cover
Contact Name
livana ph
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
livana.ph@gmail.com
Editorial Address
Jln Laut 31 Ngilir, Kendal
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perawat Profesional
ISSN : 27149757     EISSN : 27156885     DOI : https://doi.org/10.37287/jppp
Core Subject :
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada temuan ilmiah yang menunjang keperawatan dan (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan medikal-bedah, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Hubungan Lama Pemakaian Suntik KB 3 Bulan dengan Peningkatan Berat Badan Marta Rosita Mayangsari; Nova Hikmawati; Bagus Supriyadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1521

Abstract

Jumlah penduduk secara absolut meningkat dari 237,6 juta pada tahun 2010 menjadi 255,2 juta di tahun 2015, dimana lebih dari 60 persennya merupakan penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun). Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu usaha yang dilaksanakan pemerintah untuk mengendalikan jumlah penduduk. Setiap jenis alat kontrasepsi, memiliki kelebihan dan kekurangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan lama pemakaian suntik KB 3 bulan dengan peningkatan berat badan di Kelurahan Dabasah Wilayah Kerja Puskesmas Kotakulon Kabupaten Bondowoso. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah akseptor KB suntik 3 bulan di Kelurahan Dabasah sebanyak 66 orang dengan menggunakan teknik sampling yaitu Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder dengan teknik dokumentasi yaitu mengambil data dari rekam medik (kartu peserta KB). Hasil uji Chi-Square menunjukkan p-value = 1,000 > α = 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa tidak ada hubungan lama pemakaian suntik KB 3 bulan dengan peningkatan berat badan.
Efektivitas Latihan Asertif sebagai Intervensi Darurat Bullying terhadap Asertivitas dan Perilaku Bullying Siswa Sekolah Romadhani Tri Purnomo; Nur Wulan Agustina; Agus Murtana; Sri Handayani; Ambar Winarti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1522

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan mendesak yang berdampak serius terhadap kesehatan mental, perkembangan sosial, serta iklim pembelajaran siswa, baik bagi korban maupun pelaku. Dampak jangka panjang berupa trauma psikologis pada korban dan kecenderungan perilaku menyimpang pada pelaku menunjukkan perlunya intervensi yang cepat, tepat, dan aplikatif di setting sekolah. Oleh karena itu, latihan asertif sebagai bentuk intervensi darurat menjadi strategi yang urgen untuk meningkatkan asertivitas siswa sekaligus menurunkan perilaku bullying secara preventif dan korektif.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan asertif sebagai intervensi darurat bullying terhadap tingkat asertivitas dan perilaku bullying pada siswa di SMK Muhammadiyah 3 Klaten Utara. Metode penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian terdiri dari 24 siswa berusia 15–17 tahun, yang dibagi menjadi 12 siswa pada kelompok intervensi dan 12 siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan dengan instrument kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji analisa paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat asertivitas serta penurunan kecenderungan perilaku bullying pada siswa, baik pada kelompok intervensi maupun kelompok kontrol. Secara statistik terdapat pengaruh signifikan pemberian latihan asertif terhadap pencegahan perilaku bullying di sekolah. Simpulan dari penelitian ini adalah latihan asertif efektif digunakan sebagai intervensi darurat dalam upaya pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kecanduan Gadget pada Anak Usia Sekolah Agus Saputra; Ahmad Syahlani; Dwi Sogi Sri Redjeki; Malisa Ariani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1523

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan penggunaan gadget semakin meluas pada anak usia sekolah. Penggunaan yang tidak terkontrol berisiko menimbulkan kecanduan, seperti ketergantungan berlebihan, gangguan aktivitas belajar, dan penurunan interaksi sosial. Pola asuh orang tua diduga berperan dalam membentuk perilaku anak terhadap penggunaan gadget. Berdasarkan teori Diana Baumrind, pola asuh terbagi menjadi otoriter, demokratis, dan permisif. Pengukuran kecanduan gadget dalam penelitian ini menggunakan adaptasi dari Smartphone Addiction Scale yang dikembangkan oleh Kwon Min Kyu. Mengidentifikasi pola asuh orang tua, tingkat kecanduan gadget, serta menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecanduan gadget pada anak usia sekolah di SD Negeri Tumbang Ulu 1. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 36 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pola asuh dan kuesioner kecanduan gadget yang telah diuji validitas (r hitung 0,398–0,823) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,873 dan 0,912). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh otoriter (58,3%) dan sisanya demokratis (41,7%). Tingkat kecanduan gadget sebagian besar berada pada kategori tidak ketergantungan dan ketergantungan sedang. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecanduan gadget. Tidak terdapat hubungan bermakna antara pola asuh orang tua dan kecanduan gadget pada anak usia sekolah.
Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exercise dan Slow Deep Breathing dengan Masalah Keperawatan Penurunan Curah Jantung Samsul Bahri; M. Zul’irfan; Wardah Wardah; Ulfa Hasanah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1535

