja, dan kegiatan sosial sederhana. Proses pelatihan dilakukan melalui pembacaan teks, pengenalan kosakata, analisis struktur kalimat, penerjemahan bertahap, diskusi, koreksi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa latihan terbimbing membantu pelajar memahami kosakata secara kontekstual, mengenali pola kalimat, mengurangi penerjemahan harfiah, serta meningkatkan keberanian dalam menerjemahkan teks Arab. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan literasi bahasa Arab pelajar dan menawarkan model pengabdian internasional yang praktis, humanis, serta relevan bagi pembelajaran terjemah dasar di lembaga pendidikan Islam. Kata kunci: bahasa Arab, latihan terbimbing, penerjemahan bahasa Arab, pengabdian internasional, pembelajaran bahasa Arab.
Pengembangan English-Rich Environment melalui English Corner bagi Young Learners di TK/TPA Aisyah Binti Abu Bakar Sitti Aminah; Irmayani Irmayani; Irwin Hidayat; Nur Annisa; Laelira Ramadhani; Isnar Isnar
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.1044

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris sejak usia dini merupakan salah satu bekal penting dalam menghadapi perkembangan global. Namun, pada lembaga pendidikan keagamaan nonformal seperti TK/TPA, kesempatan peserta didik untuk memperoleh paparan bahasa Inggris masih terbatas karena belum tersedianya media pembelajaran yang menarik serta lingkungan belajar yang mendukung penggunaan bahasa Inggris secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan English-Rich Environment melalui program English Corner bagi santri TK/TPA Aisyah Binti Abu Bakar. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pengelola, guru, dan peserta didik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program dikembangkan melalui penyediaan berbagai media pembelajaran, seperti daily expressions, Islamic expressions, poster kosakata, story corner, pelabelan benda, dan permainan edukatif. Sebanyak 23 peserta mengikuti kegiatan yang meliputi observasi awal, pretest, implementasi program, posttest, serta evaluasi melalui angket respon guru dan peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata peserta meningkat dari 8,09 pada pretest menjadi 13,13 pada posttest atau mengalami peningkatan sebesar 62,37%. Respon guru terhadap program mencapai 88% dengan kategori sangat baik, sedangkan respon peserta didik mencapai 97,8% dengan kategori sangat senang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengembangan English Corner efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Inggris dasar, minat belajar, serta keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Program ini berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kaya paparan bahasa Inggris (English-rich environment) sehingga peserta didik memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk berinteraksi dengan kosakata dan ungkapan sederhana dalam bahasa Inggris.
Model Manajemen Kursus Internasional dalam Pengabdian Kolaboratif Indonesia-Malaysia Imaduddin Imaduddin; Akhmad Fauzi Hamzah; Zainal Abidin; Ahmad Qusairi; Rahmat Agusvino Pratama; Nur Aina Faqihah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.1046

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kursus bahasa Arab berbasis kemitraan Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kursus bahasa Arab berbasis kemitraan internasional antara Darullughah Wadda’wah, Indonesia, dan Maktab Mahmud Yan, Malaysia, serta merumuskan Model Manajemen Kursus Internasional. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2022 dengan melibatkan 60 pelajar Tingkatan 4 berusia sekitar 16 tahun, terdiri atas 30 peserta laki-laki dan 30 peserta perempuan. Program menggunakan pendekatan service learning berbasis kemitraan melalui enam tahap, yaitu koordinasi dan analisis kebutuhan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara informal, angket tertutup, daftar hadir, dan catatan reflektif. Data kualitatif dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data angket dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase respons positif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta berpartisipasi dalam program, dengan 59 peserta atau 98,33% mengikuti setiap sesi tanpa jeda. Seluruh responden juga memberikan respons positif terhadap materi, proses pembelajaran, pendampingan, kegiatan praktik, dan keberlanjutan program. Pelaksanaan kegiatan yang berlanjut hingga 2025 menunjukkan penerimaan institusional dan kesinambungan kemitraan. Artikel ini menghasilkan Model Manajemen Kursus Internasional yang menekankan pengelolaan kebutuhan, kerja sama kelembagaan, partisipasi peserta, dan evaluasi berkelanjutan.