Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Peningkatan Proses Hasil Belajar Menggunakan PBL Pembelajaran IPAS Kelas IV SDN 031/VI Rantau Panjang Winda, Winda; Sundahry, Sundahry; Avana, Nurlev
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol 10 No 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v10i2.2047

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya mutu proses dan capaian belajar siswa dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas IV SDN 031/VI Rantau Panjang. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan proses serta hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan yang nyata dalam proses maupun hasil belajar. Observasi terhadap aktivitas guru meningkat dari 69,04% pada siklus I menjadi 83,33% di siklus II, sedangkan aktivitas siswa naik dari 60% menjadi 85%. Tingkat ketuntasan hasil belajar juga mengalami kenaikan dari 64,75% pada siklus pertama menjadi 81,25% pada siklus kedua. Temuan ini menegaskan bahwa model PBL efektif dalam mendorong keaktifan belajar dan memperkuat pemahaman siswa terhadap materi IPAS. Oleh karena itu, model PBL layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran aktif, bermakna, dan berpihak pada siswa.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CARD MATCH (ICM) KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SDN 101/II MUARA BUNGO Sandra, Aurel Debrina; Avana, Nurlev; Abdulah, Abdulah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.49099

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) Kelas V Pada Pembelajaran Matematika Di SDN 101/II Muara Bungo, penelitian ini berawal dari masalah masih banyaknya siswa yang menganggap bahwa pembelajaran matematikan adalah pembelajaran yang membosankan sehingga siswa malas dan tidak memahami dalam mengerjakan soal yang diberikan oleh guru. Model pembelajaran yang digunakan guru juga masih model pembelajaran konvensional sehingga siswa kurang berperan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimental Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB yang berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VC berjumlah 30 siswa sebagai kelas kontrol. Dalam pelaksanaan penelitian ini kedua kelas diberkan pretest sebelum mendapatkan perlakuan dan posttest setalah mendapatkan perlakuan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data yang diperoleh yaitu pretest dan postest dapat diketahui bahwa hasil analisis mann-whitney menunjukkan hasil nilai pretest bahwa p-value dari kelas eksperimen dan kontrol  0,051 yang menyatakan lebih besar dari pada 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa Ha ditolah dan Ho diterima sedangkan hasil nilai postest bahwa p-value dari kelas eksperimen dan kontrol  0,000 yang menyatakan lebih kecil dari pada 0,05, maka dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya ada perbedaan yang signifikan hasil pretest dan postest dari kelas eksperimen dan kelas kontrol.
Mathematics Learning Improvement Through Example-Non-Example with Flannel Board: Peningkatan Pembelajaran Matematika Melalui Contoh dan Non-Contoh dengan Papan Flanel Rahadi, Gusta; Avana, Nurlev; Apdoludin
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General Background: Mathematics is a compulsory subject in Indonesian primary education as it develops logical reasoning and problem-solving skills, yet many students face difficulties due to monotonous teaching approaches. Specific Background: Preliminary observations in grade III of SDN 11/II Teluk Pandak revealed only 30.43% of students achieved the minimum mastery criteria, largely due to low engagement and ineffective instructional strategies. Knowledge Gap: While previous studies have shown the benefits of Example Non-Example models and flannel board media separately, limited research has examined their combined application in elementary mathematics learning. Aims: This study aimed to improve students’ mathematics learning processes and outcomes by integrating the Example Non-Example model with flannel graph media. Results: Using classroom action research across two cycles, findings demonstrated significant improvement, with student mastery increasing from 30.43% (pre-cycle) to 56.52% (cycle I) and 91.30% (cycle II). Novelty: The strategic integration of visual-conceptual learning through Example Non-Example with interactive flannel media offers a more engaging and contextualized learning experience. Implications: These findings suggest that combining innovative instructional models with concrete media can foster active participation, enhance conceptual understanding, and serve as a practical strategy for improving mathematics education in elementary schools.Highlight : Model Example Non-Example with flannel graph improved mathematics learning outcomes. Student achievement increased significantly from cycle I to cycle II. Learning became more active, engaging, and effective. Keywords : Learning Process, Learning Outcomes, Example Non-Example, Flannel Graph, Mathematics
Improving Mathematics Learning Process and Outcomes Using Demonstration Method: Peran Guru dalam Mengatasi Diskriminasi Rasial di Sekolah Dasar Iqbal, Muhammad; Avana, Nurlev; Andriani, Opi
Academia Open Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

