Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE DAKWAH PADA PROGRAM AYO MENGAJI DI TV HARMONI.COM/RADIO LITA FM CIMAHI Suryadi, Iyad; Amalia, Neng Yupi
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i1.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Pertama, mengidentifikasi metode komunikasi dakwah yang dilaksanakan pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Kedua, mengidentifikasi bagaimana implementasi metode komunikasi dakwah yang dilaksanakan pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Ketiga, Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi metode komunikasi dakwah yang pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu kualitatif dengan metode secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian, Pertama, metode dakwah yang digunakan dalam Ayo Mengaji Di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm Cimindi Bandung yaitu metode dakwah Bil´lisan dan Metode Dakwah Mujadalah Billati Hiya Ahsan. Kedua, Proses Implementasi metode dakwah dalam Program Ayo Mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm da´i/penyiar menjelaskan materi secara langsung dengan baik serta membuka tanya jawab dan diskusi interaktif baik secara langsung lewat kolom komentar di Facebook, Instagram, Youtube, Web maupun secara tidak langsung seperti di Group WhatsApp. Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat implementasi metode dakwah dalam Program Ayo Mengaji secara terperinci didukung dengan fasilitas radio yang mumpuni baik dari segi peran dan fungsinya yang memiliki daya langsung, daya tembus dan daya tarik yang sangat baik dalam proses melaksanakan syiar dakwah. Adapun hambatannya, dalam proses menyampaikan dakwah da´i/Penyiar mengalami komunikasi yang kurang terjalin dengan baik (Kurang efektif) baik dari segi waktu yang relatif singkat, internet yang kadang putus baik karena mati lampu atau wifi yang mengalami gangguan, begitu pun dengan audiens yang mengalami keterbatasan internet sehingga berpengaruh terhadap tingkat pemahaman materi yang diterima oleh mad´u-nya.Keywords: 
Relevansi Pemikiran Ibnu Sina Terhadap Pendidikan Agama Islam di Yayasan Faidhul Ulum Attadziriyah Karawang Agus Fudholi; Lina Zakiah; helmawati, Helmawati; Iyad Suryadi
An-nida: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 13 No. 2 (2025): Februari
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/an-nida.v13i2.3366

Abstract

Pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pengetahuan agama dan pengetahuan umum di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Ibnu Sina menawarkan konsep pendidikan yang menekankan keseimbangan antara aspek intelektual dan moral. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi pemikiran Ibnu Sina dalam pendidikan Islam dan penerapannya di Yayasan Faidhul Ulum Attadziriyah Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kurikulum. Teknik triangulasi digunakan untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pengetahuan agama dan pengetahuan umum telah diterapkan melalui metode pembelajaran yang holistik dan inovatif. Penggunaan teknologi meningkatkan keterlibatan siswa, sementara pendidikan karakter berdasarkan pemikiran Ibnu Sina membantu siswa mengembangkan nilai-nilai moral dan pemikiran kritis. Pemikiran Ibnu Sina memiliki relevansi yang tinggi dalam pendidikan agama Islam modern. Integrasi antara pengetahuan dan inovasi pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk siswa yang memiliki pengetahuan dan karakter yang baik.
IMPLEMENTASI METODE DAKWAH PADA PROGRAM AYO MENGAJI DI TV HARMONI.COM/RADIO LITA FM CIMAHI Suryadi, Iyad; Amalia, Neng Yupi
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v1i1.2496

