Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL FLYWHEEL

MENGOPTIMALKAN EFISIENSI MESIN PELEMBUT SEBAGAI PENGOLAH AWAL PROSES DAUR ULANG SAMPAH RUMAH TANGGA BERKAPASITAS 3 m³ PER JAM Sutriyono
JURNAL FLYWHEEL Vol 1 No 2 (2008): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v1i2.113

Abstract

Hambatan utama dari proses daur ulang sampah rumah tangga, terletak pada pengolahan awal yang meliputi pemisahan dan penghancuran, agar sampah tereduksi menjadi butiran butiran kecil yang homogen. Mesin pelembut, dirancang sebagai pengolah awal yang dapat untuk mereduksi ukuran sampah menjadi potongan-potongan kecil yang homogen. Masalahnya : Bagaimana mengoptimalkan efisiensi mesin pelembut sampah agar berhasil guna sebagai pengolah awal. Efisiensi mesin pelembut diukur dari perbandingan antara volume sampah yang diumpan dengan volume potongan yang dihasilkan tiap jam. Percobaannya dilakukan dua tahap yaitu tahap rancang bangun yang terdiri dari mesin pencacah, pemilah dan pelembut dan uji coba kinerja mesin dengan urutan proses sesuai fungsinya sebagai pengolah awal. Pada percobaan tahap satu bertujuan untuk mengetahui keseimbangan masing masing mesin tanpa beban, dengan variasi putaran rendah, menengah dan maksimal. Di ulang 10 kali dengan waktu 3 jam. Percobaan tahap dua dilakukan untuk mengetahui perbandingan besarnya volume sampah yang diumpan dengan volume keluaran, dengan variasi volume sampah dan ukuran butiran sampah yang dihasilkan dari satu kesatuan proses pengolahan awal. Percobaan tahap satu menunjukan hasil bahwa keseimbanganpemasangan mesin stabil dan kuat. Karena pada proses uji coba tanpa beban tidak terjadi gangguan dan berdasarkan catatan data pengamatan yang meliputi putaran, daya, dan torsi sesuai dengan karakter masing masing mesin. Percobaan tahap dua, hasil yang didapatkan bahwa mesin pencacah dan pelembut efisiensinya lebih besar jika potongan butiran sampah lebih kasar. Rata-rata efisiensi 80% sampai dengan 86 %, dan untuk mesin pemilah mampu memisahkan 55% sampah organik, 27 % campuran dan 18 % anorganik. Kesimpulan hasil percobaan dari mesin pelembut, bahwa efisiensi mesin lebih baik jika kisi kisi pemotong yang digunakan lebih kasar ukurannya, karena perbandingan volume umpan dan keluaran prosentasenya lebih besar pada putaran menengah 1800 rpm
MEREKAYASA PEMANFAATAN GAS METAN (CH4) MENJADI ENERGI LISTRIK KAPASITAS 500 KWH (Hasil Studi Kelayakan di TPA Supit Urang Kota Malang) Sutriyono; Rusdi
JURNAL FLYWHEEL Vol 3 No 2 (2010): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v3i2.523

