cover
Contact Name
Eko Pramudya Laksana
Contact Email
abdimaspedagogi@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
abdimaspedagogi@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26153122     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/2615-3122
Core Subject :
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat focuses on the publication of community service activities that are based on academic knowledge, research, innovation, and sustainable collaboration between universities and local communities. The journal aims to disseminate practical solutions to real-world problems and contribute to the achievement of the United Nations Sustainable Development Goals (SDGs).
Arjuna Subject : -
Articles 180 Documents
Pelatihan Aplikasi Digital Pengelolaan Himpunan Data Bimbingan dan Konseling untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional MGBK SMP Kota Malang Irene Maya Simon; Adi Atmoko; Henny Indreswari; Sausanuz Zakiyyah Hamibawani; Clara Pavita Novenia Setyadi
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p24-29

Abstract

Tantangan dan peluang guru BK saat ini adalah mampu mengkolaborasikan media berbasis digital terutama dalam penghimpunan data BK supaya mampu menunjang pelaksanaan manajemen BK yang baik. Kondisi di lapangan ternnyata menunjukkan bahwa saat ini masih banyak guru BK dalam pengelolaan data mengandalkan cara dan media tradisional, sehingga dalam beberapa kondisi terjadi kendala berupa data yang tidak terhimpun secara baik karena hilang. Melihat kondisi ini dilakukan pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan bagi guru BK dalam mengelola himpunan data bimbingan dan konseling melalui aplikasi digital berbasis platform Appsheet. Pelatihan dilaksanakan dengan menggunakan teknik ceramah untuk berbagi pengetahuan, simulasi untuk memberikan arahan terkait proses pengembangan aplikasi, lokakarya sebagai bentuk penugasan bagi peserta dalam menggunakan aplikasi ke sekolah, serta evaluasi dan diskusi untuk melihat hambatan yang dialami. Keefektifan pelatihan dilihat  berdasarkan hasil pre-test dan post test yang diuji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pelatihan terbukti efektif karena nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000<0.05. Hasilnya menunjukkan bahwa delapan belas peserta mengalami peningkatan signifikan, lima peserta pada kondisi tetap, dan tidak ada peserta yang mengalami penurunan.
Peningkatan Kapabilitas Guru dalam Penggunaan Artificial Intelligence di MI Ar Raudhah Lawang: Studi Pelaksanaan Pelatihan dan Evaluasi Hasil Pelatihan Henry Praherdhiono; Yulias Prihatmoko; Muhibuddin Fadhli; Nunung Nindigraha; Widi Hasanah; Kevin Herdinata cahyadi Firdaus
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p47-53

Abstract

In the era of the industrial revolution 4.0 and society 5.0, the ability to utilize technology, especially artificial intelligence, is crucial in various sectors, including education. AI has been proven to increase effectiveness and efficiency in the learning process, for example through assessment automation, personalization of learning materials, and analysis of student progress. For teachers, the ability to use and optimize AI is a powerful tool in supporting learning that is more adaptive, interactive, and centered on individual student needs. Improving the capabilities of teachers at MI Ar Raudhah Lawang in using AI aims to help teachers optimize learning and combine IMTAQ and IPTEK values. Improving teacher capabilities in using AI is in line with the goals of national education to form a generation that is intelligent, has character, and is competent in their fields. Teacher training related to the use of AI technology in learning is an ongoing process, which requires ongoing efforts and commitment. The training process is carried out in several steps: Providing an understanding of AI technology in learning, identifying training needs, making a training plan, providing practical training, providing support after training, and Evaluating training. The results of the training that has been carried out show an increase in the ability to utilize AI. Evaluation is carried out through pretests and post-tests to assess changes in teacher capabilities. Data from 15 respondents showed significant improvements in most aspects of the evaluation.
Program Peningkatan Kompetensi Konselor Melalui Analisis dan Pengubahan Tingkah Laku pada Siswa SMP Kota Malang Henny Indreswari; Rizka Apriani; Riskiyana Prihatiningsih; Linka Latifany Falasifa Reidana; Alief Laili Budiyono
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i22024p137-146

