Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan Penggunaan Obat Secara Benar dan Cara Mengatasi Efek Samping Bagi Penderita Tuberculosis (TB) di Kabupaten Pamekasan Abdul Rahem; Yuni Priyandani; Arie Sulistyarini; Ana Yuda; I Nyoman Wijaya; Gusti Noorrizka Veronika Ahmad; Gesnita Nugraheni; Wahyu Utami; Umi Athiyah; Liza Pristianty; Andi Hermansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2022): Edisi Januari
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/.v3i1.5550

Abstract

Penyakit tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang menjadi peringkat kedua sebagai penyebab kematian dalam golongan penyakit infeksi setelah penyakit infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). Kabupaten Pamekasan menduduki peringkat kelima di Jatim dalam hal kasus TBC tersebut, setelah Kabupaten Sumenep, Lumajang, Kota Malang, dan Jember. Kondisi yang ada penderita TB tidak patuh menggunakan obat karena merasa tidak nyaman dan takut terhadap efek samping yang ditimbulkan oleh obat TB tersebut. Sementara para pengelola TB tidak dapat memberi jalan keluar atau solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh penderita. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk meningkatkan  pemahaman pengelola TB di Puskesmas terkait penggunaan obat yang rasional dan cara mengatasi efek samping dari semua obat TB, sehingga mereka dapat membantu para penderita menjalankan pengobatan jangka panjang tanpa merasa takut. Metode kegiatan berupa pelatihan tentang Pengobatan TB pada pengelola TB Puskesmas dan Penglola obat pada Puskesmas di Kabupaten Pamekasan. pelaksanaan kegiatan pada tanggal 16 oktober 2021 bertempat di aula Balai Redjo, di Pamekasan. Peserta sebanyak 53 orang yang terdiri dari perawat, apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Hasil evaluasi terhadap pemahaman peserta  menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman yaitu dengan nilai rata-rata 65,98 setelah pelatihan dan 45,22 sebelum pelatihan dengan p wikcoxon signed ranks test = 0,000. Kesimpulan Pelatihan berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman pengelola TB dan Penglola obat Puskesmas di Kabupaten Pamekasan terkait pengobatan TB dan cara mengatasi efek samping obat TB.
PENINGKATKAN PEMAHAMAN KELOMPOK TANI TERHADAP PENGOBATAN TUBERCULOSIS DAN PENCEGAHANNYA MELALUI FOCUS GROUP DISCUSSION Rahem, Abdul; Utami, Wahyu; Hermansyah, Andi; Sukorini, Anila Impian; Rahayu, Titik Puji; Athiyah, Umi; Yuda, Ana; Sulistyarini, Arie; Wijaya, I Nyoman; Noorrizka V, Gusti; Priyandani, Yuni; Budiatin, Aniek Setiya; Aryani, Toetik; Zulkamain, Bambang Subakti
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2024): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v9i1.1727

Abstract

Tuberculosis was a cause of global morbidity and mortality. Sumenep Regency has a high number of TBC cases, namely in 2017 were 1,627 people and 1,709 people in 2018. The difficulty in overcoming them is mainly due to the public and drug managers' understanding regarding drug side effects. Therefore, it is necessary to increase their literacy regarding this matter. This research aims to analyze the influence of Focus Group Discussions on farmer group members' understanding of the treatment and prevention of tuberculosis. It also analyzes the understanding of community health center drug managers regarding the side effects of TBC drugs and how to deal with them. A quasi-experimental design, with a pretest – posttest design, was carried out on 49 members of the Bungbungan village farmer group and 39 community health center drug managers in Sumenep. The results showed that the farmer group understanding scores before and after the intervention were as follows: 6.02±1.19 and 6.69±1.46. for drug managers were 14.67±2.41 and 18.36±1.65. Conclusion The Focus Group Discussion had an impact on increasing understanding of the treatment and prevention of tuberculosis for farmer groups, and for community health center drug managers it had an impact on understanding the side effects of TBC drugs and how to deal with them.
Perilaku dan Pengetahuan Remaja Indonesia tentang Merokok Ade Ismayanti, Syavina; Auliavika Khabibah, Shela; Annisa Haq, Tashaufa; Salsabilla, Sofiah; Athilla Rahman, Rafiif; Vanessa Hartono, Thalia; Salzabilla, Tasya; Wachidah, Nur; Yuastita Tangnalloi, Tresia; Yuda, Ana
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v11i1.42580