Abstract

Keberadaan TPA untuk sementara waktu dapat dianggap sebagai sarana penyelesaian permasalahan sampah perkotaan yang berkaitan dengan kebersihan. Namun demikian terdapat efek negatif lain yang dapat ditimbulkan, diantaranya adalah potensi timbulnya gas metan dalam sampah yang tertumpuk di TPA. kandungan gas metan yang terdapat dalam TPA (Di Malang adalah TPA Supit Urang) sebaiknya dikelola sehingga dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar sebagai pembangkit energi alternatif. Tujuan dari kegiatan Studi Kelayakan Penangkapan Gas Metan di TPA Supit Urang ini adalah untuk (1) mengkaji kelayakan kandungan potensi gas, ditinjau dari teknologi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungan, jika diberdayakan menjadi pembangkit energi alternatif. (2) Mengkaji kandungan potensi gas ikutan lain yang berperan terhadap pengotoran udara dan lingkungan. (3) Mengkaji volume dan kandungan gas metan jika di rencanakan untuk diubah menjadi pembangkit energi alternatif. Dari studi yang telah dilakukan, dapat direkomendasikan hal-hal sebagai berikut : (1) Aspek Teknologi : Gas metan TPA Supit Urang hanya mempunyai prosentase kurang lebih 27 %, Agar mempunyai prosentase diatas 50 % atau setara dengan LPG, maka harus ditingkatkan melalui : Pemilahan jenis sampah, Sampah organik harus dilembutkan, Megontrol kondisi pH, temperatur, BOD dan COD, Konstruksi penampung sampah organik dibuat anaerob. (2) Aspek Dampak Lingkungan : Permasalahan kesehatan masyarakat (penyakit ISPA) yang disebabkan dari pengaruh gas metan. Penentuan lokasi pengolahan/penimbunan sampah dan pemisahan sampah yang bisa dan tidak bisa didaur ulang dari sumbernya (rumah tangga). (3) Aspek ekonomi : Gas metan TPA Supit Urang mempunyai potensi yang kurang apabila digunakan sebagai sumber energi alternatif. Hal ini dapat diatasi dengan : Peningkatan prosentase gas metan dengan rekayasa teknologi, Peningkatan fungsi TPA menjadi area komposting, mengoptimalkan kuantitas sampah dengan pemilahan sampah. (4) Aspek Sosial : Di kawasan TPA Supit Urang sebagian penduduknya mempunyai tingkat pendidikan yang rendah. Hal ini dapat diatasi dengan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah; pembuatan kompos; Sosialisasi bahaya dan manfaat sampah; Melaksanakan motivasi dan manjaga fungsi saluran drainase; Pembuatan bangunan peresapan air;Penerapan kebijakan pemisahan sampah domestik (organik dan anorganik).
RANCANG BANGUN INSTALASI PENGOLAHAN LIMBAH BUAH APEL DAN JERUK DI SENTRA HORTIKULTURA MENJADI BIOFUEL Sutriyono; Rusdi
JURNAL FLYWHEEL Vol 4 No 2 (2011): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v4i2.576

Abstract

Buah apel dan jeruk mengandung kadar gula yang tinggi, disamping itu juga mengandung zat pati (amilum), sehingga apabila difermentasi akan merubah larutan kadar gula menjadi larutan berkadar alkohol (C6H12O6). Apabila larutan kadar beralkohol didestilasi dapat menghasilkan alkohol dengan kadar tertentu yang disebut etanol (C2H5OH). Etanol yang destilasi dalam suhu titik didih 7880°C akan mereduksi kadar hidrogen (H), sehingga dapat meningkatkan kadar karbon(C) yang diperlukan sebagai syarat untuk bahan bakar alternatif. Masalah yang menjadi fokus penelitian untuk merancang bangun instalasi dirumuskan : Bagaimana model proses instalasi terbaik untuk mengolah limbah apel dan jeruk menjadi bioetanol sebagai bahan bakar alternatif . Proses rancang bangun instalasi tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap penelitian yaitu tahap I meneliti kandungan kadar gula dari buah apel dan jeruk, Tahap II, meneliti optimalisasi fermentasidan destilasi untuk meningkatkan kadar alkohol. Tahap III, merancang model instalasi pengolahan limbah buah apel dan jeruk menjadi bioethanol menjadi bahan bakar alternatif non fosil. Penelitian eksperimen tersebut dilakukan untuk mendapatkan data-data yang valid dan relabel sehingga dapat menghasilkan rancangan yang terbaik. Data-data diolah dengan Post Hoc untuk mendapatkan hasil terbaik (energi, ekonomis dan ekologi). Kesimpulan dari hasil penelitian adalah rancang bangun instalasi pengolahan limbah buah apel dan jeruk menjadi bioethanol dengan tahapan pemerasan,fermentasi dan destilasi.
PENGARUH PERUBAHAN TITIK BERAT POROS ENGKOL TERHADAP PRESTASI MOTOR BENSIN EMPAT LANGKAH Budiyanto; Rusdi; Sugiyanto; Sutriyono; Kurnia Rakhman, Dedi
JURNAL FLYWHEEL Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v6i1.587

