cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
abdimaspedagogi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimaspedagogi@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26153122     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/2615-3122
Core Subject :
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat focuses on the publication of community service activities that are based on academic knowledge, research, innovation, and sustainable collaboration between universities and local communities. The journal aims to disseminate practical solutions to real-world problems and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Transformasi Menuju Pengolahan Susu Ramah Lingkungan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat: Integrasi Green Supply Chain pada Asosiasi Peternak Sapi Perah Pujon-Ngantang Rofiaty Rofiaty; Hidayatinnisa' Nurul
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p98-111

Abstract

Pengabdian masyarakat berbasis pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, bertujuan meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan peternakan sapi perah melalui pendekatan Green Supply Chain Management (GSCM). Asosiasi Peternak Sapi Perah Pujon-Ngantang menghadapi tantangan berupa pakan ternak berkualitas rendah dan pengelolaan limbah kotoran sapi yang belum optimal, yang berdampak pada produktivitas susu dan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pembuatan pakan ternak (complete feed), pengolahan susu menjadi yogurt, dan pengelolaan limbah menjadi biogas serta pupuk organik, serta pemberian alat pencacah (chopper) untuk efisiensi pakan. Hasilnya, produktivitas susu meningkat 20% (dari 1.000–1.200 liter/hari menjadi 1.200–1.440 liter/hari untuk 60 peternak), efisiensi operasional naik dan emisi metana berkurang melalui pengelolaan limbah. Program ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dengan meningkatkan kesejahteraan peternak dan keberlanjutan lingkungan. Luaran meliputi prosiding seminar nasional, publikasi media massa, dan peningkatan daya saing produk melalui kualitas susu dan pemanfaatan limbah.
Pelatihan Aplikasi Penginderaan Jauh dalam Pemetaan Bagi Guru Geografi dan Siswa SMA Negeri 5 Takalar Hasriyanti Hasriyanti; Rahma Musyawarah; Dermawan Dermawan; Nur Alifah; Ernawati S. Kaseng
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p54-61

Abstract

Pemetaan penggunaan lahan (land use) sebagai salah satu aplikasi dari intrepretasi citra penginderaan jauh merupakan langkah awal untuk meningkatkan dan memperkaya materi tersebut kepada guru-guru geografi dan peserta didik, mengingat materi penginderaah jauh belum dipahami secara mendalam, baik dari segi isi maupun teknik dan aplikasi citra penginderaan jauh. Pembelajaran pada materi penginderaan jauh perlu melibatkan kemampuan individu terutama kemampuan penggunaan teknologi selama proses pembelajaran. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya interpretasi citra penginderaan jauh untuk pemetaan perubahan penggunaan lahan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berbentuk pendidikan dan pelatihan aplikasi penginderaan jauh. Pendekatan penelitian yang dilakukan yakni Participatory Action Research. Pelatihan dan penataran tentang pembelajaran penginderaan jauh dengan menggunakan program media komputer mendapat apresiasi dan respon yang sangat positif dari para peserta. Hasil dari kegiatan dapat dilihat dari indikator keaktifan peserta selama kegiatan berlangsung, peserta tetap mengikuti dengan tekun dan mereka mampu mengoperasikan program pembelajaran penginderaan jauh dengan baik. Terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pembelajaran penginderaan jauh bagi guru geografi SMA Negeri 5 Takalar. Dimana pada materi kognitif diperoleh peningkatan pada kategori baik yaitu dari 20 % menjadi 89,50 % atau mengalami peningkatan sebesar 69% dari total keseluruhan peserta. 2) Untuk materi sikap diperoleh peningkatan pada kategori baik yaitu dari 25 % menjadi 100 % atau megalami peningkatan sebesar 75% dari total keseluruhan peserta.
Upcycling Sampah Botol Plastik Menjadi Sticbola (Plastic Bottle Lantern) di Desa Sidorejo Anita Dwi Hapsari; Khafidhoh Nurul Aini; Mernanda Dwi Krisnawati; Wahyu Aji Saputro; Dias Dwiyanti
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p126-133