Abstract

Abstract: This community service project applies research findings on developing a model program to enhance the competencies of counselors through behavior analysis and modification for junior high school students in Malang City. The model is designed to provide training and guidance in implementing behavior analysis and modification programs for problematic student behaviors, as well as to offer recommendations and improvement guidelines. The training employs the Problem-Based Learning (PBL) method, following these procedures: (1) preparation, (2) implementation, (3) evaluation and follow-up, and (4) reporting. The target of the counselor competency enhancement program consists of 20 junior high school counselors in Malang City. The outcome of this program is demonstrated by an increase in the partners' competencies in conducting behavior analysis and modification, as indicated by higher post-test scores. Abstrak: Pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan hasil penelitian tentang pengembangan model program peningkatan kompetensi konselor melalui analisis dan pengubahan tingkah laku pada siswa SMP kota Malang. Model ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan pelaksanaan program analisis dan pengubahan tingkah laku bermasalah siswa, serta memberikan panduan dan rekomendasi perbaikan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode Problem Based Learning (PBL), dengan prosedur : (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi dan follow-up, (4) pelaporan. Sasaran program peningkatan kompetensi konselor terdiri atas 20 konselor SMP di Kota Malang. Hasil dari pelaksanaan program ini berupa peningkatan kompetensi mitra dalam melaksanakan analisis dan pengubahan tingkah laku yang ditunjukkan dengan peningkatan skor posttest.
Pemberdayaan Laskar Anak Pekerja Migran melalui Program Nayanika sebagai Digitalisasi Wisata Alam Pantai Kondang Bandung Donomulyo, Malang Linka Latifany Falasifa Reidana; Dinda Putri Abadi; Dea Difana Agustin; Tri Mulyati Puspita Sari; Nur Mukhammad Khilmi; Muslihati Muslihati
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i22024p147-160

Abstract

Abstract: Purwodadi Village, Donomulyo Subdistrict, Malang Regency, is one of the largest contributors of migrant workers in East Java. This phenomenon has caused children left behind to exhibit deviant behaviors, drop out of school, and face challenges in finding employment. Laskar Anak Pekerja Migran (LAPM) is a group of children from migrant worker families focused on recording data on migrant workers’ children every three months and gathering to play with gadgets. The LAPM area also has untapped natural tourism potential, particularly Kondang Bandung Beach, which remains underdeveloped with limited facilities and low public recognition. To address these issues, the Nayanika Program was proposed to empower LAPM and digitize tourism at Kondang Bandung Beach. The program aims to: (1) design an empowerment program for LAPM, (2) implement the Nayanika Program, and (3) evaluate its impact on LAPM’s transformation. It follows four stages: preparation, implementation, closure, and reporting. The outcomes of the community service activities include (1) the Nayanika Program includes Nayanika Craft, Nayanika Edu, Nayanika Tech, and Nayanika Fest; (2) the implementation of the Nayanika program in the form of socialization-education from Nayanika Craft, Edu, Tech, and Fest. (3) the creation of awareness, knowledge and skills of LAPM in managing natural tourism, structuring tourist facilities, managing social media @kondangbandung_beach and the Nayanika application for branding Kondang Bandung Beach, creating Nayanika agents and guidebooks to ensure sustainability. This program successfully overcomes the main problems of partners by presenting a series of productive activities that have a positive impact on LAPM and the natural tourism potential of Kondang Bandung Beach. Abstrak: Desa Purwodadi, Donomulyo, Kabupaten Malang merupakan salah satu penyumbang pekerja migran terbanyak di Jawa Timur. Fenomena ini menyebabkan anak yang ditinggalkan mengalami perilaku menyimpang dan berdampak hingga putus sekolah serta tidak mendapat Pekerjaan. Laskar Anak Pekerja Migran (LAPM) merupakan kelompok anak keluarga pekerja migran dengan fokus kegiatan pencatatan anak pekerja migran setiap tiga bulan sekali dan berkumpul untuk bermain gadget. Di samping itu tempat tinggal LAPM memiliki potensi wisata alam yang bisa dikembangkan yaitu Pantai Kondang Bandung. Namun Pantai ini belum terkelola dengan baik, fasilitas terbatas, dan belum dikenal masyarakat luas. Berdasarkan masalah dan potensi wisata alam tersebut menghadirkan solusi berupa Pemberdayaan LAPM melalui Program Nayanika sebagai Digitalisasi Wisata Alam Pantai Kondang Bandung. Program Nayanika menyelesaikan permasalahan mitra yaitu minimnya aktivitas produktif LAPM. Program Nayanika bertujuan (1) menyusun program pemberdayaan LAPM; (2) menerapkan program Nayanika; dan (3) mengevaluasi dampak penerapan program terhadap perubahan mitra. Program dilaksanakan melalui tahapan 4P yaitu persiapan, pelaksanaan, penutupan, dan penyusunan laporan. Hasil kegiatan pengabdian terdiri dari (1) Program Nayanika meliputi Nayanika Craft, Nayanika Edu, Nayanika Tech, dan Nayanika Fest; (2) terlaksananya program Nayanika berupa sosialisasi-Edukasi dari Nayanika Craft, Edu, Tech, dan Fest.; (3) terciptanya kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan LAPM dalam mengelola wisata alam, penataan fasilitas wisata, pengelolaan media sosial @kondangbandung_beach dan aplikasi Nayanika untuk branding Pantai Kondang Bandung, terbentuk Nayanika agent dan buku pedoman guna keberlanjutan program Nayanika. Program ini berhasil mengatasi masalah utama mitra dengan menghadirkan serangkaian kegiatan produktif yang berdampak positif terhadap LAPM dan potensi wisata alam Pantai Kondang Bandung.
Optimalisasi Research Skills Berbasis 4C pada Mahasiswa Tingkat Akhir Melalui Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Artikel Ilmiah Secara Progresif Yuniawatika Yuniawatika; Surayanah Surayanah; Ibrahim Sani Ali Manggala; Ika Febriana Wati
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p1-9