Abstract

Penelitian ini bertujuan: Pertama, mengidentifikasi metode komunikasi dakwah yang dilaksanakan pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Kedua, mengidentifikasi bagaimana implementasi metode komunikasi dakwah yang dilaksanakan pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Ketiga, Mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi metode komunikasi dakwah yang pada program ayo mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm. Jenis penelitian yang di gunakan yaitu kualitatif dengan metode secara deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian, Pertama, metode dakwah yang digunakan dalam Ayo Mengaji Di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm Cimindi Bandung yaitu metode dakwah Bil´lisan dan Metode Dakwah Mujadalah Billati Hiya Ahsan. Kedua, Proses Implementasi metode dakwah dalam Program Ayo Mengaji di TV Harmoni.Com/Radio Lita Fm da´i/penyiar menjelaskan materi secara langsung dengan baik serta membuka tanya jawab dan diskusi interaktif baik secara langsung lewat kolom komentar di Facebook, Instagram, Youtube, Web maupun secara tidak langsung seperti di Group WhatsApp. Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat implementasi metode dakwah dalam Program Ayo Mengaji secara terperinci didukung dengan fasilitas radio yang mumpuni baik dari segi peran dan fungsinya yang memiliki daya langsung, daya tembus dan daya tarik yang sangat baik dalam proses melaksanakan syiar dakwah. Adapun hambatannya, dalam proses menyampaikan dakwah da´i/Penyiar mengalami komunikasi yang kurang terjalin dengan baik (Kurang efektif) baik dari segi waktu yang relatif singkat, internet yang kadang putus baik karena mati lampu atau wifi yang mengalami gangguan, begitu pun dengan audiens yang mengalami keterbatasan internet sehingga berpengaruh terhadap tingkat pemahaman materi yang diterima oleh mad´u-nya.Keywords: 
Communication Strategy In The Development Of Islamic Education In Al-Afifiyah Kopo Learning Park Bandung City Iyad Suryadi; Hoerul Umam; rivaldy rivaldy
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.5172

Abstract

This research is motivated by the large number of teenagers and children who lack interest in Islamic education, which has resulted in the Islamic education institution of the Al-Afifiyah learning center being quiet from activities, one of which is the environment of the Al-Afifiyah learning park. Many people who are in the Al-Afifiyah learning park are children who drop out of school, teenagers who are unemployed, and parents who do not educate properly. This study aims to analyze communication strategies in the development of Islamic education in the Al-Afifiyah Kopo Learning Park, Bandung City. This study uses Fred R. David's communication strategy theory with a qualitative descriptive approach method. Data collection techniques in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and drawing conclusions. In this study, there were three informants to obtain data from. The results of this study show that the communication strategy used by caregivers at the Al-Afifiyah Learning Park in Babakan Ciparay District, Cirangrang Village, and Bandung City is interpersonal communication using persuasive communication methods (repetition). Barriers to communication between caregivers of the Al-Afifiyah Learning Center in efforts to develop Islamic education in the Al-Afifiyah Learning Center are psycho-social human barriers.
RELEVANSI PAI DALAM KEHIDUPAN MODERN DI SMA PLUS PARIWISATA BANDUNG Agus Hermawan; Aceng Nurul Huda; Helmawati; Iyad Suryadi
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2025): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v13i2.6686

Abstract

This study aims to examine the application of the relevance of Islamic Religious Education (PAI) in the modern lives of students at Bandung Tourism High School. In the era of globalization and technological advancement, the younger generation faces significant challenges in maintaining religious values ​​amidst the currents of modernization, especially in a tourism education environment that is open to cultural and lifestyle diversity. This study uses a descriptive qualitative approach. This approach was chosen because it is appropriate for exploring and understanding the meaning, experiences, and interpretations of informants regarding the application of Islamic Religious Education (PAI) in the context of modern life in a tourism-based high school environment. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews, and documentation of PAI teachers, students, and school officials. The results of the study indicate that PAI teachers have a contextual understanding of the challenges of modern life. Teachers not only teach PAI normatively, but also align the material with contemporary issues relevant to the students' world, such as technology, adolescent lifestyles, and ethics in the tourism workplace. This builds students' understanding that Islamic teachings remain relevant and necessary in facing the challenges of the modern era. Students respond positively to the application of Islamic values ​​in the context of modern life. Most students found it helpful to understand religious values ​​through a contextual approach. They stated that Islamic Religious Education is not just a theory, but a guide to life
MANAJEMEN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Andri Marta Sudirja; Umar Rosadi; Muhamad Rif'at Syadli; Chepy Risnadar Angga Widjaya; Siti Latipah; Aji Setiaji; Iyad Suryadi; Asep Ahmad Ridwansyah
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i1.2184