Abstract

Rokok dapat diartikan sebagai produk tembakau yang dibakar, berasal dari tanaman Nicotiana tabacum. Asap rokok mengandung nikotin, tar, dan bahan tambahan lainnya. Dalam satu batang rokok terkandung sekitar 4000 jenis senyawa kimia berbahaya, di antaranya 400 memiliki efek racun dan 43 lainnya dapat menyebabkan kanker. Alasan remaja mencoba merokok seringkali dipengaruhi oleh pergaulan teman sebaya dan paparan terhadap iklan di jalanan, televisi, atau internet. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengetahuan serta perilaku remaja Indonesia terkait merokok. Desain penelitian yaitu deskriptif kuantitatif, dengan metode observasional, dan cross-sectional. Parameter yang digunakan pada  penelitian ini berfokus pada perilaku dan pengetahuan terhadap kebiasaan merokok pada remaja. Dari 342 responden diantaranya 52,6% merupakan laki-laki dan 47,4% perempuan. Adapun 30,7% responden merupakan perokok serta 69,3% responden non-perokok. Responden berasal dari 34 provinsi dengan responden terbanyak yaitu dari Provinsi Jawa Timur diikuti Kalimantan Selatan dan DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa google form. Perilaku merokok dalam usia 12-24 tahun kebanyakan disebabkan oleh faktor lingkungan pergaulan. Pengetahuan bahaya merokok pada masyarakat tergolong tinggi. Namun, tetap perlu ditingkatkan karena pengetahuan remaja pada beberapa topik terkait dampak merokok terhadap penyakit prevalensi tinggi masih kurang. Sebagian besar perokok (65,7%) juga menyadari dan masih memiliki rasa kepedulian atas tindakan merokok mereka terhadap non-perokok, tetapi kebiasaan merokok mereka tetap dilakukan (34,3%). Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan pengetahuan dan upaya untuk mencegah kebiasaan merokok sejak usia dini.
Pengetahuan dan Perilaku terkait Penggunaan Produk Pemutih Kulit pada Remaja Putri di Indonesia Zumarthana, Athallah Syauqi; Oktaviani, Ni Kadek Dita; Imelda, Viola Puspa; Putri, Marsya Aretha; Kartikasari, Yaasmiin; Sari, Pepi Febrilia; Candraningsih, Talitha Elysia; Rasyada, Najmi Amrina; Ozora, Mochammad Hakim; Idayati, Dihan Isro'; Kurniawan, Thea Tifara Aisha; Yuda, Ana
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 11 No. 1 (2024): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v11i1.54484

Abstract

Remaja diketahui mengalami perubahan fisik dan mental yang mendorong mereka untuk merawat diri dan menutupi kekurangan fisiknya, salah satunya dengan menggunakan produk pemutih kulit. Namun, masih terdapat produk pemutih ilegal yang beredar serta mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan asam retinoat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengetahuan, dan perilaku penggunaan produk pemutih kulit pada remaja putri di Indonesia. Penelitian ini didesain sebagai penelitian observasional dan cross-sectional dengan teknik accidental sampling. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei online menggunakan Google Form. Responden dalam penelitian adalah remaja putri berusia 17–24 tahun dan tidak memiliki latar belakang pendidikan kesehatan.  Dari sebanyak 362 responden berpartisipasi pada survei ini, hampir separuh responden (44%) memiliki persepsi bahwa kulit yang putih terlihat lebih cantik dan sehat. Tingkat pengetahuan mayoritas responden tentang produk pemutih tergolong tinggi (93,6%). Lebih dari 60% responden berperilaku baik dengan tidak pernah dan sangat jarang membeli produk pemutih yang berefek instan serta terbiasa memeriksa legalitas produk di website BPOM. Meski begitu, beberapa responden tidak mengetahui regulasi BPOM tentang bahan penyusun pemutih berbahaya beserta efek sampingnya. Selain itu, sekitar 40% responden mendapatkan informasi dari media sosial maupun membeli produk pemutih di toko online. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, dan perilaku terkait produk pemutih kulit dari remaja putri Indonesia masih perlu ditingkatkan sehingga edukasi khususnya terkait bahan berbahaya dalam produk pemutih perlu dilakukan.
Pemahaman Masyarakat tentang Desain dan Isi Informasi pada Etiket Obat serta Praktik Penggunaan Antibiotika Sirup Kering Ananda, Yussi; Noorrizka, Gusti; Nita, Yunita; Andarsari, Mareta Rindang; Yuda, Ana
MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana) Vol. 6 No. 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/mpi.v6i2.7009