Abstract

Pentingnya penguasaan kecakapan 4C memiliki urgensi tinggi untuk dapat mengahdapi era revolusi industri. Bagi mahasiswa PGSD tingkat akhir, salah satu kompetensi yang membutuhkan implementasi kecakapan tersebut adalah research skills. Tetapi bentuk tuntutan research dan penyusunan artikel ilmiahnya sebagai tugas akhir masih menjadi tantangan bagi mayoritas mahasiswa. Dengan demikian diadakan pelatihan dan pendampingan penyusunan artikel ilmiah secara progresif bagi mahasiswa akhir sebagai upaya optimalisasi research skills berbasis 4C. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan bekal mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun artikel ilmiah sebagai bekal menyelesaikan tugas akhir. Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 60-100 mahasiswa PGSD UM tiap pertemuannya. Rangkaian kegiatannya antara lain penyampaian materi, pelatihan penulisan artikel, pendampingan penulisan artikel, review dan monitoring progres mahasiswa, serta evaluasi hasil. Hasilnya pengetahuan mahasiswa terkait artikel ilmiah serta penyusunannya didominasi pada tingkat Baik yakni sebanyak 47,7%. Nilai rerata kecakapan 4C juga menngkat dari 74,75 menjadi 82,75. Progres penyelesaian luaran berupa draft artikel ilmiah siap submit mencapai 100%. Hasil ini menunjukkan tujuan pengabdian kepada masyarakat ini tercapai dan pelaksanaannya berjalan dengan baik.
Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran P5 pada Kurikulum Merdeka bagi Guru Sekolah Dasar Putri Mahanani; Puri Selfi Cholifah; Khusnul Khotimah; Sutarno Sutarno
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p10-17

