Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Menuju Sekolah Sehat Melalui Penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Andika, Mira; Mitayani, Mitayani; Yolanda, Yola; Apriyanti, Ety; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i1.5046

Abstract

Usaha kesehatan sekolah (UKS) merupakan bagian dari program kesehatan anak usia sekolah. UKS bertujuan untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan membina kesehatan peserta didik sebagai generasi penerus yang potensial dan kompeten. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini adalah Memberdayakan guru, peserta didik,dan warga sekolah agar mampu menerapkan implementasi Program UKS dalam bentuk upaya penyebaran informasi, pembentukan sikap dan prilaku Hidup bersih dan Sehat  di sekolah serta mengoptimalkan organisasi tim pelaksana UKS disekolah dan tupoksi tim serta mengimplementasikan kerjasama dengan dinas kesehatan  dalam menerapkan program revitalisasi UKS di SD Negeri 03 Batu Balang Kabupaten 50 kota untuk mencapai pendidikan yang berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan dengan melakukan sosialisasi dengan metode FGD (Focus Group Disscusion). Mengadakan pelatihan,Melakukan kerjasama dengan dinas terkait,Memberikan edukasi ke peserta didik,Mengidentifikasi kebutuhan sarana dan prasarana dan melakukan pendampingan serta melaukan evaluasi pelaksanaan dan keberlanjutan program. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku, petunjuk tekhnis dan pelaporan kegiatan UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Peningkatan penegetahuan siswa tentang UKS Dari hasil 66,7 % saat pre test meningkat menjadi 92,31% siswa yang memiliki pengetahuan tinggi.Peningkatan keterampilan siswa (Dokcil) sekolah Dari hasil  70 % saat pre test meningkat menjadi  93,3% serta Peningkatan pengtahuan pengelola UKS sekolah dari hasil  6,92% saat pre test meningkat menjadi  92,31% serta bertambahnya sarana dan prasarana UKS di SDN 03 Batu Balang.
EDUKASI INTRADIALYTIC STRETCHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI KRAM OTOT PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA Desnita, Ria; Andika, Mira; Sastra, Lenni; Alisa, Fitria; Amelia, Weny; Despitasari, Lola; Efendi, Zulham
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1614

Abstract

Penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) adalah permasalahan kesehatan masyarakat global dengan prevalensi serta insiden CKD yang tinggi. Bila seseorang mengalami penyakit ginjal dimana ginjal sudah tidak mampu lagi menjalani seluruh fungsinya dengan baik dan untuk mempertahankan hidupnya diperlukan terapi sementara berupa dialisis. Salah satu masalah yang terjadi pada pasien saat hemodialisis adalah kram otot. Terapi non farmakologi yang dianjurkan untuk mencegah kram otot yaitu intradialytic stretching exercise. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk memberikan edukasi kepada pasien CKD dan keluarga tentang intradialytic stretching exercise untuk mencegah kram otot. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dengan melakukan edukasi kepada pasien CKD dan keluarga secara tatap muka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 November 2021, dimulai dari jam 10.00-12.00 WIB. Peserta adalah pasien CKDbeserta keluarga yang dirawat di Interne Pria RSUP Dr. M. Djamil Padang. Pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga dan diharapkan dapat mencegah terjadinya kram otot pada pasien saat hemodialisis.
MENUJU SEKOLAH SEHAT DENGAN PENGUATAN DAN PEMBINAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) andika, mira; Mitayani, Mitayani; Suciana, Sri; Zulmardi, Zulmardi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i2.7419

Abstract

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya satuan pendidikan dalam menanamkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan meningkatkan kemampuan hidup sehat dengan penerapan PHBS. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini meningkatkan tata kelola, mengoptimalkan peran dan tugas Tim, meningkatkan Koordinasi lintas sectoral bersama Puskesmas dan Dinas Pendidikan Kabupaten Lima Puluh Kota, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim UKS, mengoptimalkan Implementasi program UKS melalui pelaksanaan Trias UKS dengan memberdayakan Tim UKS, guru dan seluruh warga sekolah  serta memenuhi sarana dan prasarana UKS. Metode pelaksanaan yang akan dilakukan adalah FGD, mengimplementasikan penerapan tekhnologi dengan melaksanakan Pendidikan, memberikan pelayanan, serta pembinaan lingkungan sehat,melaksanakan pelatihan kepada tim UKS dan dokter kecil dengan metode ceramah , diskusi dan demontrasi. Hasil Kegiatan terbentuknya program dan tupoksi tim pelaksana UKS disekolah , adanya buku saku UKS, adanya MOU dengan dinas pendidikan, dinas kesehatan serta terlaksananya MOA dengan kedua instansi tersebut. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan bahwa pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori rendah (57%), pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan UKS tentang PHBS, mencuci tangan, menggosok gigi dan gizi anak sekolah rata2 berada pada kategori tinggi (82,5%). Hasil sikap siswa sebelum dilakukan PKM tentang terhadap kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata kurang (67%). Sedangkan hasil sikap siswa sesudah dilakukan PKM tentang kantin sehat, keamanan makan jajanan anak sekolah, pertolongan pertama dan penyakit (P3P), pemulihan pasca sakit dan rujukan ke Puskesmas rata-rata Baik (80,5%).
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Febriyanti; Mira Andika; Viki Yusri; Yola Yolanda
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/0drs6s48