General Background: Mathematics plays a fundamental role in developing logical and systematic thinking skills for elementary students, yet its abstract nature often leads to low engagement and achievement. Specific Background: At SDN 64/II Perumnas 1, third-grade students showed limited understanding of fractions due to lecture-dominated teaching and minimal use of concrete media. Knowledge Gap: While previous studies highlight the benefits of interactive approaches, structured applications of the demonstration method in teaching fractions within the Indonesian primary school context remain underexplored. Aims: This study aimed to improve both the learning process and outcomes in mathematics by applying the demonstration method with concrete, participatory experiences. Results: Conducted as Classroom Action Research in two cycles with 12 students, the findings revealed improvements in teacher performance (from 76.50% to 100%), student engagement (from 0% to 58.33% categorized as “Very Good”), and learning achievement (from 41.66% to 83.33% mastery). Novelty: The study demonstrates that structured use of demonstration—supported by tangible media and active student participation—can effectively transform abstract concepts into meaningful learning experiences within the framework of the Merdeka Curriculum. Implications: These findings suggest that demonstration-based learning enhances conceptual understanding and student participation, providing a practical strategy for primary educators to strengthen mathematics instruction.Highlight : Demonstration method improved learning process and outcomes in fractions. Student engagement shifted from passive to active participation. Learning outcomes increased from 41.66% to 83.33%. Keywords : Demonstration Method, Learning Process, Learning Outcomes, Fractions, Primary Education
Think Pair Share Model for Improving Mathematics Learning Outcomes: Model Think Pair Share untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Safitri, Juliana; Avana, Nurlev; Guswita, Reni
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.1641

Abstract

General Background: Mathematics is a fundamental subject that supports the development of logical reasoning and problem-solving skills, yet it often poses difficulties for elementary students, resulting in low motivation and learning outcomes. Specific Background: Observations at grade VI of SDN 91/VI Rantau Panjang revealed that traditional teaching methods led to low participation, lack of collaboration, and 75% of students scoring below the minimum mastery criteria. Knowledge Gap: While previous studies confirm the effectiveness of Think Pair Share (TPS), limited evidence exists on its adaptation to the unique characteristics of grade VI learners in rural primary schools. Aims: This study aimed to improve student learning processes and outcomes in mathematics through the implementation of a modified TPS cooperative learning model. Results: Conducted as classroom action research in two cycles, the study showed significant improvements: teacher performance increased from 80% to 100%, student participation rose from 75% to 93.75%, and learning mastery improved from 75% to 93.75%. Novelty: The research introduced contextual modifications to the TPS model, such as flexible grouping, adjusted discussion time, and task variations aligned with the curriculum, which enhanced student engagement and comprehension. Implications: The findings demonstrate that TPS not only improves mathematical achievement but also fosters collaborative learning environments, offering a scalable strategy for broader application in primary education. Highlights: TPS increased participation and mastery in mathematics learning. Teacher performance and student collaboration improved significantly. Modified TPS provided contextual strategies for primary education. Keywords: Mathematics Learning, Cooperative Learning, Think Pair Share, Student Engagement, Learning Outcomes
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT DI KELAS IV SDN 50/II LUBUK LANDAI Hidayat, Taufiq; Avana, Nurlev; Aprizan, Aprizan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50086

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran matematika yang belum optimal di kelas IV SDN 50/II Lubuk Landai, di mana guru masih menggunakan metode ceramah satu arah dan siswa kurang terlibat aktif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan proses dan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus pada semester II tahun ajaran 2025/2026 dengan subjek 21 siswa. Model yang digunakan mengacu pada desain dari Arikunto, yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian selama dua siklus menunjukkan bahwa model Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN 50/II Lubuk Landai. Proses pembelajaran meningkat dari kategori Cukup menjadi Sangat Baik, ditandai dengan meningkatnya keterlibatan siswa dalam diskusi, permainan, dan turnamen. Ketuntasan belajar juga naik dari 52,38% (11 siswa) pada Siklus I menjadi 80,95% (17 siswa) pada Siklus II. Hal ini membuktikan bahwa model TGT efektif mendorong partisipasi aktif dan pemahaman siswa.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING BERBANTU PAPAN PINTAR KELAS IV SDN 032/II MUARA BUNGO Elfita, Wilda; Avana, Nurlev; Subhanadri, Subhanadri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50500