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan tetapi harus dikendalikan agar tidak terjadi komplikasi. Upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu Isometric handgrip exercise dan slow deep breathing. Isometric handgrip exercise merupakan suatu gerakan statis yang terjadi ketika otot berkontraksi tanpa ada perubahan nyata pada panjang otot atau gerakan sendi sedangkan Slow Deep Breathing merupakan teknik relaksasi pernapasan dalam yang teratur dapat meningkatkan aliran darah pada pasien hipertensi yang terhambat. Tujuan karya ilmiah akhir ners adalah memberikan gambaran Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing Dengan Masalah Keperawatan Penurunan Curah Jantung. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing. Intervensi dilakukan selama 3 hari, dengan 2 kali pertemuan, 15- 20 menit. Pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, Observasi, Pemeriksaaan fisik, serta alat ukur tensimeter dengan indikator keberhasilan mengacu pada Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) curah jantung menigkat dengan teknik analisa data distribusi frekuensi. Hasil intervensi menunjukkan adanya penurunan TD pada pasien I dari 142/89 mmHg menjadi 125/78 mmHg. Sedangkan pada pasien II didapatkan 148/102 mmHg menjadi 128/78 mmHg. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keberhasilan Penerapan Kombinasi Isometric Handgrip Exarcise Dan Slow Deep Breathing sebelum dan sesudah terapi pada pasien dengan masalah keperawatan penurunan curah jantung.
HUBUNGAN ANTARA MANAJEMEN WAKTU DENGAN KESEHATAN MENTAL MAHASISWA PERANTAUAN YANG BEKERJA SAMBIL KULIAH DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUDUS Ditha Miranda Sukma; Purnomo Purnomo; Sri Siska Mardiana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1549

Abstract

Mahasiswa di era globalisasi dan peningkatan mobilitas pendidikan banyak memilih untuk bekerja sambal kuliah atau sebaliknya. Salah satu dampak pekerjaan paruh waktu adalah kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen waktu dengan Kesehatan mental mahasiswa perantauan yang bekerja sambil kuliah di Universitas Muhammadiya Kudus. Penelitian ini adalah penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Tempat penelitian ini adalah di Universitas Muhammadiyah Kudus. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa progam khusus universitas Muhammadiyah kudus sebanyak 105 mahasiswa. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dihitung dengan rumus slovin ditemukan sebanyak 83 sampel. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner manajemen waktu dan kuesioner kesehatan mental. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden dapat mengelola waktu dengan baik sebanyak 42 (50,6%), dan kurang 16 (19,3%). Responden yang memiliki kesehatan mental tinggi sebanyak 54 (65,1%). Uji korelasi rank spearman didapatkan nilai p value sebesar 0,000 artinya ada hubungan antara manajemen waktu dengan Kesehatan mental mahasiswa perantauan yang bekerja sambil kuliah di Universitas Muhammadiya Kudus.
Efektivitas Edukasi Pubertas Berbasis Sekolah terhadap Peningkatan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Kesiapan Psikologis Remaja Putri: Studi Mixed Method Trinarti Senolangi; Asih Luklu Susiati; Fony Fony; Hardianti H.P Alam; AR Hidayat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1550

Abstract

Pubertas merupakan fase transisi penting pada remaja putri yang ditandai dengan perubahan biologis dan psikososial. Namun, rendahnya literasi kesehatan reproduksi sebelum menarche sering menimbulkan kecemasan, miskonsepsi, serta praktik higiene menstruasi yang kurang optimal. Sekolah memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi pubertas secara sistematis dan preventif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi pubertas berbasis sekolah terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan kesiapan psikologis remaja putri. Penelitian menggunakan desain sequential explanatory mixed method. Tahap kuantitatif menerapkan quasi-experimental one-group pretest–posttest design pada 30 siswi kelas V dan VI yang dipilih dengan teknik total sampling. Data Kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner pilihan ganda 10 item, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 10 siswi yang telah mengalami menarche dan dipilih dengan teknik purposive sampling, dianalisis menggunakan thematic analysis. Rerata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 5,2 ± 1,3 menjadi 8,6 ± 0,9 (p < 0,001). Peningkatan terbesar terjadi pada pemahaman frekuensi penggantian pembalut yang benar (Δ = 60%). Analisis kualitatif mengidentifikasi empat tema utama, yaitu ketidaksiapan emosional saat menarche, praktik higiene yang kurang optimal sebelum edukasi, persepsi negatif terhadap perubahan tubuh, serta kebutuhan ruang aman untuk diskusi. Setelah intervensi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman, penerimaan diri, dan kesadaran menjaga kebersihan menstruasi. Edukasi pubertas berbasis sekolah efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi dan kesiapan psikologis remaja putri.
Pengaruh Media Busy Jar terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Usia Prasekolah Farahdibba Faradibba
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1569