Abstract

Menyajikan informasi obat dan konsisten pada etiket obat memiliki potensi untuk meningkatkan kepatuhan dan hasil terapi. Etiket obat harus memuat informasi penting yang dibutuhkan pasien untuk menjamin obat yang aman dan efektif. Diperlukan panduan pelabelan obat untuk mengurangi potensi kesalahan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan sikap, pemahaman, dan praktik penggunaan obat oleh pasien yang mendapat sediaan sirup kering dengan 2 macam desain etiket, yaitu etiket yang umum digunakan di Indonesia dan etiket yang dikembangkan berdasarkan panduan dari beberapa negara, yaitu FIP, USP, dan ACSQHC. Dalam penelitian ini, diperoleh total 80 responden. Hasil yang diperoleh adalah tidak ada perbe- daaan sikap dari kedua kelompok responden mengenai desain etiket kecuali dalam hal kelengkapan isi informasi (P = 0,044). Pada variabel pengetahuan juga tidak terdapat perbedaan bermakna pada kedua kelompok responden, namun pada variabel praktik penggunaan terdapat perbedaan bermakna (P = 0,020) dimana kelompok responden satu mempunyai skor yang lebih tinggi dari kelompok dua yaitu masing-massing 2,68 ± 0,474 dan 2,28 ± 0,784. Kebenaran dalam mengukur dosis dapat dipengaruhi oleh keterampilan motorik seseorang, namun tetap dibutuhkan kelengkapan informasi yang dapat mengurangi potensi medication error, sehingga diperlukan panduan yang mengatur informasi minimal yang harus ada dalam etiket obat pada pelayanan resep di Indonesia. Presenting drug information and consistency on drug labels has the potential to improve compliance and therapeutic outcomes. Drug labels must contain important information needed by patients to ensure safe and effective drugs. Drug labeling guidelines are needed to reduce the potential for medication errors. This study aims to see the differences in attitudes, understanding, and practices of drug use by patients who receive dry syrup preparations with 2 types of label designs, namely labels commonly used in Indonesia and labels developed based on guidelines from several countries, namely FIP, USP, and ACSQHC. In this study, a total of 80 respondents were obtained. The results obtained that there was no difference in attitudes from the two groups of respondents regarding label design except in terms of the completeness of the information content (P = 0.044). In the understanding variable, there was also no significant difference in the two groups of respondents, but in the practice variable there was a significant difference (P = 0.020), where respondent group one had a higher score than group two, namely 2.68 ± 0.474 and 2.28 ± 0.784 respectively. The accuracy in measuring the dose can be influenced by a person's motor skills, but complete information is still needed to reduce the potential for medication errors, so a guideline is needed that regulates the minimum information that must be included in drug labels in prescription services in Indonesia. Submitted: 07-11-2024, Revised: 13-12-2024, Accepted: 17-12-2024, Published regularly: December 2024
PENGARUH PELATIHAN TANGGAP TUBERKULOSIS DAN PENDAMPINGAN MINUM OBAT TERHADAP PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DESA DI KECAMATAN BLUTO Rahem, Abdul; Wijaya, I Nyoman; Ifadotunnikmah, Farida; Rahmadi, Mahardian; Achmad, Gusti Noorrizka Veronika; Athiyah, Umi; Yuda, Ana; Zulkarnain, Bambang Subakti; Nugraheni, Gesnita; Ardianto, Chrismawan; Sumarno, Sumarno; Aryani, Toetik; Budiatin, Aniek Setiya; Hermansyah, Andi; Sulistyarini, Arie; Priyandani, Yuni; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Insan Farmasi Indonesia Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Insan Farmasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/s8534m26