Abstract

Permasalahan bahwa belum efektifnya pelaksanaan pembinaan dalam peningkatan kompetensi guru PAI disebabkan oleh karena kurang oftimalnya perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi dan hasil manajemen Kepala Madrasah sehingga berdampak pada mutu pembelajaran khususnya pada mata pelajaran PAI pada madrasah tsanawiyah. Sebuah lembaga pendidikan seharusnya mempunyai sistem yang baik ditandai dengan lembaga tersebut mempunyai tujuan yang jelas, perencanaan yang matang, koordinasi yang teratur, pimpinan yang profesional, kooperatif dan pengawasan serta evaluasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, penilaian/evaluasi, hasil dan faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) perencanaan manajemen Kepala Madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan yang berkaitan dengan kompetensi guru-guru PAI tersebut, berkoordinasi dengan pengawas dan menyiapkan rancangan program pembinaan kompetensi guru PAI, 2) pelaksanaan manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan melalui workshop, seminar, MGMP, IHT, Diklat dan Supervisi serta melaksanakan pengamatan mengenai aspek-aspek pengelolaan dan administrasi guru PAI yang berfungsi sebagai pendukung terlaksananya pembelajaran yang efektif, 3) penilaian/evaluasi manajemen Kepala Madrasah pada peningkatan kompetensi guru PAI dilakukan terhadap komitmen guru PAI terhadap pelaksanaan pekerjaan, proses dan kinerja yang dicapai oleh guru PAI, 4) Hasil manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI adanya kerjasama yang sinergis dan harmonis antara Kepala Madrasah dengan para guru PAI dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran serta dapat memunculkan madrasah yang cukup berprestasi, 5) faktor pendukung dan penghambat manajemen kepala madrasah dalam meningkatkan kompetensi guru PAI antara lain ; sarana dan prasarana yang sudah memadai dan guru-guru PAI yang mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya dan bersertifikasi. Adapaun faktor penghambatnya antara lain ; masih ada beberapa orang guru yang masih kurang memahami kurikulum tiga belas, visi misi dan program madrasah, kurang dalam kemampuan pengelolaan proses pembelajaran peserta didik di kelas.
Transformation and Organizational Resilience: PAI Strategies in Facing Global Challenges in the Digital Era Asep Deny Firdaus; Iyad Suryadi; Helmawati; Saeful Anwar
Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v14i1.19348