Abstract

Masa kanak-kanak sangat penting dalam kehidupan manusia karena perkembangannya sangat pesat. Pendidikan anak usia dini sangat krusial bagi kemajuan bangsa karena menjadi dasar perkembangan individu. Pendidikan prasekolah tidak hanya mengajarkan keterampilan akademik dasar, tetapi juga nilai-nilai sosial, kemampuan bersosialisasi, dan berpikir kritis yang dibutuhkan di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah Membuktikan Pengaruh Media Busy Jar Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Palu dari periode Juli - September yang berjumlah 32 Anak. Sampel : 19 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistik wilcoxon didapatkan nilai p = 0,000. Ini terlihat nilai p (probability) lebih rendah dari nilai p value = 0,05. Ada pengaruh signifikan mengenai pemberian terapi media Busy Jar pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Palu berada pada kategori normal sebanyak 19 orang (100%), dengan p value= 0,000.
Identifikasi Kebutuhan Spiritual Lansia Berdasarkan Pengalaman Care Giver dalam Merawat Keresahan Lansia Menghadapi Kematian Balbina Antonelda Marled Wawo
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1570

Abstract

Kebutuhan spiritual merupakan salah satu aspek manusia sebagai makhluk holistik yang pemenuhannya sering terabaikan. Kebutuhan spiritual lansia yang hidup di Panti meningkat karena keresahan yang dialami lansia. Penelitian untuk menggali pengalaman caregiver dalam merawat keresahan lansia menghadapi kematian. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang mengeksplore pengalaman caregiver dalam merawat keresahan lansia menghadapi kematian di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia I. Informan terpilih secara Pourpossive sampling berjumlah 8 orang sesuai kriteria inklusi pengalaman kerja minimal 1 tahun dan memiliki riwayat merawat lansia menjelang kematian. Kriteria eksklusi partisipan yang menjalani cuti selama masa penelitian. Data dikumpulkan menggunakan pedoman wawancara semi terstruktur kemudian ditranskrip, pembersihan data, pengkodean, dilanjutkan analisa data dengan mereduksi data dan menarik kesimpulan.  Penelitian memiliki satu tema yaitu identifikasi kebutuhan spiritual lansia berdasarkan pengalaman care giver dalam merawat keresahan lansia menghadapi kematian yang ditentukan dari beberapa kategori antara lain pasrah dan terbawa pikiran, kecewa dengan keluarga, adanya penolakan keluarga, total care, dan petugas yang tidak siap menghadapi keresahan lansia. Pelatihan bagi care giver tentang cara membantu memenuhi kebutuhan spiritual lansia yang hidup di Panti.
Picture of Society Stigma Towards People with Mental Disorders (ODGJ) Riani Pradara Jati; Muhammad Arief Nurfaizin; Rina Anggraeni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.1572

Abstract

Mental disorders are caused by the instability of individual psychosocial functions, although some are related to the dysfunction of certain physical or neurological organs. Mental health is more difficult to observe and so often does not get enough attention from the public. Objective: to find out the community's stigma against ODGJ in Krompaan Village, Gemuh District. This study used a descriptive survey study design, a sample of 400 samples, the sampling technique used was purposive sampling. The questionnaire used is the community's stigma against ODGJ from 16 questions. Statistical analysis using univariate analysis. The stigma of the labeling community is mostly sufficient as much as 348 (87.0%), the stigma of the stereotyping community is sufficient as much as 335 (83.8%), the stigma of the separation community is sufficient as much as 171 (42.8%), the community stigma on the aspect of discrimination is sufficient, namely as many as 201 (50.3%), this is because there are some people who demean, do not consider and harass ODGJ patients.
The Relationship Between Self Stigma and Family Burden of People with Mental Disorders Regita Siti Chajar; Cucu Rokayah; Santi Puspitasari; Wini Resna
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 5 (2025): Oktober 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i5.1577

Abstract

Mental disorders affect not only the patients but also the families who are the primary caregivers. Families often experience a heavy burden, especially due to self-stigma or negative views internalized from society. Self-stigma can worsen the psychological condition of families and increase the burden of caring for people with mental disorders. The purpose of the research is to determine the relationship between self-stigma and the burden on families of people with mental disorders at the Clinic in Bandung City. The research method uses quantitative analytical correlation with a cross-sectional approach. The research population consists of all 1,165 patients with mental disorders, with a sample of 93 people taken using the accidental sampling technique. Data collection used primary data with questionners from Internalized Stigma of Mental Illness Scale (ISMI) and The Burden Assessement Schdeule (BAS). Data analysis used univariate and bivariate analysis. The results of the univariate analysis showed that (49.5%) of the families of people with mental disorders had moderate self-stigma, and (58.1%) had a heavy burden. The results of the statistical test obtained a p-value (0.001) < α 0.05, which means there is a relationship between self-stigma and the burden on the families of people with mental disorders at the Nur Ilahi Mental Health Clinic in Bandung City. The conclusion indicates that self-stigma experienced by families of people with mental disorders is significantly related to their high burden in caring for family members with mental disorders.