Abstract

Tuberculosis (TB) is one of the leading causes of death from infectious diseases worldwide. Indonesia ranks as the country with the second-highest number of TB cases after India. TB awareness training and medication adherence support for village health cadres are strategic steps to enhance their capacity in supporting TB treatment. This study aims to analyze the impact of TB awareness training and medication adherence support on improving the knowledge of village health cadres. A pre-experimental study with a pretest-posttest design was conducted involving 50 village health cadres in Bluto Subdistrict, Sumenep Regency. Data were collected using questionnaires administered before and after the training. Analysis was performed using the Mann-Whitney test. There was a significant increase in the knowledge scores of village health cadres regarding TB (pretest: 3.50 ± 1.65; posttest: 5.64 ± 2.70; p<0.05) and anti-TB drug side effects (pretest: 7.66 ± 4.07; posttest: 15.04 ± 3.11; p<0.05). The training also successfully enhanced the cadres' understanding of TB symptoms, prevention, and treatment, including drug side effects. TB awareness training and medication adherence support significantly improved the knowledge of village health cadres, making them more competent in supporting TB control efforts at the community level.
Profil Pengetahuan Remaja Putri di Surabaya terkait Penggunaan Aromaterapi Lavender sebagai Alternatif Penanganan Nyeri Haid Nurulia Rochmah; Vincentius, David; Raisha Pramudya Ningrum; Vicaksono, Ahmad Farhan; Islah Farah; Cahyani, Fitri; Diva Al Haq Wan Wahmuda; Suryani, Erni; Ghina Kautsar Shiddiqah; Kumala, Kevin; Bachmid, Savira; Adriana, Donita Ghassani; Yuda, Ana
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v11i2.52740

Abstract

Nyeri haid (dismenore) adalah kondisi nyeri perut bagian bawah pada wanita yang sedang mengalami menstruasi. Dismenore umum dialami oleh remaja putri. Karena umumnya prevalensi nyeri ini, pencarian akan terapi alternatif dilakukan, yaitu dengan pemanfaatan aromaterapi yang salah satunya adalah aromaterapi lavender. Penelitian dilakukan untuk mengidentifikasi pengetahuan remaja putri di Kota Surabaya mengenai penggunaan aromaterapi lavender sebagai pereda nyeri haid. Instrumen berupa kuesioner yang memuat 24 pernyataan seputar haid dan pengobatan alternatif aromaterapi lavender. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi remaja putri berusia 15-20 tahun dan sudah mengalami haid. Penelitian dilakukan di 3 SMA negeri, 3 SMA swasta dan 1 perguruan tinggi dengan jumlah total responden sebanyak 261 orang. Skoring dilakukan dengan memberikan nilai jawaban benar=1 dan salah=0. Responden dengan skor >12 (>50%) dikategorikan berpengetahuan baik dan skor ≤12 (≤50%) dikategorikan berpengetahuan kurang baik. Skor sebagian responden (88,5%) adalah >12 (baik) namun beberapa responden ini (11,5%) yang kurang mengetahui tentang cara penggunaan dan efek samping  dari aromaterapi lavender. Diperlukan edukasi terutama dalam hal aspek keamanan, penggunaan, dan mekanisme kerja aromaterapi sebagai alternatif penanganan nyeri haid pada remaja putri.
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLA TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PAMEKASAN Rahem, Abdul; Utami, Wahyu; Yuda, Ana; Athiyah, Umi; Priyandani, Yuni; Sulistyarini, Arie; Wijaya, I Nyoman; Hermansyah, Andi; Pristianty, Liza; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i1.2419