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Prevalensi hipertensi di indonesia yaitu sebesar 30,8 %, untuk di provinsi Sumatera Barat mencapai 24,1%, dan di kota Padang sebanyak 168.130 orang yang menderita hipertensi. Peningkatan tekanan darah yang berkepanjangan dapat merusak pembuluh darah di organ seperti jantung, ginjal, otak, dan mata. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk menurunkan tekanan darah adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing kota Padang. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian pre eksperimen dengan rancangan one group pre-test pos-test. Jumlah sampel 12 orang dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data menggunakan uji Paired t-test. Didapatkan hasil rata-rata MAP tekanan darah sebelum dilakukan intervensi jus semangka adalah 113,42 mmHg dan rata-rata MAP tekanan darah sesudah dilakukan intervensi jus semangka adalah 101,33 mmHg. Terdapat perbedaan antara MAP tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan intervensi jus semangka dengan p value =0,000 (p<0,05), berarti terdapat pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di RW 11 Kelurahan Kuranji Wilayah Kerja Puskesmas Belimbing Kota Padang.
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Model GIZI CERDAS Untuk Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas di Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota Maidelwita, Yani; Eka Putri Primasari; Mitayani, Mitayani; Mira Andika
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1857

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui penerapan model GIZI CERDAS sebagai pendekatan edukasi gizi yang terstruktur dan berbasis komunitas untuk pencegahan stunting di Posyandu Pakan Raba’a, Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan melibatkan dua belas kader aktif dan lima puluh dua balita (beserta pengasuh/ibu balita) sebagai penerima manfaat. Metode meliputi identifikasi masalah (observasi dan FGD), pengembangan media edukasi secara kolaboratif, pelatihan terstruktur, serta pendampingan lapangan dengan pendekatan participatory-empowerment. Media edukasi yang dihasilkan mencakup modul gizi berbasis pangan lokal, booklet stunting, poster visual, video micro-learning berdurasi 1–2 menit, serta sistem monitoring digital melalui logbook dan Google Form. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kader dari rata-rata 44,1 menjadi 90,0 (kenaikan 45,9 poin); tingkat kehadiran posyandu meningkat dari 61% menjadi 92%, serta cakupan frekuensi penyuluhan gizi meningkat dari 42% menjadi 84%. Seluruh kader (100%) berhasil melakukan edukasi door-to-door menggunakan media visual dan melaporkan kegiatan melalui sistem monitoring. Temuan ini menunjukkan bahwa model GIZI CERDAS efektif, aplikatif, dan dapat direplikasi pada posyandu wilayah rural. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Tim Kader Gizi Mandiri, rencana peer teaching/TOT, dan integrasi pelaporan bulanan dengan supervisi puskesmas sehingga implementasi dapat berlanjut setelah program selesai.
Relationship Of Youth Knowledge And Attitude With Drug Abuse Prevention Efforts In Padang 29 Private Vocational School, 2017 Andika, Mira
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v9i2.357

Abstract

UNODC in the World Drug Report states that in 2010 there were 230 million people or 5% of the world's population aged 10-64 misusing drugs. Cannabis is the most widely used substance that is between 119 million - 224 million, 13% of injecting drug users have contracted HIV (14.6%). The purpose of research to know the relationship of knowledge and attitude of an adolescent with the effort of prevention of drug abuse in SMPN 29 Padang. The study used an analytic survey with a cross-sectional study design carried out at SMPN 29 Padang on June 17, 2017. The student's population of SMPN 29 Padang from class VII and VIII were 570 people with a sample size of 84 people. Results 63.1% of respondents have a high knowledge, 51.2% of respondents have a positive attitude, 60.7% of respondents have good drug abuse prevention efforts. There is a relationship between adolescent knowledge with the effort of prevention of drug abuse (p-value = 0,000) and there is a correlation between adolescent attitude with the effort of preventing drug abuse in SMPN 29 Padang (p-value = 0,030).