cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 21 No. 2 (2025)" : 6 Documents clear
Investigation of communication skills using the psycho-cognitiv homogeneity strategy: A study of physical Education for elementary school students Fenanlampir, Albertus; Batlolona, John Rafafy; Hasbullah, Bahmid; Rumahlewang, Emma; Solissa, Jonas; Latar, Idris Moh.; Matitaputty, Johanna; Hattu, Mesak
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.79200

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterampilan komunikasi siswa dengan strategi pembelajaran Homogeneity Psycho Cognition (HPC) pada sekolah dasar, khususnya dalam konteks pendidikan jasmani. Keterampilan komunikasi merupakan elemen krusial dalam pendidikan abad ke-21, karena mendukung pengembangan keterampilan lain seperti berpikir kritis dan kreatif. Namun, masih terdapat kekurangan signifikan dalam keterampilan komunikasi di kalangan peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui angket, sedangkan analisis data menggunakan metode statistik deskriptif dengan presentase. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan komunikasi siswa ketegori baik dari strategi pembelajaran HPC. Secara khusus, strategi HPC terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi siswa. Penelitian ini juga menemukan bahwa HPC, yang mendukung kolaborasi antar siswa, dapat menumbuhkan keterampilan komunikasi yang memadai di semua siswa. Namun, terdapat faktor penghambat seperti interaksi yang terbatas antara siswa dan lingkungan belajar, serta beban ekonomi yang dapat menimbulkan masalah emosional bagi orang tua, yang pada gilirannya berdampak pada emosi anak. Oleh karena itu, penerapan strategi HPC dalam pembelajaran pendidikan jasmani sangat direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan emosional siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk mendukung perkembangan keterampilan komunikasi siswa.   Abstract: This study aims to explore students' communication skills using the Homogeneity Psycho Cognition (HPC) learning strategy in elementary schools, particularly in the context of physical Education. Communication skills are a crucial element in 21st-century Education, as they support the development of other skills such as critical and creative thinking. However, there is still a significant deficiency in communication skills among learners, especially at the elementary school level. This type of research is quantitative descriptive, where data collection is carried out through questionnaires, while data analysis uses descriptive statistical methods with percentages. The results indicate that the HPC learning strategy improved students' communication skills significantly. Specifically, the HPC strategy enhanced students' communication skills more effectively. The study also found that HPC, which fosters student collaboration, can cultivate adequate communication skills in all students. However, there are hindering factors such as limited interaction between students and the learning environment, and economic burdens that can lead to emotional issues for parents, affecting the children's emotions. Therefore, implementing the HPC strategy in physical Education is highly recommended to enhance communication and emotional skills among elementary school students. This research provides important insights for educators in designing more effective learning strategies to support the development of students' communication skills.
Pengembangan pembelajaran teknik permainan olahraga “Bola Flores” menggunakan metode drill dan flipbook Rodriquez, Estrado Isaci Selestiano; Rozady, Margaretha PN; Ermelinda, Lindiana
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.83646

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran teknik permainan olahraga “bola Flores” menggunakan metode drill dan flipbook pada mahasiswa Universitas Nusa Nipa. Bola Flores berbeda dengan futsal, basket, voli dan sepak bola. Penelitian ini menggunakan metode drill dengan mengikuti model pengembangan produk ADDIE. Nilai hasil uji coba kelompok kecil yaitu 92,3%, yang bermakna dapat dikategorikan sangat baik digunakan. Hasil validitas ahli media terhadap produk yang dikembangkan dengan 3 aspek menunjukkan nilai 88% - 91%, sedangkan hasil validitas ahli materi dengan 3 aspek menunjukkan presentasi 89%. Berdasarkan validasi dan uji coba yang telah dilakukan pada pengembangan flipbook teknik bermain olahraga bola Flores ini layak digunakan dalam pembelajaran. Kesimpulannya yaitu bahwa pengembangan pembelajaran teknik olahraga bola Flores  dapat dilakukan dengan menggunakan metode drill dan dituangkan dalam flipbook dengan model ADDIE. Abstract: This study aimed to develop learning techniques for playing the sport of "Flores ball" using drill and flipbook methods for students at Nusa Nipa University. Flores ball is different from futsal, basketball, volleyball, and soccer. This study used the drill method by following the ADDIE product development model. The value of the small group trial results was 92.3%, which means it can be categorized as very good to use. The results of the validity of media experts on the product developed with 3 aspects showeded a value of 88% - 91%, while the results of the validity of material experts with 3 aspects show a presentation of 89%. Based on the validation and trials that have been carried out on the development of the Flores ball sport playing technique flipbook, it is suitable for use in learning. The conclusion is that the development of Flores ball sport technique learning can be done using the drill method and is poured into a flipbook with the ADDIE model.
Differences in physical literacy levels of students at SMP Plus Al-Musthafa based on gender and parental education level Maulana, Rizal Ahmad; Wibowo, Yuyun Ari; Priambadha, Aprida Agung; Ries, Francis
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.86333