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that ranks second as the cause of death in the infectious disease group after HIV (Human Immunodeficiency Virus) infectious disease. Pamekasan Regency is ranked fifth in East Java in terms of TB cases, after Sumenep, Lumajang, Malang City, and Jember Regencies. The Head of the Pamekasan Regency Health Office is committed to increasing the understanding of TB Cadres to help patients carry out long-term treatment. The activity method was in the form of training on TB Treatment for TB Cadres of Health Centers and TB Managers of the Health Office in Pamekasan Regency. The implementation was held on October 17, 2020 in Pamekasan. There were 58 participants consisting of 35 TB Cadres and 23 TB Managers. The results of the training showed that there was an increase in understanding, with an average score of 8.4828 after the training and 6.6379 before the training with a p pired t test = 0.000. Conclusion The training has an effect on increasing the understanding of TB Cadres and Managers of the Health Office in Pamekasan Regency regarding the treatment and prevention of TB transmission. This activity targets four categories of Sustainable Development Goals (SDGs), namely SDG 3 (Good health and well-being), SDG 4 (Quality education), SDG 16 (Peace, justice and strong institutions) and SDG 17 (Partnership for the goals).
Pengetahuan Masyarakat Mengenai Demam Berdarah dan Pemanfaatan Bahan Alam Sebagai Upaya Pencegahan Rahmaningtyas, Erika; Tarissa Salma Ayu Laishanda; Edbert Rafael Tjandra; Naila Rahardian; Fidelia Septa Elsandi; Puteri Aisyah; Christofer Ardin Purnomo; Syahna Kumala Martiza; Made Putriradhika Prabandari; Nilam Amanatus Sholihah; Azel Maulidzan Athallah; Jihan Amira Istiqomah; Ana Yuda
Jurnal Farmasi Komunitas Vol. 12 No. 1 (2025): JURNAL FARMASI KOMUNITAS
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jfk.v12i1.63392

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. DBD termasuk salah satu ancaman kesehatan global karena peningkatan kasus DBD yang signifikan di seluruh dunia. Dalam mengurangi angka kasus DBD di Indonesia, perlu dilakukan upaya pencegahan. Salah satu caranya adalah dengan pemanfaatan bahan alam, seperti serai, sirih, dan lavender sebagai tanaman pengusir nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan masyarakat terkait DBD serta pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan DBD. Metode penelitian yang digunakan merupakan analitik observasional, dengan rancangan cross-sectional. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dan pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 76,40% responden memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai DBD dan 84,64% responden memiliki pengetahuan yang tinggi mengenai pemanfaatan bahan alam. Namun, terdapat beberapa responden yang salah pada pernyataan terkait tempat hinggap nyamuk DBD dan penggunaan daun sirih sebagai insektisida. Berdasarkan hasil uji normalitas, distribusi data yang diperoleh tidak normal sehingga dilakukan uji korelasi Spearman untuk melihat hubungan antara kedua variabel yaitu pengetahuan masyarakat tentang demam berdarah dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan. Pada hasil uji korelasi Spearman didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,833, hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan masyarakat mengenai DBD dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya penanganan DBD. Dengan demikian, perlu dilakukan edukasi dan peningkatan upaya promotif kepada masyarakat mengenai DBD dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pencegahan DBD.
Pemberdayaan Apoteker Menghadapi Peluang dan Tantangan Pandemi Covid-19 dalam Pengembangan Produk Herbal Imunomodulator Kusumawati, Idha; Yuda, Ana; Hermansyah, Andi; Rullyansyah, Subhan
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.12902