Abstract

Kurikulum Merdeka sudah diterapkan oleh sekolah di Indonesia sejak tahun 2022. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan kegiatan kokurikuler basis proyek yang sengaja dirancang untuk menguatkan karakter profil pelajar pancasila dan mencapai kompetensi yang telah disusun oleh pemerintah. P5 dirancang terpisah dengan kegiatan intrakurikuler dengan sifat fleksibel. Mitra kegiatan ini yaitu guru sekolah dasar yang ada di Kabupaten Malang. Salah satu permasalah mitra yaitu pengembangan keterampilan pembuatan rancangan pembelajaran untuk kegiatan P5. Kegiatan dimulai dengan pemberian materi terkait pembuatan perangkat pembelajaran P5. Selanjutnya pendampingan secara khusus terhadap peserta kegiatan dalam menghasilkan produk berupa modul ajar P5. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dengan pendampingan, seluruh peserta atau 100% guru telah dapat menyelesaikan pembuatan perangkat pembelajaran P5 pada kurikulum Merdeka. Tingkat kepuasan kegiatan yang dilaksanakan sebesar 96.42%. Hasil pengabdian yang telah dilakukan berkontribusi dalam penguatan SDGs ke 4 yaitu pendidikan yang berkualitas dengan memberikan penguatan keterampilan pembuatan perangkat pembelajaran P5 utamanya bagi guru SD. Dengan demikian, dampak utama dilaksanakannya kegiatan ini bagi pendidikan di Indonesia yaitu meningkatkan keterampilan guru SD di Kabupaten Malang Jawa Timur dalam membuat perangkat pembelajaran P5 sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Peningkatan Kemampuan Literasi Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan Masyarakat Sekolah (Guru dan Siswa) melalui Pembelajaran Inquiri Terbimbing di SMP Dharma Wirawan 10 Lawang Rizka Apriani; Primardiana Hermilia Wijayati; Azizah Azizah; Faza Kasyiva Az-Zahra; Naufal Asyraf Hamid
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p37-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan dan sikap peduli lingkungan di SMP Dharma Wirawan 10 Lawang melalui pendekatan pembelajaran inquiry terbimbing. Masalah utama yang dihadapi sekolah ini adalah rendahnya kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan guru, yang terlihat dari sampah yang berserakan di sekitar lingkungan sekolah dan kurangnya tindakan untuk menjaga kebersihan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahap, dimulai dengan sosialisasi mengenai urgensi literasi lingkungan, dilanjutkan dengan pelatihan pembelajaran berbasis inquiry terbimbing untuk memodifikasi sikap peduli lingkungan, dan diakhiri dengan evaluasi melalui Focus Group Discussion (FGD). Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan sikap peduli lingkungan, yang diukur melalui pre-test dan post-test yang menunjukkan perubahan yang signifikan di antara guru dan siswa. Pembelajaran berbasis inquiry terbimbing terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang isu-isu lingkungan dan mendorong perubahan perilaku yang lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, juga terbentuk kader peduli lingkungan yang akan memimpin inisiatif pengelolaan lingkungan di sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan literasi dan sikap peduli lingkungan di sekolah-sekolah lain.
Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Workshop Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial secara Bertanggungjawab di Sekolah Dasar Yuris Indria Persada; Rika Mellyaning Khoiriya; Andi Wibowo
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p18-23