Abstract

The study aimed to identify differences in the physical literacy levels of SMP Plus Al-Musthafa students based on gender and their parents' educational levels. A quantitative approach was utilized with a cross-sectional survey design. A total of 143 students from SMP Plus Al-Musthafa participated in the study, selected through purposive sampling method. Data were collected using the Adolescent Physical Literacy Questionnaire (APLQ) and analyzed using descriptive statistics and the Independent Samples t-Test. The results indicated significant differences in physical literacy levels based on gender (p = 0.002) and the father's education level (p = 0.014), with higher scores observed in male students and those whose fathers were educated at the diploma level or higher. No significant differences were found based on the mother's education level (p = 0.210). These findings suggested that gender and the father's education level played a role in differentiating the physical literacy levels of adolescents. Contextually, these results are important for the development of physical literacy in Indonesia, which still faces challenges with physical activity disparities between genders. The practical implication is that physical education learning needs to be more gender-responsive and encourage parental involvement in fostering an active lifestyle for children.
Physical activity motivation as predictors of body mass index and fitness: A cross-sectional study Pratiwi, Alfina Diva; Siantoro, Gigih; Wibowo, Sapto; Ridwan, Mochamad; Schwerer, Leon
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.89854

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi aktivitas fisik terhadap IMT dan kebugaran jasmani siswa. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional. Populasi penelitian diambil dari SMA di Kota Surabaya dengan jumlah sampel sebanyak 66 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner motivasi aktivitas fisik (RM4-FM) serta pengukuran langsung terhadap IMT dan kebugaran jasmani menggunakan instrumen dari kemenpora yaitu Tes Kebugaran Pelajar Nasonal (TKPN). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi multivariat (GLM Multivariate) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berpengaruh signifikan terhadap IMT (F = 9,681; p = 0,003; R² = 0,131) dan kebugaran jasmani (F = 6,089; p = 0,016; R² = 0,087). Uji multivariat (Pillai’s Trace = 0,131; F = 4,765; p = 0,012) juga mengonfirmasi bahwa motivasi secara simultan memengaruhi kedua variabel dependen. Dengan demikian, motivasi terbukti berperan penting dalam menjaga IMT yang seimbang serta meningkatkan kebugaran jasmani siswa melalui aktivitas fisik yang teratur. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan motivasi dapat dijadikan strategi penting dalam program pendidikan jasmani dan intervensi kesehatan sekolah untuk mendukung gaya hidup aktif pada remaja. Abstract: This study aims to analyze the effect of physical activity motivation on BMI and physical fitness of students. The research design used a quantitative cross-sectional approach. The study population was taken from high schools in Surabaya City with a sample of 66 students selected by purposive sampling. Data were collected through a physical activity motivation questionnaire (RM4-FM) and direct measurements of BMI and physical fitness using an instrument from the Ministry of Youth and Sports, namely the National Student Fitness Test (TKPN). Data analysis was carried out through descriptive statistics, classical assumption tests, and multivariate regression (GLM Multivariate) with the help of SPSS software. The results showed that motivation had a significant effect on BMI (F = 9.681; p = 0.003; R² = 0.131) and physical fitness (F = 6.089; p = 0.016; R² = 0.087). Multivariate testing (Pillai's Trace = 0.131; F = 4.765; p = 0.012) also confirmed that motivation simultaneously influenced both dependent variables. Thus, motivation plays a significant role in maintaining a balanced BMI and improving students' physical fitness through regular physical activity. These findings suggest that enhancing motivation can be an important strategy in physical education programs and school health interventions to support active lifestyles in adolescents.
Impact of Gymnastics to Improve Motion Balance in Kindergarten Students Pradipta, Galih Dwi; Rachmawati, Umi; Maliki, Osa; Sutono, Agus
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.86818

