Claim Missing Document
Check
Articles

A Description of Female Pesantren Students Subjective Well-Being Mauliddina Qurrota A’yun; Fatwa Tentama; Nina Zulida Situmorang
PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 1: June 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v7i1.12911

Abstract

The present study aimed to explore the depiction and the factors of subjective wellbeing of santriwati pondok pesantren. The present study was categorized into phenomenological qualitative study. The subjects of the study were female adolescents aged (15-18) who were the fourth year santriwati, there were 6 people and three significant persons who were selected by using purposive sampling.  The data were collected using a semi-structured interview. The data were analyzed by transcribing the interview, coding, and interpreting as well as drawing the conclusion. Based on the study, cognitive component named santriwati's life satisfaction that was expressed by gratitude and positive relation with their friends and pondok pesantren environment. The affective component was in the form of positive and negative affect. Positive affect such as being comfortable with the facilities in pondok pesantren, being happy when completing memorization target, and being happy for mutual strengthening among friends in pondok pesantren. The negative affect such as being sad to be far away from the parents and pressure due to school activities and pondok pesantren activity.   The factors affecting subjective well-being of santriwati Pondok pesantren were self-esteem, personal control, extroversion, optimism, positive social relationship, life meaning and goal, as well as idolized model or figures. The result of the study can be used as consideration for the school counselor in providing assistance and simple skill regarding well-being to the subjects in Pondok pesantren.
Subjective Well-Being of Women in Their Late Adulthood Lia Kaulina Suci Ningtyas; Fatwa Tentama; Nina Zulida Situmorang
PSIKOPEDAGOGIA Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1: June 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/psikopedagogia.v8i1.17898

Abstract

This study aims to determine the description of subjective well-being and the factors that influence subjective well-being in senior women. This study was conducted in Yogyakarta and Madura and included retired old women aged 60 years and above. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach, specifically through the use of interviews and observation. Data were analyzed using content analysis. Purposive sampling was used as the sampling technique in this study. The results of this study found that the subjective well-being of late adults can be viewed from both cognitive and affective components: life satisfaction, health, productive activities, life enjoyment, and confidence. Also, researchers found adverse effects, such as feelings of loneliness, sadness, and stress. The results of other studies found that religiosity, social relations, leisure time, success, and family support are contributing factors that influence the subjective wellbeing of people in their late adulthood. The results of this study can be used as a basis for developing a gerontological counseling model to develop subjective well-being in senior women
Pengujian validitas dan reliabilitas konstruk hope Husnawati Husnawati; Fatwa Tentama; Nina Zulida Situmorang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.995 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15136

Abstract

Hope adalah energi yang memotivasi seseorang dalam melakukan pekerjaannya. Hope sebagai energi yang difokuskan pada tujuan seseorang dan merupakan jalan yang menuntun seseorang pada tujuannya. Hope sangat penting dimiliki dan dikembangkan dalam diri manusia, salah satunya untuk meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Hope berperan penting atau mendukung dalam membantu individu untuk mencapai tujuan positif dan membangkitkan perasaan baik atau motivasi untuk membuat mimpi menjadi kenyataan dalam kehidupan manusia. Hope sangat dibutuhkan oleh individu, karena dengan adanya hope maka akan memberikan dampak positif dalam kehidupannya. Menurut Snyder terdapat tiga komponen yang merefleksikan konstruk hope antara lain goal, pathway thinking, dan agency thinking. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas konstruk skala hope, serta mengetahui kontribusi komponen-komponen dan aitem-aitem (indikator) hope dalam merefleksikan/mengukur konstruk hope baik yang paling dominan ataupun sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sekolah negeri di Yogyakarta yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis, yaitu skala hope. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program Structure Equation Modeling (SEM) dengan metode analisis data Partial Least Squares (PLS), dengan menggunakan softwere Smart PLS 3.0. Validitas dan reliabilitas alat ukur pada konstruk hope dalam Partial Least Squares (PLS) diukur menggunakan outer model. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga komponen mampu merefleksikan konstruk hope secara positif, valid, dan reliabel yang didukung dengan indikator-indikator perilaku masing-masing komponen, sehingga skala hope ini dapat dimanfaatkan sebagai alat ukur dalam penelitian. Kontribusi komponen yang paling dominan dalam merefleksikan konstruk hope adalah komponen agency thinking (TA), sedangkan kontribusi komponen yang paling kecil adalah komponen goal (GA).
Makna kebahagiaan mahasiswa perantau Rahmatul Jannah; Martha Soraya Putra; Aziz Syamsul Nurudin; Nina Zulida Situmorang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.95 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i1.15126

