Claim Missing Document
Check
Articles

PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN LIPID MIKROALGA Tetraselmis chuii (Butcher, 1959) PADA pH YANG BERBEDA Akbar, Muhammad; Iba, Wa; Muskita, Wellem H.; Kurniaji, Ardana
Media Akuakultur Vol 18, No 2 (2023): Desember, 2023
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/ma.18.2.2023.65-73

Abstract

Mikroalga telah menjadi pakan alami yang penting dalam pembenihan komoditas akuakultur dan pertumbuhannya dipengaruhi kualitas air seperti suhu, salinitas dan pH. Penurunan pH air laut mempengaruhi pertumbuhan dan kandungan lipid mikroalga. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pH yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kandungan lipid mikroalga T. chuii. Desain penelitian yaitu rancangan acak lengkap menggunakan empat perlakuan dengan tiga ulangan. Empat jenis perlakuan berdasarkan variasi PH (6.5, 7, 7.5, 8 dan pH alami 7.8) selama 7 hari kultivasi. Kepadatan awal dari bibit mikroalga T. chuii adalah 5x104 sel.ml-1 dikultur dalam 15 erlenmeyer dengan volume 250 ml. Pengontrolan pH selama penelitian dilakukan setiap dua kali sehari mulai hari ke-0 sampai hari ke-7 menggunakan pH meter. Variabel yang diamati adalah kepadatan sel, laju pertumbuhan spesifik, produktivitas biomassa dan kandungan lipid. Ekstraksi dan analisis lipid mengacu pada metode Bligh dan Dyer dengan modifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi pH mempengaruhi kepadatan sel. Kepadatan sel akhir tertinggi didapatkan pada T. chuii yang dikultur pada pH 7 dan 6.5. variasi pH juga memberikan pengaruh yang berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik, produktivitas biomassa dan kandungan lipid mikroalga T. chui. Penurunan pH sampai 6.5 dan 7 melambatkan onset fase eksponsial pada T. chuii. Penelitian ini menunjukkan bahwa pH 7 dan 8 merupakan pH yang optimal untuk pertumbuhan T. chuii. Produksi lipid T. chuii dalam berbagai variasi pH masih rendah berkisar 0.8-1.1%.Microalgae is an important live feed in aquaculture hatchery and their growth and nutritional content depend on water quality such as temperature, salinity, and pH. Decreasing pH as a result of ocean acidification has been affected growth and lipid content of microalgae. This study aimed to determine the effect of decreasing pH on the growth and lipid content of microalgae T. chuii. This study was designed in a completely randomized design (CRD) with four treatments and three replications. Four treatments were given based on variations in pH (6.5, 7, 7.5, 8 and pH Control 7.8) for 7 days of cultivation. The initial density of T. chuii used was 5 x 104 cells.ml-1 cultured in 15 of 250 ml Erlenmeyer flasks. Measurement of pH during the study was done twice a day using a pH meter. The variables observed in this study were cells density, specific growth rate, biomass productivity and lipid. Extraction and analysis of lipids using modified Bligh and Dyer method. The study showed that pH variation affected final cells density of T. chuii. The highest final cell density was found in T. chuii cultured at pH 7 and 6.5. Also, variations in pH significantly affected specific growth rate, biomass productivity and lipid content of T. chuii. Lowering the pH to 6.5 and 7 slowed the onset of the exponential phase in T. chuii. This study showed that pH 7 and 8 were optimal for the growth of T. chuii cultured in 12 media. The production of lipids in T. chuii at various pH variations was still low, ranging from 0.8-1.1%.
Pelatihan Pembuatan Tepung Ikan Sapu-Sapu Sebagai Bahan Pakan Alternatif Berkelanjutan di Kelurahan Padaleu Kendari Ruslaini; Agus Kurnia; Wellem H. Muskita; Abdul Muis Balubi; La Ode Muhammad Yasir Haya; Kadir Sabilu
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i1.54