Abstract

Abstrak: Pembelajaran senam merupakan program latihan yang dirancang secara terstruktur untuk meningkatkan keterampilan gerak keseimbangan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran senam terhadap kemampuan keseimbangan siswa taman kanak-kanak. Sejumlah tiga puluh siswa terindentifikasi memiliki kesulitan dalam menjaga keseimbangan dipilih sebagai peserta pada kelompok ekspreimen. Peserta diberikan perlakuan melalui program pelatihan senam sebanyak 12 sesi, masing-masing berdurasi 30 menit. Tes awal (Pretest) dilakkan menggunakan tes keseimbangan satu kaki dari instrument Fundamnetal Movement Skills (FMS) selama 40 detik, dan diikuti dengan tes akhir (Posttest) setelah perlakuan. Hasil pretest dan posttest dianalisis menggunakan paired sample t-test dengan Tingkat signifikansi lebih dari 0.05. temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan keseimbangan, dengan rata-rata nilai meningkat dari 72.59 pada pretest menjadi 89.65 pada posttest. Hasil ini membuktikan bahwa programm senam selama 12 sesi efektif dalam meningkatkan kemampuan gerak keseimbangan siswa taman kanak-kanak. Latihan senam yang dilakukan secara berulang dan sistematis melalui kegiatan pembelajaran terbbukti memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan kemampuan keseimbangan anak.   Abstract: Gymnastics learning is a structured exercise program designed to improve balance movement skills in early childhood. The purpose of this study was to determine how learning gymnastics affects kindergarten pupils' ability to balance and move. For the experimental group, thirty students with unbalanced movement were tested. Twelve sessions of 30-minute gym training were administered to the sample. A 40-second one-foot balance test indication was used to examine the treatment sample before a basic movement skill test (FMS). T-Paired was used to test pre-test and post-test results with significance > 0.05. The experimental group's ability to balance improved. The post-test score is 89.65, while the pre-test score is 72.59. It has been demonstrated that the 12-time gymnastics program helps children learn how to balance their movements. Learning gymnastics has an effect on kindergarten children' ability to improve their balance and movement skills. Repeated gymnastics exercises are helpful in helping kindergarten students improve their balance and movement skills.
Hubungan aktivitas fisik dan kualitas tidur dengan kebugaran jasmani peserta didik sekolah menengah atas Utomo, Suryo; Komarudin; Dewi Kiani Cakrawati; Yanuar Rachman Sadewa; Rekyan Woro Mulaksito Mulyadi
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol. 21 No. 2 (2025)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v21i2.86871

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivtias fisik dan kualitas tidur dengan kebugaran jasmani peserta didik Sekolah Menengah Atas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik stratified random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik dari beberapa Sekolah Menengah Atas yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 419 peserta didik, sampel penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu peserta didik laki-laki sebanyak 286 peserta didik dan peserta didik perempuan sebanyak 133 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data tingkat aktivitas fisik diperoleh menggunakan instrumen form Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), data kualitas tidur diperoleh menggunakan instrumen form Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), dan data kebugaran jasmani peserta didik diperoleh menggunakan instrumen Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) usia 16-19 tahun. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi analisis data kuantitatif yang terdiri dari analisis deskriptif, pengujian prasyarat analisis, analisis korelasi dan regresi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas fisik dan kualitas tidur berkorelasi positif dan signifikan dengan tingkat kebugaran jasmani peserta didik dengan besaran sumbangan 69,4%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik dan semakin berkualitas tidur yang dilakukan oleh peserta didik maka akan berdampak positif pada tingkat kebugaran jasmani peserta didik. Keywords: Aktivitas Fisik, Kualitas Tidur, Kebugaran Abstract: This study aims to determine the relationship between physical activity and sleep quality with physical fitness of high school students. The research method used in this study is a descriptive quantitative research method with a correlational research type. The sampling technique in this study is using a stratified random sampling technique. The sample in this study were students from several high schools in the Special Region of Yogyakarta as many as 419 students, the sample of this study was divided into two, namely 286 male students and 133 female students. The instrument used in this study was a questionnaire. Data on physical activity levels were obtained using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) form instrument, sleep quality data were obtained using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) form instrument, and student physical fitness data were obtained using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) instrument aged 16-19 years. Data analysis techniques used in this study include quantitative data analysis consisting of descriptive analysis, prerequisite analysis testing, correlation and regression analysis. The results of this study indicate that physical activity and sleep quality are positively and significantly correlated with the level of physical fitness of students with a contribution of 69,4%. So it can be concluded that the higher the physical activity and the better the quality of sleep done by students, the more positive impact on physical fitness level of students.

Page 1 of 1 | Total Record : 6