Abstract

Salah satu jenis sampah yang memiliki volume terbesar adalah botol plastik. Desa Sidorejo merupakan desa yang sudah mempunyai bank sampah, namun sayangnya belum ada kegiatan pengolahan sampah atau upcycling (daur ulang) sampah menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomi. Hal ini menjadi inisiatif penulis untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pendampingan upcycling sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion yang diberi nama STICBOLA (plastic bottle lantern). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) untuk memberikan pengetahuan bahwasanya sampah dapat mempunyai nilai tambah apabila diolah dengan baik; (2) memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memanfaatkan sampah botol plastik menjadi hasta karya lampion; dan (3) meningkatkan kreativitas anak-anak di desa Sidorejo. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah: (1) Identifikasi masalah; (2) Perencanaan dan desain; (3) Pelaksanaan; (4) Pemantauan dan evaluasi; dan (5) Diseminasi hasil.  Hasil dari pengabdian masyarakat ini dapat mencakup beberapa aspek yang relevan seperti: (1) Peningkatan kesadaran masyarakat; (2) Pengurangan sampah Plastik; (3) Pemberdayaan masyarakat; dan (4) Peningkatan kreativitas dan inovasi. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang signifikan dalam hal pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.
Pelatihan Make Up Art dengan Pendekatan Experiential Learning untuk Meningkatkan Percaya Diri dan Peluang Kerja Warga Binaan Ahmad Rizaldi; Putri Septiani
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p62-67

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan membuka peluang ekonomi bagi warga binaan melalui pelatihan Make Up Art. Kegiatan dilaksanakan di Lapas Kelas III Rangkasbitung dengan melibatkan 20 warga binaan. Metode pelatihan mengacu pada pendekatan experiential learning yang terdiri dari empat tahapan: tahap persiapan dan identifikasi kebutuhan, tahap perancangan dan penyusunan, tahap pelatihan dan pendampingan serta tahap evaluasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keterampilan teknis tata rias, motivasi untuk berwirausaha, serta kepercayaan diri peserta. Evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta mampu menguasai teknik make up dasar dengan baik. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis pengalaman dan partisipatif mampu memantik transformasi psikososial dan ekonomi secara bersamaan. Pelatihan ini memberikan kontribusi dalam membangun kemandirian warga binaan dan dapat direplikasi sebagai model pembinaan berkelanjutan di lembaga pemasyarakatan.
Optimalisasi Proses Perkuliahan dalam Pembuatan E-Modul Interaktif Matakuliah Pembelajaran IPA Terpadu Pramita Sylvia Dewi; Dewi Lengkana; Nurhanurawati Nurhanurawati
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p68-76

Abstract

Tanpa disadari inovasi perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswa menjadi tolak ukur keberhasilan belajar. Salah satu penunjang dalam perkuliahan adalah ketersediaan bahan ajar dalam bentuk modul berbasis digital yang bersifat interaktif. Kebutuhan modul ajar diperuntukkan untuk pendampingan materi mengajar bagi guru IPA di sekolah menengah. Pembelajaran IPA Terpadu sebagai mata kuliah memfasilitasi pembuatan e-modul ajar yang telah di uji coba kepada mahasiswa Magister Pendidikan IPA FKIP Universitas Lampung sebagai representatif guru IPA yang telah mengajar di sekolah. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi 5 langkah yaitu 1) melakukan konsultasi dengan mentor dan berkoordinasi dengan dosen team teaching, 2) mengumpulkan referensi melalui studi literature pendukung, 3) menyusun draf e-modul interaktif 4) melakukan uji coba rancangan e-modul interaktif, 5) menyerahkan pembuatan e-modul interaktif. Hasil kegiatan pengabdian pembuatan e-modul interaktif berdasarkan instrumen menunjukkan bahwa 92,5% terpenuhi untuk menunjang proses pembelajaran. Hal ini memberikan implikasi yang berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa, serta mempersiapkan calon pendidik yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Di sisi lain, kegiatan ini juga mendorong dosen untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran dan pengembangan media, sehingga menciptakan lingkungan akademik yang dinamis dan responsif terhadap kebutuhan zaman.
Deteksi Leadership Styles Peserta Didik Berbasis Management Style Diagnostic Test dalam Penguatan Budaya Unggul Sekolah di International Islamic Boarding School Hasan Argadinata; Mustiningsih Mustiningsih; Djum Djum Noor Benty; Firda Hana Dianti; Muhammad 'Afwan Mufti; Husen Surya Dinata
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p77-87