Abstract

Dewasa awal merupakan periode perubahan individu baik perubahan fisik dan psikologis. Awal mula masa dewasa awal adalah kemandirian ekonomi dan kemandirian dalam membuat keputusan, yang mana hal-hal ini untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup, banyak orang bersaing untuk mnenemukan kebahagiaan. Salah satunya adalah siswa perantau yang rela meninggalkan daerah asalnya untuk pendidikan terbaik di Yogyakarta. Karenabarumenjadimahasiswaperantau, mereka akan menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi kebahagiaan mereka. Penelitian ini membahas bagaimana memahami makna kebahagiaan pada siswa perantau yang tinggal di kota Yogyakarta. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan membahas realisme konstruktif yang membahas data dengan kuesioner terbuka dan FGD. Pemilihan subjek yang insidental didasarkan pada transisi, yang terdiri dari 20 subjek laki-laki dan 40 subjek perempuan. Data dianalisis dengan menggabungkan teks data kategorisasi. Studi ini menghasilkan tiga kategori, termasuk 65,36% hubungan positif, kebersyukuran 28,10%, dan kesehatan 6,54%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna kebahagiaan siswa perantau adalah gabungan individu yang memiliki hubungan positif, bersyukur atas apa yang dihasilkan, dan juga sehat.
Mengapa remaja agresi? Putri Febriana; Nina Zulida Situmorang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.807 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i1.15128

Abstract

Perilaku agresi adalah suatu bentuk perilaku fisik maupun lisan yang bersifat negatif yang diawali dengan maksud dan tujuan untuk melukai dan menyakiti orang lain baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku agresi pada remaja. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 6 orang remaja dengan usia sekitar 15-18 tahun. Teknik pengambilan data dengan menggunakan metode wawancara, observasi dan memberikan kuesioner dengan pertanyaan terbuka (open-ended questionnaire). Hasil penelitian mengungkapkan berbagai faktor-faktor yang menyebabkan munculnya perilaku agresi pada remaja, antara lain: (1) faktor teman sebaya dan lingkungan, (2) harga diri, dan (3) mencari kesenangan.
Pengujian outer model pada konstrak resiliensi Rifa Nur Alifah; Fatwa Tentama; Nina Zulida Situmorang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.374 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i1.15124

Abstract

Guru sebagai manusia tentunya pernah dihadapi akan kesulitan dan tekanan, baik dalam kehidupan pribadi hingga dalam menjalani profesinya. Sehingga resiliensi dianggap penting untuk guru agar mampu menjalani kehidupan dan profesinya. Tujuan penelitian ini adalah menguji validitas dan reliabilitas konstrak resiliensi dan mengukur kontribusi aspek-aspek dan indikator-indikator dalam merefleksikan resiliensi. Subjek dalam penelitian ini adalah semua guru di sekolah X. Analisis data menggunakan uji outer model dengan program Smart PLS 3.0. Hasil analisis menunjukan instrumen telah valid dan reliabel untuk mengukur konstruk resiliensi, sehingga aspek dan indikator resiliensi diketahui dapat merefleksikan variabel resiliensi.
Hubungan Regulasi Emosi dan Konformitas Teman Sebaya dengan Perilaku Agresi di Pontianak Sita Permatasari; Nina Zulida Situmorang; Triantoro Safaria
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi, konformitas teman sebaya dengan perilaku agresi pada siswa SMK di Pontianak. Subjek dalam penelitian ini adalah 120 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala regulasi emosi, konformitas teman sebaya, dan skala perilaku agresi. Pengambilan data penelitian melalui google form yang disebarkan secara online. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik regresi berganda dengan menggunakan program Statistical Product and Service Solusion for windows 26.0. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda di peroleh nilai F Change sebesar 15, 496 dengan taraf signifikansi 0,000 (p<0,01) yang sangat signifikan. Artinya ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara regulasi emosi, dan komformitas teman sebaya terhadap perilaku agresi pada siswa SMK di Pontianak. Ada hubungan regulasi emosi dengan perilaku agresi pada siswa SMK di Pontianak, hal tersebut ditunjukkan dengan nilai t sebesar -3,642 dengan taraf signifikasi sebesar 0,009 (p>0,05). Ada hubungan konformitas teman sebaya dengan perilaku agresi pada siswa SMK di Pontianak, hal tersebut ditunjukkan dengan nilai t sebesar 4,173 dengan taraf signifikasi 0,008 (p<0,05).
MAKNA KEBAHAGIAAN PADA MAHASISWA PEREMPUAN DI ERA MILLENNIALS Desi Ariska; Nina Zulida Situmorang; Mifta Hanif; Agus Sulistiawan
Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2020): PSIKOISLAMEDIA : JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : State Islamic University (UIN) Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v5i1.6290