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata ujian semester ganjil pada mata pelajaran Matematika yaitu 60. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan tujuan pembelajaran (KKTP) yang ditetapkan sekolah yaitu 75. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran CTL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model CTL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 032/II Muara Bungo yang berjumlah 24 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model CTL. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari 1) Presentase keterlaksanaan model CTL yang diperoleh dari  jumlah jawaban Ya dan Tidak pada lembar observasi, 2) peningkatana hasil belajar yang diperoleh dari hasil proses belajar pendidik, proses belajar peserta didik dan hasil bealajar siswa dengan menggunakan model CTL. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) keterlaksanaan model CTL pada mata pelajaran matematika berkatagori sangat baik,dengan perolehan dari lembar observasi pendidik pada Siklus I sebesar 73,65% dan siklus II sebesar 92,3%. Hasil lembar observasi peserta didik pada siklus I memperoleh sebesar 49,9 dan pada siklus II sebesar 87,4% 2) hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika setiap siklus mengalami peningkatatan di aatas nilai KKTP yaitu 75%, setelah diterapkan model CTL. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 54,10%, dan hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 83,30%. Penerapan model CTL dapat meningkatkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar, dan dapat membantu siswa agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA PROBLEM CARDS PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS IV SDN 90/II TALANG PANTAI Yanti , Tria Apriza; Avana, Nurlev; Sundahry, Sundahry
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50501

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas pada siswa kelas IV SDN 90/II Talang Pantai yang dilatarbelakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa, dapat dilihat berdasarkan nilai rata-rata ujian semester ganjil pada mata pelajaran Matematika yaitu 58,5. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Hal ini menunjukkan masih rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran PBL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri atas perencanaa, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN 90/II Talang Pantai yang berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model PBL. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari 1) Presentase keterlaksanaan model PBL yang diperoleh dari  jumlah jawaban Ya dan Tidak pada lembar observasi, 2) peningkatana hasil belajar yang diperoleh dari hasil proses belajar pendidik, proses belajar peserta didik dan hasil bealajar siswa dengan menggunakan model PBL. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) keterlaksanaan model PBL pada mata pelajaran matematika berkatagori sangat baik, 2) proses belajar  siklus I pertemuan 1&2 adalah 65% & 80%. Siklus II pertemuan 1&2 adalah 85% & 90%. 3) hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika setiap siklus mengalami peningkatatan di atas nilai KKTP yaitu 70%, setelah diterapkan model PBL. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 55%, dan hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 90%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I dan siklus II. Penerapan model PBL dapat meningkatkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar, dan dapat membantu siswa agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.
PENINGKATAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKAMENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PAPAN PINTAR KELAS III SDN 064/II PERUMNAS I Trisniawati , Adinda Prasetya; Avana, Nurlev; Nofrianni, Elvima
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.50533

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata ujian semester ganjil pada mata pelajaran Matematika yaitu 47,5. Rata-rata nilai tersebut masih dibawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 70. Oleh karena itu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran PBL. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan model PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa lembar observasi keterlaksanaan model PBL. Sedangkan data kuantitatif berupa data yang diperoleh dari 1) Presentase keterlaksanaan model PBL yang diperoleh dari  jumlah jawaban Ya dan Tidak pada lembar observasi, 2) peningkatana hasil belajar yang diperoleh dari hasil proses belajar pendidik, proses belajar peserta didik dan hasil bealajar siswa dengan menggunakan model PBL. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) keterlaksanaan model PBL pada mata pelajaran matematika berkatagori sangat baik, 2) hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika setiap siklus mengalami peningkatatan di atas nilai KKTP yaitu 85%, setelah diterapkan model PBL. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 33,33%, dan hasil belajar siswa pada siklus II sebesar 91,97%. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I dan siklus II. Penerapan model PBL dapat meningkatkan dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar, dan dapat membantu siswa agar tetap fokus dalam berbagai situasi pembelajaran yang sedang terjadi sehingga terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar.
Improving Reading Comprehension Skills through the SQ3R Strategy in Primary School Students Hakiki, Nurul; Guswita, Reni; Avana, Nurlev
Journal of Educational Sciences Vol. 9 No. 5 (2025): Journal of Educational Sciences
Publisher : FKIP - Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jes.9.5.p.3758-3768

Abstract

Reading comprehension is one of the essential basic skills in primary school, although in reality many students still have difficulty understanding the content of texts. This study aims to improve the reading comprehension skills of fifth-grade students at SDN 91/VI Rantau Panjang VI through the Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) strategy. This study employs a Classroom Action Research (CAR) approach using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles, each cycle consisting of two meetings. Sixteen students and one fifth-grade teacher served as subjects in this study. Observations of teacher and student activities, as well as reading comprehension tests, were collected as data for this study and analyzed using descriptive statistical methods. The results of the study showed an increase in teacher activity from 73.98% in Cycle I to 88.40% in Cycle II, while student activity increased from 73.66% in Cycle I to 88.44% in Cycle II. The mean reading comprehension test scores also increased from 72.50 with a completion rate of 62.5% in Cycle I to 83.69 with a completion rate of 93.8% in Cycle II. These findings prove that the application of the SQ3R strategy is effective in improving primary school students' reading comprehension skills and encouraging their active involvement in the learning process.