Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Multidisplin

Pragmatisme Politik Lokal: Studi Kasus Tingginya Politik Uang Pada Pilkada Kabupaten Labuhan Batu Tahun 2020 Saputra, Alwi; Zetra, Aidinil; Hendrik, Doni
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Desember 2025 - Januari 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i5.1788

Abstract

Pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Utara ditemukan 3 kasus pelanggaran Pemilihan Umum yang diselesaikan melalui Pemungutan Suara Ulang, yang diantaranya Kabupaten Mandailing Natal, Labuhan Batu, dan Labuhan Batu Selatan. Dalam kasus pelanggaran Pemilihan Umum yang ditemukan, kasus politik uang sangat tinggi di tiga kabupaten tersebut, khususnya di Kabupaten Labuhan Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan praktek politik transaksional di Kabupaten Labuhan Batu mulai dari masa kampanye hingga Pemungutan Suara Ulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive Sampling, yang ditambah dengan informan triangulasi. Pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa politik transaksional sangat tinggi di Kabupaten Labuhan Batu. Kedua pasangan calon yang bertarung hingga Pemungutan Suara Ulang terlibat dalam politik transaksional, yang didukung oleh strategi lainnya seperti mobilisasi aparat pemerintah, penyelenggara Pemilihan Umum, hingga keterlibatan anggota kepolisian. Pemenang Pemungutan Suara Ulang pada Pemilihan Bupati Labuhan Batu Tahun 2020 adalah yang memberikan uang paling banyak, yaitu pasangan Erik-Ellya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa politik transaksional menjadi kunci kemenangan pasangan Erik-Ellya dalam Pemilihan Bupati Labuhan Batu Tahun 2020, dengan strategi politik uang dan mobilisasi aparat kepolisian.
Analisis Jaringan Sosial Politik Masinton Pasaribu dan Mahmud Efendi Lubis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2024 Tanjung, Melani; Zetra, Aidinil; Hendrik, Doni
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1631

Abstract

Penelitian ini menganalisis jaringan politik pasangan Masinton Pasaribu dan Mahmud Efendi Lubis pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2024. Fokus penelitian diarahkan pada bagaimana pasangan kandidat tersebut memanfaatkan jaringan politik untuk memobilisasi dukungan elektoral di tengah keterbatasan sumber daya dan waktu kampanye. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan partai politik pengusung, tim sukses, serta aktor-aktor jaringan sosial yang terlibat, dan dilengkapi dengan data sekunder dari dokumen dan sumber tertulis. Analisis dilakukan dengan merujuk pada teori jaringan politik Aspinall dan Sukmajati (2015) yang meliputi tiga bentuk jaringan yaitu partai politik, mesin-mesin jaringan sosial, dan tim sukses serta teori jaringan sosial Ruddy Agusyanto (2011) yang membagi jaringan ke dalam dimensi kepentingan, kekuasaan, dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemenangan pasangan Masinton–Mahmud tidak hanya ditopang oleh kekuatan partai pengusung PDI Perjuangan dan Partai Buruh, tetapi juga melalui aktivasi jaringan sosial seperti Gerakan Sukamas, organisasi masyarakat, kelompok pemuda, dan jaringan keagamaan. Sinergi antara jaringan formal dan non-formal menjadi faktor utama yang memperkuat legitimasi dan efektivitas mobilisasi dukungan politik di Tapanuli Tengah.