Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peningkatan UMKM Berbasis Digital Sebagai Sarana Meningkatkan Pendidikan Anak Di Masyarakat Korong Sigaung, Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman Joni Indra Wandi; Novi Yanti; Farida Ariani; Nora Afnita; Firda Khairati Amris; Wisda Rahmadinur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 2 (2023): Agustus : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masyarakat Korong Sigaung di Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, peran UMKM berbasis digital dapat dihubungkan dengan upaya meningkatkan pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi UMKM berbasis digital sebagai sarana untuk meningkatkan pendidikan anak di masyarakat Korong Sigaung. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei lapangan, pelatihan, dan evaluasi partisipatif. Melalui partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi dengan pelaku UMKM lokal, dilakukan pelatihan mengenai pemanfaatan teknologi digital, pemasaran online, manajemen bisnis, serta pengelolaan keuangan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi UMKM berbasis digital secara efektif mampu memberikan dampak positif pada pendidikan anak di masyarakat Korong Sigaung. Keterampilan yang diperoleh oleh pelaku UMKM lokal dalam mengelola usahanya secara digital turut meningkatkan pemasukan ekonomi keluarga, yang pada gilirannya mendukung akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak. Selain itu, terciptanya jejaring kolaboratif antara UMKM dan lembaga pendidikan setempat memfasilitasi peningkatan akses informasi dan pembelajaran bagi anak-anak. Penelitian ini memberikan kontribusi berharga dalam merancang model berkelanjutan untuk pemberdayaan UMKM berbasis digital dalam mendukung pendidikan anak di wilayah pedesaan. Peningkatan kualitas pendidikan anak melalui pendekatan ini memiliki potensi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Korong Sigaung secara keseluruhan. Namun, tantangan yang berkaitan dengan infrastruktur teknologi, literasi digital, dan pemahaman konsep bisnis tetap perlu diatasi dalam rangka menjaga keberlanjutan program ini. Kata Kunci : Peningkatan UMKM, Berbasis Digital, Pendidikan Anak
Destination Competitiveness and Sustainability of Cultural Tourism: A Qualitative Study of Malin Kundang Stone Tourism at Air Manis Beach, Padang Ahmad Putra; Yulia Fitria; Nora Afnita; Febriyeni Nasrul
Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture Vol. 2 No. 1 (2026): Dampeng: Journal of Art, Heritage and Culture
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/dampeng.v2i1.565

Abstract

This study aims to analyze the existence of Batu Malin Kundang Tourism in the competition of tourism destinations in West Sumatra through a field study in the Air Manis Beach area, Padang City. The presence of various new tourist destinations based on natural tourism and modern visual spots creates a competitive dynamic that influences tourist visit patterns. Therefore, it is important to examine how tourist destinations based on local legends and culture can maintain their existence amidst the diversity of new tourism that introduces its beauty. The author uses a descriptive qualitative approach with a field study method. Data were obtained through direct observation, interviews with traders, local residents, and tourists. The results of the study indicate that, first, the existence of Batu Malin Kundang rests on the strength of cultural values ??and legends that have historical legitimacy in the Minangkabau community, second, the main attraction of this destination lies in the symbolic and educational aspects that distinguish it from new tourist destinations that are more oriented towards visual trends, third, the shortcomings of Batu Malin Kundang tourism lie in the innovation side, less active digital promotion, less clean facilities, relatively expensive game rental prices, and rampant extortion. These conditions ultimately become challenges in increasing competitiveness with other tourism. [Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi Wisata Batu Malin Kundang dalam persaingan destinasi pariwisata di Sumatera Barat melalui studi lapangan di kawasan Pantai Air Manis, Kota Padang. Hadirnya berbagai destinasi wisata baru yang berbasis wisata alam, dan spot visual modern menciptakan dinamika persaingan yang memengaruhi pola kunjungan para wisatawan. Maka, penting untuk mengkaji bagaimana destinasi wisata berbasis legenda dan budaya lokal dapat mempertahankan keberadaannya di tengah beragamnya wisata baru yang memperkenalkan keindahannya. penulis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi lapangan. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pedagang, masyarakat sekitar, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama,  eksistensi Batu Malin Kundang bertumpu pada kekuatan nilai budaya dan legenda yang memiliki legitimasi historis dalam masyarakat Minangkabau, kedua, daya tarik utama destinasi ini terletak pada aspek simbolik dan edukatif yang membedakannya dari destinasi wisata baru yang lebih berorientasi pada tren visual, ketiga, kekurangan wisata Batu Malin Kundang terletak dari sisi inovasi, promosi digital yang kurang aktif, fasilitas yang kurang bersih, harga sewa permainan yang tergolong mahal, dan maraknya aksi pungli. Kondisi inilah yang pada akhirnya menjadi tantangan dalam meningkatkan daya saing dengan wisata lain.]