Abstract

Pembentukan budaya sekolah yang unggul memerlukan peran kepemimpinan yang kuat dari seluruh komponen sekolah, termasuk peserta didik. Penelitian ini bertujuan memetakan gaya kepemimpinan peserta didik menggunakan Management Style Diagnostic Test (MSDT) berbasis teori Reddin serta menguji pengaruh intervensi pelatihan kepemimpinan terhadap perubahan gaya tersebut di IIBS Baitul Manshurin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain one-group pretest-posttest. Sebanyak 558 peserta didik SMP dan SMA mengikuti pengukuran gaya kepemimpinan sebelum dan sesudah program pengembangan kepemimpinan sekolah. Hasil menunjukkan distribusi frekuensi gaya kepemimpinan siswa berubah secara signifikan setelah intervensi. Sebelum intervensi, proporsi terbesar termasuk kategori gaya kurang efektif (mis. Autocratic 21% dan Missionary 16%), namun sesudahnya proporsi gaya efektif meningkat tajam (mis. Developer 20% dan Bureaucrat 18%). Uji statistik paired t-test menunjukkan perbedaan bermakna antara skor kepemimpinan sebelum dan sesudah program (p<0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemetaan dan pengembangan gaya kepemimpinan peserta didik melalui MSDT berkontribusi pada penguatan budaya unggul sekolah. Dengan meningkatnya kepemimpinan efektif di kalangan peserta didik, tercipta iklim sekolah yang lebih kolaboratif, disiplin, dan berprestasi, sejalan dengan nilai-nilai budaya unggul.
Penguatan Literasi pada Anak Usia Dini Menggunakan Alat Permainan Edukatif Boneka Wayang Berbasis Kearifan Lokal Neela Afifah; Muzakki Muzakki; Miya Tenani; Melisa Melisa; Ameliya Safitri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p180-184

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan kearifan lokal kepada anak-anak di Kalimantan Tengah melalui metode Action Research dan partisipatif, dengan menggunakan alat permainan edukatif berupa boneka wayang yang mengangkat tema persahabatan. Kegiatan ini melibatkan interaksi langsung antara anak-anak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang toleransi terhadap perbedaan agama dan budaya serta kearifan lokal di daerah tersebut. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa kegiatan penguatan literasi menggunakan alat permainan edukatif boneka wayang berhasil mengenalkan anak-anak tentang kearifan lokal di Kalimantan Tengah yang sebelumnya belum mereka ketahui, seperti rumah adat, baju adat khas suku Dayak, serta tradisi dan adat istiadat, termasuk acara tiwah dan nilai-nilai toleransi antar suku. Melalui penggunaan alat permainan edukatif berupa boneka wayang berbasis kearifan lokal, anakanak tidak hanya terlibat dalam proses belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga mulai memahami dan menghargai budaya mereka sendiri.
Inovasi Pengolahan Sampah untuk Peningkatan Kualitas Lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang Yusniawati Yusniawati; Yudithia Dian Putra; Edy Widodo
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p112-116