Abstract

Tepung ikan merupakan salah satu komponen pakan ikan yang memiliki harga tinggi, sehingga diperlukan upaya untuk mencari alternatif pengganti dari sumber alam sekitar sehingga harga pakan menjadi lebih ekonomis. Pakan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan keberhasilan dalam budidaya ikan. Tujuan pengabdian adalah untuk melatih pembudidaya ikan skala rumah tangga dalam penggunaan tepung ikan sapu-sapu dalam pakan buatan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan ikan budidaya dan sebagai salah satu upaya alternatif penyediaan sumber protein dalam pakan ikan, pengabdian ini berlangsung selama 2 bulan yaitu pada bulan Juni sampai Juli 2022 dengan jenis kegiatan berupa pelatihan kepada para pembudidaya ikan skala rumah tangga di Kelurahan Padaleu Kota Kendari, Adapun hasil kegiatan adalah sebagai berikut : Observasi Kegiatan observasi terdiri atas kegiatan survei lapangan dan wawancara. Survei lapangan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi lapangan dan lokasi yang tepat untuk melaksanakan sosialisasi. Survei meliputi kondisi masyarakat, sosiografi masyarakat, dan calon peserta pelatihan. Simpulannya bahwa pelatihan pembuatan pakan ikan sapu-sapu sangat membantu pembudidaya dalam melakukan kegiatan budidaya ikan
Pendampingan Implementasi Model Pembangunan Wilayah Berbasis Kawasan Strategis di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara Kadir Sabilu; La Ode Alwi; Romy Ketjulan; Waode Siti Anima Hisein; Ruslaini; Yusnaini; Wellem H. Muskita; La Ode Muh. Yasir Haya
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v2i2.72

Abstract

Pemetaan kawasan strategis berbasis kecamatan yang komprehensif dan terperinci sesuai pola pencaharian masyarakat, komoditi unggulan, keunggulan karakteristik situs dan geografis wilayah, ketersediaan fasilitas dan kelembagaan diperlukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan penduduk yang berkelanjutan. Hasil pengabdian masayarakat dengan tema Pendampingan Implementasi Model Pembangunan Berbasis Kawasan Strategis mengiformasikan bahwa secara umum Kabupaten Muna telah menerapkan pendekatan sektoral dan regional dalam meningkatkan daya saing ekonomi masyarakatnya, melalui penetapan 8 kawasan strategis berbasis wilayah kecamatan, yaitu: kawasan strategis perkotaan, kawasan strategis wilayah pesisir; kawasan strategis pariwisata terpadu, kawasan strategis perikanan terpadu, kawasan strategis ekonomi khusus, kawasan strategis rencana kawasan transmigrasi, kawasan strategis argopolitan, dan kawasan strategis agromina-bahari, yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kabupaten Muna. Pengembangan sarana dan prasarana seperti perbaikan akses jalan dan sistem irigasi, peremajaan tanaman perkebunan yang kurang produktif, intensfikasi lahan pertanian, ekstensifikasi dan intensifikasi tambak udang dan ikan di kawasan strategis perikanan terpadu dan agromina-bahari serta optimalisasi alat-alat pengolahan tanah diperlukan untuk optimalisasi dan efektifitas program model pembangunan yang dijalankan
Sosialisasi Pembuatan Pakan Ikan Putih (Caranx sp) Pada Masyarakat Nelayan Di Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Selatan Muskita, Wellem H.; Kurnia, Agus; Ruslaini; Hamzah, Muhaimin; Aslin, La Ode; Jali, Wa; Piliana, Wa Ode
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6251