Abstract

            Kebahagiaan merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan individu tanpa melihat batas usia dan jenis kelamin, kebahagiaan merupakan wujud kesempurnaan, sehingga banyak orang yang berusaha mewujudkannya.kebahagiaan adalah perasaan positif yang akan mendorong seseorang untuk melakukan berbagai tindakan yang positif. Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis makna kebahagiaan mahasiswa perempuan di Yogyakarta. Sejumlah 74 mahasiswa di Yogyakarta mengisi kuesioner dengan pertanyaan terbuka dan informasi mengenai data diri. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kombinasi metode kualitatif dengan pendekatan indigenous psychology, pendekatan dilihat dari sudut pandang budaya lokal, yang memungkinkan untuk melihat setiap fenomena sesuai dengan konteks terkait. Respon dikategorikan berdasarkan persamaan tema. Hasil yang diperoleh dari kategorisasi makna kebahagiaan pada perempuan adalah peristiwa yang berhubungan dengan nilai Kebermanfataan,Religiusitas, kesuksesan, keluarga, kenyamanan, dicintai, sehat, dan lain-lain.
Peran Ayah, Dukungan Teman Sebaya dan Ekspose Media Pornografi dengan Perilaku Seksual Berpacaran pada Remaja Afrizawati Afrizawati; Nina Zulida Situmorang; Purwadi .
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 3 No 2 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.319 KB) | DOI: 10.36341/psi.v3i2.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran. Subjek penelitian ialah siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jumlah subjek sebanyak 168 siswa dengan rentang usia sekitar 17-19 tahun menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan ialah skala perilaku seksual berpacaran, skala peran ayah, skala dukungan teman sebaya dan skala ekspose media pornografi. Hasil analisis menunjukkan: 1) Tidak ada hubungan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan taraf signifikan sebesar 0,062 (p>0.05). 2) Tidak ada hubungan peran ayah dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,708 (p>0,05). 3) Ada hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,043 (p<0,05). 4) Ada hubungan ekspose media pornografi dengan perilaku seksual berpacaran, dengan nilai signifikan 0,041 (p<0,05). Penelitian ini menunjukkan peran ayah, dukungan teman sebaya dan ekspose media pornografi secara bersama-sama tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Dari tiga variabel independen, variabel peran ayah tidak ada hubungan dengan perilaku seksual berpacaran. Sedangkan variabel dukungan teman sebaya dan variabel ekspose media pornografi merupakan variabel yang ada hubungannya dengan perilaku seksual berpacaran.
PERAN AYAH DAN KONTROL DIRI SEBAGAI PREDITOR KECENDERUNGAN PERILAKU AGRESIF REMAJA Nina Zulida Situmorang; Yuliatmi Pratiwi; Dimas Panji Agung R.
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v2i1.1839