Abstract

Motor Bakar torak memegang peranan penting bagi kehidupan manusia baik dalam segi industri maupun transporasi darat. Motor bakar torak mempergunakan satu atau beberapa silinder yang di dalamnya terdapat torak yang bergerak translasi. Didalam silinder itulah terjadi pembakaran campuran bahan bakar dengan oksigen dari udara, gas yang dihasilkan oleh proses tersebut mampu menggerakkan torak, yang oleh batang penggerak di hubungkan dengan poros engkol. Perubahan poros engkol sangat berpengaruh pada prestasi mesin yang dihasilkan. Adanya perubahan bentuk desain poros engkol mengakibatkan perubahan torsi dan daya motor sehingga berpengaruh terhadap prestasi mesin yang dihasilkan. Dari hasil experimen yang telah dilakukan didapat bahwa perubahan titik berat poros engkol berpengaruh terhadap prestasi mesin yang dihasilkan. Dengan modifikasi poros engkol dapat meningkatkan performa pada motor bakar. Setelah perubahan pemakaian bahan bakar lebih irit dari pada poros engkol standartnya. Pada penelitian ini titik berat pembahasannya pada perubahan poros engkol modifikasi pada karakteristik mesin sepeda motor 4 langkah.
Co-Authors abdi firdaus Abu Bakar Bill Gates Achmad Widi Rochmani Adi Prasetya, Rafli Agil Suryanto Agung Priyanto Ahmad Fadhillah Ahmad Fathur Ilham Ahmad Hidayat Ahmad Shofwan Nizomi Ainun Jariyah Ajay Sepangan Aldi Hermawan Alifia Ananda Putri Aria Nurman Abdullah Arip Khasanul Muna Arkana Dikta Nalendra Asep Saepudin Babun Suharto Bambang Wicaksono Hariyadi Bangkit Sutowiyono bayu pamungkas Dela Rery Deni Dwi Rifa'i Devi Febriyanti Widia Astuti Dhayal Gustopo Dian Eka Kusuma Wardani Diana, Aqila Dimas Muhammad Yusup Ditto Saepoel Rachman Duwi Purnomo, Handika Eko Marsyahyo Eli Rohmah Elma Endryana Sugiyantoro Everly Titaley Fadhil, Muhammad Fathin Fadli Ramadhan Fahmi Abdillah, Ahmad Fajar Lukman Hakim Farhat Adriansyah Febriansyah, Adi Febriyani Nurhida Fendrizal Akbar Fery Ramdani Fika Widya Pratama Firmansyah, Azis Fitra Raihan Flying, Riky Fourry Handoko Gilang Rahmathu Hardian Gustopo, Dayal Hengky Agus Setiawan Heri Dwi Putranto Imam Safi'i Januar Irwansyah Jhonatan Maringan Situmorang Jhosua Putra Gultom Jul Padri Keanu Rafi Pratama Khurotul Aini Kurnia Rakhman, Dedi Kurnianto Octian Junaidi Kurniawan M. Idris Mahrus Ali Mariza Kertaningtyas Maulana Ichsan Mohamad Zulfikri Mohd Zacky Bharya Muhamad Sobran Muhamad Tegar Muhamad Yogi Setiawan Muhammad Alfian Nurrizky Muhammad Azis Muhammad Fahry Muhammad Fauzan Hussaeni Muhammad Furqon APD Muhammad Miftah Muhammad Rifqi Juniawan Nana Hermansyah Niko Priambhodo Nur Ardhayaguna, Daffa Nurhidayat Nurul Hikmah, Intan Priana, Pajar Prima Vitasari Priska Dinianti Putra Dwi Agustya Putri, Kabita Camelia Rafli Harahap, Muhamad Rafli Untara Rahayu Isnin Astuti Rahel Juliana Nababan Ratna Wardani Ray Virana Rajessa Regi Setiawan Rian Setiawan Ricky Alexander Riky Flying Rusdi Safi'i, Imam Salim Sandy Efriyanto Sonasa Rinusantoro ST Salmia L.A. SUGIYANTO Sutarti Sutarti, S Swasti, Cantika Tiong Iskandar Titaley, Everly Tri Puji Antoro Usman Velix Renata Yossie Yumiati Yusuf Putra Pratama, Andes Zacky Algifakhri