Abstract

Ikan putih (Caranx sp.) merupakan salah satu jenis ikan karang yang sangat potensial untuk dikembangkan karena mempunyai beberapa keunggulan komparatif antara lain mampu hidup dalam kondisi kepadatan yang tinggi (150 ekor/m3), mempunyai laju pertumbuhan tinggi, sangat tanggap terhadap penambahan pakan dari ikan rucah, konversi pakan cukup efisien dan digemari konsumen. Pakan ikan yang berkualitas memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan teknik pembuatan pakan ikan putih (Caranx sp.) dan meningkatkan keterampilan masyarakat nelayan terkait pembuatan pakan yang sesuai di Desa Tapulaga Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Metode sosialisasi meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan langsung dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan nelayan terkait pembuatan pakan yang sesuai. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini adalah peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan penerapan teknik pembuatan pakan ikan putih. Diharapkan bahwa sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi pada peningkatan produksi perikanan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat nelayan di Desa Tapulaga serta menjadi model untuk pengembangan budidaya ikan di wilayah sekitarnya.
Penanaman Ruang Terbuka Hijau untuk Mendukung Pewujudan Pelabuhan Perikanan Berwawasan Lingkungan di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari Husna; Alimina, Naslina; Asnani; Sara, La; Tuheteru, Faisal Danu; Muskita, Wellem H.; Raup, Syahril Abd.; Arami, Hasnia; Mustafa, Ahmad; Santoso, Budi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7540

Abstract

Kualitas lingkungan merupakan salah satu parameter dalam pengelolaan pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di mana salah satu indikatornya adalah adanya ruang terbuka hijau. Penanaman pohon di lingkungan PPS Kendari merupakan kegiatan yang ditujukan terutama untuk perluasan ruang terbuka hijau dan sebagai bagian dari kampanye peningkatan kesadaran lingkungan bagi seluruh pengguna fasilitas pelabuhan. Jenis-jenis pohon yang ditanam memiliki berbagai fungsi, antara lain sebagai penjerap debu dan penyimpan Karbon, sekaligus juga dapat digunakan sebagai material atau bahan baku bagi berbagai keperluan. Peran serta dari berbagai pihak diharapkan dapat terus terjalin sehingga PPS Kendari sebagai salah satu pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di Indonesia dapat terwujud dengan baik.
Co-Authors . Sudarmono . Yusnaini, . . Yusniarti A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Muis Balubi Abdullah Abdullah Agus Kurnia Agus Kurnia Agus Kurnia AGUS KURNIA Agus Kurnia Agus Kurnia Agus Kurnia Agus Kurnia Agus Kurnia Ahmad Mustafa Ahmad Riyadi Akbar, La Ode F. Akbar, Wahidin Akhril, Muhammad Anastasia, Hasriani Anshar, Anshar Arami, Hasnia Ardana Kurniaji Aslin, La Ode Asnani Asnani Asriyana, . Azwar Sidiq Cilia, . Dania Dania Daniel Happy Putra Deslianti, Beybi Didyawati, Putri Dwi Budi Santoso Edhe Liftanto Edi Edi edi edi Eka Saputra Erlan Sucipto Faisal Danu Tuheteru Febrianti, Erica Hamsah Hamsah Hamsah Hamsah Hasnia Arami Husna Iba, Wa Irdam Riani, Irdam Jali, Wa Jarfin Jarfin Ketut Triastini, Ni Gusti Kusnawan, Idham La Ode Alwi La Ode Baytul Abidin La Ode M. Yasir Haya, La Ode M. La Ode Muh. Yasir Haya La Sara Laode M. Aslan Laode Muhamad Hazairin Nadia Mariani Pangulu Mindar, . Mochtar, Dewi Y. Muh. Nuryadin Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhaimin Hamzah Muhammad Haikal Muhammad Idris Muhammad Idris Muhammad Idris Mujaimah, Ima Muslim Tadjudah Mustakim, . Naslina Alimina Nurul Qamariah Oce Astuti Oce Astuti Oce Astuti Oce Astuti Patadjai, Rahmad Sofyan Piliana, Wa Ode Prima Endang Susilowati Putri Didyawati Rani Rani Raup, Syahril Abd. Romy Ketjulan, Romy Roslindah Daeng Siang RR. Ella Evrita Hestiandari Saban, Andi N. Sabilu, Kadir Sahira, . Sarini Yusuf Satria, . Suaida Ramli Ramli Idha Suriati, . Syam, Ratna Nur Wa Iba Wa Ode Mutia Indah Waode Siti Anima Hisein Yusnaini Yusnaini ., Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusnaini Yusniarti, .