Abstract

Permasalahan penumpukan sampah daun kering di lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Malang menjadi isu penting yang berdampak pada kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan warga kampus. Seiring dengan partisipasi Universitas Negeri Malang dalam pemeringkatan UI GreenMetric, pengelolaan sampah menjadi indikator strategis yang harus ditangani secara inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi tepat guna melalui implementasi mesin pencacah sampah daun kering. Penelitian dilakukan dengan pendekatan terapan pada tingkat kesiapterapan teknologi (TKT) 4, dimulai dari analisis situasi, diskusi kelompok terfokus (FGD), penyusunan proposal, hingga pelaksanaan dan evaluasi penggunaan mesin pencacah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pencacah berperan signifikan dalam mengurangi volume sampah organik dan mendukung proses pengomposan. Dampaknya terlihat pada meningkatnya kebersihan lingkungan dan potensi kontribusi terhadap indikator pengelolaan limbah dan pendidikan pada UI GreenMetric. Meskipun demikian, tantangan masih ditemui dalam hal pelaksanaan rutin, manajemen operasional, dan pemahaman teknis pengguna. Rekomendasi mencakup penguatan program Jum’at Bersih, pembentukan tim pengelola, pelatihan komposting, serta integrasi kegiatan ini dalam kurikulum vokasi. Dengan strategi tersebut, inovasi ini berpeluang menjadi model pengelolaan sampah mandiri yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.
Development of Village Profile to Optimize Local Potential and Improve Community Welfare in Pait Village, Kasembon District, Malang Regency M. Aris Ichwanto; Joko Samodra; Heru Wahyu Herwanto; Amir Rofiudin; Ary Agung Wibowo; Luhur Adi Prasetya; Salsabila Thifal Nabil Haq; Rian Syahmulloh Hendranawan; Irva Widiyawati; Khusnul Muttaqiyah; Denny Martin; Suhendri Suhendri
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p134-142

Abstract

This community service aims to develop a comprehensive profile of Pait Village, Kasembon District, Malang Regency, to support the management of local potential and improve community welfare. The Participatory Rural Appraisal (PRA) method was used with a participatory approach involving residents in data collection through observations, interviews, focus group discussions (FGDs), and questionnaires. The results show that the infrastructure of Pait Village is generally good, but road lighting needs to be improved for safety. The village's main economic potential lies in the plantation sector (durian, coffee and dairy) and BUMDes businesses such as batik, which require wider marketing support. In addition, Pait Village's natural tourism potential is promising but requires a better management strategy. Local wisdom such as the tradition of gotong royong and traditional rituals form the basis of the village's sustainable development. Residents show high interest in modern agriculture and entrepreneurship training to improve skills and income. The village profile video produced from this activity serves as a promotional medium to attract investors and tourists. Recommendations include improving street lighting, developing BUMDes businesses and community-based tourism, as well as ongoing training in agriculture and entrepreneurship. The results of this service are expected to help Pait Village become an independent and competitive village that still maintains local wisdom.
Sustainable Tourism Development Based on Local Wisdom in Sutojayan Village, Malang Regency: A Participatory Approach in Masterplan Planning Isnandar Isnandar; Joko Samodra; M. Aris Ichwanto; Wahyu Sakti Gunawan Irianto; Salsabila Thifal Nabil Haq; Rian Syahmulloh Hendranawan; Luhur Adi Prasetya; Amir Rofiudin
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i22025p117-125

Abstract

This research and service aims to develop a sustainable tourism masterplan based on local wisdom in Sutojayan Village, Malang, using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach. Observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and questionnaires were conducted to identify natural and cultural tourism potential, infrastructure readiness, and community interest in participating. The results showed that the village has strong tourism attraction, with natural beauty and local traditions as the main assets. Community participation in tourism development is high, especially through micro-enterprises that support the local economy. However, limited infrastructure and concerns about the impact of tourism on local culture are challenges that need to be addressed. The masterplan includes the development of natural tourism zones, culture, creative economy, supporting infrastructure, and tourist information centers. Collaboration with government and external stakeholders is essential to support infrastructure development and destination promotion. Key recommendations include infrastructure improvements, regulations for cultural protection, MSME assistance, and periodic evaluation of tourism impacts. This masterplan is expected to improve the economic welfare of the village while preserving the culture and environment, making Sutojayan Village a model of sustainable tourism destination based on local wisdom.