Abstract

This study aims to analyze Islamic Religious Education (PAI) strategies in facing global challenges and infrastructure limitations at MIN 5 Cilacap. Utilizing a qualitative approach with a holistic single case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed using Miles, Huberman, and Saldana's interactive model. Findings reveal planning strategies based on Managerial Realism and digital content curation (gatekeeping) effectively balance limited budgets. Technology implementation successfully shifts the paradigm from verbalism to concrete visualization and creates joyful learning through evaluation gamification. The success of this digital transformation is supported by organizational resilience, transformational leadership, and peer tutoring. Physical facility limitations in border areas can be overcome through pedagogical adaptability and social capital (humanware), establishing technology as an epistemological bridge without losing the spiritual essence of Islamic education. Keywords: Transformation and Organizational Resiliences, Global Challenges, Digital Era Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi tantangan global dan keterbatasan infrastruktur di MIN 5 Cilacap. : Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal holistik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Temuan menunjukkan strategi perencanaan berbasis Realisme Manajerial dan kurasi konten digital (gatekeeping) yang efektif menyeimbangkan anggaran terbatas. Implementasi teknologi berhasil menggeser paradigma verbalisme menuju visualisasi konkret dan menciptakan joyful learning melalui gamifikasi evaluasi. Keberhasilan transformasi digital ini ditopang oleh resiliensi organisasi, kepemimpinan transformasional, dan kolaborasi sejawat (peer tutoring). Keterbatasan fasilitas fisik di wilayah perbatasan dapat diatasi melalui adaptabilitas pedagogis dan modal sosial (humanware), menjadikan teknologi sebagai jembatan epistemologis tanpa menghilangkan esensi spiritualitas pendidikan Islam.  Kata Kunci: Transformasi dan Resiliensi Organisasi, Tantangan Global, Era Digital
ISLAMIC EDUCATIONAL PHILOSOPHY “The Role of Philosophy in PAI Curriculum Development” Ajat Saputra; Badru Sohim; Helmawati Helmawati; Iyad Suryadi
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 11 (2025): JULY
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) has a strategic role in shaping the character, morals, and spirituality of students. However, the implementation of PAI curriculum in the field still tends to emphasize cognitive aspects, thus neglecting affective and psychomotor dimensions. This article aims to examine the role of Islamic education philosophy in the development of PAI curriculum to be more holistic, contextual, and transformative. This research uses a library research method with a descriptive-analytical approach to the thoughts of the figures and relevant literature. The results show that the philosophical foundations-ontological, epistemological, and axiological-contribute greatly to formulating the direction, content, methods, and evaluation of PAI curriculum. The ontological foundation emphasizes the development of human potential as a whole; the epistemological demands integration between revelation, reason, and experience; while the axiological prioritizes Islamic moral and ethical values in education. Thus, the philosophy of Islamic education becomes an important foundation in building PAI curriculum that is not only instructional, but also loaded with transcendental and humanistic values.
Transformation of Islamic Aesthetic Symbols in Contemporary Da’wah Media: a Hermeneutic Review of Gadamer and Ricoeur Asep Deny Firmansyah; Helmawati Helmawati; Iyad Suryadi
JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : IAIN SYEKH NUR JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/jy.v11i1.21159

Abstract

This research analyses how contemporary da’wah art reinterprets Islamic aesthetics through a dialectic between traditional symbols and digital visual innovation. Using the hermeneutic approach of Hans-Georg Gadamer and Paul Ricoeur, this study explores the dynamics of meaning that emerge from the interaction between Islamic visual texts and the modern socio-cultural context. Data were obtained through observation of digital-based da’wah artworks and visual documentation on various media platforms, then analysed using the fusion of horizons and interpretative arc models. The results show that symbols such as calligraphy, geometry, and arabesque have transformed meaning through the digital medium without losing their theological value. This reinterpretation not only expands the aesthetic horizons of da’wah but also increases the relevance of Islamic messages for the digital generation. However, integrating artistic form and theological constraints remains a significant challenge in maintaining authenticity. This study emphasises the importance of collaboration between artists, scholars, and academics to develop innovative, communicative, and spiritually valid models of da’wah art.
Ethics of Communication on Social Media in The Perspective of The Interpretation of Ibn Kathir Haerudin Haerudin; Iyad Suryadi; Helmawati Helmawati
Studia Quranika Vol. 10 No. 1 (2025): July
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of using social media has become common in many circles, therefore, it is required to be smart and wise in using it, in Islam the ethics of communication must be in accordance with the sharia, namely emphasizing the Islamic elements and also with language that shows Islam and Islamic communication. This research is a type of qualitative descriptive research using library research. The data collection technique is by docmentation and observation. Meanwhile, the data analysis is by data reduction, data presentation and conclusion drawn. The results of the study show that communication ethics in social media according to the perspective of Tafsir Ibn Katsir emphasizes relevant Qur'anic principles. In Tafsir Ibn Kathir provides a strong foundation through the interpretation of verses of the Qur'an related to speech, behavior, and social interaction, including the first, in Surah An nisaa verse 5 which emphasizes the importance of speaking with good words to improve morals, the second, Al Ahzab verse 70 about emphasizing demanding good words, honesty, politeness, and responsibility in expressing opinions and respecting the existence of others in the digital space, third, Al-Hujurat verses 11–12, which emphasizes the prohibition of blasphemy, gossip, and prejudice that must be maintained for a Muslim.