Abstract

Pada Maret tahun 2020, WHO telah menyatakan covid-19 merupakan pandemi global. Hal ini berdampak kita harus berdamai dan menerima kondisi hidup bersama covid-19. Untuk dapat tetap bertahan dalam kondisi ini maka diperlukan berbagai penyesuaian yang salah satunya adalah meningkatkan kemampuan tubuh untuk mempertahankan diri. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya meningkatkan imunitas tubuh, salah satu yang juga meningkat adalah kebutuhan akan jamu atau produk herbal. Peningkatan ini menjadi peluang untuk pengembangan produk herbal/jamu Indonesia untuk imunomodulator yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu. Untuk itu dilaksanakan kegiatan Webinar Nasional ini sebagai kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengetahui dan mengukur tingkat pengetahuan para peserta mengenai tantangan dan peluang apoteker dalam menjalankan peranan prosfesinya di era pandemik COVID-19. Dari hasil kuesionair dapat diketahui bahwa peserta yang merupakan sejawat apoteker mampu melihat peluang untuk ikut berperan dalam menghadapi pandemi covid-19 dalam upaya pengembangan obat herbal untuk imunomodulator. Hal ini juga menunjukkan bahwa tujuan diselenggarakan webinar ini untuk pemberdayaan apoteker telah tercapai.
Co-Authors Abdul Rahem Abdul Rahem Abdul Rahem, Abdul Ade Ismayanti, Syavina Adriana, Donita Ghassani Adristy ratna kusumo Afif Fakhri Hasya Airinda G Ningrum Amartia P Wahyudiandi Ananda, Yussi Andi Hermansyah Anggita Rifa Candra Annisa Haq, Tashaufa Annisa, Rahadyan Nuraini Arie Sulistyarini Arina nur azizah Arina Rahma Oktaviani Athilla Rahman, Rafiif Auliavika Khabibah, Shela Azan Takwiman Azel Maulidzan Athallah Bachmid, Savira Baiq Riska Asmayani Bakhitah Firdaus Hassan Berliana, Dinda Rika Budiatin, Aniek Setiya Candraningsih, Talitha Elysia Chrismawan Ardianto Christofer Ardin Purnomo Cindi D Rakhmawati Delinda, Azalia Desak M A Trisnapratiwi Desyta Ajeng Trisna Santoso Dewi, Mardiana Shinta Dini fanisya purnama Diva Al Haq Wan Wahmuda Edbert Rafael Tjandra Elida Zairina Elma Oktavia Hanaratri Erlisa A Hanifah ERNI SURYANI, ERNI Errina Damayanti Farida Ifadotunnikmah Farly Avinda Fidelia Septa Elsandi Fitri Cahyani, Fitri Fitri Suciati Fitriah, Aulia Rahmah Fursotul Farah Gesnita Nugraheni Ghina Kautsar Shiddiqah Gusti Noorrizka V Gusti Noorrizka Veronika Ahmad Hamidah izzatul hikmah Hanni Prihhastuti Puspitasari Happy R Rakhmawati Hermansyah, Andi Hidayati, Dina I NYOMAN WIJAYA I Nyoman Wijaya Ibanah izzah Idayati, Dihan Isro' Idha Kusumawati Imelda, Viola Puspa Indira Milenia Syafitri Islah Farah Jihan Amira Istiqomah Kartika D Arifianti Kartikasari, Yaasmiin Kumala, Kevin Kurniawan, Thea Tifara Aisha Laila N Azizah Lailatul Maghfiroh Lailatul Maghfiroh Liulinnuha, Syakila Liza Pristianty Made Putriradhika Prabandari Mahardian Rahmadi Mareta Rindang Andarsari Martiana Candra Dewi Masrur F Wisaninda Mega Meiana Putri Melissa Rohana Mohammad Gerry Oxa Nabilah A Devitri Nadlira, Annisa Ummi Nafita Suci Nur Arifiana Naila Rahardian Nathania hendrata prasanti Nilam Amanatus Sholihah Nofika Agung Maharani Noorrizka V, Gusti Noorrizka, Gusti Nurania, Nashwa Azizah Nurulia Rochmah Oktaviani, Ni Kadek Dita Ozora, Mochammad Hakim Permatasari Setya Novyana Priyandani, Yuni Puteri Aisyah Putri, Marsya Aretha Putu karina tantri Rahayu, Titik Puji Rahmaningtyas, Erika Raisha Pramudya Ningrum Rasyada, Najmi Amrina Ratna dwi ningtyas Rihadatul’aisy, Sabrina Ni’mah Rimawati Stalistatul Husna Risda Maulida Salsabilla, Sofiah Salzabilla, Tasya Sania P Arista Sari, Pepi Febrilia Siti nur fadhilah Subhan Rullyansyah Sukorini, Anila Impian Sumarno . Syahna Kumala Martiza Tarissa Salma Ayu Laishanda Toetik Aryani Umi Athiyah Umi Athiyah, Umi Vanessa Hartono, Thalia Vicaksono, Ahmad Farhan Vincentius, David Viola Arsideva Oktadela Violyta A Gunawan Vita T Wulandari Vivi F Rahmawati Wachidah, Nur Wahyu Utami Wahyu Utami, Wahyu Wanda rizqi amaliah Yuastita Tangnalloi, Tresia Yuni Priyandani Yunita Nita Yunita Nita Yunita W Renawati Zafira Rosyidi, Iriena Feyza Zulkamain, Bambang Subakti Zulkarnain, Bambang Subakti Zumarthana, Athallah Syauqi