Abstract

Remaja dituntut untuk dapat mengendalikan emosinya agar tidak terjerumus pada perilaku agresif. Namun pada kenyataanya remaja juga sering dihadapkan pada konflik-konflik internal, sebagai akibat dari adanya perubahan baik secara fisik maupun secara psikis. Akibat konflik-konflik internal ini sedikit banyak mempengaruhi perilaku dan cara pandang remaja terhadap lingkungan sekitar.. Perasaan akibat konflik tersebut cenderung membuat remaja lebih mudah marah dan berperilaku agresif. Faktor peran ayah dan kontrol diri berdasarkan pra penelitian memberi kontribusi meningkatkan atau mengurangi kecendrungan perilaku agresif. Tujuan penelitian untuk menguji hubungan peran ayah dan kontrol diri dengan kecendrungan perilaku agresif pada remaja laki-laki di Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. S ampel penelitian sejumlah 129 siswa SMA di Yogyakarta dengan menggunakan cluster sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala peran ayah, skala, kontrol diri dan skala kecendrungan perilaku agresif. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan (1) Ada hubungan signifikan peran ayah dan kontrol diri terhadap kecendrungan perilaku agresif pada remaja dengan r=0.127; p<0.01.(2.Terdapat hubungan signifikan peran ayah terhadap kecenderungan perilaku agresif pada remaja dengan t = -2.21; p<0.05 (3).Terdapat hubungan signifikan antara kontrol diri dengan kecenderungan perilaku agresif remaja t = 3.556 ; p < 0.01. Simpulan menunjukkan ada hubungan antara peran ayah dan kontrol diri terhadap kecendrungan perilaku agresivitas siswa SMA di Yogyakarta.
Co-Authors Afriani, Ishbakh Afrizawati Afrizawati Agus Sulistiawan Agus Sulistiawan Agus Sulistiawan Ahmad Muhammad Diponegoro Alif Muarifah Alifah, Rifa Nur AM. Diponegoro Amanah, Fisa Anindita, Wiwid Dyah Aprilia, Reza Tamafaya Arini Widyowati Aziz Syamsul Nurudin Basman, Fadhilah Auliyah Brigianto, Alphecca Carinae Ciptasari Prabawanti Damarhadi, Suprastowo Desi Ariska Dimas Panji Agung R. Elli Nur Hayati Erita Yuliasesti Diah Sari Erita Yuliasesti Diahsari Fadhilah Auliyah Uswah Basman Farida Ulyani Fatwa Tentama Febriana, Putri Fitri Ramadhani Fitrianur Fitrianur Fuadi, Ainus Saqifah Genisa, Oktin Gladis Corinna Marsha Hadi Suyono Hanif, Mifta Heri Susanto Husnawati Husnawati Indasah, Siti Nur Isna Asyri Syahrina junianto, mahmud Khoiruddin Bashori KURNIAWAN, WILLYTIYO Leoni Intan Febriani Luahambowo Lia Kaulina Suci Ningtyas Lia Kaulina Suci Ningtyas Luahambowo, Leoni Intan Febriani M Muthmainah M. Khairullah Martha Soraya Putra Mauliddina Qurrota A’yun Melda Zulida Werty Mifta Hanif Missasi, Vallahatullah Mu'mina Kurniawati S J Kahar Muhammad Allex Martadinata Muhammad Nur Syuhada Muhopilah, Pipih Mujidin Mujidin Mujidin, Mujidin Muthmainah Muthmainah Muthmainah, M Namira Ismail Nasywa, Naila Ningrum, Dwi Arimbi Setia Ningtyas, Lia Kaulina Suci Nurjannah, Baiti Al-Hasanah NURUL HIDAYAH Prameswari, Adinda Pranawengrum, Ratri Ayu Purwadi Purwadi Purwadi Putri Febriana Putri, Ainayya Alfatihah Putryani, Suci Rahmatul Jannah Rifa Nur Alifah Rina Mariana Rina Mariana Rusyda Nurul Fajri Daulay Shibghatallah, Bunayya Dheya Sita Permatasari Siti Urbayatun Sri Wahyuni Sumayyah Sumayyah, Sumayyah Susilawati, Baiq Alia Teni Tri Ayuk Rama Dani Triantoro Safaria Utari, Inda Putri Willytiyo Kurniawan Wulan, Tyas Nawang Xuan, Chen Zi Yuliatmi Pratiwi