Abstract

Meningkatkan kompetensi guru harus dilakukan secara mandiri maupun secara lembaga baik institusi maupun pihak pemerintah. Hal ini bertujuan agar guru mampu mewujudkan tujuan Pendidikan dan mampu mengimplementasikan kurikulum Merdeka secara utuh. Peningkatan kompetensi pedagogi sangat wajib dilakukan oleh guru guna mencapai tujuan tersebut. Kompetensi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh guru dalam mengelola pembelajaran di dalam kelas. Kompeten artinya guru mampu melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan tujuan Pendidikan dan kurikulum yang berlaku. Sumber dan media belajar merupakan hal yang penting untuk pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas. Sumber belajar tidak hanya berasal dari buku guru dan buku siswa, sumber belajar bisa berasal dari video, gambar, lingkungan maupun kecerdasan artifisial. Media pembelajaran interaktif juga memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan pembelajaran, maka dalam penyusunannya juga diperlukan keterampilan dan sumber yang cukup, sehingga media interaktif dan sesuai dengan kemajuan zaman. Salah satu Upaya pengembangan kompetensi guru yakni melalui kegiatan workshop. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang muncul pasca kegiatan pelatihan kepada dewan guru di SDN 01 Glanggang. Berdasarkan hasil kegiatan, yang awalnya guru merasa canggung dan kurang memahami tentang pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk Menyusun sumber dan media pembelajaran menjadi paham dan mudah dalam penggunaannya. Hal ini jelas membuktikan bahwa kegiatan ini menjadi penunjang pengembangan kompetensi bagi guru.
Piwulang Jati Diri: Peningkatan Kemandirian Ekonomi dan Well Being Eks-ODGJ Komunitas Danakirti Desa Wonorejo Melalui Diversifikasi Produk Batik Tutik Haryanti; Andiani Salsa Sabrina; Dimas Bagus Firmandy; Dinda Putri Abadi; Halimatus Sa’diyah; Salsabila Azkia Syaifudin; Nur Izza Vania; Vanesa Kusuma Putri; Grace Triana Kristianty; Kuntum Kinanthi Putri; Henny Kusdiyanti
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p88-97

Abstract

Upaya dalam memberikan kesejahteraan pada eks-ODGJ di Desa Wonorejo masih terus dilakukan salah satunya adalah pembentukan komunitas Danakirti yang peduli pada well-being eks-ODGJ. Akan tetapi, kendala utama eks-ODGJ ini adalah stigma negatif masyarakat, kurangnya stabilitas mental, dan rendahnya tingkat pendidikan yang menyebabkan sulitnya memiliki pekerjaan dan penghasilan. Tim Piwulang menggagas inovasi program yang bernama Piwulang Jati Diri. Piwulang Jati Diri merupakan sebuah inisiatif program sociopreneur yang dirancang untuk meningkatkan well-being dan kemandirian ekonomi pada eks-ODGJ dan Komunitas Danakirti di Desa Wonorejo, Kabupaten Malang. Metode pelaksanaan program, yaitu dengan 6P, meliputi tahap persiapan, persiapan bahan, pengenalan, pelatihan, penutupan, dan pelaporan. Program unggulan Piwulang Jati Diri ini yaitu pelatihan pengembangan diri yakni Piwulang Bahagia, dan pelatihan peningkatan ekonomi meliputi Piwulang Re-branding, Piwulang Re-packaging, dan Piwulang Re-positioning. Hasil dari program ini terjadinya peningkatan keterampilan dan well-being eks-ODGJ serta Komunitas Danakirti melalui diversifikasi produk batik cap skeleton daun dengan perpaduan teknik ciprat. Selain itu, terciptanya kemandirian ekonomi melalui pemasaran produk secara digital
Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) bagi Guru IPA Kota Makassar Sitti Saenab; Ramlawati; St. Mutia Alfiyanti Muhiddin; Zulqifli Alqadri; A. Afrinaramadhani Hatta
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v8i12025p30-36

Abstract

Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) bagi Guru IPA di Kota Makassar bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang memperhatikan keberagaman budaya siswa. Pelatihan terdiri dari tiga tahap: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, materi pelatihan dan instrumen pretest disiapkan untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Tahap pelaksanaan mencakup pemaparan materi mengenai prinsip dasar CRT, langkah-langkah penerapannya, serta manfaat dan tantangan dalam implementasi CRT, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik langsung penyusunan perangkat pembelajaran berbasis CRT. Tahap evaluasi dilakukan dengan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep dasar CRT (dari 28% menjadi 100%), penerapan CRT dalam pembelajaran IPA (dari 0% menjadi 88%), serta pemahaman terhadap manfaat penerapan CRT (dari 0% menjadi 94%) dan tantangan penerapannya (dari 0% menjadi 94%). Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Makassar dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran. Berdasarkan peningkatan signifikan yang tercermin dari evaluasi, pelatihan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta mendukung penerapan CRT dalam pembelajaran IPA di Kota Makassar.